Biaya Perawatan Gigi di Indonesia Termahal Kedua di ASEAN, Warga Merasa Kenaikan
Fakta dan Angka yang Membedakan Indonesia
Mengutip laporan WHO’s Oral Health Country Profile 2022, Indonesia memiliki rata-rata pengeluaran masyarakat untuk perawatan gigi yang signifikan. Angka ini menunjukkan bahwa perawatan gigi di Indonesia bukanlah perkara yang murah. Praktisi kesehatan gigi, drg. Zahrah Almira Cita Utami, mengatakan bahwa sebagian besar pasien datang ketika kondisi giginya sudah bermasalah. Padahal, banyak kasus dapat dicegah melalui perawatan sederhana yang dilakukan setiap hari.
Perilaku yang Mempengaruhi Kesehatan Gigi
Zahrah menjelaskan bahwa masyarakat tetap dapat meminimalkan noda pada gigi meski memiliki kebiasaan mengonsumsi kopi atau minuman berwarna. Ia pun menyarankan untuk segera berkumur menggunakan air putih setelah makan atau minum, serta menggunakan sedotan saat mengkonsumsi minuman berwarna agar risiko perubahan warna gigi berkurang. Selain itu, Zahrah mengingatkan masyarakat agar tidak hanya tergiur pasta gigi yang menghasilkan banyak busa atau mengeklaim mampu memutihkan gigi secara instan.
Mengapa Perawatan Gigi Mahal?
Masyarakat Indonesia harus memahami bahwa perawatan gigi yang mahal bukan hanya karena biaya perawatan itu sendiri, tetapi juga karena kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. Banyak pasien yang datang ke dokter gigi ketika kondisi giginya sudah parah, sehingga memerlukan perawatan yang lebih kompleks dan mahal. Oleh karena itu, edukasi tentang pentingnya perawatan gigi sejak dini sangat penting dilakukan.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kenaikan biaya perawatan gigi di Indonesia ke depannya akan berdampak signifikan pada masyarakat. Masyarakat harus lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan gigi untuk menghindari biaya perawatan yang mahal. Selain itu, produk perawatan gigi juga harus memiliki kandungan bahan aktif yang dapat membantu menjaga kesehatan rongga mulut. Country Manager usmile Indonesia & Malaysia, Michelle, mengatakan bahwa konsumen kini semakin memperhatikan kandungan bahan aktif pada pasta gigi. Hal ini karena dinilai dapat membantu menjaga kesehatan enamel sekaligus mencegah biaya perawatan gigi yang lebih besar di kemudian hari.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Masyarakat Indonesia masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi. Edukasi dan promosi tentang perawatan gigi yang tepat harus dilakukan secara luas. Selain itu, produk perawatan gigi juga harus memenuhi standar kualitas dan memiliki kandungan bahan aktif yang bermanfaat. Dengan demikian, masyarakat Indonesia dapat memiliki gigi yang sehat dan terawat dengan baik, serta terhindar dari biaya perawatan gigi yang mahal.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260715141454-33-751025/duh-biaya-perawatan-gigi-indonesia-termahal-kedua-di-asean, without altering the facts of the original article.