14 Klub Dikenai Sanksi UEFA, Juventus, Chelsea, Newcastle, dan Aston Villa Kena Denda
UEFA menjatuhkan sanksi kepada 14 klub yang berlaga di kompetisi Eropa musim 2025/2026 karena melanggar aturan keberlanjutan finansial. Juventus, Chelsea, Newcastle United, dan Aston Villa termasuk di antara klub-klub yang dikenai denda. Pengumuman tersebut disampaikan oleh otoritas sepak bola Eropa pada Selasa waktu setempat.
Penyebab dan Klub yang Dikenai Sanksi
UEFA menyatakan bahwa pelanggaran yang ditemukan mencakup football earnings rule, squad cost rule, serta ketentuan pelaporan keuangan. Football earnings rule merupakan pengembangan dari aturan break-even sebelumnya, yang mengharuskan klub menjaga akumulasi kerugian yang berkaitan dengan aktivitas sepak bola tetap berada dalam batas yang diizinkan selama periode pemantauan. Juventus, Newcastle United, OGC Nice, Santa Clara, FC Astana, dan FK Partizan dinyatakan tidak memenuhi ketentuan tersebut.
Juventus dikenai denda 20 juta euro, dengan 14 juta euro di antaranya bersifat bersyarat. Sementara itu, Newcastle didenda 10 juta euro, termasuk 7 juta euro yang ditangguhkan bergantung pada kepatuhan mereka di masa mendatang. Selain denda, Juventus dan Newcastle juga dibatasi dalam mendaftarkan pemain baru ke List A untuk kompetisi UEFA.
Aturan Squad Cost dan Klub yang Melanggar
UEFA juga memberikan sanksi kepada sembilan klub yang melanggar squad cost rule, yang membatasi pengeluaran klub untuk gaji pemain dan pelatih, biaya transfer, serta komisi agen maksimal 70 persen dari pendapatan klub dan keuntungan hasil penjualan pemain. Aston Villa, Chelsea, Newcastle United, Nottingham Forest, OGC Nice, RC Strasbourg, AEK Athens, Fiorentina, dan Fenerbahce tercatat memiliki rasio biaya skuad di atas batas 70 persen pada tahun kalender 2025.
RC Strasbourg menerima denda terbesar dalam kategori ini, yakni 25 juta euro, dengan 12 juta euro bersifat bersyarat. Aston Villa didenda 22,5 juta euro, termasuk 15 juta euro yang ditangguhkan. Fenerbahce didenda 7 juta euro, Fiorentina 6 juta euro, Chelsea dan Newcastle masing-masing 3 juta euro, Nottingham Forest 2,5 juta euro, AEK Athens 500 ribu euro, serta OGC Nice 450 ribu euro.
Mengapa dan Dampak
Pelanggaran aturan keberlanjutan finansial dan squad cost rule oleh klub-klub tersebut menunjukkan bahwa mereka belum mampu mengelola keuangan mereka dengan baik. Hal ini dapat berdampak pada kinerja tim di lapangan, karena klub-klub tersebut mungkin tidak dapat membeli pemain yang berkualitas atau membayar gaji pemain dengan baik.
Denda yang dikenakan oleh UEFA juga dapat berdampak pada keuangan klub-klub tersebut. Namun, sanksi yang diberikan juga dapat menjadi pelajaran bagi klub-klub tersebut untuk memperbaiki pengelolaan keuangan mereka di masa mendatang.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Klub-klub yang dikenai sanksi harus memenuhi target tahunan dan mencapai kepatuhan penuh paling lambat pada akhir musim 2028/2029. Mereka juga harus memperbaiki pengelolaan keuangan mereka untuk menghindari sanksi tambahan di masa mendatang. Dengan demikian, klub-klub tersebut dapat kembali fokus pada kinerja tim di lapangan dan meningkatkan kualitas sepak bola mereka.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/dunia/read/8132002/uefa-jatuhkan-sanksi-kepada-14-klub-juventus-chelsea-newcastle-dan-aston-villa-kena-denda, without altering the facts of the original article.