Dari Kancing hingga Mendunia, Yanti Batok Craft Berhasil Bertahan di Tengah Gempa dan Pandemi
Yanti Batok Craft, sebuah usaha kerajinan yang berdiri sejak 24 tahun lalu, berhasil bertahan dan berkembang di tengah tantangan gempa dan pandemi. Usaha yang didirikan oleh Hariyanti ini awalnya terinspirasi dari kancing baju yang terbuat dari batok kelapa.
Dari Kancing hingga Mendunia
Hariyanti, yang memiliki jiwa wirausaha, melihat potensi di balik kancing baju yang terbuat dari batok kelapa. Bersama sang suami, Yani, mereka mulai bereksperimen untuk membuat produk serupa, yakni kancing baju. Ukurannya beragam, dari 1,3 hingga 5 cm. Hariyanti kemudian berkeliling ke konveksi dan toko alat jahit untuk menawarkan kancing buatan tangannya sendiri.
Seiring waktu, usahanya berkembang dan mereka merambah dengan memproduksi bros, gantungan kunci, aksesori, hingga tas. Yang menarik, suaminya membuat sendiri mesin dan pisau pemotong batok. Mesin-mesin itu dimodifikasi agar bisa menghasilkan motif sesuai kebutuhan. Total ada lebih dari sepuluh jenis alat yang digunakan dalam proses produksi.
Menghadapi Gempa dan Pandemi
Pada 2006, gempa bumi dahsyat mengguncang Yogyakarta. Usaha Hariyanti terpaksa berhenti total selama hampir dua tahun. Kebangkitan datang setelah pemerintah menggelar pameran “Bangkit UKM Bantul” yang mempertemukan produk lokal dengan pembeli dari luar daerah.
Selain itu, pandemi COVID-19 juga memberikan dampak signifikan pada usaha Yanti Batok Craft. Namun, Hariyanti mampu beradaptasi dan terus berinovasi untuk mempertahankan usahanya.
Mengapa dan Dampak
Keberhasilan Yanti Batok Craft tidak terlepas dari kemampuan Hariyanti dalam berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan. Ia mampu melihat potensi di balik kancing baju yang terbuat dari batok kelapa dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan.
Dampak dari keberhasilan Yanti Batok Craft adalah meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya dan lingkungan. Selain itu, usaha ini juga memberikan kontribusi pada perekonomian lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah mencapai kesuksesan, Yanti Batok Craft masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Hariyanti harus terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan untuk mempertahankan usahanya.
Dengan komitmen dan kreativitas yang tinggi, Yanti Batok Craft diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi usaha-usaha lain di Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/06/30/terinspirasi-dari-kancing-bertahan-dari-gempa-dan-pandemi-kini-produk-yanti-batok-craft-mendunia, without altering the facts of the original article.