Karya Mang Moel Menginspirasi: Rajutan Unik Perayaan Puncak Mimpi Mondial

Karya Mang Moel Menginspirasi: Rajutan Unik Perayaan Puncak Mimpi Mondial

Mondial, brand perhiasan mewah asal Singapura, meluncurkan kolaborasi dengan seniman asal Bandung, Mang Moel, dalam menghadirkan instalasi bertajuk Weaving the Dreams. Karya ini merupakan bagian dari koleksi terbaru Mondial Dreams yang mengusung siluet pita. Dengan sentuhan unik Mang Moel, Mondial menghadirkan display gerai perhiasan yang memukau di Plaza Indonesia.

Momen Penentu di Menit Akhir

Leslie Christian Saputra, General Manager Mondial, menjelaskan bahwa inspirasi pita sebagai simbol perayaan mimpi merupakan ide utama di balik kolaborasi ini. “Kalau kita pakai ribbon itu, kita pasti merayakan sesuatu. Contoh, kita mau kasih gift ke orang, kita bungkus boksnya menggunakan ribbon. Itu artinya adalah it’s finished. Jadi, itu adalah puncak dari perayaan mimpi atau perayaan dalam hidup seseorang,” katanya dalam jumpa pers di Jakarta.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertimbangan utama pemilihan Mang Moel sebagai kolaborator brand perhiasan asal Singapura itu adalah rekam jejak karyanya yang mendunia. Mang Moel telah bekerja sama dengan brand fesyen dunia seperti Hermes. Karakter Mogus, nama asli Mang Moel, telah menghiasi butik utama Hermes di Singapura, Shanghai, dan Seoul pada 2019. Selain itu, Mondial menjadi brand perhiasan mewah pertama yang menggandeng Mang Moel sebagai kolaborator.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan kolaborasi ini, Mondial menargetkan kalangan anak muda sebagai target utama. Desain perhiasan yang tak biasa dan modern diharapkan dapat meng-engage anak-anak muda yang ingin memakai produk asli namun tidak terlalu heboh. “Mondial Dreams ini semuanya memang lebih untuk daily wear. Ini juga bisa meng-engage anak-anak muda yang pengen pakai produk asli tapi enggak mau terlalu heboh buat dipakai ngampus, misalnya. Tapi kalau dipakai buat nge-date juga masih aman banget,” tutur Leslie.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mondial tidak berencana berhenti di kolaborasi ini. Pihaknya akan terus menggandeng seniman-seniman lain mengingat perhiasan juga bagian dari seni. “Karena proses membuat perhiasan itu sendiri juga sangat-sangat artsy. Kenapa artistik? Karena kita harus memikirkan desain, material, dan teknik produksi yang tepat untuk menciptakan perhiasan yang indah dan unik,” kata Leslie. Dengan demikian, Mondial diharapkan dapat terus menghadirkan karya-karya yang memukau dan memenuhi keinginan para pecinta perhiasan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8173878/saat-mang-moel-menerjemahkan-perayaan-puncak-mimpi-mondial-lewat-rajutan, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *