Volatilitas IHSG Tinggi, Ini 5 Saham yang Layak Dilirik Investor
Volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tinggi, namun ada beberapa saham yang layak dilirik investor. IHSG menutup perdagangan Kamis (2/7) di zona hijau dengan kenaikan 0,87% ke level 5.744,56. Penguatan indeks terutama ditopang oleh lonjakan saham BBCA, BMRI, dan BRPT yang menjadi pendorong utama pergerakan IHSG.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan IHSG
Dalam perdagangan hari Kamis (2/7), investor asing masih membukukan aksi jual bersih sebesar Rp322,69 miliar di pasar reguler dan Rp237,87 miliar di seluruh pasar. Secara sektoral, sembilan dari sebelas sektor berakhir di zona positif, dipimpin sektor industri yang naik 2,97%, sedangkan sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor dengan pelemahan terdalam sebesar 0,47%.
Apa yang Terjadi di Pasar Global?
Dari pasar global, pergerakan indeks utama Amerika Serikat berlangsung bervariasi. Dow Jones menguat 1,14%, S&P 500 bergerak relatif datar, sementara Nasdaq terkoreksi 0,80%. Sepanjang tahun berjalan (YTD), investor asing masih mencatatkan jual bersih sekitar Rp88,57 triliun di pasar saham Indonesia, meski ETF EIDO dan MSCI Indonesia masing-masing menguat 1,51% dan 1,98%.
Mengapa Volatilitas IHSG Tinggi?
Volatilitas IHSG yang masih tinggi disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk aksi jual bersih investor asing dan pergerakan indeks utama Amerika Serikat yang bervariasi. Namun, ada beberapa saham yang layak dilirik investor, seperti saham MAPA, COCO, dan MTEL.
Saham yang Layak Dilirik Investor
PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA) berpotensi bergerak menuju area Rp605, seiring pelaksanaan ex-date dividen pada hari ini. Selain itu, PT Wahana Interfood Nusantara Tbk. (COCO) berencana melaksanakan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD III) dengan menerbitkan maksimal 10,68 miliar saham baru pada harga pelaksanaan Rp120 per saham. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) juga menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp25,65 per saham dengan total nilai sekitar Rp2,08 triliun.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kedepannya, investor perlu memantau pergerakan IHSG dan saham-saham yang layak dilirik. Dengan volatilitas yang masih tinggi, investor perlu berhati-hati dalam membuat keputusan investasi. Namun, dengan adanya beberapa saham yang berpotensi menguat, investor dapat mempertimbangkan untuk menambah portofolio mereka.
IHSG masih memiliki potensi untuk menguat, namun investor perlu memantau perkembangan pasar global dan domestik. Dengan adanya beberapa saham yang layak dilirik, investor dapat mempertimbangkan untuk investasi jangka panjang.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260703083558-17-747709/ihsg-masih-volatil-deretan-saham-ini-menarik-buat-dilirik, without altering the facts of the original article.