Ekonomi Kreatif Indonesia Tembus Global, Perempuan dan Anak Muda Jadi Tulang Punggung

Ekonomi kreatif Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan kontribusi sebesar 6,86 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada 2025. Sektor ini juga berhasil menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, dengan 27,4 juta orang atau sekitar 18,7 persen dari seluruh tenaga kerja Indonesia. Perempuan dan anak muda menjadi tulang punggung ekonomi kreatif, dengan mayoritas pekerja berasal dari kelompok usia produktif.

Pertumbuhan Ekonomi Kreatif yang Signifikan

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti, nilai Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif terus meningkat dari tahun ke tahun hingga mencapai Rp1.757,87 triliun pada 2025. Kontribusi terbesar terhadap PDB ekonomi kreatif masih berasal dari subsektor kuliner dengan porsi 41,06 persen, disusul subsektor fashion serta televisi dan radio.

Namun, BPS mencatat subsektor yang mengalami pertumbuhan paling pesat justru berasal dari industri berbasis teknologi dan konten digital. Subsektor aplikasi dan game developer menjadi sektor dengan laju pertumbuhan tertinggi, mencapai 18,22 persen. Pertumbuhan dua digit juga terjadi pada subsektor film, animasi, dan video, disusul fotografi dan kuliner.

Peran Perempuan dan Anak Muda dalam Ekonomi Kreatif

Mayoritas pekerja ekonomi kreatif merupakan perempuan, dengan BPS mencatat bahwa sektor ini didominasi oleh pekerja perempuan. Selain itu, sektor ini juga didominasi oleh kelompok usia produktif, dengan 36,63 persen pekerja berasal dari generasi milenial, sementara Generasi Z mencapai 26,40 persen.

Pada subsektor aplikasi dan game developer, lebih dari 70 persen tenaga kerjanya berasal dari gabungan Generasi Z dan milenial. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan bahwa pemerintah akan terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur.

Dampak Ekonomi Kreatif bagi Indonesia

Pertumbuhan ekonomi kreatif memiliki dampak signifikan bagi Indonesia, terutama dalam meningkatkan pendapatan nasional dan menyerap tenaga kerja. Ekonomi kreatif juga dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi, yang dapat membantu meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Dengan demikian, pemerintah perlu terus mendukung pengembangan ekonomi kreatif, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur. Selain itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ekonomi kreatif.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, ekonomi kreatif Indonesia masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Pemerintah dan masyarakat perlu terus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur, serta meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ekonomi kreatif.

Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, Indonesia dapat meningkatkan daya saingnya di tingkat global dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/06/30/perempuan-dan-anak-muda-jadi-tulang-punggung-ekonomi-kreatif-indonesia-punya-mesin-pertumbuhan-baru, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *