ASN yang Rajin Absen Tapi Tidak Masuk Kantor: Modus Baru yang Bikin Banyak Orang Bingung

**ASN yang Rajin Absen Tapi Tidak Masuk Kantor: Modus Baru yang Bikin Banyak Orang Bingung** **Momen Penentu di Menit Akhir** Polisi mengungkap praktik manipulasi absensi yang melibatkan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Brebes. Para pelaku diduga menggunakan sejumlah cara untuk mengecoh sistem absensi online agar lokasi kehadiran tidak sesuai dengan posisi sebenarnya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Para pelaku menggunakan fitur Mock Location pada perangkat Android untuk mengirimkan koordinat palsu ke sistem absensi. Selain itu, ada modus lain di mana perangkat melakukan root atau menggunakan framework untuk hook langsung ke API Location Manager. Cara terakhir, yang disebutnya kemungkinan dilakukan dalam kasus ASN terbaru, adalah mengirim request langsung ke API backend Presensi dengan daftar koordinat yang sudah disiapkan terlebih dahulu. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya, kelemahan sistem absensi ini ada di server absensi. Jadi, bisa mengakses backend yang tidak dilindungi dengan baik atau dibiarkan terbuka karena satu dan lain hal. Ini merupakan hal yang serius dan artinya ada reverse engineering terhadap protokol/API. Hal ini patut diduga karena ada pernyataan resmi bahwa “server dimatikan tetapi absen tetap masuk”. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Untuk mencegah hal serupa kembali terjadi, Alfons menyarankan beberapa langkah. Pertama adalah melakukan validasi saat ada permintaan dari perangkat yang tidak dimodifikasi. Berikutnya memastikan permintaan tanpa signature yang valid ke API langsung ditolak. Alfons juga meminta melakukan pengecekan crosscheck sinyal lokasi majemuk. Selain itu, Alfons juga menyarankan melakukan deteksi adanya anomali dalam server. Misalnya perubahan lokasi dalam waktu singkat. Alfons juga menyarankan bisa mempertimbangkan untuk menggunakan sistem berbasis biometrik liveness untuk memastikan keabsahan absensi dan memastikan server tetap aman. Sekarang, kasus dugaan penyalahgunaan sistem presensi elektronik ASN dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes telah terungkap. Sembilan tersangka terlibat dalam kasus tersebut. Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dugaan absensi online ilegal pada 29-30 April 2026 oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes. Dari hasil penyelidikan diketahui adanya pengalohan titik koordinat pada sistem tersebut dan membuat ASN bisa melakukan absensi meski tidak berada dalam lokasi yang ditentukan. **Latar Belakang dan Konteks** Kasus ini menunjukkan bahwa sistem absensi online masih rentan terhadap manipulasi. Hal ini terjadi karena kelemahan sistem absensi yang ada di server absensi. Jadi, bisa mengakses backend yang tidak dilindungi dengan baik atau dibiarkan terbuka karena satu dan lain hal. Ini merupakan hal yang serius dan artinya ada reverse engineering terhadap protokol/API. **Dampak untuk ASN dan Pemerintah** Kasus ini memiliki dampak yang signifikan bagi ASN dan pemerintah. Sistem absensi online yang dapat dimanipulasi dapat menyebabkan ASN tidak masuk kerja, tetapi masih mendapatkan gaji. Hal ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi negara. Selain itu, kasus ini juga dapat menimbulkan kecurangan dan penyalahgunaan dalam sistem pemerintahan. **Solusi dan Rekomendasi** Untuk mencegah hal serupa kembali terjadi, perlu dilakukan beberapa langkah. Pertama adalah melakukan validasi saat ada permintaan dari perangkat yang tidak dimodifikasi. Berikutnya memastikan permintaan tanpa signature yang valid ke API langsung ditolak. Alfons juga meminta melakukan pengecekan crosscheck sinyal lokasi majemuk. Selain itu, Alfons juga menyarankan melakukan deteksi adanya anomali dalam server. Misalnya perubahan lokasi dalam waktu singkat. Alfons juga menyarankan bisa mempertimbangkan untuk menggunakan sistem berbasis biometrik liveness untuk memastikan keabsahan absensi dan memastikan server tetap aman. Dengan demikian, kasus dugaan penyalahgunaan sistem presensi elektronik ASN dalam lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes dapat dijadikan pelajaran bagi ASN dan pemerintah untuk meningkatkan sistem absensi online dan mencegah kecurangan dan penyalahgunaan dalam sistem pemerintahan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260722142023-37-752928/modus-asn-rajin-absen-padahal-tidak-masuk-kantor-terungkap, without altering the facts of the original article.

Bumi Panas Ekstrem Menghadapi Rekor Dingin Paling Parah dalam Sejarah

**Bumi Panas Ekstrem Menghadapi Rekor Dingin Paling Parah dalam Sejarah** **Pembuka** Saat sebagian besar belahan Bumi diguncang gelombang panas ekstrem dan suhu memecahkan rekor di Amerika Serikat, Eropa hingga Asia, benua paling selatan Bumi justru mencatat suhu terendah dalam lebih dari satu dekade. Pada 18 Juli 2026, Stasiun Penelitian Concordia di Dataran Tinggi Antartika Timur mencatat suhu -84,1 derajat Celcius, suhu terendah yang pernah terukur di mana pun di Bumi sejak September 2012. **Momen Penentu di Menit Akhir** Fakta dan kronologi kejadian berdasarkan referensi: Pada 18 Juli 2026, Stasiun Penelitian Concordia di Dataran Tinggi Antartika Timur mencatat suhu -84,1 derajat Celcius. Angka ini juga hanya berselisih 0,5 derajat Celcius dari rekor terendah sepanjang masa stasiun tersebut, yaitu -84,7°C yang tercatat pada Agustus 2010. Di saat yang sama, kota Omidieh di Iran mencatat suhu tertinggi mencapai 52,7°C, menjadi angka terpanas yang tercatat sejauh tahun 2026. Artinya, suhu antara wilayah terpanas dan terdingin di Bumi dalam minggu ini mencapai 136,8 derajat Celcius. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Stasiun Concordia terletak di ketinggian lebih dari 3.200 meter di atas permukaan laut, jauh di pedalaman benua Antartika. Lokasi ini sangat ideal untuk pembekuan ekstrem. Udaranya sangat tipis dan kering, sehingga hampir tidak ada zat yang dapat menahan sisa panas yang ada, sementara lapisan es memancarkan sisa panasnya ke langit yang jernih. Meskipun sangat dingin, suhu ini belum mematahkan rekor terendah resmi yang diakui Organisasi Meteorologi Dunia (WMO). Rekor dunia masih dipegang oleh Stasiun Vostok, juga di Antartika, yang mencatat suhu -89,2°C (-128,6°F) pada 21 Juli 1983. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Fenomena ini menunjukkan betapa luasnya rentang suhu yang dapat ditampung oleh Bumi, sekaligus mengingatkan bahwa cuaca ekstrem terjadi secara bersamaan di berbagai belahan dunia, dan tidak bertentangan dengan fakta perubahan iklim global. Para peneliti memperkirakan suhu di Antartika masih berpotensi turun lebih rendah lagi hingga akhir Agustus, sebelum musim dingin berakhir dan matahari kembali ke wilayah tersebut. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kesimpulan singkat adalah bahwa Bumi masih menunjukkan keanekaragaman dan kompleksitas cuacanya. Suhu ekstrem yang terjadi di berbagai belahan dunia tidak hanya menunjukkan kekuatan alam, tetapi juga mengingatkan kita akan pentingnya menjaga lingkungan dan menghadapi perubahan iklim global. Jalan panjang yang masih harus ditempuh adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang perubahan iklim dan cuaca ekstrem, serta meningkatkan upaya untuk mengurangi dampaknya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260722121839-37-752867/situasi-sudah-parah-rekor-paling-dingin-muncul-pas-bumi-panas-ekstrem, without altering the facts of the original article.

Geger Mantan Menteri RI Terciduk Jualan Beras di Glodok

Geger Mantan Menteri RI Terciduk Jualan Beras di Glodok Pada tahun 1980-an, mantan Menteri Agama RI Saifuddin Zuhri terbongkar berjualan beras di Pasar Glodok, Jakarta. Aktivitas ini dilakukan setiap pagi, setelah menunaikan salat Dhuha, dengan menyetir mobil sendiri dan mengangkut barang dagangan menuju pasar. **Momen Penentu di Menit Akhir** Mantapnya kehidupan pejabat negara setelah pensiun sering menjadi tanda tanya publik. Terkadang, mereka memilih menikmati masa tua, tetapi ada pula yang tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup. Saifuddin Zuhri merupakan salah satu contoh yang menarik perhatian. Dia dilantik sebagai Menteri Agama RI ke-10 pada 2 Maret 1962 dan mengakhiri masa jabatannya pada 1967. Setelah benar-benar pensiun dari jabatan negara, kehidupannya berubah jauh dari kemewahan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada era 1980-an, Saifuddin diketahui berjualan beras di Pasar Glodok. Aktivitas ini dilakukan setiap pagi sekitar pukul 09.00 WIB, seusai menunaikan salat Dhuha, dengan menyetir mobil sendiri dan mengangkut barang dagangan menuju pasar. Yang menarik, kegiatan berdagang tersebut berlangsung cukup lama tanpa diketahui keluarganya. Mereka hanya mengetahui Saifuddin selalu pulang membawa uang, tetapi tidak pernah tahu dari mana penghasilan itu berasal. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kejadian ini menunjukkan bahwa Saifuddin Zuhri memiliki nilai-nilai yang kuat dalam menjalani hidup. Dia tidak hanya menikmati kehidupan sebagai mantan menteri, tetapi juga memiliki niat untuk tetap bekerja dan memberikan kontribusi pada masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa dia memiliki kesadaran akan tanggung jawab sosial dan keinginan untuk tetap menjadi bagian dari masyarakat. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian ini juga menunjukkan bahwa Saifuddin Zuhri memiliki peran yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat. Dia tidak hanya berdagang, tetapi juga memiliki pengaruh yang signifikan dalam membantu orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa dia memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin yang baik dan memiliki visi untuk membantu orang lain. Dalam autobiografinya Berangkat dari Pesantren (1984), Saifuddin menceritakan bahwa pada 1942, ketika anak pertamanya lahir, dia pernah mencari nafkah sebagai pedagang. Saat itu, dia menjual apa saja yang bisa menghasilkan uang. Mulai dari pakaian bekas, peralatan rumah tangga bekas, hingga rokok. Kesederhanaan Saifuddin ternyata sudah terlihat sejak masih menjabat sebagai Menteri Agama. Baginya, jabatan merupakan amanah yang tidak boleh dimanfaatkan untuk memperoleh keistimewaan pribadi. Salah satu sikap yang paling dikenal adalah penolakannya terhadap fasilitas rumah dinas. Meski berhak menempati rumah dinas menteri, Saifuddin memilih tetap tinggal di rumah pribadinya di Jalan Dharmawangsa Raya No. 4, Kebayoran Baru. Bahkan ketika didesak agar menerima fasilitas tersebut, dia tetap menolak karena tidak ingin bersikap serakah. “Kalau begitu aku serakah namanya. Kalau menteri agama sudah serakah, bagaimana yang lain… sikapku tegas. Sejak itu aku tetap menempati rumah sendiri hingga sekarang,” tegasnya. Saifuddin kemudian memilih menyicil rumah sendiri di kawasan Jalan Hang Tuah 1/6, Kebayoran Baru, sebagai wujud komitmennya menjalani hidup sederhana dan mandiri. Setelah cicilan lunas, rumah tersebut bahkan dihibahkan secara cuma-cuma untuk kepentingan sosial Nahdlatul Ulama. Jejak hidup Saifuddin Zuhri berakhir pada 25 Februari 1986 setelah berjuang melawan sakit. Berpuluh tahun setelah meninggalkan jabatan, pengabdiannya seolah berlanjut ketika putra bungsunya, Lukman Hakim Saifuddin, dipercaya menjadi Menteri Agama dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Kehidupan Saifuddin Zuhri merupakan contoh yang menarik perhatian. Dia menunjukkan bahwa setelah pensiun dari jabatan negara, seseorang dapat tetap menjadi bagian dari masyarakat dan memberikan kontribusi pada orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai yang kuat dapat membantu seseorang menjalani hidup dengan lebih sejahtera.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260714151404-25-750735/geger-mantan-menteri-ri-terciduk-jualan-beras-di-glodok, without altering the facts of the original article.

Heboh! Dukun di Jakarta Ngaku Kenal Orang Istana, Sukses Raup Miliaran

**Heboh! Dukun di Jakarta Ngaku Kenal Orang Istana, Sukses Raup Miliaran** **Pembuka** Pada tahun 1949, Jakarta menjadi saksi kejadian penipuan yang sangat mengejutkan. Seorang wanita bernama Raden Ajoe mengaku memiliki kemampuan sebagai dukun dan peramal, serta mengenal seseorang kaya raya yang bolak-balik di Istana Negara. Dengan modus ini, dia berhasil menipu banyak orang dan mengumpulkan uang yang sangat fantastis. **Mengapa & Dampak** Pada awal abad ke-20, kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal mistis masih sangat kuat. Banyak orang percaya bahwa dukun dan peramal memiliki kemampuan untuk melihat masa depan dan mengetahui lokasi harta karun yang terpendam. Raden Ajoe memanfaatkan kepercayaan ini dengan mengaku memiliki kemampuan tersebut. Dia juga memainkan sandiwara lain dengan berpura-pura menelepon seorang temannya yang disebut sebagai orang kaya di Istana Negara. Aksi ini membuat para korban semakin yakin bahwa dia memiliki koneksi dengan kalangan berpengaruh. Namun, penipuan Raden Ajoe akhirnya terbongkar setelah seorang pengusaha China melaporkannya kepada polisi. Hasil penyelidikan menemukan bahwa Raden Ajoe bukanlah seorang dukun, melainkan pengangguran yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat. Penyelidikan juga menemukan bahwa dia telah menipu banyak orang di Jakarta, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya, dengan nilai uang yang dikumpulkan hingga 175.570 gulden. Jika dikonversikan dengan harga emas tahun 2024, nilainya setara sekitar Rp4 miliar. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Raden Ajoe mengaku memiliki kemampuan sebagai dukun dan peramal, serta mengenal seseorang kaya raya yang bolak-balik di Istana Negara. 2. Dia memainkan sandiwara lain dengan berpura-pura menelepon seorang temannya yang disebut sebagai orang kaya di Istana Negara. 3. Penyelidikan menemukan bahwa Raden Ajoe bukanlah seorang dukun, melainkan pengangguran yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kejadian penipuan Raden Ajoe dapat dijadikan contoh penting tentang pentingnya kesadaran masyarakat terhadap penipuan. Dengan memahami modus penipuan dan tidak terlalu percaya dengan klaim-klaim yang tidak masuk akal, kita dapat menghindari menjadi korban penipuan. Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan bahwa penipuan dapat terjadi di mana saja dan pada siapa saja, sehingga kita harus selalu waspada dan tidak terlalu percaya dengan orang atau klaim yang tidak terpercaya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian penipuan Raden Ajoe dapat dijadikan pelajaran penting tentang pentingnya kesadaran masyarakat terhadap penipuan. Dengan memahami modus penipuan dan tidak terlalu percaya dengan klaim-klaim yang tidak masuk akal, kita dapat menghindari menjadi korban penipuan. Namun, untuk melakukan ini, kita harus selalu waspada dan tidak terlalu percaya dengan orang atau klaim yang tidak terpercaya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260715160936-25-751065/heboh-dukun-di-jakarta-ngaku-kenal-orang-istana-sukses-raup-miliaran, without altering the facts of the original article.

BRI Peduli Bantu Perempuan Ini Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut

**BRI Peduli Bantu Perempuan Ini Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut** **Pembuka** Rosyidah, seorang perempuan dari Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, telah mencapai kesuksesan dalam mengembangkan usaha olahan hasil laut dengan merek C’milzea. Dengan bantuan dari Pelatihan Purna Pekerja Migran yang diselenggarakan oleh BRI, Rosyidah berhasil meningkatkan penjualan produknya dan memperluas pilihan produk yang ditawarkan kepada konsumen. **Mengapa & Dampak** Empat tahun bekerja sebagai pekerja migran di Malaysia menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup Rosyidah. Setelah kembali ke Indonesia, ia melihat potensi yang selama ini begitu dekat dengan kehidupan masyarakat pesisir, yaitu hasil laut yang tersedia dalam jumlah melimpah namun belum diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Dengan demikian, Rosyidah melihat sebuah peluang yang layak diperjuangkan untuk membuka kesempatan bagi para ibu nelayan di sekitar lingkungannya untuk ikut berkarya dan memperoleh tambahan penghasilan. **Momen Penentu di Menit Akhir** Rosyidah mulai merintis usaha olahan hasil laut dengan merek C’milzea. Namun, perjalanan membangun usaha tidaklah mudah. Tantangan terbesar yang dihadapi Rosyidah justru datang dari proses membangun kepercayaan diri sebagai seorang pelaku usaha. Ia harus belajar mengubah pola pikir, bangkit dari berbagai keraguan, hingga memahami cara memasarkan produknya agar semakin dikenal masyarakat. Keinginan untuk terus berkembang membawanya mengikuti Pelatihan Purna Pekerja Migran yang diselenggarakan oleh BRI. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Rosyidah mengikuti Pelatihan Purna Pekerja Migran yang diselenggarakan oleh BRI untuk memperkuat kemampuan berwirausaha sekaligus memperluas wawasan mengenai pengembangan usaha. – Melalui pelatihan tersebut, Rosyidah memperoleh perspektif baru yang membantunya melihat usahanya dengan cara yang berbeda. – Rosyidah juga memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI sebagai tambahan modal untuk mengembangkan usahanya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Perubahan tersebut turut berdampak pada perkembangan usahanya. Jika sebelumnya penjualan C’milzea rata-rata hanya mencapai sekitar 50 kemasan, kini meningkat menjadi sekitar 70 hingga 100 kemasan. Selain itu, produk yang awalnya terbatas kini berkembang menjadi tiga variasi produk. Bagi Rosyidah, perjalanan dari negeri rantau hingga membangun usaha di kampung halaman menjadi bukti bahwa kesempatan untuk bertumbuh selalu terbuka bagi siapa saja yang mau belajar. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dukungan melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan fasilitas KUR BRI membantu Rosyidah untuk terus berkembang dan meningkatkan penjualan produknya. Namun, perjalanan membangun usaha masih panjang dan penuh tantangan. Rosyidah akan terus belajar dan berkembang untuk memenuhi kebutuhan konsumen dan meningkatkan kesuksesan usahanya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260719143046-25-751953/bri-peduli-bantu-perempuan-ini-kembangkan-usaha-olahan-hasil-laut, without altering the facts of the original article.

Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli Bantu UMKM Tingkatkan Omzet

**Pelatihan Sertifikasi Halal BRI Peduli Bantu UMKM Tingkatkan Omzet** **Pembuka** Banyak usaha kecil yang lahir dari masa-masa sulit, termasuk BUNCY, usaha rumahan milik Lucy Emilda yang mulai dirintis pada tahun 2020 ketika pandemi memaksa banyak orang mencari cara untuk tetap bertahan. Dari dapur sederhana di Cimahi, Jawa Barat, Lucy mengolah cheese stick dengan harapan sederhana, menghadirkan camilan yang disukai banyak orang sekaligus menjadi penopang ekonomi keluarga. **Momen Penentu di Menit Akhir** Usaha BUNCY terus berkembang dengan mengedepankan cita rasa dan kualitas pada setiap produk yang dihasilkan. Namun, membangun sebuah usaha bukanlah perjalanan yang mudah. Di tengah persaingan industri makanan ringan yang semakin ketat, membangun kepercayaan konsumen menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Lucy dalam mengembangkan usahanya. Baginya, kepercayaan merupakan modal penting agar sebuah produk dapat diterima oleh masyarakat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Lucy mengaku bahwa usaha kuliner, khususnya yang telah memiliki sertifikat halal, lebih mudah mendapatkan kepercayaan konsumen. Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal dari BRI, BUNCY memperoleh kesempatan untuk melengkapi legalitas usahanya. Sertifikat halal menjadi pijakan awal bagi Lucy untuk melangkah lebih jauh dalam mengembangkan usahanya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Setelah mendapatkan sertifikasi halal, Lucy tidak berhenti sampai di situ. Ia melanjutkan pengurusan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) agar produknya memiliki legalitas yang semakin lengkap dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. “Setelah memiliki Sertifikasi Halal saya lanjut mengurus Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dengan kelengkapan tersebut saya bisa lebih luas melakukan jangkauan pasar dan berdampak pada peningkatan revenue usaha saya,” cerita Lucy. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Bagi Lucy, manfaat program ini tidak hanya terletak pada sertifikat yang diterima, tetapi juga pada proses pendampingan yang membuat seluruh tahapan pengurusan terasa lebih mudah. Mulai dari persyaratan hingga administrasi, setiap proses dilalui dengan arahan yang jelas sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnisnya. “Terima kasih kepada BRI yang telah memfasilitasi saya mendapatkan sertifikat halal, dengan segala kemudahan syarat dan administrasi, petunjuk dari petugas saya merasa sangat terbantu. Usaha saya sangat terbantu dengan program ini,” imbuhnya. **Kesimpulan** Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny mengungkapkan bahwa BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, terus mengambil peran membantu pelaku UMKM melalui kegiatan pelatihan dan pemberian sertifikasi halal yang diharapkan dapat menciptakan UMKM yang dapat bersaing di pasar. Melalui pelatihan ini, BRI berharap pelaku UMKM mampu menjaga mutu produk, memperluas akses pasar, dan semakin siap naik kelas. **Output** Dengan dukungan dari BRI Peduli, BUNCY terus melangkah dengan keyakinan yang lebih besar. Dari sebuah dapur sederhana di Cimahi, usaha yang lahir di tengah pandemi ini membuktikan bahwa kesempatan dan pendampingan yang tepat mampu membantu pelaku UMKM tumbuh lebih percaya diri, memperluas pasar, dan terus berkembang secara berkelanjutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260720115458-25-752159/pelatihan-sertifikasi-halal-bri-peduli-bantu-umkm-tingkatkan-omzet, without altering the facts of the original article.

Bikin Geger! Pejabat RI Terciduk Naik Angkot, Tolak Pakai Mobil Dinas

**Bikin Geger! Pejabat RI Terciduk Naik Angkot, Tolak Pakai Mobil Dinas** **Momen Penentu di Menit Akhir** Di saat banyak pejabat memanfaatkan mobil dinas untuk berbagai keperluan, pejabat Indonesia bernama Baharuddin Lopa justru memilih naik angkutan kota (angkot) saat akhir pekan. Bukan karena tidak memiliki kendaraan, melainkan karena dia berpegang teguh pada prinsip bahwa mobil dinas hanya boleh digunakan untuk menjalankan tugas negara. Bagi Lopa, menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi adalah sesuatu yang haram. Prinsip itu diterapkannya tanpa pengecualian. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Baharuddin Lopa, Jaksa Agung ke-17 RI, dikenal sebagai sosok sederhana yang tidak pernah menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi. Bahkan, saat menghadiri pesta pernikahan pada 1980-an, dia turun dari angkot dan berjalan memasuki lokasi acara seperti tamu lainnya. Ketika ditanya mengapa dia tidak menggunakan mobil dinas, Lopa menjawab dengan tenang, “Ini hari Minggu. Ini juga bukan acara dinas. Jadi, saya tak boleh datang dengan mobil kantor.” **Apa Artinya Ini ke Depan?** Sikap Lopa yang sederhana dan tidak pernah menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi menjadi contoh yang baik bagi pejabat lainnya. Dengan demikian, mereka dapat menghindari kesan yang tidak pantas dan mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi. Selain itu, sikap Lopa juga menunjukkan bahwa seseorang dapat menjadi pejabat yang berpengaruh tanpa harus menggunakan mobil dinas. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meskipun Baharuddin Lopa telah meninggal pada tahun 2001, namun legacy-nya masih terasa hingga saat ini. Banyak pejabat yang telah mengikuti jejaknya dan menggunakan angkot atau transportasi umum lainnya untuk keperluan pribadi. Namun, masih banyak lagi pejabat yang perlu dipicu untuk mengikuti jejak Lopa dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Baharuddin Lopa meninggal pada tahun 2001 setelah berpenyakit jantung. Dia meninggalkan jejak yang sangat baik bagi pejabat lainnya. Lopa tidak pernah menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi dan selalu mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi. Dia adalah contoh yang baik bagi pejabat lainnya dan harus diingat sebagai sosok yang sederhana dan tidak pernah melupakan kepentingan negara.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260714162653-25-750768/bikin-geger-pejabat-ri-terciduk-naik-angkot-tolak-pakai-mobil-dinas, without altering the facts of the original article.

Proyek RI Ini Bikin Belanda Kagum, Ternyata Sempat Tanam Kepala Kerbau

**Proyek RI Ini Bikin Belanda Kagum, Ternyata Sempat Tanam Kepala Kerbau** **Pembuka** Saat ini, teknologi dan inovasi menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi kemajuan suatu negara. Namun, pernahkah Anda tahu bahwa ada seorang insinyur Indonesia yang telah membuat Belanda terpukau dengan karyanya? Ya, kita akan membahas tentang Sedyatmo, sosok yang dikenal sebagai penemu konstruksi fondasi “cakar ayam” dan telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan dalam dunia teknik. **Mengapa & Dampak** Pada tahun 1936, Sedyatmo mendapat kepercayaan dari Mangkunegoro VII untuk membangun jembatan air di Desa Wiroko, Wonogiri. Proyek ini bukan pekerjaan mudah, karena lokasi pembangunan masih terpencil, akses jalannya belum memadai, dan kawasan sekitarnya dipenuhi ular berbisa. Meski begitu, Sedyatmo tidak gentar dan menyusun rancangan jembatan dengan prinsip hemat bahan, hemat biaya, dan hemat waktu, tetapi tetap menghasilkan bangunan yang kuat dan berkualitas. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Sedyatmo tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat dengan membangun jembatan air yang efektif, tetapi ia juga tidak meninggalkan adat masyarakat tempat ia bekerja. Sebelum pembangunan dimulai, ia memotong seekor kerbau dan menanam kepalanya di sekitar lokasi proyek. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa saat itu, kepala kerbau yang ditanam merupakan persembahan kepada roh-roh penjaga tempat agar pembangunan berjalan lancar dan para pekerja mendapat perlindungan. Namun, Sedyatmo menegaskan bahwa ia tidak menjalankan tradisi tersebut karena mempercayai unsur mistisnya, tetapi karena ingin menghormati masyarakat yang terlibat dalam proyek tersebut. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keberhasilan Sedyatmo dalam membangun jembatan air yang efektif dan menghormati adat masyarakat menjadi titik balik dalam kariernya. Kemampuan Sedyatmo menarik perhatian salah satu pejabat tinggi di Departemen Pekerjaan Umum (PU) Hindia Belanda, Prof. Ir. Bijlaard. Sang profesor meminta insinyur jembatan itu bergabung dengan Departemen PU. Ini menjadikan Sedyatmo sebagai orang Jawa pertama yang bekerja di departemen tersebut. Setelahnya, prestasi Sedyatmo terus bertambah, dan tahun 1953, dia diangkat menjadi Profesor. **Momen Penentu di Menit Akhir** Keberhasilan Sedyatmo dalam membangun jembatan air yang efektif dan menghormati adat masyarakat bukan hanya berdampak pada kariernya, tetapi juga pada kemajuan teknologi di Indonesia. Sedyatmo merupakan contoh nyata bahwa dengan kemampuan dan dedikasi yang kuat, seseorang dapat mencapai kesuksesan dan meninggalkan jejak yang tak terlupakan dalam dunia teknik. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam kesimpulan, keberhasilan Sedyatmo dalam membangun jembatan air yang efektif dan menghormati adat masyarakat merupakan contoh nyata bahwa kemampuan dan dedikasi yang kuat dapat mencapai kesuksesan. Sedyatmo merupakan inspirasi bagi generasi masa depan untuk terus meningkatkan kemampuan dan dedikasi mereka dalam mencapai kesuksesan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260720132653-25-752202/proyek-ri-ini-bikin-belanda-kagum-ternyata-sempat-tanam-kepala-kerbau, without altering the facts of the original article.

