Mawar Riyadi Kena Malaria Berkali-kali, Ini Gejala yang Sudah Dihafalnya

Mawar Riyadi, seorang nelayan, mengaku sudah beberapa kali terserang malaria sepanjang hidupnya. Penyakit tersebut memang seperti penyakit endemik di daerahnya. “Kalau takut sih tidak, karena memang sudah seperti penyakit endemik di sini. Tapi kalau sudah kena, memang sangat menderita,” kata Riyadi.

Gejala yang Dihafal

Riyadi mengaku bahwa gejala malaria biasanya dimulai dari demam yang disertai tubuh menggigil, nyeri sendi, serta rasa lemas yang menyebar ke seluruh badan. “Awalnya demam, badan terasa linu, kemudian kepala pusing,” ujarnya. Ia menuturkan, kondisi demam tidak selalu menetap sepanjang hari. Dalam beberapa kasus, tubuh sempat terasa membaik pada pagi hari, namun keluhan kembali muncul saat siang hingga malam.

“Kalau pagi badan terasa enak, nanti siang mulai demam lagi. Menjelang sore sampai malam biasanya menggigil,” katanya. Pengalaman berulang sakit malaria juga membuat Riyadi memahami pola pengobatan yang ia jalani. Ia biasanya melakukan pemeriksaan darah setelah beberapa hari demam untuk memastikan diagnosis sebelum mendapatkan obat khusus malaria.

Pengobatan yang Dijalani

“Biasanya diperiksa darah dulu untuk memastikan, setelah itu baru diberi obat malaria,” ujarnya. Riyadi mengaku selalu menjalani pengobatan di UPTD Puskesmas Hanura dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan untuk menghabiskan seluruh obat yang diberikan, meski gejala sudah mereda. “Obatnya harus dihabiskan sekitar satu minggu walaupun badan sudah terasa enak,” katanya.

Mengapa Malaria Bisa Kembali Kambuh?

Riyadi menambahkan, pengalaman sakit berulang membuatnya lebih waspada terhadap gejala yang muncul, terutama karena penyakit tersebut bisa kembali kambuh jika tidak ditangani secara tuntas. “Kadang sudah terasa sehat, tapi malamnya demam lagi,” ujarnya. Dalam beberapa bulan terakhir, ia juga melihat sejumlah rekan sesama nelayan mengalami keluhan serupa.

Kondisi itu membuat malaria seolah menjadi risiko yang melekat pada aktivitas mereka di kawasan pesisir. “Beberapa teman juga sempat kena beberapa bulan lalu,” katanya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Mengingat malaria dapat kambuh jika tidak ditangani secara tuntas, maka penting bagi penderita untuk memahami gejala dan pengobatan yang tepat. Riyadi berharap, dengan pengalamannya, ia dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya malaria dan pentingnya penanganan yang tepat.

Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan tidak menganggap remeh gejala malaria. Sebab, jika tidak ditangani dengan baik, malaria dapat berdampak serius pada kesehatan.

Jalan panjang yang masih harus ditempuh dalam penanganan malaria di kawasan pesisir adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/lampung/1212752/mawar-riyadi-berulang-kali-kena-malaria-sudah-hafal-gejalanya, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *