Haaland Jadi Penentu Kemenangan Norwegia, Tantang Vinicius Jr di 16 Besar Piala Dunia 2026

Erling Haaland menjadi penentu kemenangan Norwegia atas Pantai Gading dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Texas, Rabu (30/6) dini hari WIB. Norwegia memastikan tiket ke babak 16 besar, dan Haaland menjadi bintang dengan mencetak gol kelima di turnamen ini. Kemenangan ini membawa Norwegia ke babak berikutnya untuk menghadapi Brasil. Haaland juga mencetak gol ke-60 dari 53 penampilannya bersama Timnas Norwegia.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Pantai Gading sempat tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun justru Norwegia yang lebih dulu memecah kebuntuan melalui Antonio Nusa pada menit ke-39. Winger muda tersebut melepaskan tembakan melengkung yang gagal dijangkau kiper Pantai Gading sehingga membawa Norwegia unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Pantai Gading meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74 ketika Amad Diallo sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Erling Haaland kembali menunjukkan kelasnya. Pada menit ke-86, bomber Manchester City berusia 25 tahun itu mencetak gol kemenangan usai memanfaatkan umpan matang dari sisi sayap.

Tiga Fakta yang Bikin Laga Ini Berbeda

Pertama, kemenangan ini membawa Norwegia ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kedua, Erling Haaland mencetak gol kelima di turnamen ini, menegaskan statusnya sebagai mesin gol andalan negaranya. Ketiga, gol kemenangan Haaland pada menit ke-86 menjadi bukti mentalitas juara timnas Norwegia.

Apa Artinya Ini bagi Norwegia ke Depan?

Kemenangan atas Pantai Gading memastikan Norwegia melaju ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Brasil yang sebelumnya sukses menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1 di babak 32 besar. Bagi Haaland, pencapaian ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penyerang top dunia. Norwegia memiliki kans besar untuk melangkah lebih jauh, dan dukungan penuh dari fans diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi skuad asuhan Ståle Solbakken.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Norwegia masih memiliki jalan panjang di Piala Dunia 2026. Menghadapi Brasil di babak 16 besar akan menjadi tantangan besar. Namun, dengan performa seperti ini, Norwegia berpotensi menjadi kuda hitam di turnamen ini. Dukungan penuh dari fans dan kerja keras tim diharapkan dapat membawa mereka meraih hasil maksimal di babak berikutnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tabloidbintang.com/berita/216570-hasil-piala-dunia-2026-norwegia-vs-pantai-gading-2-1-haaland-jadi-penentu-tantang-vinicius-jr-di-16-besar, without altering the facts of the original article.

Erling Haaland Cetak Rekor Lagi, Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1 di Piala Dunia 2026

Erling Haaland kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia. Striker berusia 25 tahun itu mencetak gol penentu kemenangan saat membawa Norwegia mengalahkan Pantai Gading 2-1 di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol tersebut memastikan Norwegia menang 2-1 sekaligus menjaga mimpi mereka melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Momen Penentu di Menit Akhir

Haaland mencetak gol kemenangan pada menit ke-86 di Dallas Stadium setelah menerima umpan matang dari rekannya. Gol tersebut menjadi gol kelima Haaland hanya dari tiga penampilannya di Piala Dunia 2026. Ketajamannya membuat sang bomber langsung masuk dalam persaingan perebutan Sepatu Emas turnamen.

Tak berhenti sampai di situ, Haaland kini telah mengoleksi 60 gol hanya dalam 53 penampilan bersama Timnas Norwegia. Catatan tersebut mempertegas statusnya sebagai pencetak gol tersubur dalam sejarah sepak bola Norwegia di usia yang masih relatif muda.

Tiga Fakta yang Bikin Laga Ini Berbeda

Produktivitasnya juga semakin mengerikan dalam periode terbaru. Gol ke gawang Pantai Gading merupakan gol ke-25 yang dicetaknya hanya dalam 13 pertandingan terakhir bersama tim nasional. Menurut data statistik yang dirilis sejumlah media dan penyedia data sepak bola internasional, Haaland menjadi pemain pertama dalam 72 tahun yang mampu mencetak gol dari tiga penampilan pertamanya di ajang Piala Dunia.

Rekor langka tersebut menempatkannya sejajar dengan pencapaian yang nyaris tak tersentuh selama lebih dari tujuh dekade. Tak hanya itu, penyerang Manchester City tersebut juga mencatat sejarah baru sebagai pemain tercepat yang mencapai 60 gol dari intentional goals di level tim nasional.

Apa Artinya Ini bagi Norwegia ke Depan?

Kini tantangan yang lebih besar telah menanti. Berkat kemenangan atas Pantai Gading, Norwegia melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Brasil, yang sebelumnya menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1. Duel tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada fase gugur Piala Dunia 2026.

Dengan performa yang sedang mencapai puncaknya, Haaland berpeluang terus menambah koleksi gol sekaligus membawa Norwegia menciptakan sejarah baru di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Norwegia masih memiliki jalan panjang untuk mencapai tujuan mereka. Namun, dengan penampilan seperti ini, mereka memiliki kans besar untuk melangkah lebih jauh. Haaland dan rekan-rekannya akan berusaha keras untuk membawa Norwegia meraih kesuksesan di Piala Dunia 2026.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tabloidbintang.com/berita/216571-deretan-rekor-erling-haaland-usai-bobol-gawang-pantai-gading-di-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Kolombia vs Portugal: Pertarungan Tim-tim Kuat yang Siap Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Pertarungan sengit antara Kolombia dan Portugal akan tersaji dalam laga penentuan juara Grup K Piala Dunia 2026 di Miami Stadium pada Minggu, 28 Juni 2026, pukul 06.30 WIB. Laga ini disiarkan langsung oleh TVRI dan menjadi sangat penting karena kedua tim telah memastikan lolos ke babak 32 besar, tetapi posisi juara grup masih diperebutkan. Kolombia memimpin klasemen Grup K dengan enam poin dari dua pertandingan, sementara Portugal berada di posisi kedua dengan empat poin.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kolombia membuka turnamen dengan kemenangan 3-1 atas Uzbekistan, sebelum mengalahkan Republik Demokratik Kongo 1-0 pada laga kedua. Hasil tersebut memastikan langkah Kolombia ke babak gugur. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang melawan Portugal untuk mengunci posisi puncak klasemen. Jika finis sebagai juara grup, Kolombia akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga dari Grup D, E, I, J, atau L pada babak 32 besar. Sebaliknya, jika kalah dari Portugal, Kolombia akan turun ke peringkat kedua dan menghadapi runner-up Grup L.

Portugal datang dengan modal kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan. Kapten tim Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dalam laga tersebut sekaligus meredakan kritik yang muncul setelah penampilannya dinilai kurang memuaskan saat bermain imbang tanpa gol melawan Republik Demokratik Kongo. Dua gol itu membuat koleksi gol Ronaldo sepanjang karier meningkat menjadi 975 gol.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan atas Uzbekistan dan penampilan gemilang Cristiano Ronaldo memberikan dampak besar bagi Portugal. Tim asuhan Roberto Martínez wajib meraih kemenangan jika ingin menyalip Kolombia dan mengakhiri fase grup sebagai juara. Hasil imbang sudah cukup membuat Portugal lolos sebagai runner-up. Bahkan jika kalah, mereka masih berpeluang finis di posisi kedua apabila Republik Demokratik Kongo gagal mengalahkan Uzbekistan pada pertandingan lainnya.

Kolombia masih memantau kondisi penyerang Luis Suarez yang mengalami cedera bahu saat menghadapi RD Kongo. Namun, striker Sporting Lisbon itu diperkirakan tetap bisa dimainkan sebagai ujung tombak. Luis Diaz dan James Rodríguez dipastikan kembali menjadi andalan di lini serang, sementara Jefferson Lerma diperkirakan tetap mengisi lini tengah. Lorenzo juga berpeluang mempertahankan susunan pemain yang sama seperti saat mengalahkan Republik Demokratik Kongo, termasuk Davinson Sánchez di jantung pertahanan.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Di kubu Portugal, bek Tomas Araujo masih diragukan tampil setelah mengalami cedera pada laga pembuka melawan RD Kongo. Selain itu, Roberto Martinez tidak memiliki kendala berarti. Cristiano Ronaldo diprediksi kembali menjadi starter setelah mencetak dua gol ke gawang Uzbekistan. Bernardo Silva dan Rafael Leao bersaing memperebutkan tempat di tim utama, tetapi Joao Felix diperkirakan masih akan mempertahankan posisinya di lini depan.

Pertarungan antara Kolombia dan Portugal akan menjadi sangat menarik karena kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang. Kolombia masih dipandang sebagai salah satu tim kuda hitam pada Piala Dunia 2026, mengingat prestasi terbaik mereka di ajang ini terjadi pada 2014 ketika mencapai babak perempat final.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Laga ini diperkirakan akan berlangsung sengit karena Portugal juga memiliki kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh. Dengan Cristiano Ronaldo yang masih menjadi andalan di lini depan, Portugal memiliki peluang besar untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Namun, Kolombia juga memiliki kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh, terutama dengan Luis Diaz dan James Rodríguez yang dipastikan kembali menjadi andalan di lini serang.

Kolombia: Camilo Vargas; Daniel Munoz, Davinson Sanchez, John Lucumi, Johan Mojica; Gustavo Puerta, Jhon Arias, Jefferson Lerma; James Rodriguez, Luis Suarez, Luis Diaz. Portugal: Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, Bruno Fernandes, Joao Neves; Pedro Neto, Cristiano Ronaldo, Joao Felix.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110638/prediksi-kolombia-vs-portugal-di-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Duel Sengit Argentina vs Yordania: Siapa yang Berhak Lolos ke Babak Selanjutnya?

Juara bertahan Argentina akan berusaha mempertahankan catatan sempurna di Grup J Piala Dunia 2026 saat menghadapi Yordania pada laga terakhir fase grup di Dallas Stadium, Dallas, Minggu, 28 Juni 2026, pada pukul 09.00 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung oleh TVRI. Argentina sudah memastikan lolos ke babak 32 besar sekaligus mengunci status juara grup setelah meraih dua kemenangan beruntun. Sebaliknya, Yordania dipastikan tersingkir usai menelan dua kekalahan pada dua laga sebelumnya.

Pertemuan Pertama di Level Internasional

Pertandingan ini akan menjadi pertemuan pertama kedua negara di level internasional. Dalam daftar peringkat FIFA, Argentina menempati posisi pertama dunia, sedangkan Yordania berada di peringkat ke-72. Tim asuhan Lionel Scaloni datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Austria 2-0 pada laga kedua. Lionel Messi menjadi bintang kemenangan melalui dua gol yang dicetaknya.

Rekor yang Dipecahkan Messi

Messi yang genap berusia 39 tahun juga menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Bersama Scaloni, Argentina kini membukukan sembilan kemenangan berturut-turut di semua ajang. La Albiceleste mencatat delapan clean sheet dan hanya kebobolan satu gol. Argentina memburu sejarah sebagai tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia.

Mengapa Pertandingan Ini Penting?

Meski diunggulkan, Argentina tetap memiliki kenangan buruk saat menghadapi wakil Asia. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka secara mengejutkan kalah 1-2 dari Arab Saudi pada laga pembuka fase grup. Di sisi lain, Yordania menjalani debut di putaran final Piala Dunia tahun ini. Tim berjuluk The Chivalrous Ones kalah 1-3 dari Austria sebelum menyerah 1-2 kepada Aljazair.

Menghadapi Yordania, Argentina diharapkan dapat mempertahankan catatan sempurna mereka. Namun, Yordania juga memiliki kesempatan untuk membuat kejutan, terutama setelah mencetak gol dalam dua pertandingan pertamanya di Piala Dunia. Yordania masih memiliki kelemahan di lini belakang, terutama dalam mengantisipasi bola mati. Tiga dari lima gol yang mereka kebobolan berasal dari situasi sepak pojok, termasuk dua gol saat menghadapi Aljazair.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan bagi Argentina dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk melanjutkan perjuangan di Piala Dunia 2026. Selain itu, Messi yang telah mencetak 18 gol di Piala Dunia akan berusaha menambah koleksi golnya. Bagi Yordania, meskipun telah tersingkir, kemenangan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan permainan mereka di masa depan.

Pertandingan antara Argentina dan Yordania akan menjadi ajang yang menarik untuk disaksikan. Dengan kualitas pemain dan pengalaman yang dimiliki Argentina, mereka diharapkan dapat memenangkan pertandingan ini. Namun, Yordania juga memiliki potensi untuk membuat kejutan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Argentina masih memiliki jalan panjang untuk mempertahankan gelar juara dunia mereka. Dengan skuad yang solid dan pengalaman yang dimiliki, mereka diharapkan dapat melaju jauh di Piala Dunia 2026. Bagi Yordania, meskipun telah tersingkir, mereka dapat menggunakan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan permainan mereka di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110648/prediksi-argentina-vs-yordania-di-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Belgia dan Mesir Lolos, Negara-Negara Kuda Hitam Mengancam di Piala Dunia 2026

Belgia dan Mesir memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dari Grup G setelah menyelesaikan pertandingan terakhir fase grup pada Sabtu, 27 Juni 2026 WIB. Belgia melaju sebagai juara grup seusai menghancurkan Selandia Baru 5-1, sedangkan Mesir mendampingi sebagai runner-up setelah bermain imbang 1-1 melawan Iran. Keduanya sama-sama mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan, dengan Belgia berhak menempati posisi pertama berkat keunggulan selisih gol.

Momen Penentu di Grup G

Belgia tampil dominan saat menghadapi Selandia Baru di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada. Skuad asuhan Rudi Garcia langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga, sementara Selandia Baru lebih banyak mengandalkan serangan balik yang mampu dipatahkan lini belakang Belgia. Keunggulan Belgia baru tercipta pada menit ke-28 melalui Leandro Trossard. Penyerang Arsenal itu memanfaatkan peluang di kotak penalti untuk membawa timnya unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Belgia semakin mendominasi. Trossard mencetak gol keduanya pada menit ke-50 setelah menerima umpan Hans Vanaken. Kevin De Bruyne kemudian memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-66 lewat penyelesaian akurat dari dalam kotak penalti. Selandia Baru sempat memperkecil ketertinggalan melalui Elijah Just pada menit ke-84. Namun, Belgia langsung merespons dua menit berselang. Romelu Lukaku, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol keempat setelah menerima umpan Nicolas Raskin. Belgia menutup pesta gol pada masa injury time. Alexis Saelemaekers mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+4 setelah memanfaatkan assist Lukaku. Skor 5-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan Belgia dan hasil imbang Mesir memiliki dampak signifikan pada persaingan di Grup G. Keduanya berhasil meloloskan diri ke babak 32 besar, sementara Iran dan Selandia Baru masih harus menunggu hasil pertandingan lain untuk menentukan nasib mereka. Belgia dan Mesir akan berusaha mempertahankan performa mereka di babak selanjutnya, sementara negara-negara kuda hitam lainnya mulai menunjukkan ancaman mereka di Piala Dunia 2026.

Dengan hasil ini, Belgia dan Mesir akan melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan optimisme tinggi. Mereka akan berusaha untuk melangkah lebih jauh dan membuat negara-negara lain memperhatikan kekuatan mereka. Sementara itu, negara-negara lain yang belum lolos akan berusaha untuk memanfaatkan peluang mereka dan membuat kejutan di babak selanjutnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Piala Dunia 2026 masih menyisakan banyak pertandingan yang akan menentukan siapa yang akan menjadi juara. Belgia dan Mesir telah menunjukkan kekuatan mereka, namun masih banyak negara-negara lain yang berpotensi membuat kejutan. Persaingan di babak 32 besar akan semakin ketat dan menarik, dengan negara-negara kuda hitam siap memberikan kejutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110667/belgia-dan-mesir-lolos-ke-babak-32-besar-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Mimpi Cape Verde Kandas, Debutan yang Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026

Cape Verde, tim debutan yang mencuri perhatian di Piala Dunia 2026, harus menelan kekecewaan setelah mimpi mereka kandas di babak 32 besar. Meskipun demikian, pencapaian tim berjuluk Blue Sharks ini patut diapresiasi sebagai sejarah baru bagi negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika itu.

Pencapaian yang Mengagumkan

Cape Verde memastikan lolos ke babak 32 besar setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H, Sabtu, 27 Juni 2026. Hasil tersebut membuat Cape Verde menutup fase grup tanpa terkalahkan. Tim berjuluk Blue Sharks itu mengoleksi tiga poin dari tiga hasil imbang dan finis sebagai runner-up Grup H di bawah Spanyol. Mereka unggul satu poin atas Uruguay yang harus tersingkir bersama Arab Saudi.

Dengan jumlah penduduk sekitar 525 ribu jiwa, Cape Verde menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapai fase gugur Piala Dunia. Sebelumnya, Curacao dan Islandia yang juga berasal dari negara berpenduduk kecil gagal melewati babak grup saat tampil di Piala Dunia. Cape Verde juga menjadi tim debutan pertama yang lolos ke fase gugur sejak Slovakia pada Piala Dunia 2010. Mereka bahkan menjadi pendatang baru pertama yang tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan fase grup sejak Senegal pada edisi 2002.

Momen Penentu di Menit Akhir

Dalam pertandingan melawan Arab Saudi, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama. Kesempatan terbaik Cape Verde datang melalui Jamiro Monteiro yang tembakannya mampu digagalkan Mohammed Al-Owais. Selepas turun minum, Cape Verde tampil lebih berbahaya. Kevin Pina nyaris mencetak gol lewat sepakan melengkung yang tipis melebar. Laros Duarte dan Nuno da Costa juga memperoleh peluang emas, tetapi belum mampu menaklukkan Al-Owais.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keberhasilan Cape Verde bukanlah kebetulan. Menurut kiper veteran Cape Verde, Vozinha, timnya memiliki banyak pemain berkualitas. “Mungkin banyak orang menganggap pemain Cape Verde tidak cukup bagus. Tetapi kami datang ke sini untuk menunjukkan bahwa kami punya kualitas, kami datang untuk bersaing, dan para pemain kami mampu bermain di kompetisi serta liga-liga besar,” ujarnya.

Pelatih Bubista menambahkan bahwa timnya datang ke Piala Dunia bukan sekadar menjadi pelengkap. “Tim ini sangat ingin menunjukkan jati diri kami kepada seluruh dunia. Kami bangga bisa mencapai tahap ini. Kami telah menunjukkan bahwa kami adalah negara kecil, tetapi kami berjuang untuk meraih apa yang ingin kami capai,” ujar dia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Saat ini, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina pada babak 32 besar di Miami, 3 Juli mendatang. Meskipun mimpi mereka kandas di babak 32 besar, pencapaian Cape Verde patut diapresiasi sebagai sejarah baru bagi negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika itu. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim besar di dunia sepak bola.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110712/perjalanan-debutan-cape-verde-di-piala-dunia-2026-berlanjut, without altering the facts of the original article.

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Perebutan Tiket 16 Besar Semakin Sengit

Piala Dunia 2026 telah memasuki babak 32 besar setelah seluruh pertandingan fase grup berakhir pada Minggu, 28 Juni 2026. Sebanyak 32 tim, yang terdiri atas 12 juara grup, 12 runner-up, dan delapan peringkat ketiga terbaik, akan memperebutkan tiket ke babak 16 besar. Jadwal lengkap babak 32 besar pun telah diketahui, dengan sejumlah laga menarik yang akan mempertemukan tim-tim kuat.

