Komjen Suyudi Ario Seto: Sosok di Balik Penangkapan Buronan Interpol

Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, baru-baru ini menjadi perhatian publik setelah keberhasilannya membongkar kasus besar peredaran narkotika internasional. Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengungkap penyelundupan sabu seberat dua ton dengan nilai fantastis mencapai sekitar Rp5 triliun. Barang haram itu diketahui dikendalikan oleh Dewi Astutik alias PA dan diamankan di wilayah Sihanoukville, Kamboja. Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama antara BNN RI, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Penangkapan Buronan Internasional

Dewi Astutik alias Mami alias Dinda merupakan aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu senilai Rp5 triliun ke Indonesia yang merupakan jaringan Golden Triangle. Ia berhasil ditangkap BNN bersama Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI di Sihanoukville, Kamboja pada Senin (1/12). Penangkapan ini merupakan hasil dari kerja sama internasional yang efektif dalam mengungkap jaringan narkotika lintas negara.

Momen Penentu di Menit Akhir

Komjen Pol Suyudi Ario Seto memberikan keterangan pers terkait penangkapan buronan internasional asal Indonesia Dewi Astutik alias Mami alias Dinda di Gedung 600, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (2/12/2025). Dalam jumpa pers tersebut, ia mengungkapkan bahwa penangkapan 2 ton sabu tersebut berhasil menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa dari ancaman bahaya narkotika.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keberhasilan operasi tersebut dinilai sebagai langkah nyata dalam melindungi jutaan masyarakat dari ancaman narkotika. Penangkapan Dewi Astutik alias Mami alias Dinda juga menunjukkan komitmen BNN RI dalam memberantas jaringan narkotika internasional. Dengan penangkapan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Komjen Pol Suyudi Ario Seto lahir di Pandeglang pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1994. Untuk memperkuat kapasitas akademik dan kepemimpinannya, Suyudi melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003, serta mengikuti pendidikan Sespimti Polri pada 2018. Dengan pengalaman dan pendidikan yang dimiliki, diharapkan Suyudi dapat terus membawa BNN RI dalam upaya pemberantasan narkotika di Indonesia.

Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 25 Agustus 2025. Amanah besar yang diemban ini menuntut tanggung jawab tinggi dalam upaya melindungi bangsa dari ancaman narkotika. Dengan kinerja yang telah ditunjukkan, diharapkan Suyudi dapat terus memberikan dampak positif dalam pelaksanaan tugasnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5309269/profil-komjen-suyudi-ario-seto-kepala-bnn-penangkap-buronan-interpol, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *