Microsoft Bakal PHK Hampir 5000 Karyawan, Apa Penyebabnya?

Microsoft mengumumkan langkah pemangkasan tenaga kerja (PHK) besar-besaran pada Senin (6/7/2026) waktu AS. Perusahaan berencana memecat 4.800 orang atau setara 2,1% dari total karyawannya, sebagai bagian dari upaya penghematan biaya di tengah transformasi besar menuju era kecerdasan buatan (AI). Microsoft akan memangkas hampir 5000 karyawan, dan divisi paling terdampak adalah unit bisnis video game Xbox.

Apa yang Terjadi di Balik Keputusan PHK Microsoft?

Dalam pesan resmi kepada seluruh karyawan, Kepala Sumber Daya Manusia Microsoft, Amy Coleman, menyatakan transformasi teknologi kini berkembang sangat cepat. Sementara itu, Kepala Eksekutif Xbox Asha Sharma menjelaskan bahwa restrukturisasi ini harus dilakukan karena tidak mungkin menyelesaikan semua perubahan dalam satu waktu. Sebanyak 3.200 karyawan Xbox akan dilepas secara bertahap, dengan 1.600 orang menjadi bagian dari gelombang PHK 4.800 orang, sedangkan 1.600 sisanya akan diberhentikan secara bertahap sepanjang tahun fiskal 2027.

Mengapa PHK Ini Terjadi?

Tekanan keuangan menjadi alasan utama. Meskipun pendapatan layanan cloud dan LinkedIn terus tumbuh dalam beberapa kuartal terakhir, Microsoft menghadapi penurunan kinerja di segmen lain yaitu lisensi sistem operasi Windows, perangkat Surface, dan yang paling terasa adalah divisi Xbox yang pendapatannya terus menyusut. Saham Microsoft menjadi yang paling lemah di antara perusahaan teknologi kapitalisasi besar sepanjang tahun 2026 ini. Harganya turun sekitar 19% hingga penutupan perdagangan Jumat lalu. Investor khawatir model AI generatif baru bisa menggantikan banyak perangkat lunak lama, sementara produk dan layanan AI milik Microsoft belum cukup untuk mengimbangi penurunan tersebut.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Ini bukan kali pertama Microsoft melakukan efisiensi. Tahun lalu saja perusahaan sudah memangkas sekitar 9.000 posisi kerja. Gelombang kali ini menunjukkan bahwa perubahan strategi besar sedang berlangsung: fokus digeser menuju bisnis yang lebih menguntungkan dan selaras dengan tren AI, sementara lini usaha yang melambat pertumbuhannya harus disesuaikan ukurannya. Bagi Xbox, pemangkasan ini sekaligus menjadi langkah pemulihan. Setelah investasi besar selama bertahun-tahun tetapi hasil penjualan dan laba belum sesuai harapan, divisi ini kini berusaha merampingkan operasi agar bisa kembali kompetitif dan menghasilkan keuntungan di masa depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Reaksi pasar cukup terasa meski tidak ekstrem. Pada sesi perdagangan Senin, harga saham Microsoft melemah sekitar 1%, sementara indeks Nasdaq yang sarat saham teknologi justru naik sekitar 1% di hari yang sama. Dengan perubahan besar yang sedang berlangsung, Microsoft harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Jalan panjang masih harus ditempuh untuk mencapai tujuan dan kembali ke jalur pertumbuhan pada tahun 2027.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260707172251-37-748893/parah-microsoft-mau-phk-hampir-5000-karyawan-ada-apa, without altering the facts of the original article.

Indosat dan Hashim Bergandengan, Infrastruktur Fiber Optik Diserahkan ke Grup Baru

Indosat Ooredoo Hutchison dan Arsari Group meluncurkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan yang mengelola jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer, mulai dari backbone, kabel bawah laut domestik, serta jaringan akses. IFT dirancang untuk memperluas kemitraan wholesale dengan operator telekomunikasi, perusahaan, hyperscaler, dan penyedia layanan digital untuk mempercepat pemerataan konektivitas berkualitas tinggi di seluruh Indonesia. Indosat dan Hashim Djojohadikusumo, pemilik Arsari Group, bergandengan dalam proyek ini.

Kolaborasi Strategis

Peluncuran IFT juga menandai rampungnya transaksi strategis yang diawali dengan penandatanganan Perjanjian Investasi pada Desember 2025. Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta mengalihkan kepemilikan saham mereka di IFT kepada PT Nusantara Fiber Teknologi (NFT), platform investasi milik Arsari Group. Dengan demikian, aset fiber yang sebelumnya di bawah naungan Indosat kini dilepas kepada Arsari Group.

Namun, Indosat masih terlibat dalam PT Infra Fiber Teknologi ini. Setelah rampungnya transaksi ini, Indosat dan PT Aplikanusa Lintasarta secara kolektif memiliki 49,9% saham di NFT. Transaksi ini memungkinkan Indosat memonetisasi aset fibernya sekaligus mempertahankan kepemilikan strategis jangka panjang di platform tersebut.

Mengapa Ini Penting?

Dari transaksi ini, Indosat Group memperoleh dana bruto sebesar sekitar Rp11,7 triliun yang akan dialokasikan untuk memperkuat investasi pada bisnis inti perusahaan, termasuk pengembangan konektivitas, percepatan implementasi jaringan 5G, serta pengembangan layanan digital di era kecerdasan artifisial (AI). Langkah ini sejalan dengan komitmen Indosat untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan konektivitas di Indonesia.

Kehadiran IFT diharapkan dapat mempercepat pemerataan konektivitas berkualitas tinggi di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah yang masih minim layanan. Dengan komposisi jaringan yang mencakup sekitar 45% di Pulau Jawa dan 55% di luar Jawa, IFT berada pada posisi strategis untuk mendukung konektivitas digital yang lebih inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Prioritas utama IFT adalah percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah yang masih minim layanan, memperluas kemitraan wholesale dengan operator telekomunikasi dan hyperscaler, serta membangun kapabilitas operasional yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan konektivitas berkapasitas tinggi yang siap mendukung perkembangan AI di Indonesia. Dengan demikian, IFT diharapkan dapat menjadi pemain kunci dalam pengembangan infrastruktur digital di Indonesia.

Dalam jangka panjang, kehadiran IFT diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi di Indonesia, serta mempercepat pengembangan ekonomi digital di Tanah Air. Oleh karena itu, kolaborasi antara Indosat dan Arsari Group dalam proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah meluncurkan IFT, perjalanan panjang masih harus ditempuh untuk mencapai tujuan pemerataan konektivitas berkualitas tinggi di seluruh Indonesia. Indosat dan Arsari Group harus terus bekerja sama untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperluas jangkauan konektivitas, terutama di daerah-daerah yang masih minim layanan.

Dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, diharapkan IFT dapat menjadi pemain kunci dalam pengembangan infrastruktur digital di Indonesia, serta memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260707143642-37-748792/indosat-serahkan-infrastruktur-fiber-optik-dikelola-grup-milik-hashim, without altering the facts of the original article.

Xiaomi Panen Cuan dari Mesin Uang Baru, Bukan Lagi dari HP

Xiaomi, raksasa teknologi China, melaporkan pengiriman kendaraan listrik (EV) mereka pada Juni kembali menembus 30.000 unit. Capaian tersebut menjadi bulan ketiga secara berturut-turut di mana perusahaan membukukan pengiriman lebih dari 30.000 unit. Berdasarkan catatan Citi, total pengiriman kendaraan Xiaomi sepanjang Januari hingga Juni telah melampaui 180.000 unit. Angka tersebut setara sekitar 33% dari target pengiriman perusahaan sepanjang 2026 yang dipatok sebesar 550.000 unit.

Momen Penentu di Menit Akhir

Saham emiten produsen EV asal China yang tercatat di Bursa Hong Kong melonjak pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Kenaikan ini didorong oleh optimisme investor setelah sejumlah perusahaan melaporkan pengiriman kendaraan sepanjang Juni yang solid. Saham BYD tercatat melesat sekitar 9%, sementara saham Xiaomi menguat sekitar 5%.

BYD membukukan penjualan kendaraan sebanyak 403.472 unit pada Juni. Jumlah tersebut meningkat 5,46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 382.585 unit. Sementara itu, Deutsche Bank mencatat volume penjualan BYD pada Q2 2026 melonjak 58% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi sekitar 1,1 juta unit.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Citi menilai saham Xiaomi berpotensi kembali menguat pada Agustus mendatang seiring rencana peluncuran mobil sport utility vehicle (SUV) mewah terbaru mereka, YU9. “Setiap tanda bahwa bisnis memori mencapai puncaknya seiring adanya pengumuman belanja modal (capex) tambahan dari produsen memori China berskala global dapat menjadi sentimen positif bagi saham Xiaomi,” tulis Citi.

Deutsche Bank juga memperkirakan laba bersih kuartalan BYD naik 145% secara kuartalan (QoQ) menjadi 10 miliar yuan pada kuartal kedua. Hal ini menunjukkan bahwa bisnis EV BYD dan Xiaomi terus menunjukkan pertumbuhan yang solid.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Xiaomi memang dikenal sebagai produsen smartphone dan peralatan pintar lainnya. Namun, di tengah krisis chip memori global yang menekan penjualan HP China, Xiaomi punya ‘mesin uang’ baru yang menopang bisnisnya, yakni kendaraan listrik (EV). Dengan capaian pengiriman kendaraan yang solid, Xiaomi diharapkan dapat terus meningkatkan pendapatannya dari bisnis EV.

Dengan demikian, bisnis EV menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Xiaomi ke depan. Oleh karena itu, perusahaan harus terus meningkatkan produksi dan pengiriman kendaraan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260706142233-37-748404/bukan-hp-mesin-uang-baru-xiaomi-mendadak-laku-keras-panen-cuan, without altering the facts of the original article.

Bukan Jualan Smartphone, Laba Samsung Naik 18x Berkat Bisnis Ini

Laba Samsung diperkirakan melonjak 18 kali lipat di tengah kenaikan tajam harga HP secara global. Namun, sumber cuan Samsung bukan berasal dari bisnis penjualan smartphone mereka, melainkan dari bisnis chip memori yang meroket akibat permintaan tinggi dari infrastruktur teknologi AI. Berdasarkan perkiraan 30 analis yang dihimpun oleh LSEG SmartEstimate, laba Operasi Samsung Electronics pada periode April-Juni 2026 diproyeksikan melampaui 86 triliun won. Samsung Electronics adalah produsen chip terbesar di dunia.

Faktor Utama Lonjakan Laba

Menurut analis, pemicu lonjakan laba tersebut adalah harga chip memori yang meroket akibat permintaan tinggi dari infrastruktur teknologi AI. Samsung Electronics adalah produsen chip terbesar di dunia dan menerima lonjakan order untuk berbagai jenis chip. Selain chip high-bandwidth memory yang digunakan oleh server AI di data center, chip konvensional seperti DRAM dan NAND juga meningkat dipicu oleh tingginya adopsi aplikasi agentic AI.

Apa yang Terjadi di Pasar Chip

Aplikasi agentic AI mengerjakan tugas komputasi yang lebih kompleks dan melewati beberapa tahap sehingga membutuhkan memori tambahan dan kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi untuk menampung dan menyedot data. Citi Research mengungkapkan harga rata-rata DRAM dan NAND melonjak 44 persen dan 53 persen pada kuartal terakhir. Kondisi kekurangan suplai di pasar memori masih akan bertahan hingga 2027.

Mengapa dan Dampaknya

Mengapa hal ini terjadi? Sebab, teknologi AI membutuhkan memori yang sangat besar untuk mengolah data. Dampaknya, bisnis chip memori Samsung menjadi sangat menguntungkan. Namun, bisnis mobile Samsung menghadapi tekanan biaya akibat harga chip yang terus menanjak. Margin bisnis Samsung di pasar smartphone menipis karena harga komponen yang kenaikannya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kenaikan harga HP.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Samsung telah mencoba mengurangi dampak beban harga komponen tersebut dengan menaikkan harga HP produksi mereka. Namun, analis memperkirakan produsen HP terbesar di dunia tersebut harus menaikkan harga kembali pada pertengahan kedua 2026. Saingan utama Samsung, Apple, bulan lalu telah menaikkan harga iPad dan Macbook. Dengan demikian, Samsung harus terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan pasar untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri teknologi.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260706150511-37-748426/harga-hp-lompat-laba-samsung-naik-18x-bukan-dari-jualan-smartphone, without altering the facts of the original article.

Robot Humanoid Menggebrak Piala Dunia, Korsel Jadi Tuan Rumah Kompetisi Antar Negara

Robot humanoid menggebrak Piala Dunia dengan tampil sebagai peserta dalam kompetisi sepak bola yang digelar di Kota Incheon, Korea Selatan, pada Minggu (5/7/2026). Kompetisi robotika dan kecerdasan buatan terbesar di dunia, RoboCup 2026, menghadirkan pemandangan tak biasa dengan sejumlah robot humanoid turun langsung ke lapangan sepak bola untuk bertanding dalam partai final turnamen yang menjadi ajang unjuk kemampuan teknologi robot dan kecerdasan buatan (AI). Dalam laga final, Tim Hephaestus dari Universitas Tsinghua berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan tim dari Universitas Pertanian Pegunungan dan Laut Tiongkok.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pertandingan berlangsung menarik dengan aksi para robot yang beberapa kali terlihat tersandung dan bertabrakan di lapangan, sebelum mampu bangkit dan melanjutkan permainan secara mandiri. Tim Hephaestus menunjukkan kemampuan yang luar biasa dengan strategi permainan yang baik dan eksekusi yang tepat. Kemenangan ini menjadi bukti kemajuan teknologi robotika dan kecerdasan buatan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Apa yang Terjadi

RoboCup 2026 mencatat lebih dari 3.000 peserta dari 45 negara ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut. Kompetisi ini menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi, dan pengembang teknologi untuk menguji kemampuan robot dalam berbagai skenario dunia nyata. Selain pertandingan sepak bola, RoboCup 2026 juga menggelar berbagai kompetisi lain yang dirancang untuk menguji kemampuan robot dalam situasi kompleks.

Mengapa dan Dampak

Kompetisi ini tidak hanya menampilkan kemampuan robot dalam bergerak dan mengambil keputusan secara mandiri, tetapi juga menjadi gambaran mengenai masa depan kolaborasi antara manusia dan mesin di berbagai sektor kehidupan. Tujuan jangka panjang tim Hephaestus adalah mampu menciptakan robot yang suatu hari dapat menjadi juara dalam kompetisi sepak bola setara FIFA. Menurut pemimpin Tim Hephaestus, Changsheng Luo, “Tujuan utama tim kami adalah menjadi juara FIFA pada tahun 2050.” Dengan demikian, kompetisi ini menjadi tolok ukur perkembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan global.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kemenangan Tim Hephaestus dalam RoboCup 2026 menjadi bukti kemajuan teknologi robotika dan kecerdasan buatan yang pesat. Namun, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pengembangan teknologi ini. Dengan terus berkembangnya teknologi robotika dan kecerdasan buatan, kita dapat mengharapkan inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan kualitas hidup manusia. Oleh karena itu, kompetisi seperti RoboCup 2026 sangat penting dalam mendorong inovasi dan pengembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260705221210-38-748198/demam-piala-dunia-robot-humanoid-gelar-cup-antar-negara-di-korsel, without altering the facts of the original article.

Kiamat HP Sudah di Depan Mata, Bos Instagram-WhatsApp Ungkap Teknologi Pengganti Smartphone

Kiamat HP tampaknya sudah di depan mata. Perangkat baru yang disebut-sebut sebagai masa depan teknologi mulai diperkenalkan. CEO Mark Zuckerberg mengungkapkan keyakinannya bahwa perangkat wearable, khususnya kacamata pintar, akan menjadi masa depan teknologi.

Zuckerberg menunjukkan bahwa ia hampir selalu mengenakan kacamata pintar buatan perusahaannya ke mana pun ia pergi. Dalam wawancara dengan Complex, Zuckerberg mengungkapkan bahwa ia bahkan pernah menerima panggilan bisnis saat sedang mengendarai jet ski. “Saya pernah menerima panggilan bisnis saat mengendarai jet ski. Orang di seberang telepon sama sekali tidak menyadari bahwa saya sedang berada di atas jet ski,” ujarnya.

Teknologi Kacamata Pintar yang Mumpuni

Zuckerberg mengatakan kualitas audio tersebut didukung oleh penempatan mikrofon pada bantalan hidung (nose pad) kacamata pintar Meta. Menurutnya, posisi mikrofon tersebut mampu menghasilkan suara yang sangat jernih. Ia bahkan mengklaim kualitas audionya begitu baik sehingga seseorang tetap dapat terdengar jelas meski berada di lingkungan dengan angin yang sangat kencang.

“Anda benar-benar bisa berada di terowongan angin dan suara Anda tetap terdengar sangat jelas oleh orang di seberang,” katanya. Kemampuan tersebut, lanjut Zuckerberg, membuat aktivitas bekerja dari mana saja menjadi jauh lebih mudah.

Mengapa Kacamata Pintar Menjadi Pilihan?

Zuckerberg mengatakan keyakinannya terhadap pasar wearable berangkat dari asumsi sederhana. Menurutnya, hampir 2 miliar orang di dunia telah menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan sehingga menjadi pasar potensial bagi perangkat tersebut. Ia juga membandingkan perkembangan kacamata pintar dengan transformasi ponsel lipat menuju smartphone.

“Rasanya sudah sangat jelas bahwa dalam lima tahun atau lebih, semua ponsel lipat akan berubah menjadi smartphone. Itulah yang saya rasakan terhadap kacamata saat ini,” ujarnya. Menurut Zuckerberg, kacamata pintar memungkinkan seseorang tetap hadir bersama orang-orang di sekitarnya, sesuatu yang dinilainya sulit dilakukan ketika terus-menerus melihat layar ponsel.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan perkembangan teknologi kacamata pintar yang semakin maju, maka akan ada perubahan besar dalam cara kita berinteraksi dengan teknologi. Kacamata pintar memungkinkan kita untuk memiliki akses ke informasi dan komunikasi yang lebih mudah dan lebih alami.

Namun, perlu diingat bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pengembangan teknologi ini. Salah satu tantangan utama adalah bagaimana membuat teknologi ini menjadi lebih terjangkau dan lebih mudah digunakan oleh masyarakat luas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam beberapa tahun ke depan, kita dapat mengharapkan perkembangan teknologi kacamata pintar yang lebih pesat. Dengan demikian, kita harus siap untuk menghadapi perubahan besar dalam cara kita berinteraksi dengan teknologi. Kacamata pintar memiliki potensi untuk menjadi teknologi yang sangat berpengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260707064440-37-748596/kiamat-hp-makin-dekat-bos-instagram-whatsapp-ungkap-penggantinya, without altering the facts of the original article.

Mengenal Pohon dengan Minyak 70 Persen, Senjata Rahasia Indonesia di Era Energi Hijau

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi hijau, salah satunya melalui pemanfaatan pohon nyamplung yang memiliki kandungan minyak hingga 70 persen. Pohon yang biasa tumbuh di kawasan pantai ini memiliki potensi besar sebagai sumber bahan bakar nabati, terutama dalam pengembangan bioavtur untuk pesawat terbang. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mengembangkan potensi ini sebagai salah satu upaya Indonesia mengejar target energi hijau.

Potensi Besar Pohon Nyamplung

Pohon nyamplung memiliki kandungan minyak yang sangat tinggi, yakni sekitar 60–70 persen, menjadikannya salah satu kandidat paling menjanjikan sebagai sumber bahan bakar nabati. Minyak nyamplung berpotensi diolah menjadi biokerosin, biodiesel, hingga bioavtur atau Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang saat ini menjadi kebutuhan penting dalam agenda transisi energi global. Peneliti Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Budi Leksono, menjelaskan bahwa produktivitas tanaman yang relatif tinggi menjadikan nyamplung sebagai salah satu kandidat unggulan tanaman energi berbasis tanaman hutan.

Mengapa Pohon Nyamplung Penting?

Pengembangan nyamplung sebagai tanaman energi tidak akan mengganggu ketahanan pangan nasional karena berbeda dengan kelapa sawit atau tanaman pangan lainnya, nyamplung tidak bersaing dengan kebutuhan konsumsi masyarakat. Selain itu, pohon nyamplung mampu tumbuh di lahan marginal, termasuk kawasan tandus dan lahan kritis yang sulit ditanami tanaman pangan. Dengan kata lain, nyamplung bisa menghasilkan energi tanpa harus membuka lahan pertanian baru.

