IODI Desak Porprov Sulsel Pertahankan Cabor Dancesport, Ini Alasannya
Pengurus Provinsi Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia Sulawesi Selatan (IODI Sulsel) terus berjuang untuk mempertahankan cabang olahraga (cabor) dancesport pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel. Pasalnya, cabor ini terancam dicoret dari daftar cabor yang dipertandingkan. IODI Sulsel telah bertemu dengan KONI Bone, tuan rumah Porprov, dan mendapat dukungan untuk mempertandingkan dancesport.
Momen Penentu di Menit Akhir
Menurut Sekretaris Umum Pengprov IODI Sulsel, Ade Tri Putra, KONI Bone menerima dengan tangan terbuka dancesport dipertandingkan. Bahkan, mereka menyiapkan Gedung PKK Bone sebagai venue pertandingan. “Mereka sangat terima (dancesport dipertandingkan), hanya saja masih menunggu informasi karena mereka hanya menjalankan surat keputusan (SK) yang sudah dikeluarkan KONI Sulsel dan belum ada SK baru,” ungkapnya.
Ade Tri Putra menambahkan bahwa isu dancesport dicoret keluar dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel. Namun, perlu digaris bawahi bahwa keputusan cabor dipertandingkan di Porprov bukan kewenangan Dispora Sulsel, tapi KONI Sulsel. “Semua harus berjalan sesuai SK KONI,” katanya.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Pertama, IODI Sulsel telah menggelar Babak Kualifikasi (BK) Porprov yang meloloskan 181 atlet ke Porprov Wajo-Bone. Kedua, penyelenggaraan Pra Porprov telah sukses dilaksanakan. Ketiga, KONI Bone telah menyatakan kesiapannya untuk mempertandingkan dancesport.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Jika dancesport tidak dipertandingkan, maka 181 atlet yang telah lolos BK Porprov akan kehilangan kesempatan untuk berlaga. Selain itu, keputusan ini juga akan berdampak pada pengembangan olahraga dancesport di Sulsel. Oleh karena itu, IODI Sulsel terus berjuang untuk mempertahankan cabor ini.
Ketua Harian KONI Sulsel, Chalik Suang, akan memfasilitasi pertemuan antara IODI Sulsel dan Dispora Sulsel untuk menyelesaikan persoalan ini. Pertemuan rencananya akan berlangsung di Kantor Dispora Sulsel di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
IODI Sulsel masih harus menunggu hasil pertemuan dengan Dispora Sulsel. Namun, Ade Tri Putra optimis bahwa dancesport akan tetap dipertandingkan. “Rencananya besok difasilitasi ketemu Dispora untuk membicarakan masalahnya,” katanya.
Ia menambahkan bahwa IODI Sulsel akan membawa berbagai dokumen pendukung untuk mempertahankan cabor dancesport. Dengan demikian, diharapkan keputusan yang diambil akan berpihak pada atlet dan pengembangan olahraga dancesport di Sulsel.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/sport/1843079/iodi-perjuangankan-cabor-dancesport-tetap-dipertandingkan-di-porprov-sulsel, without altering the facts of the original article.