Harga Emas Dunia Anjlok Hari Ini, Apa Penyebabnya?

Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, dengan harga emas berada di jalur penurunan kuartalan paling tajam dalam 13 tahun. Harga emas spot turun 0,2% menjadi US$ 4.008,94 per ons setelah mencapai level terendah sejak November. Harga emas merosot 11,3% pada Juni 2026.

Momen Penentu di Menit Akhir

Harga emas dunia kembali melemah pada perdagangan Senin setelah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran memicu lonjakan harga minyak. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terhadap inflasi sehingga memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini. Harga emas di pasar spot turun 1,7% menjadi US$ 4.019,79 per ons. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus ditutup melemah 1,4% ke level US$ 4.038,90 per ons.

Apa yang Terjadi?

Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh titik terendah dalam lebih dari tujuh bulan. Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan bahwa pelaku pasar masih sangat mencermati perkembangan situasi di Timur Tengah. “Pasar saat ini sangat mencermati perkembangan situasi di Timur Tengah. Ketegangan memang kembali meningkat pada akhir pekan, sementara pelaku pasar juga masih menyesuaikan diri dengan sikap Federal Reserve yang kini cenderung lebih agresif dalam kebijakan moneternya,” kata Peter Grant.

Menurutnya, meningkatnya ketegangan geopolitik pada akhir pekan membuat pasar kembali berhati-hati. Di saat yang sama, investor juga masih menyesuaikan diri dengan sikap Federal Reserve yang cenderung lebih agresif dalam kebijakan moneternya. Ketegangan meningkat setelah Iran meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah pangkalan militer.

Mengapa dan Dampak

Mengapa harga emas dunia melemah? Hal ini disebabkan oleh meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak dan memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed masih berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini. Dampaknya, harga emas dunia berada di jalur penurunan kuartalan paling tajam dalam 13 tahun. Selain itu, suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani logam yang tidak memberikan imbal hasil ini.

Apa artinya ini ke depan? Pasar memperkirakan Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk jangka waktu yang lama dan bahkan mungkin mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih lanjut. Para pedagang memperkirakan, sekitar 65% kemungkinan kenaikan suku bunga pada September, menurut alat CME FedWatch. Investor kini mengamati data ketenagakerjaan ADP yang akan dirilis pada hari Rabu dan data penggajian non-pertanian AS yang akan dirilis pada Kamis untuk mengukur lebih lanjut sikap kebijakan moneter The Fed.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kesimpulan singkat, harga emas dunia masih memiliki jalan panjang untuk pulih. Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik dan suku bunga yang lebih tinggi, harga emas dunia masih berpotensi melemah. Namun, investor masih harus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah dan kebijakan moneter The Fed untuk menentukan arah harga emas dunia ke depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/bisnis/read/8129125/harga-emas-dunia-hari-ini-tergelincir, without altering the facts of the original article.

Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *