Bisnis Karoseri Incar Bus Tambang – EV, Pasar Bus AKAP Melambat

Bisnis karoseri saat ini tengah menghadapi tantangan besar, terutama dalam pembuatan dan modifikasi bodi kendaraan truk, bus, maupun kendaraan niaga. Tahun 2024 menjadi tahun bagi lonjakan permintaan dalam bisnis karoseri, namun pada tahun 2026, permintaan bus ikut tergerus akibat gejolak politik Timur Tengah. Hal ini berdampak pada permintaan di bisnis karoseri.

Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi

Technical Director PT Laksana Bus Manufaktur, Stefan Arman, menyebutkan bahwa pelemahan nilai tukar Rupiah membuat biaya bahan baku impor bisnis karoseri meningkat. Sementara itu, melemahnya daya beli membuat perusahaan sulit untuk menaikkan biaya modifikasi bodi kendaraan. Menghadapi kondisi ini, efisiensi menjadi strategi yang harus dilakukan oleh bisnis karoseri untuk menjaga profitabilitas.

Strategi Diversifikasi Bisnis

PT Laksana Bus Manufaktur melakukan diversifikasi bisnis yang tidak hanya berfokus ke bus AKAP, pariwisata, bus instansi, dan bus listrik perkotaan, namun juga kendaraan pengangkut pekerja tambang, yakni bus main holer. Perusahaan ini juga bersiap merambah ke kendaraan listrik. Stefan Arman menyebutkan bahwa permintaan bus listrik perkotaan meningkat, namun masih terkendala oleh biaya produksi yang tinggi.

Mengapa Bisnis Karoseri Harus Beradaptasi?

Pasar bus AKAP melambat, sementara itu bisnis karoseri harus mencari pangsa pasar baru untuk meningkatkan profitabilitas. Dengan diversifikasi bisnis, PT Laksana Bus Manufaktur berharap dapat meningkatkan penjualan dan mengurangi ketergantungan pada pasar bus AKAP yang melambat. Selain itu, pengembangan kendaraan listrik juga menjadi strategi untuk meningkatkan pangsa pasar dan mengurangi biaya produksi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kondisi bisnis karoseri saat ini masih menghadapi tantangan besar, terutama dalam menghadapi gejolak ekonomi dan perubahan pasar. Namun, dengan strategi diversifikasi bisnis dan pengembangan kendaraan listrik, PT Laksana Bus Manufaktur berharap dapat meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan profitabilitas. Bisnis karoseri harus terus beradaptasi dengan perubahan pasar dan teknologi untuk meningkatkan daya saing dan meningkatkan penjualan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260701091809-19-747049/video-pasar-bus-akap-melambat-bisnis-karoseri-incar-bus-tambang–ev, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *