Makanan Sehari-Hari yang Ternyata Bisa Merusak Otak, Waspadai!
Apa yang Terjadi?
Sebuah studi yang dipublikasikan pada April 2026 dalam jurnal Alzheimer’s Association mengungkapkan bahwa konsumsi UPF dikaitkan dengan penurunan perhatian dan peningkatan risiko demensia pada orang dewasa paruh baya dan lanjut usia. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan antara konsumsi UPF dan risiko demensia tetap ditemukan meskipun para peserta menjalani pola makan Mediterania yang dikenal menyehatkan. Ahli saraf dari Harvard Medical School, Dr W Taylor Kimberly, menilai temuan tersebut semakin memperkuat bukti bahwa UPF berpotensi memberikan dampak buruk terhadap kesehatan otak.
Mengapa dan Dampak
Makanan ultra proses (UPF) mengandung sedikit atau bahkan tidak mengandung makanan utuh sama sekali. Sebaliknya, biji-bijian dan bahan pangan utuh dipecah menjadi molekul-molekul yang kemudian, dengan bantuan pewarna buatan, perasa, dan pengemulsi, dipanaskan, ditumbuk, dibentuk, atau diekstrusi. Menurut para ahli, makanan yang sudah ‘dicerna” sebelumnya ini sering kali kaya akan gula, garam, dan lemak, tetapi mungkin kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh dan otak agar tetap sehat. Risiko tersebut dapat ditekan jika seseorang secara konsisten mengurangi konsumsi makanan ultra proses. Penelitian yang dipimpin Kimberly menunjukkan bahwa mengganti UPF dengan makanan utuh atau makanan yang minim proses selama lima hingga enam tahun berkaitan dengan penurunan risiko penurunan fungsi kognitif sebesar 12 persen.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dengan temuan ini, masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap konsumsi makanan sehari-hari dan memilih makanan yang lebih sehat. Orang dewasa paruh baya dan lanjut usia perlu memperhatikan asupan makanan mereka untuk mengurangi risiko demensia dan penurunan fungsi kognitif. Selain itu, penelitian ini juga menekankan pentingnya memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi dan menghindari makanan ultra proses. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh ————————————— Masyarakat masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya memilih makanan yang sehat. Dengan meningkatkan kesadaran dan mengubah pola makan, masyarakat dapat mengurangi risiko demensia dan penurunan fungsi kognitif. Oleh karena itu, perlu dilakukan edukasi dan kampanye tentang pentingnya memilih makanan yang sehat dan menghindari makanan ultra proses. Dengan demikian, masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi risiko penyakit yang terkait dengan makanan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-8551539/jangan-sepelekan-konsumsi-makanan-ini-setiap-hari-bisa-picu-otak-rusak, without altering the facts of the original article.