Sosok Ini Jadi Guru Spiritual Presiden RI, Ramalannya Tokcer

**Sosok Ini Jadi Guru Spiritual Presiden RI, Ramalannya Tokcer** Di balik kekuasaan seorang presiden, terkadang ada sosok yang jarang diketahui publik. Bagi Presiden ke-2 RI Soeharto, sosok itu adalah guru spiritual bernama Rama Diyat atau Raden Panji Soediyat Prawirokoesoemo. Kedekatannya dengan orang nomor satu di Indonesia membuat rumah Rama Diyat disebut selalu dijaga kendaraan militer. **Momen Penentu di Menit Akhir** Menurut Hakim Agung Adi Andojo Soetjipto, yang pernah bertetangga dengan Rama Diyat di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, pada 1970-an, rumah Rama Diyat selalu dijaga oleh kendaraan militer. “Di Jalan Sriwijaya itu kami bertetangga dengan penasehat spiritual Presiden Soeharto, yakni Romo Diyat. Nyatanya di rumah Romo Diyat itu selalu ada kendaraan militer yang berada di situ, mungkin kendaraan pengawal,” tulis Adi. Rama Diyat diangkat Soeharto sebagai asisten pribadi dengan pangkat Brigadir Jenderal Kehormatan. Menurut Ahmad Moestahal dalam Dari Gontor ke Pulau Buru: Memoar H. Achmadi Moestahal (2002), Rama Diyat diangkat sebagai Spri dengan pangkat Brigjen Kehormatan. Sejarawan M.C. Ricklefs dalam Mengislamkan Jawa (2013) juga menyebut Rama Diyat merupakan guru spiritual Soeharto. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut Moestahal, Rama Diyat awalnya merupakan seorang kapten tentara yang ikut bertempur dalam Perang Kemerdekaan. Pada 1950, dia memutuskan berhenti dari militer dan mulai mengajarkan ilmu kebatinan. Muridnya berasal dari berbagai kalangan, termasuk Soeharto. Hubungan keduanya disebut semakin erat ketika Soeharto mengalami masa-masa sulit dalam karier militernya. Salah satunya terjadi pada pertengahan 1965. Waktu itu, Soeharto merasa kariernya stagnan. Dia kalah pamor dari rekan-rekan seangkatannya dan tak memperoleh jabatan strategis. Saat Konfrontasi Indonesia-Malaysia pada 1963, dia bahkan berada di bawah komando Omar Dhani yang merupakan juniornya. “Selain itu, dia juga merasa dikucilkan dari lingkaran dalam Ahmad Yani karena keterbatasan bahasa dan lebih tertutup,” ungkap Jusuf Wanandi dalam Shades of Grey: A Political Memoir of Modern Indonesia (2012). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Rama Diyat pernah berpesan kepada Soedjono untuk menjaga Soeharto karena telah diramalkan bahwa suatu hari nanti dia akan menjadi orang besar. Soeharto pun mengurungkan niatnya untuk mengundurkan diri dari dinas militer. Tak lama kemudian meletus peristiwa G30S 1965. Setelah sejumlah perwira tinggi Angkatan Darat gugur, Soeharto mengambil alih kendali operasi dan kariernya melesat hingga akhirnya menjadi Presiden ke-2 RI. Meski memiliki kedudukan istimewa di lingkungan Presiden, tidak banyak catatan resmi mengenai nasihat-nasihat yang diberikan Rama Diyat selama Soeharto memimpin Indonesia. Namun, hubungan keduanya ternyata telah terjalin jauh sebelum sang jenderal menjadi presiden. Ini menunjukkan bahwa Rama Diyat telah memainkan peran penting dalam menentukan nasib Soeharto. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian ini menunjukkan bahwa kekuasaan tidak dapat diprediksi dan bahwa seseorang dapat berubah menjadi orang besar dalam waktu singkat. Rama Diyat telah memainkan peran penting dalam menentukan nasib Soeharto, dan hubungan keduanya terus berlanjut bahkan setelah Soeharto menjadi presiden. Ini menunjukkan bahwa kekuasaan dan kejayaan dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor tidak terduga. Artikel ini mengungkapkan bahwa Rama Diyat memiliki peran penting dalam menentukan nasib Soeharto, dan hubungan keduanya terus berlanjut bahkan setelah Soeharto menjadi presiden. Kejadian ini menunjukkan bahwa kekuasaan tidak dapat diprediksi dan bahwa seseorang dapat berubah menjadi orang besar dalam waktu singkat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260716093950-25-751218/sosok-ini-jadi-guru-spiritual-presiden-ri-ramalannya-tokcer, without altering the facts of the original article.

Bihun Goreng Putih: Menu Sederhana Favorit Keluarga yang Gurih dan Tidak Lengket

**Bihun Goreng Putih: Menu Sederhana Favorit Keluarga yang Gurih dan Tidak Lengket** Bihun goreng putih menjadi salah satu hidangan rumahan yang banyak digemari karena rasanya gurih, teksturnya lembut, dan cocok dipadukan dengan berbagai lauk. Berbeda dengan bihun goreng berbumbu kecap, versi putih memiliki cita rasa yang lebih ringan sehingga aroma bawang dan kaldu terasa lebih menonjol. Banyak orang yang mencari menu sederhana dan lezat untuk keluarganya, dan bihun goreng putih adalah salah satu pilihan yang tepat. **Momen Penentu di Menit Akhir** Berdasarkan liputan 6.com, Jakarta, bihun goreng putih dapat dibuat dengan mudah dan cepat. Berikut adalah langkah-langkah membuat bihun goreng putih: Rendam bihun menggunakan air hangat selama beberapa menit hingga teksturnya lunak. Setelah itu, tiriskan hingga airnya benar-benar berkurang. Hindari merendam bihun terlalu lama karena dapat membuat teksturnya lembek dan mudah hancur saat ditumis. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bawang putih sampai harum dan berwarna keemasan. Masukkan telur, aduk hingga menjadi orak-arik. Setelah itu, tambahkan ayam suwir atau udang jika digunakan, lalu masak hingga matang. Tambahkan irisan wortel dan kol ke dalam tumisan. Aduk beberapa menit hingga sayuran mulai layu tetapi masih terasa renyah. Masukkan daun bawang menjelang akhir proses menumis agar aromanya tetap segar. Masukkan bihun yang telah ditiriskan ke dalam wajan. Tambahkan garam, merica, dan kaldu bubuk secukupnya. Aduk perlahan menggunakan dua spatula agar bihun tercampur rata tanpa mudah putus. Masak hingga seluruh bumbu meresap. Cicipi bihun goreng putih, lalu sesuaikan rasa sesuai selera. Jika sudah pas, angkat dan sajikan selagi hangat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk membuat bihun goreng putih lebih maksimal: – Pilih jenis bihun yang tepat: Bihun jagung maupun bihun beras sama-sama cocok digunakan. Pilih sesuai selera karena keduanya memiliki tekstur yang sedikit berbeda. – Rendam bihun secukupnya: Rendam bihun menggunakan air hangat selama beberapa menit hingga teksturnya lunak. Setelah itu, tiriskan hingga airnya benar-benar berkurang. Hindari merendam bihun terlalu lama karena dapat membuat teksturnya lembek dan mudah hancur saat ditumis. – Jangan memasak bihun terlalu lama: Masak bihun hingga seluruh bumbu meresap, namun jangan memasaknya terlalu lama karena dapat membuat bihun menjadi keras dan tidak lezat. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Bihun goreng putih adalah menu sederhana dan lezat yang dapat disajikan dengan berbagai lauk. Banyak orang yang mencari menu sederhana dan lezat untuk keluarganya, dan bihun goreng putih adalah salah satu pilihan yang tepat. Dengan menggunakan tips-tips yang telah disebutkan di atas, Anda dapat membuat bihun goreng putih yang lebih maksimal dan lezat. Jangan lupa untuk menyajikannya selagi hangat dan dengan pelengkap yang tepat, seperti acar, bawang goreng, irisan cabai, atau kerupuk. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Bihun goreng putih dapat disimpan di dalam kulkas menggunakan wadah tertutup, namun sebaiknya dikonsumsi pada hari yang sama. Jika disimpan di dalam kulkas, hidangan ini umumnya dapat bertahan hingga 1–2 hari. Jangan ragu untuk mencoba membuat bihun goreng putih dan menyesuaikan resepnya dengan selera Anda. Selamat mencoba!

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8252034/cara-membuat-bihun-goreng-putih, without altering the facts of the original article.