Dampak Pemanfaatan Pohon Nyamplung

Pemanfaatan nyamplung juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan maupun pesisir. Lahan yang sebelumnya tidak produktif dapat menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tanpa mengorbankan fungsi ekologisnya. Pengembangan nyamplung juga dapat menjadi strategi rehabilitasi lingkungan, karena akar dan tajuknya membantu memperbaiki kondisi lahan, sementara kemampuannya menyerap karbon berkontribusi terhadap target Net Zero Emission yang tengah dikejar Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski memiliki potensi besar, masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pengembangan nyamplung sebagai sumber energi hijau. Namun, dengan kerja sama antara BRIN, Institut Pertanian Bogor (IPB), dan Institut Teknologi Bandung (ITB), diharapkan potensi nyamplung dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan demikian, Indonesia dapat memiliki senjata baru dalam pengembangan energi hijau dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2026/07/06/indonesia-punya-pohon-dengan-minyak-hingga-70-persen-bisa-jadi-senjata-baru-di-era-energi-hijau, without altering the facts of the original article.

Microsoft Lakukan PHK Massal, 4.800 Karyawan Terdampak Global

Fokus pada Restrukturisasi

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat ini menyatakan bahwa langkah ini dilakukan seiring perusahaan beradaptasi dengan perubahan pesat di industri teknologi dan berupaya menyederhanakan operasional. Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Chief People Officer Microsoft Amy Coleman mengatakan dalam pesan kepada para karyawan bahwa bisnis perusahaan itu sedang mengalami perubahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan permintaan pelanggan, sehingga perusahaan harus beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Apa yang Terjadi?

PHK tersebut bukan merupakan akibat langsung dari penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang menggantikan tenaga kerja. Microsoft menyatakan akan memberikan paket pesangon, tunjangan kesehatan, dan bantuan transisi karier kepada karyawan yang terdampak. Perusahaan itu juga menyebut bahwa program pensiun sukarela yang diperkenalkan awal tahun ini membantu mengurangi skala PHK.

Mengapa dan Dampak

Konteks dari PHK massal ini adalah upaya Microsoft untuk meningkatkan efisiensi dan mengendalikan biaya. Perusahaan-perusahaan teknologi besar terus berinvestasi besar-besaran di bidang AI sembari berupaya mengendalikan biaya dan meningkatkan efisiensi. Berdasarkan laporan tahunannya, Microsoft memiliki sekitar 228.000 karyawan penuh waktu di seluruh dunia per Juni 2025. Dengan demikian, PHK ini dapat dianggap sebagai langkah strategis untuk menyikapi perubahan pasar dan teknologi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan restrukturisasi ini, Microsoft diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan tetap kompetitif di industri teknologi yang terus berkembang. Perusahaan harus terus beradaptasi dengan perubahan teknologi dan permintaan pelanggan. Bagi karyawan yang terkena PHK, dukungan yang diberikan oleh Microsoft diharapkan dapat membantu mereka dalam transisi karier. Jalan panjang yang masih harus ditempuh oleh Microsoft dalam meningkatkan kinerjanya akan terus menjadi perhatian di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5638155/microsoft-akan-phk-sekitar-4800-karyawan-secara-global, without altering the facts of the original article.

Bahaya Pinjam Kabel Charger Orang Lain, Ternyata Ini Alasannya

Bahaya Pinjam Kabel Charger Orang Lain

Meminjam kabel charger dari orang lain ternyata bukan sekadar persoalan kebersihan atau kenyamanan. Pakar keamanan siber memperingatkan kabel yang telah dimodifikasi dapat menjadi sarana menanam malware dan mengambil alih perangkat korban. Bahaya pinjam kabel charger orang lain ini perlu diwaspadai, terutama jika kabel berasal dari pihak yang tidak dikenal.

Momen Penentu di Dunia Keamanan Siber

Charles Henderson, Global Managing Partner sekaligus Kepala X-Force Red di IBM Security, mengungkapkan bahwa ada hal-hal tertentu dalam hidup yang tidak boleh Anda pinjam. Ia bahkan mengibaratkan kabel charger seperti pakaian dalam. Menurut dia, jika lupa membawa pakaian dalam saat bepergian, lebih baik membeli yang baru daripada meminjam milik orang lain. Prinsip yang sama, menurutnya, juga berlaku untuk kabel charger.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Para peretas telah menemukan cara menanamkan malware ke dalam kabel charger yang telah dimodifikasi sehingga dapat digunakan untuk mengambil alih perangkat dari jarak jauh. Sebagai contoh, seorang peretas dengan nama samaran “MG” memperlihatkan kabel Lightning untuk iPhone yang telah dimodifikasi. Setelah kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan iPod ke komputer Mac, MG dapat mengakses alamat IP kabel dari jarak jauh dan mengambil kendali atas komputer tersebut. Ia bahkan mampu menghapus malware beserta jejak keberadaannya dari jarak jauh.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Menurut Henderson, penggunaan kabel charger yang telah dimodifikasi untuk menyerang korban masih belum menjadi modus yang meluas. Namun, hanya karena kita belum melihat serangan yang meluas bukan berarti hal itu tidak akan terjadi. Teknologi tersebut berukuran sangat kecil sehingga sulit dibedakan dari kabel biasa. Seiring biaya produksinya yang semakin murah, ancaman penyalahgunaan kabel semacam itu berpotensi meningkat di masa mendatang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Selain kabel charger, Henderson mengingatkan ancaman yang lebih besar justru datang dari stasiun pengisian daya USB di tempat umum, seperti bandara. Berhati-hatilah dengan apa yang Anda colokkan ke perangkat Anda. Oleh karena itu, kita harus lebih waspada dan berhati-hati dalam menggunakan kabel charger dan stasiun pengisian daya USB di tempat umum. Kita juga harus memahami bahwa keamanan siber tidak hanya tentang perangkat lunak, tetapi juga tentang perangkat keras yang kita gunakan sehari-hari.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260705152453-37-748158/jangan-asal-pinjam-kabel-charger-ini-alasannya, without altering the facts of the original article.

WhatsApp Centang Biru Dimatikan, Begini Cara Tetap Tahu Chat Sudah Dibaca

Cara Tetap Tahu Chat Sudah Dibaca Meskipun Centang Biru Dimatikan

Meskipun centang biru dimatikan, ada sejumlah trik resmi dan aman yang bisa dipakai untuk tetap melacak status pesan. Berikut metode-metode yang bisa Anda gunakan, mulai dari yang paling akurat hingga tanda indikasi tambahan: Anda bisa menggunakan fitur grup WhatsApp untuk mengetahui apakah pesan sudah dibaca. Pengaturan mematikan centang biru hanya berlaku untuk chat pribadi. Di dalam grup, fitur ini tetap aktif sesuai kebijakan resmi WhatsApp. Jadi, jika Anda ingin tahu apakah pesan Anda sudah dibaca, Anda bisa mengirimkannya ke grup yang sama.

Metode Lain untuk Mengetahui Status Pesan

Selain menggunakan fitur grup, ada beberapa metode lain yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui status pesan. Anda bisa mengirimkan pesan suara (voice note) untuk mengetahui apakah pesan sudah dibaca. Centang biru tetap muncul otomatis setelah diputar, meskipun laporan baca sudah dimatikan. Anda juga bisa memantau status “online” dan “terakhir dilihat” untuk mengetahui apakah lawan bicara Anda sedang aktif.

Mengapa Pengguna WhatsApp Mematikan Centang Biru?

Pengguna WhatsApp mematikan centang biru untuk menjaga privasi mereka. Dengan mematikan fitur ini, pengguna dapat menghindari orang lain mengetahui apakah mereka sudah membaca pesan atau tidak. Namun, ini juga berarti bahwa pengguna tidak dapat mengetahui apakah pesan mereka sudah dibaca oleh lawan bicara.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Dengan adanya fitur centang biru yang dapat dimatikan, pengguna WhatsApp harus lebih kreatif dalam mengetahui status pesan mereka. Namun, perlu diingat bahwa ada beberapa metode yang tidak resmi dan dapat berisiko mencuri data pribadi dan akun Anda. Oleh karena itu, pengguna harus berhati-hati dalam menggunakan metode-metode tersebut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dalam menggunakan WhatsApp, pengguna harus selalu memperhatikan privasi dan keamanan akun mereka. Dengan memahami fitur-fitur yang tersedia, pengguna dapat menggunakan aplikasi ini dengan lebih efektif dan aman. Oleh karena itu, pengguna harus terus memperbarui pengetahuan mereka tentang fitur-fitur WhatsApp dan menggunakan aplikasi ini dengan bijak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260706040507-37-748217/cara-tahu-chat-whatsapp-sudah-dibaca-meski-centang-biru-dimatikan, without altering the facts of the original article.