Jadwal Lengkap Babak 32 Besar

Berikut adalah jadwal lengkap babak 32 besar Piala Dunia 2026:

Brasil vs Jepang, 00.00 WIB Jerman vs Paraguay, 03.30 WIB Belanda vs Maroko, 08.00 WIB Pantai Gading vs Norwegia, 00.00 WIB Prancis vs Swedia, 04.00 WIB Meksiko vs Ekuador, 08.00 WIB Inggris vs RD Kongo, 23.00 WIB Belgia vs Senegal, 03.00 WIB Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina, 07.00 WIB Spanyol vs Austria, 02.00 WIB Portugal vs Kroasia, 06.00 WIB Swiss vs Aljazair, 10.00 WIB Australia vs Mesir, 01.00 WIB Argentina vs Cape Verde, 05.00 WIB Kolombia vs Ghana, 08.30 WIB Afrika Selatan vs Kanada, 00.00 WIB

Apa yang Terjadi

Seluruh pertandingan fase grup telah berakhir, dengan 32 tim yang memastikan tempat di babak 32 besar. Argentina, Kolombia, dan Inggris sama-sama mengamankan status juara grup. Austria dan Aljazair menjadi dua tim terakhir yang memastikan tempat di fase gugur.

Austria lolos sebagai runner-up Grup J mendampingi Argentina, sedangkan Aljazair melaju lewat jalur peringkat ketiga terbaik. Portugal menempati posisi kedua Grup K di belakang Kolombia, sedangkan Kroasia lolos sebagai runner-up Grup L.

Mengapa dan Dampak

Format baru Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 peserta membuat fase gugur dimulai dari babak 32 besar. Sejumlah laga menarik pun langsung tersaji pada putaran pertama fase knockout. Pemenang laga akan memperebutkan tiket ke babak 16 besar.

Kemenangan di babak 32 besar akan membawa tim-tim tersebut ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat. Oleh karena itu, setiap pertandingan di babak 32 besar sangat penting bagi tim-tim yang berlaga.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Tim-tim yang berlaga di babak 32 besar masih memiliki jalan panjang untuk mencapai gelar juara Piala Dunia 2026. Mereka harus melewati babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final untuk menjadi juara.

Dengan jadwal lengkap babak 32 besar yang telah diketahui, tim-tim tersebut dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan-lawan mereka. Siapa yang akan menjadi juara Piala Dunia 2026? Kita tunggu saja.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110849/jadwal-lengkap-babak-32-besar-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Brasil Vs Jepang: Prediksi dan Analisis Kekuatan Tim di 32 Besar Piala Dunia 2026

Pertandingan seru akan tersaji pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 ketika Brasil menghadapi Jepang di Houston Stadium, Houston, pada Selasa, 30 Juni 2026, pukul 00.00 WIB. Brasil, yang merupakan negara pemenang Piala Dunia terbanyak dengan lima gelar juara, akan berusaha melanjutkan performa impresif mereka. Sementara itu, Jepang, yang dijuluki Samurai Biru, bertekad untuk membuat kejutan setelah kemenangan bersejarah mereka atas Brasil dalam laga persahabatan Oktober 2025.

Performa Terkini Kedua Tim

Brasil datang ke babak 32 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah menutup fase grup sebagai juara Grup C. Mereka sempat ditahan imbang Maroko 1-1 pada laga pembuka, namun kemudian bangkit dengan dua kemenangan meyakinkan masing-masing 3-0 atas Haiti dan Skotlandia. Kebangkitan Selecao tak lepas dari kontribusi Vinicius Junior dan Matheus Cunha yang menjadi motor serangan. Dengan rekor lima kali juara dunia, Brasil selalu berhasil lolos ke fase gugur sejak 1986 dan kini berpeluang melangkah lebih jauh.

Jepang, di bawah asuhan Hajime Moriyasu, lolos ke fase gugur sebagai runner-up Grup F setelah bermain imbang 1-1 melawan Swedia pada laga terakhir. Penampilan gemilang kiper Zion Suzuki dengan sejumlah penyelamatan krusial menjadi salah satu faktor yang mengamankan tiket ke babak 32 besar. Jepang juga tampil cukup kokoh secara defensif. Namun, tantangan terbesar Samurai Biru adalah bayang-bayang masa lalu, karena mereka belum pernah menang di fase gugur sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pertemuan terakhir antara Brasil dan Jepang pada laga persahabatan Oktober 2025 menjadi catatan penting. Jepang sukses menaklukkan Brasil 3-2, yang merupakan kemenangan bersejarah pertama mereka atas Brasil dari 14 pertemuan. Hasil itu melengkapi sejumlah penampilan impresif Jepang sepanjang 2026, termasuk mengalahkan Inggris dan menahan imbang Belanda.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan atas Brasil akan menjadi momentum penting bagi Jepang untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Bagi Brasil, melanjutkan performa impresif mereka dan mengatasi lawan tangguh seperti Jepang akan menjadi ujian nyata dalam upaya mereka meraih gelar juara keenam. Dengan skuad yang solid dan performa yang sedang menanjak, kedua tim diprediksi akan memberikan pertandingan yang sangat menarik.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan menghadapi Jepang di babak 32 besar, Brasil dan Jepang harus siap memberikan yang terbaik. Brasil kemungkinan belum bisa diperkuat winger Barcelona, Raphinha, yang mengalami cedera hamstring saat menghadapi Haiti. Sementara itu, Jepang akan mengandalkan performa solid mereka, terutama penampilan kiper Zion Suzuki dan kekuatan lini pertahanan mereka. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di fase gugur Piala Dunia 2026.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110851/prediksi-brasil-vs-jepang-di-32-besar-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Messi Kokoh di Puncak, Harry Kane Samai Rekor Gol Legendaris Piala Dunia 2026

Lionel Messi semakin kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 setelah menambah satu gol saat membantu Argentina mengalahkan Yordania 3-1 pada laga terakhir Grup J, Minggu, 28 Juni 2026. Messi kini mengoleksi enam gol atau unggul dua gol atas para pesaing terdekatnya dalam perburuan Sepatu Emas.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pelatih Argentina Lionel Scaloni sengaja tidak memainkan Messi sejak awal pertandingan demi menjaga kebugarannya. Penyerang Inter Miami itu baru masuk pada menit ke-60 menggantikan Lautaro Martinez ketika Argentina memimpin 2-1 di Stadion Dallas, Amerika Serikat. Keputusan Scaloni terbukti tepat. Lima menit sebelumnya Yordania sempat memperkecil ketertinggalan sehingga pelatih Argentina memasukkan Messi bersama Alexis Mac Allister dan Thiago Almada untuk menambah daya gedor.

Messi kemudian memastikan kemenangan Argentina lewat tendangan bebas pada menit-menit akhir. Bola meluncur melewati pagar hidup dan gagal dijangkau kiper Yazeed Abulaila.

Persaingan di Bawah Messi

Persaingan di bawah Messi masih berlangsung ketat. Penyerang Prancis Ousmane Dembele naik ke posisi kedua setelah mencetak hattrick pada kemenangan 4-1 atas Norwegia. Ia kini mengoleksi empat gol, sama dengan rekan setimnya Kylian Mbappe, striker Norwegia Erling Haaland, dan penyerang Brasil Vinicius Junior.

Sementara itu, penyerang Republik Demokratik Kongo Yoane Wissa ikut meramaikan persaingan setelah mencetak dua gol saat timnya mengalahkan Uzbekistan 3-1 dan lolos ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik. Wissa kini mengoleksi tiga gol, sejajar dengan sejumlah pemain lain, termasuk kapten Inggris Harry Kane.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Harry Kane memang gagal menambah koleksi golnya lebih dari satu saat Inggris mengalahkan Panama 2-0 pada laga terakhir Grup L. Namun, gol tersebut cukup untuk mengantarkannya mencatat sejarah baru bersama The Three Lions. Gol sundulan Kane memecahkan rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di putaran final Piala Dunia.

Penyerang Bayern Munchen itu kini mengoleksi 11 gol dari 14 pertandingan Piala Dunia, melampaui Lineker yang mencetak 10 gol dalam 12 laga. Sebelumnya, Kane telah menyamai rekor Lineker lewat dua gol saat Inggris mengalahkan Kroasia pada laga pembuka Grup L. Kini, kapten Inggris itu berdiri sendiri di puncak daftar pencetak gol terbanyak negaranya di Piala Dunia.

Sejak menjalani debut bersama tim nasional Inggris pada Maret 2015, Kane telah tampil 117 kali dan mencetak 82 gol. Selain membawa Inggris lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup L, tiga gol yang telah dikoleksinya juga membuat Kane tetap berada dalam persaingan memperebutkan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Daftar sementara pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026 masih panjang dan persaingan masih ketat. Banyak pemain yang masih memiliki peluang untuk memperebutkan Sepatu Emas. Dengan performa yang konsisten, Messi masih kokoh di puncak, namun kejutan dari pemain lain masih mungkin terjadi.

Piala Dunia 2026 masih menyajikan banyak kejutan dan persaingan yang ketat. Dengan performa yang konsisten, para pemain top dunia masih memiliki peluang untuk memperebutkan gelar individu dan membawa timnya meraih kesuksesan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110850/top-skor-piala-dunia-2026-messi-kokoh-kane-pecahkan-rekor, without altering the facts of the original article.

Kanada Tumbangkan Afrika Selatan, Berikut 3 Momen Kunci Kemenangan Mereka

Kanada memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Afrika Selatan 1-0 pada pertandingan babak 32 besar di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin dinihari, 29 Juni 2026. Stephen Eustaquio menjadi pahlawan kemenangan lewat gol pada masa injury time babak kedua. Kemenangan ini mengakhiri langkah Afrika Selatan di fase gugur.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kanada tampil lebih dominan sejak awal pertandingan. Peluang pertama tercipta pada menit keenam, sedangkan sundulan Derek Cornelius pada menit ke-22 dari situasi bola mati masih bisa diamankan kiper Ronwen Williams. Afrika Selatan lebih banyak menunggu sambil mengandalkan serangan balik. Disiplin lini belakang Bafana Bafana membuat Kanada kesulitan menciptakan peluang bersih sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Afrika Selatan mulai berani keluar menyerang. Oswin Appollis sempat mengancam lewat tendangan jarak jauh pada menit ke-64, tetapi bola melenceng tipis dari gawang. Pelatih Jesse Marsch kemudian memasukkan Alphonso Davies pada menit ke-75. Kehadiran sang kapten membuat serangan Kanada semakin hidup. Jonathan David nyaris memecah kebuntuan empat menit kemudian, tetapi Williams kembali melakukan penyelamatan penting.

Apa yang Membuat Perbedaan?

Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-90+2. Berawal dari sapuan pemain Afrika Selatan ke tepi kotak penalti, Eustaquio mengontrol bola dengan dada sebelum melepaskan tendangan voli keras ke sudut bawah gawang. Williams tak mampu menjangkaunya. Gol itu memastikan kemenangan Kanada sekaligus mengakhiri langkah Afrika Selatan di fase gugur.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Kanada karena mereka untuk pertama kalinya melaju ke babak 16 besar Piala Dunia. Alphonso Davies menilai pergantian pemain yang dilakukan pelatih Jesse Marsch menjadi salah satu kunci kemenangan timnya. Davies, yang baru pulih dari cedera hamstring dan menjalani debutnya di Piala Dunia 2026 setelah masuk pada babak kedua, mengatakan Kanada membutuhkan tambahan energi untuk menembus pertahanan Afrika Selatan.

Selanjutnya, Kanada akan menghadapi pemenang laga Belanda melawan Maroko pada babak 16 besar. Stephen Eustaquio mengirim peringatan kepada Belanda maupun Maroko setelah membawa Kanada melaju ke babak 16 besar. Gelandang berusia 29 tahun itu menegaskan Kanada siap memberikan perlawanan maksimal kepada siapa pun yang menjadi lawan berikutnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kanada masih memiliki jalan panjang untuk mencapai target mereka di Piala Dunia 2026. Namun, kemenangan atas Afrika Selatan menjadi langkah awal yang positif. Dengan performa yang semakin baik, Kanada berpotensi menjadi kuda hitam di turnamen ini. Bagi sebagian besar pemain Kanada, ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Mereka ingin terus melanjutkan perjalanan ini dan terus melangkah lebih jauh.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110872/bagaimana-kanada-menyingkirkan-afrika-selatan-di-piala-dunia, without altering the facts of the original article.