Akademisi TEP Dibekali Kemampuan Narasi Digital Berbasis Empati untuk Meningkatkan Kapasitas

Akademi TEP Dibekali Kemampuan Narasi Digital Berbasis Empati

Pembekalan komunikasi publik yang digelar di Jakarta Senin (29/7) ini menjadi krusial untuk menggeser paradigma komunikasi lama yang bersifat satu arah menjadi interaksi yang setara dan inklusif. Para peserta Akademi TEP dibekali kemampuan teknis dan etika dalam menyusun narasi digital yang jujur, berdampak, dan terpercaya. Mereka diajak untuk membangun kepercayaan (trust) dengan mengedepankan rasa hormat terhadap kearifan lokal melalui tutur kata yang santun, sehingga masyarakat menerima kehadiran TEP sebagai mitra tumbuh bersama, bukan sekadar penilai dari luar.

Kronologi Fakta

Peserta Akademi TEP diajak untuk memahami komunikasi berbasis empati dengan menghadirkan praktisi lintas bidang, seperti jurnalis Marissa Anita, content creator dr. Nadhira Afifa, serta pendiri Suara Berkelas Bilal Faranov. Mereka membagikan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang bagaimana menyusun narasi digital yang efektif dan berdampak. Pada pembekalan ini, para peserta juga diajak untuk memahami pentingnya penyampaian narasi yang tajam menggunakan pendekatan kalimat aktif serta data riil yang dikemas secara jujur.

Pemahaman komunikasi berbasis empati ini diharapkan berdampak langsung pada cara peserta Akademi TEP berinteraksi dengan masyarakat lokal. Mereka diajak untuk membangun kepercayaan dengan mengedepankan rasa hormat terhadap kearifan lokal melalui tutur kata yang santun. Dengan demikian, masyarakat menerima kehadiran TEP sebagai mitra tumbuh bersama, bukan sekadar penilai dari luar.

Mengapa dan Dampak

Pembekalan komunikasi publik ini sangat penting karena menggeser paradigma komunikasi lama yang bersifat satu arah menjadi interaksi yang setara dan inklusif. Dengan memahami komunikasi berbasis empati, peserta Akademi TEP dapat membangun kepercayaan dengan masyarakat lokal dan memahami kebutuhan mereka. Ini akan membantu TEP untuk menjadi lebih efektif dalam meningkatkan kapasitas dan memahami kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, pembekalan komunikasi publik ini diharapkan dapat membantu peserta Akademi TEP untuk menjadi lebih efektif dalam meningkatkan kapasitas dan memahami kebutuhan masyarakat. Mereka dapat membangun kepercayaan dengan masyarakat lokal dan memahami kebutuhan mereka, sehingga TEP dapat menjadi mitra tumbuh bersama yang efektif.

Penutup

Demikian informasi tentang pembekalan komunikasi publik yang digelar di Jakarta Senin (29/7). Pembekalan ini sangat penting karena menggeser paradigma komunikasi lama yang bersifat satu arah menjadi interaksi yang setara dan inklusif. Dengan memahami komunikasi berbasis empati, peserta Akademi TEP dapat membangun kepercayaan dengan masyarakat lokal dan memahami kebutuhan mereka. Ini akan membantu TEP untuk menjadi lebih efektif dalam meningkatkan kapasitas dan memahami kebutuhan masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.

Siswa Sekolah Rakyat Sulsel Tampilkan Paper Mob untuk Sambut Kedatangan Mensos dalam Acara Spesial

Ratusan Siswa Sekolah Rakyat Sulsel Tampilkan Paper Mob untuk Sambut Kedatangan Mensos

Ratusan siswa Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan menampilkan paper mob untuk menyambut kedatangan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, pada Jumat, 7 Agustus 2026. Sebanyak 190 siswa Sekolah Rakyat dari jenjang SD, SMP, dan SMA secara serentak mengangkat lembaran kertas berwarna merah dan kuning yang membentuk pola dan tulisan penyambutan Gus Ipul.

Kedatangan Mensos dan Gubernur Sulawesi Selatan

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman beserta jajaran, mengunjungi Sekolah Rakyat di Makassar. Kunjungan ini merupakan acara spesial yang dihadiri oleh banyak siswa dan staf sekolah. Gus Ipul dan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman berkesempatan untuk berinteraksi dengan siswa dan memberikan sambutan.

Paper Mob yang Memukau

Di balik kekompakan ratusan siswa tersebut, ada Muhammad Yunus, siswa kelas XI SRMA yang berperan sebagai salah satu peserta dalam acara paper mob tersebut. Muhammad Yunus dan teman-temannya telah berlatih keras selama beberapa hari untuk menciptakan pola dan tulisan yang menarik dan berkesan.

Mengapa Siswa Membuat Paper Mob

Siswa-siswa Sekolah Rakyat membuat paper mob sebagai bentuk penyambutan dan penghormatan kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Mereka ingin menunjukkan bahwa mereka dapat bekerja sama dan menciptakan sesuatu yang indah dan berkesan. Paper mob juga dapat menjadi salah satu bentuk ekspresi kreativitas dan imajinasi siswa.

Dampak Kunjungan Mensos dan Gubernur

Kunjungan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman ke Sekolah Rakyat dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan staf sekolah. Mereka dapat belajar dari pengalaman dan pengetahuan yang dibawa oleh Menteri dan Gubernur. Selain itu, kunjungan ini juga dapat meningkatkan semangat dan motivasi siswa untuk belajar dan berkembang.

Penutup

Dengan demikian, ratusan siswa Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan telah menampilkan paper mob yang memukau untuk menyambut kedatangan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Kunjungan ini merupakan acara spesial yang dapat memberikan dampak positif bagi siswa dan staf sekolah. Demikian informasi ini, semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://nasional.tempo.co/read/2116966/sambut-kedatangan-mensos-siswa-sekolah-rakyat-sulsel-tampilkan-paper-mob, without altering the facts of the original article.

Pakar Berbagi Pendapat, Apakah Orang Tua Perlu Mengawasi Aktivitas Anak di Smartphone

Pakar Berbagi Pendapat, Apakah Orang Tua Perlu Mengawasi Aktivitas Anak di Smartphone

Pertanyaan pelik yang kerap menimbulkan dilema bagi banyak orang tua adalah apakah mereka perlu cek HP anak. Dalam era media sosial dan komunikasi serba digital, ini merupakan pertanyaan yang tidak sederhana untuk dijawab. Jawabannya ternyata tergantung pada pertimbangan matang, komunikasi terbuka, serta pemahaman mendalam tentang dunia digital yang anak-anak huni setiap hari.

Mengapa Orang Tua Merasa Perlu Cek HP Anak?

Anak-anak zaman sekarang tumbuh di era digital yang sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Mereka telah terbiasa menggunakan smartphone sejak usia dini dan telah mendapatkan akses ke internet dan media sosial. Dengan demikian, banyak orang tua mulai bertanya-tanya apakah anak-anak mereka aman dan terlindungi di dalam dunia digital ini.

Dalam beberapa tahun terakhir, kasus cyberbullying, penyalahgunaan media sosial, dan akses ke konten yang tidak pantas telah meningkat. Banyak orang tua khawatir bahwa anak-anak mereka mungkin terkena dampak dari hal-hal tersebut dan berusaha untuk mengawasi aktivitas mereka di smartphone.

Namun, perlu diingat bahwa anak-anak juga memerlukan privasi dan kebebasan untuk mengeksplorasi dunia digital tanpa harus dikelilingi oleh orang tua. Dengan demikian, pertanyaan yang muncul adalah: bagaimana cara orang tua menemukan kesimbangan antara privasi anak dan keamanan digital mereka?

Mengapa Mengawasi Aktivitas Anak di Smartphone Bisa Menjadi Dilema?

Mengawasi aktivitas anak di smartphone bisa menjadi dilema karena beberapa alasan. Pertama, anak-anak memiliki hak untuk memiliki privasi dan kebebasan untuk mengeksplorasi dunia digital tanpa harus dikelilingi oleh orang tua. Kedua, mengawasi aktivitas anak secara berlebihan bisa menyebabkan anak merasa tidak percaya diri dan memiliki rasa takut yang berlebihan.

Ketiga, mengawasi aktivitas anak secara berlebihan bisa membuat orang tua merasa stres dan tidak nyaman. Dan yang terakhir, mengawasi aktivitas anak secara berlebihan bisa membuat anak merasa bahwa mereka tidak dapat memiliki kebebasan untuk mengeksplorasi dunia digital.

Solusi Bijak untuk Mengatasi Dilema Ini

Jadi, bagaimana cara orang tua menemukan kesimbangan antara privasi anak dan keamanan digital mereka? Berikut beberapa solusi bijak yang dapat diterapkan:

1. Komunikasi Terbuka: Orang tua perlu memiliki komunikasi terbuka dengan anak-anak mereka untuk memahami apa yang mereka lakukan di smartphone. Orang tua perlu memahami bahwa anak-anak mereka memiliki hak untuk memiliki privasi dan kebebasan untuk mengeksplorasi dunia digital.

2. Pemahaman Mendalam tentang Dunia Digital: Orang tua perlu memiliki pemahaman mendalam tentang dunia digital dan apa yang dapat dilakukan oleh anak-anak di smartphone. Dengan demikian, mereka dapat memahami apa yang dapat dilakukan oleh anak-anak dan bagaimana cara melindungi mereka.

3. Penggunaan Teknologi yang Tepat: Orang tua perlu menggunakan teknologi yang tepat untuk melindungi anak-anak mereka. Misalnya, mereka dapat menggunakan aplikasi yang dapat memantau aktivitas anak-anak di smartphone dan memberikan notifikasi jika anak-anak melakukan hal yang tidak pantas.

4. Pendidikan Digital: Orang tua perlu memberikan pendidikan digital kepada anak-anak mereka tentang cara menggunakan smartphone dengan aman dan bijak. Dengan demikian, anak-anak dapat memiliki pengetahuan yang cukup untuk menggunakan smartphone dengan aman dan bijak.

Dengan demikian, orang tua dapat menemukan kesimbangan antara privasi anak dan keamanan digital mereka. Dengan komunikasi terbuka, pemahaman mendalam tentang dunia digital, penggunaan teknologi yang tepat, dan pendidikan digital, orang tua dapat membantu anak-anak mereka untuk memiliki kebebasan untuk mengeksplorasi dunia digital tanpa harus dikelilingi oleh orang tua.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260807112221-33-757372/apakah-orang-tua-perlu-mengecek-hp-anak-ini-penjelasan-pakar, without altering the facts of the original article.

Kementerian Riset dan Teknologi Sebut Penulis Paper MBG Melanggar Etika dengan Menyebutkan Nama Tanpa Persetujuan

Kementerian Riset dan Teknologi Sebut Penulis Paper MBG Melanggar Etika dengan Menyebutkan Nama Tanpa Persetujuan

Pemerintah kembali terlibat dalam kontroversi terkait penelitian dan pengunggahan paper ilmiah. Kementerian Riset dan Teknologi (Kemendiktisaintek) telah membentuk tim khusus untuk melakukan penelusuran dan investigasi secara menyeluruh sejak 4 Agustus 2026. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam menangani kasus yang melibatkan penulis paper ilmiah.

Tim investigasi yang dibentuk oleh Kemendiktisaintek telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak yang namanya tercantum dalam paper tersebut. Hasil koordinasi tersebut menunjukkan bahwa mereka tidak mengetahui, tidak pernah dimintai persetujuan, dan tidak terlibat dalam proses penyusunan maupun pengunggahan paper dimaksud. Hal ini menunjukkan bahwa penulis paper tersebut telah melanggar etika dengan menyebutkan nama-nama orang tanpa persetujuan.

Kemendiktisaintek juga melakukan penelusuran terhadap kampus penulis utama makalah tersebut yang berinisial DD. Hasilnya, DD telah membuat surat pernyataan dan menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut. “Tim juga telah menelusuri status penulis utama tersebut. Berdasarkan hasil penelusuran sementara, DD belum menyandang jabatan akademik guru besar dan tidak terafiliasi sebagian besar dengan lembaga penelitian yang terkait dengan paper tersebut,” bunyi keterangan tertulis Kemendiktisaintek.

Hal ini menunjukkan bahwa penulis paper tersebut telah melakukan kesalahan yang serius. Penelitian ilmiah harus dilakukan dengan etika dan integritas tinggi. Penulis paper tersebut harus meminta persetujuan dari semua orang yang namanya tercantum dalam paper tersebut sebelum menyebutkannya.

Kemendiktisaintek juga telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah kesalahan serupa di masa depan. Dengan membentuk tim investigasi, pemerintah menunjukkan bahwa mereka serius dalam menangani kasus yang melibatkan penulis paper ilmiah. Langkah ini juga menunjukkan bahwa pemerintah menghargai pentingnya etika dan integritas dalam penelitian ilmiah.

Dalam kasus ini, Kemendiktisaintek telah menunjukkan bahwa mereka siap untuk menangani kasus yang melibatkan penulis paper ilmiah. Dengan demikian, pemerintah dapat memastikan bahwa penelitian ilmiah dilakukan dengan etika dan integritas tinggi. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8607956/kemdikti-sebut-penulis-paper-nobel-mbg-cantumkan-nama-tanpa-persetujuan, without altering the facts of the original article.

Oneng Berhenti Mengemis Berkat Bantuan Program Kewirausahaan dari Kementerian Sosial yang Membuka Peluang Baru

Oneng Berhenti Mengemis Berkat Bantuan Program Kewirausahaan dari Kementerian Sosial

Mengemis merupakan jalan terakhir yang harus diambil Oneng untuk bertahan dan memenuhi kebutuhan keluarganya, terutama karena suaminya yang mengalami diabetes disertai komplikasi. Namun, dengan bantuan dari program kewirausahaan dari Kementerian Sosial, Oneng dapat meninggalkan kehidupan mengemis dan memulai usaha kecil di warung sederhana.

Kronologi Fakta

Oneng mengatakan bahwa ia dan suaminya yang sedang sakit, serta cucunya, pernah harus mengemis untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, dengan bantuan dari program Atensi Kewirausahaan, mereka dapat dibantu dengan modal usaha senilai Rp 2,6 juta. Bantuan ini diberikan oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang (TSKPO).

Oneng menggunakan bantuan modal tersebut untuk membeli berbagai perlengkapan serta bahan dagangan, seperti kompor, gas, panci, katel, wajan, kopi siap saji, dan Indomie. Dengan demikian, ia dapat memulai usaha kecil di warung sederhana yang menjual kopi, aneka minuman, dan mie instan.

Mengapa dan Dampak

Mengemis bukanlah pilihan yang diinginkan oleh Oneng, tetapi jalan terakhir yang harus diambil untuk bertahan dan memenuhi kebutuhan keluarganya. Dengan bantuan dari program kewirausahaan, ia dapat meninggalkan kehidupan mengemis dan memulai usaha kecil yang dapat memberikan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan suaminya.

Usaha kecil yang dimulai oleh Oneng dapat membantu memperbaiki kesejahteraan keluarganya, terutama karena suaminya yang mengalami diabetes disertai komplikasi. Dengan adanya penghasilan yang stabil, Oneng dapat membeli obat yang diperlukan oleh suaminya, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Penutup

Oneng adalah salah satu contoh keberhasilan dari program kewirausahaan dari Kementerian Sosial. Bantuan modal usaha yang diberikan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga Oneng dan memulai usaha kecil yang dapat memberikan penghasilan stabil. Semoga cerita Oneng dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang yang masih mengalami kesulitan dalam mencari nafkah.

Demikian informasi tentang Oneng yang berhasil meninggalkan kehidupan mengemis dan memulai usaha kecil dengan bantuan dari program kewirausahaan dari Kementerian Sosial. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8607968/berkat-bantuan-kewirausahaan-kemensos-oneng-setop-mengemis, without altering the facts of the original article.

Kementerian Sosial Bentuk Tim Khusus untuk Mempercepat Pembangunan Sekolah Rakyat yang Lebih Permanen

Kementerian Sosial Bentuk Tim Khusus untuk Mempercepat Pembangunan Sekolah Rakyat yang Lebih Permanen

Pembentukan Tim Khusus untuk Pembangunan Sekolah Rakyat (TP2SR) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan sekolah rakyat yang lebih permanen di lokasi-lokasi rintisan. Sebagai tindak lanjut dari mandat Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), TP2SR bertujuan untuk mengawal pembangunan sekolah rakyat permanen di lokasi-lokasi tersebut.

Pembentukan TP2SR dilakukan sebagai respons atas keterbatasan administratif lahan yang menyebabkan 61 titik sekolah rakyat rintisan tidak terakomodasi dalam kuota 100 titik pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo, mengungkapkan bahwa jika pembangunan gedung permanen tidak dieksekusi tahun ini, potensi untuk ditutup di tahun depan sangat besar karena gedung yang ada tidak mencukupi.

“Puluhan titik sekolah rakyat rintisan tersebut menjadi prioritas mendesak karena telah beroperasi menggunakan fasilitas sementara yang kapasitasnya hanya diproyeksikan bertahan maksimal satu tahun,” kata Agus Jabo dalam keterangannya, Kamis (6/8).

Mengapa dan Dampak

Mengapa sekolah rakyat rintisan tersebut menjadi prioritas mendesak? Jawabannya terletak pada kondisi fasilitas sementara yang tidak mencukupi. Sekolah-sekolah rakyat rintisan tersebut beroperasi menggunakan fasilitas sementara yang hanya dapat bertahan maksimal satu tahun. Dengan demikian, jika pembangunan gedung permanen tidak dieksekusi tahun ini, sekolah-sekolah tersebut terancam ditutup.

Dampak dari kondisi ini sangat besar, terutama bagi anak-anak yang belajar di sekolah-sekolah tersebut. Mereka akan kehilangan akses pendidikan yang berkualitas dan terancam tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka. Oleh karena itu, pembentukan TP2SR merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan sekolah rakyat yang lebih permanen di lokasi-lokasi rintisan.

Penutup

Demikian informasi tentang pembentukan TP2SR oleh Kementerian Sosial. Langkah strategis ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan sekolah rakyat yang lebih permanen di lokasi-lokasi rintisan. Dengan demikian, anak-anak dapat terus memiliki akses pendidikan yang berkualitas dan terjamin.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8607975/kemensos-bentuk-tim-khusus-percepat-pembangunan-sekolah-rakyat-permanen, without altering the facts of the original article.

Kontroversi Penelitian Nobel, Kemdikti Keberatan Nama MBG Tanpa Persetujuan

Kontroversi Penelitian Nobel yang Membuat Kemdikti Keberatan Nama MBG Tanpa Persetujuan

Kronologi Fakta Penelitian Nobel yang Kontroversial

Penelitian Nobel yang dilakukan oleh seorang mahasiswa telah menciptakan kontroversi di kalangan akademisi dan masyarakat. Kontroversi ini mulai muncul setelah ditemukannya bahwa nama-nama tokoh terkemuka, termasuk seorang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, telah digunakan tanpa persetujuan dalam penelitian tersebut. Kronologi fakta penelitian ini adalah sebagai berikut:

Proses investigasi telah dimulai sejak 4 Agustus 2026 oleh tim khusus yang dibentuk oleh Mendikti. Tim ini telah melakukan penelusuran dan investigasi secara menyeluruh untuk memahami hal-hal yang terjadi. Mereka telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak yang namanya tercantum dalam penelitian tersebut untuk memperoleh keterangan.

Dari hasil koordinasi tersebut, diperoleh keterangan bahwa mereka tidak mengetahui, tidak pernah dimintai persetujuan, dan tidak terlibat dalam proses penyusunan maupun pengunggahan penelitian tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian tersebut telah dilakukan secara tidak transparan dan tidak etis.

Selain itu, Kemendikti juga telah melakukan penelusuran terhadap kampus penulis utama makalah tersebut yang berinisial DD. Hasilnya, DD telah membuat surat pernyataan dan menyampaikan permohonan maaf terkait peristiwa tersebut.

Mengapa Kontroversi Penelitian Nobel Ini Berlangsung

Kontroversi penelitian Nobel ini berlangsung karena penelitian tersebut telah dilakukan secara tidak transparan dan tidak etis. Nama-nama tokoh terkemuka digunakan tanpa persetujuan mereka, sehingga hal ini dapat dianggap sebagai pelanggaran etika akademis.

Penelitian ini juga dapat menimbulkan dampak negatif pada reputasi akademik dan kredibilitas penulis. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi penulis dan institusi pendidikan yang menyokong penelitian tersebut.

Dampak Kontroversi Penelitian Nobel Ini

Kontroversi penelitian Nobel ini dapat menimbulkan dampak negatif pada beberapa aspek, termasuk:

– Reputasi akademik dan kredibilitas penulis: Penelitian yang tidak transparan dan tidak etis dapat menimbulkan kerugian bagi reputasi akademik dan kredibilitas penulis.

– Kredibilitas institusi pendidikan: Institusi pendidikan yang menyokong penelitian tersebut dapat kehilangan kredibilitas jika penelitian tersebut tidak dilakukan secara transparan dan etis.

– Kepercayaan masyarakat: Kontroversi penelitian ini dapat menimbulkan kecurigaan dan kepercayaan yang menurun terhadap institusi pendidikan dan akademisi.

Penutup

Demikian informasi tentang kontroversi penelitian Nobel yang membuat Kemdikti keberatan nama MBG tanpa persetujuan. Kontroversi ini menunjukkan bahwa penelitian yang tidak transparan dan tidak etis dapat menimbulkan dampak negatif pada reputasi akademik dan kredibilitas penulis. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8607956/kemdikti-sebut-penulis-paper-nobel-mbg-cantumkan-nama-tanpa-persetujuan, without altering the facts of the original article.

Oneng Berhenti Mengemis Berkat Bantuan Program Kewirausahaan dari Kemensos yang Mengubah Hidupnya

Oneng Berhenti Mengemis Berkat Bantuan Program Kewirausahaan dari Kemensos yang Mengubah Hidupnya

Oneng, seorang ibu tunggal yang hidup dalam kemiskinan, telah berhasil meninggalkan kehidupan mengemisnya setelah menerima bantuan program kewirausahaan dari Kemensos. Dengan modal senilai Rp 2,6 juta, Oneng telah dapat memulai usaha kecilnya yang menjual kopi, aneka minuman, dan mie instan.

Kronologi Fakta

Oneng dan suaminya yang mengidap diabetes disertai komplikasi telah terpaksa mengemis untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka mengemis bersama cucu dan suami yang sedang sakit. Namun, setelah menerima bantuan Atensi Kewirausahaan, Oneng dapat membeli peralatan untuk berjualan.

Bantuan modal usaha tersebut dimanfaatkan untuk membeli berbagai perlengkapan serta bahan dagangan, seperti kompor, gas, panci, katel, wajan, kopi siap saji, dan Indomie. Dengan demikian, Oneng dapat memulai usaha kecilnya dan memperoleh penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Mengapa & Dampak

Oneng menyatakan bahwa mengemis bukanlah pilihan, melainkan jalan terakhir untuk bertahan dan memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan bantuan program kewirausahaan dari Kemensos, Oneng dapat meninggalkan kehidupan mengemisnya dan memulai usaha kecil yang dapat memberikan penghasilan untuk keluarganya.

Usaha kecil Oneng juga memberikan dampak positif bagi suaminya yang sedang sakit. Dengan penghasilan yang diperoleh, Oneng dapat membeli obat untuk suaminya dan memastikan kebutuhan keluarganya terpenuhi.

Penutup

Keberhasilan Oneng merupakan contoh nyata bahwa bantuan program kewirausahaan dari Kemensos dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. Dengan demikian, Oneng dapat meninggalkan kehidupan mengemisnya dan memulai usaha kecil yang dapat memberikan penghasilan untuk keluarganya.

Demikian informasi ini disampaikan, semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8607968/berkat-bantuan-kewirausahaan-kemensos-oneng-setop-mengemis, without altering the facts of the original article.

Kemensos Mengambil Langkah Strategis dengan Membentuk Tim Khusus untuk Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Kemensos Mengambil Langkah Strategis untuk Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Pembentukan Tim Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat (TP2SR) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) merupakan langkah strategis untuk memastikan pembangunan sekolah rakyat permanen di lokasi-lokasi rintisan tetap berjalan dengan lancar. Pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut atas mandat Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk mengawal pembangunan Sekolah Rakyat permanen di lokasi-lokasi rintisan.

Pembentukan TP2SR ini dikarenakan masih ada 61 titik Sekolah Rakyat rintisan yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam kuota 100 titik pembangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akibat kendala administratif lahan. Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo menyampaikan bahwa jika tahun ini pembangunan Sekolah Rakyat permanen tidak terlaksana, potensi untuk ditutup di tahun depan sangat besar karena gedungnya sudah tidak mencukupi. Hal ini disampaikan Agus Jabo saat memimpin rapat pembentukan TP2SR di Kantor Kemensos, Kamis (6/8).

Puluhan titik Sekolah Rakyat rintisan tersebut menjadi prioritas mendesak karena telah beroperasi menggunakan fasilitas sementara yang kapasitasnya hanya diproyeksikan bertahan maksimal satu tahun. Jika gedung permanen tidak dieksekusi tahun ini, puluhan sekolah rintisan tersebut terancam ditutup. “Kalau tahun ini kita tidak bisa memastikan pembangunannya, potensi untuk ditutup di tahun depan besar sekali karena gedungnya sudah tidak mencukupi,” ujar Agus Jabo dalam keterangannya.

Pembentukan TP2SR ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengatasi kendala-kendala yang dihadapi oleh Sekolah Rakyat rintisan tersebut. Tim ini akan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan lembaga-lembaga lainnya untuk memastikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat permanen dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

Dengan pembentukan TP2SR, Kemensos berharap dapat mencapai target pembangunan Sekolah Rakyat permanen yang lebih efektif dan efisien. Pembangunan Sekolah Rakyat permanen merupakan salah satu prioritas penting dalam program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, pembentukan TP2SR ini sangat penting untuk memastikan bahwa program ini dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

Demikian informasi tentang pembentukan TP2SR oleh Kemensos untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Semoga informasi ini dapat membantu memahami lebih baik tentang langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8607975/kemensos-bentuk-tim-khusus-percepat-pembangunan-sekolah-rakyat-permanen, without altering the facts of the original article.

Danamon Gelar Literasi Keuangan dan Revitalisasi Perpustakaan di Jambi untuk Dorong Generasi Muda Lebih Cerdas Finansial

Perjalanan Literasi Keuangan dan Revitalisasi Perpustakaan di Jambi

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) mengadakan program literasi keuangan dan seremoni serah terima donasi interior perpustakaan kepada Sekolah Suria Harapan School, Jambi. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Danamon dalam mendukung pengembangan pendidikan dan budaya literasi yang inklusif di Indonesia, sehingga dapat memperkuat fondasi generasi muda Indonesia yang berkelanjutan.

Kronologi Fakta

Program literasi keuangan dan seremoni serah terima donasi interior perpustakaan ini merupakan hasil kerja sama antara Danamon dengan Sekolah Suria Harapan School. Acara ini dihadiri oleh para siswa dan guru sekolah, serta perwakilan dari Danamon. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh beberapa orang penting dari masyarakat setempat.

Acara ini dimulai dengan sambutan dari perwakilan dari Danamon, yang menjelaskan tentang pentingnya literasi keuangan bagi generasi muda. Setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan dari kepala sekolah, yang menyambut baik inisiatif ini dan berharap dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang literasi keuangan.

Setelah sambutan, acara ini dilanjutkan dengan seremoni serah terima donasi interior perpustakaan. Perwakilan dari Danamon menyerahkan donasi yang berupa interior perpustakaan, yang akan digunakan oleh siswa untuk belajar dan berkembang.

Mengapa dan Dampak

Program literasi keuangan dan revitalisasi perpustakaan ini dilakukan oleh Danamon karena ingin mendukung pengembangan pendidikan dan budaya literasi yang inklusif di Indonesia. Dengan demikian, dapat memperkuat fondasi generasi muda Indonesia yang berkelanjutan.

Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang literasi keuangan. Dengan adanya program ini, siswa dapat memahami tentang pentingnya literasi keuangan dan bagaimana cara mengelolanya dengan baik.

Program ini juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah. Dengan adanya perpustakaan yang lengkap dan baik, siswa dapat belajar dan berkembang dengan lebih baik.

Pesan Terakhir

Program literasi keuangan dan revitalisasi perpustakaan ini merupakan contoh baik dari komitmen Danamon dalam mendukung pengembangan pendidikan dan budaya literasi yang inklusif di Indonesia. Dengan demikian, dapat memperkuat fondasi generasi muda Indonesia yang berkelanjutan.

Dengan adanya program ini, siswa dapat memahami tentang pentingnya literasi keuangan dan bagaimana cara mengelolanya dengan baik. Selain itu, program ini juga dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dan memperkuat fondasi generasi muda Indonesia yang berkelanjutan.

Demikian informasi tentang program literasi keuangan dan revitalisasi perpustakaan di Sekolah Suria Harapan School, Jambi. Semoga bermanfaat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://rm.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/320749/dorong-generasi-muda-lebih-cerdas-finansial-danamon-gelar-literasi-keuangan-dan-revitalisasi-perpustakaan-di-jambi, without altering the facts of the original article.