Anak Menteri Keuangan RI Dilarang Jadi PNS, Apa Alasannya?
Anak Menteri Keuangan RI Dilarang Jadi PNS, Apa Alasannya? Banyak orang tua berharap anaknya menjadi pegawai negeri karena dianggap memiliki pekerjaan yang stabil dan terjamin. Namun, pandangan berbeda justru datang dari Menteri Keuangan era Orde Baru, Mar’ie Muhammad. Mar’ie ternyata berharap tidak ada satu pun anaknya yang mengikuti jejaknya menjadi pegawai negeri.
Pesanan Mar’ie kepada Keluarganya
Mar’ie menyampaikan pesan ini kepada keluarganya setelah anak-anaknya menyelesaikan pendidikan. “Dia bilang, ‘Nanti kalau sudah lulus, saya berdoa semoga jangan ada keturunan Papa menjadi pegawai negeri. Saya minta kepada kamu, jangan menjadi pegawai negeri.’ Itu saja permintaannya. Saya dengar itu di depan saya,” kenang istrinya, Etty Muhammad.
Alasan di Balik Permintaan Mar’ie
Anak-anak Mar’ie heran dengan permintaan tersebut dan salah satu anaknya bahkan mempertanyakan alasan sang ayah melarang mereka menjadi pegawai negeri. “Kenapa Ma, Pa, tidak boleh menjadi pegawai negeri?” tanya anaknya. Mendengar pertanyaan itu, Mar’ie hanya memberikan jawaban singkat. “Sudahlah, kamu tidak akan paham godaannya di sana,” jawabnya.
Mengapa Mar’ie Melarang Anaknya menjadi PNS?
Menurut Etty, sang ayah kemudian menyarankan anak-anaknya meniti karier di bidang lain, termasuk menjadi pengusaha. “Kamu kan bisa kerja di bagian lain, misalnya buka usaha sendiri,” kata Mar’ie. Pernyataan tersebut mencerminkan pengalaman panjang Mar’ie di lingkungan birokrasi. Pada masa Orde Baru, praktik korupsi dan pungutan liar masih menjadi persoalan serius di berbagai instansi pemerintah.
Godaan di Lingkungan Birokrasi
Godaan inilah yang tampaknya membuat Mar’ie tidak ingin anak-anaknya menempuh jalan karier yang sama. Gambaran mengenai kondisi birokrasi saat itu pernah diceritakan pendahulu Mar’ie, yakni Menteri Keuangan periode 1988-1993, J.B. Sumarlin. Dalam autobiografinya, dia mengungkapkan praktik pungutan liar telah mengakar dalam pelayanan publik.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Keputusan Mar’ie untuk melarang anaknya menjadi PNS memiliki dampak yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Mar’ie memiliki kekhawatiran yang mendalam tentang lingkungan birokrasi pada masa itu. Dengan demikian, anak-anaknya diharapkan dapat mencari penghidupan di luar dunia birokrasi dan menghindari godaan-godaan yang ada di dalamnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kasus ini memberikan gambaran tentang kondisi birokrasi pada masa Orde Baru dan upaya-upaya yang dilakukan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Oleh karena itu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk menciptakan lingkungan birokrasi yang lebih bersih dan transparan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260624101101-25-745276/menteri-keuangan-ri-larang-anaknya-jadi-pegawai-negeri, without altering the facts of the original article.