Purbaya Dihujani Pertanyaan Soal ‘Belanja Ceroboh’, Apa yang Terjadi?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pernah ditanya soal kualitas belanja negara yang dinilai ceroboh. Pertanyaan tersebut menyadarkan dirinya sebagai bendahara negara untuk lebih memperhatikan penggunaan anggaran belanja. Purbaya pun meminta jajarannya untuk membentuk tim internal guna mempelajari setiap usulan anggaran agar tidak lagi kecolongan.

Momen Penentu di Menit Akhir

Purbaya mengungkapkan bahwa dirinya ditanya oleh seseorang yang menyayangi kualitas belanja negara. “Saya ditanya orang tadi, katanya kan (Kementerian) Keuangan yang menguasai anggaran, kenapa banyak belanja yang ceroboh dan Anda diam saja?” kata Purbaya saat melantik eselon I di Kementerian Keuangan, Jakarta, beberapa waktu lalu (1/7/2026).

Purbaya pun memberikan jawaban yang berbelit. Namun, dia sadar bahwa pertanyaan itu sangat penting. Akibat pertanyaan ini, Purbaya pun meminta Sudarto selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran yang baru membentuk tim internal untuk mempelajari setiap usulan anggaran yang ada agar tidak lagi kecolongan, termasuk mengenai anggaran pembelian motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, Purbaya tidak mengetahui bahwa anggaran motor listrik MBG sudah digunakan untuk pembelian 25 ribu motor listrik. Kedua, nilai anggaran tersebut mencapai Rp1,05 triliun untuk pembelian impor. Ketiga, Purbaya mengaku dirinya kecolongan karena tidak tahu menahu soal penggunaan anggaran tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dari pengalamannya ini, Purbaya meminta Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) menjadi penjaga disiplin fiskal dan belanja negara, bukan hanya sekadar menjaga defisit. Purbaya pun mendesak Dirjen Anggaran yang baru bisa hati-hati menindaklanjuti anggaran belanja tambahan (ABT) yang ada. Dia wanti-wanti jangan sampai ABT menganggu anggaran keseluruhan.

Purbaya juga berharap bahwa kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi jajarannya untuk lebih memperhatikan penggunaan anggaran belanja. “Jadi betul komplain ke kita bahwa kita seperti mendiamkan,” tambahnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ke depan, Purbaya berharap Kementerian Keuangan dapat meningkatkan kualitas belanja negara. Dia juga berharap bahwa kejadian ini dapat menjadi momentum bagi jajarannya untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan. Dengan demikian, Purbaya dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Keuangan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260703070724-4-747685/cerita-purbaya-dicecar-pertanyaan-soal-belanja-ceroboh, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *