AS Tak Bergegas Tekan Pemilu di [Negara Ini], Rezim Ingin Akhiri Pemilu

**AS Tak Bergegas Tekan Pemilu di Nikaragua, Rezim Ingin Akhiri Pemilu** **Pembuka** Pemerintah Amerika Serikat (AS) hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan meningkatkan tekanan besar terhadap Nikaragua, meski Presiden Daniel Ortega baru-baru ini menyatakan akan mengakhiri penyelenggaraan pemilu. Sikap Washington ini berbeda dengan pendekatannya terhadap Kuba dan Venezuela, yang dalam beberapa bulan terakhir menjadi sasaran tekanan politik dan ekonomi lebih agresif. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada 18 November 2025, Nikaragua telah mengalami kemenangan besar dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, dengan mengalahkan Nikaragua 2-0. Namun, pada saat itu, Presiden Ortega masih belum mengumumkan rencana untuk mengakhiri pemilu. Pada April 2026, AS menjatuhkan sanksi baru terhadap dua putra Ortega dan Wakil Presiden Rosario Murillo. Menurut analis politik Manuel Orozco, Washington sengaja menghindari intervensi langsung karena khawatir memicu gelombang migrasi maupun represi politik. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Beberapa hari setelah operasi AS terhadap Venezuela pada awal tahun ini, Nikaragua justru mengambil sejumlah langkah yang dianggap sebagai sinyal positif kepada Washington. Pemerintah Managua membebaskan puluhan tahanan yang sebelumnya diminta AS untuk dilepas, serta kembali memberlakukan persyaratan visa bagi warga Kuba guna membatasi arus migrasi menuju Amerika Utara. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Menurut Profesor Departemen Studi Global Universitas California, Santa Barbara, Kai Thaler, perhatian Washington terhadap Nikaragua masih kalah dibanding Kuba maupun Venezuela. “Bagi Marco Rubio, Kuba jauh lebih penting daripada Nikaragua. Selain itu, Nikaragua tidak memiliki sumber daya alam seperti Venezuela,” ujar Thaler. Orozco menilai bahwa AS akan lebih fokus pada strategi tekanan jangka panjang menjelang pemilu yang secara teori dijadwalkan berlangsung pada November 2027. **Mengapa & Dampak** Kondisi ini terjadi karena rezim Sandinista yang berkuasa sejak 2007 belum menghadapi tekanan ekonomi maupun gejolak sosial yang signifikan. Karena itu, intervensi langsung AS justru berpotensi memaksa proses transisi yang belum tentu berjalan sesuai harapan Washington. Ortega tetap melontarkan kritik keras terhadap AS, tetapi analis memperkirakan bahwa retorika anti-AS Ortega lebih ditujukan untuk konsumsi politik domestik. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam beberapa hari terakhir, AS tetap menjatuhkan sanksi baru terhadap Nikaragua. Namun, Washington sengaja menghindari intervensi langsung karena khawatir memicu gelombang migrasi maupun represi politik. Orozco menambahkan bahwa AS akan lebih fokus pada strategi tekanan jangka panjang menjelang pemilu yang secara teori dijadwalkan berlangsung pada November 2027. Di sisi lain, peluang perubahan kekuasaan dari dalam rezim juga dinilai masih kecil.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260725015021-4-753734/as-tak-bergegas-tekan-negara-ini-meski-rezim-ingin-akhiri-pemilu, without altering the facts of the original article.

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan, Saya Dikriminalisasi: Potret Kekerasan

**Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan, Saya Dikriminalisasi: Potret Kekerasan** **Momen Penentu di Menit Akhir** Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah resmi ditahan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) oleh Kejaksaan Agung. Ia langsung ditahan selama 20 hari di Rutan KPK Jakarta Timur sejak Jumat (24/7/2026). Penahanan ini merupakan hasil dari pemeriksaan yang berlangsung selama sekitar 10 jam, dari pukul 13.00 WIB hingga 23.00 WIB di Gedung Utama Kejaksaan Agung. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Febrie Adriansyah keluar dari Gedung Utama Kejaksaan Agung sekitar pukul 23.00 WIB dengan mengenakan pakaian batik. Ia langsung masuk ke dalam mobil dengan pengawalan ketat dari petugas. Sebelum meninggalkan lokasi, Febrie menyampaikan bahwa dirinya telah diperiksa sebagai tersangka dan langsung ditahan. Ia juga mengaku menerima keputusan tersebut meski menilai proses hukum yang menjeratnya merupakan bentuk kriminalisasi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dugaan TPPU disebut berkaitan dengan masa jabatannya di Kejaksaan, namun penyidik belum mengungkap modus yang disangkakan karena masih dalam tahap pembuktian. Penempatan di Rutan KPK bertujuan menjamin keamanan dan transparansi proses hukum. Kejagung juga menyebut bahwa alat bukti yang diajukan penyidik masih perlu didalami dan dikonfirmasi sehingga belum cukup menjadi dasar penahanan. Febrie Adriansyah juga mengungkapkan bahwa proses hukum yang menjeratnya merupakan bentuk kriminalisasi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dampak dari penahanan ini bagi Febrie Adriansyah masih belum jelas. Namun, dapat dipastikan bahwa proses hukum yang menjeratnya akan memakan waktu lama dan memerlukan banyak sumber daya. Febrie Adriansyah harus siap menghadapi proses hukum yang panjang dan rumit. Sementara itu, Kejaksaan Agung harus siap menjelaskan proses hukum yang menjeratnya dan pastikan bahwa proses hukum ini dilakukan dengan transparansi dan keadilan. **Pernyataan Febrie Adriansyah** Saya sudah diskusi dengan jaksa pemeriksa, bahwa alat bukti yang diajukan masih perlu didalami atau dikonfirmasi, sehingga menurut saya ini belum cukup untuk dilakukan penahanan. Di Gedung Bundar tidak pernah seperti ini, semua alat bukti harus dikonfirmasi dan diperdalam dulu, berkali-kali dilakukan ekspos baru kita yakin bahwa ini tidak zalim sehingga kita dikatakan tersangka, barulah kita bawa ke penahanan. **Kronologi** * Pukul 13.00 WIB: Febrie Adriansyah mulai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dugaan TPPU di Gedung Utama Kejaksaan Agung. * Pukul 23.00 WIB: Febrie Adriansyah keluar dari Gedung Utama Kejaksaan Agung dengan mengenakan pakaian batik. * Pukul 23.00 WIB: Febrie Adriansyah langsung masuk ke dalam mobil dengan pengawalan ketat dari petugas. **Dampak Penahanan** Penahanan Febrie Adriansyah dapat mempengaruhi reputasi Kejaksaan Agung dan memunculkan pertanyaan tentang proses hukum yang menjeratnya. Sementara itu, Febrie Adriansyah harus siap menghadapi proses hukum yang panjang dan rumit.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260724232541-7-753716/potret-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-ditahan-saya-dikriminalisasi, without altering the facts of the original article.

Pertamina Fokus Green Refinery, B50 Hanya Awalnya

**Pertamina Fokus Green Refinery, B50 Hanya Awalnya** **Pembuka** Pertamina Patra Niaga mendukung langkah pemerintah untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan proyek kilang hijau (green refinery) serta penerapan bahan bakar minyak jenis solar dicampur bahan bakar nabati (BBN) jenis sawit 50% atau biodiesel 50% (B50). Investasi saat ini difokuskan pada produksi energi terbarukan di berbagai kilang milik perusahaan. **Momen Penentu di Menit Akhir** Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Taufik Aditiyawarman menjelaskan bahwa perusahaan saat ini fokus pada pengembangan green refinery untuk menghasilkan produk ramah lingkungan seperti Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) dan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (sustainable aviation fuel/SAF). Selain itu, perusahaan juga tengah mengeksplorasi teknologi co-processing di Kilang Cilacap dan Balongan untuk memproduksi bio-gasoline guna menutupi celah kebutuhan bensin nasional. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Berdasarkan catatan perusahaan, saat ini sebanyak 82% SPBU di seluruh Indonesia sudah menyediakan solar dicampur dengan B50 hingga Juli 2026. Pertamina menargetkan ketersediaan B50 akan mencapai 100% secara nasional pada September mendatang setelah masa transisi dari produk B40 berakhir. Perusahaan juga menerapkan pengawasan melalui pengujian 14 parameter di laboratorium internal sebelum produk didistribusikan ke jaringan SPBU. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pertamina memastikan bahwa seluruh produk yang dihasilkan dari kilang tetap mengutamakan standar kualitas dan keamanan bagi mesin kendaraan masyarakat. Keberhasilan penerapan B50 diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor dan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam nasional. Sebagai catatan, dasar hukum pelaksanaan Program Mandatori Biodiesel B50 adalah Peraturan Menteri ESDM Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pengusahaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati, serta Kepmen ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026 Tahun 2026 tentang Kewajiban Pencampuran Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel dengan Bahan Bakar Minyak berupa Minyak Solar sebesar 50 persen dalam Kerangka Pembiayaan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan B50 pada Kamis (9/7/2026) sebagai agenda strategis pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM khususnya jenis solar dan memperkuat nilai tambah sumber daya alam nasional, serta menjaga ketahanan ekonomi dan kedaulatan energi Indonesia. Dengan diluncurkannya program B50, Indonesia resmi menjadi negara pertama di Dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50. Keberhasilan ini akan terus dinilai dan dinavigasi untuk meningkatkan ketahanan energi nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260725070608-4-753738/gak-cuma-b50-pertamina-juga-fokus-green-refinery, without altering the facts of the original article.

BP Tapera Ungkap 3 Alasan Gen Z Dominasi Pembeli Rumah Subsidi

**BP Tapera Ungkap 3 Alasan Gen Z Dominasi Pembeli Rumah Subsidi** **Momen Penentu di Menit Akhir** BP Tapera telah mencatat mayoritas penerima rumah subsidi saat ini berasal dari Generasi Z. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan hingga 23 Juli 2026 realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 111.537 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 71.250 penerima atau sekitar 74% merupakan pekerja swasta dan buruh. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Selain berdasarkan profesi, BP Tapera juga memetakan profil usia penerima FLPP. Hasilnya menunjukkan kelompok usia muda justru menjadi penyerap terbesar rumah subsidi. Temuan ini dinilai menggambarkan meningkatnya kesadaran generasi muda untuk memiliki rumah sejak dini sebagai aset jangka panjang. Kelompok usia 19-25 tahun itu sebanyak 40.263 orang. Kemudian milenial juga cukup besar, disusul kelompok usia di atasnya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pemerintah terus memperluas cakupan penerima manfaat FLPP agar dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Hingga tahun ini, jumlah profesi yang dapat mengakses pembiayaan rumah subsidi terus bertambah dibanding tahun sebelumnya. “Kita ingin menunjukkan bahwa program pembiayaan KPR Sejahtera FLPP ini semakin inklusif. Jangan sampai ada masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak tahu atau tidak bisa difasilitasi,” kata Heru. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Selain memperluas sasaran penerima, pemerintah juga sedang menyiapkan sejumlah penyempurnaan skema pembiayaan agar cicilan rumah subsidi semakin terjangkau. Salah satu yang tengah dibahas ialah penerapan tenor KPR hingga 40 tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. “Kita sekarang sedang mengupayakan implementasi tenor 40 tahun sesuai arahan Bapak Presiden pada peringatan May Day 2026. Skema ini sedang kami diskusikan bersama kementerian terkait agar semakin banyak masyarakat yang mampu membeli rumah melalui FLPP,” kata Heru. BP Tapera mencatat mayoritas penerima rumah subsidi saat ini berasal dari Generasi Z, disusul pekerja swasta dan buruh. Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, mengatakan hingga 23 Juli 2026 realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) telah mencapai 111.537 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 71.250 penerima atau sekitar 74% merupakan pekerja swasta dan buruh. BP Tapera juga memetakan profil usia penerima FLPP, dan hasilnya menunjukkan kelompok usia muda justru menjadi penyerap terbesar rumah subsidi. Temuan ini dinilai menggambarkan meningkatnya kesadaran generasi muda untuk memiliki rumah sejak dini sebagai aset jangka panjang. Pemerintah terus memperluas cakupan penerima manfaat FLPP agar dapat menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Hingga tahun ini, jumlah profesi yang dapat mengakses pembiayaan rumah subsidi terus bertambah dibanding tahun sebelumnya. Selain memperluas sasaran penerima, pemerintah juga sedang menyiapkan sejumlah penyempurnaan skema pembiayaan agar cicilan rumah subsidi semakin terjangkau. Salah satu yang tengah dibahas ialah penerapan tenor KPR hingga 40 tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260725013346-4-753731/gen-z-dominasi-pembeli-rumah-subsidi-bp-tapera-beberkan-datanya, without altering the facts of the original article.

Pertamina Patra Niaga Tegaskan Strategi Kurangi Impor BBM Bensin

**Pertamina Patra Niaga Tegaskan Strategi Kurangi Impor BBM Bensin** PT Pertamina Patra Niaga memiliki rencana untuk mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) khususnya bensin melalui pengembangan biogasoline di kilang dalam negeri. Mayoritas produk BBM yang diimpor saat ini adalah jenis bensin, sehingga perusahaan ini berusaha meningkatkan kemandirian dan kapasitas energi nasional dari dalam negeri. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pertamina Patra Niaga sedang mengupayakan penggunaan teknologi co-processing untuk meningkatkan kemandirian dan kapasitas energi nasional dari dalam negeri. Co-processing adalah proses pengolahan minyak bumi dengan bahan lain seperti biogasoline untuk menghasilkan produk BBM yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, perusahaan ini dapat mengurangi impor BBM jenis bensin dan meningkatkan ketangguhan sistem energi di Indonesia. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pertamina Patra Niaga juga sedang berinvestasi pada green refinery untuk memproduksi berbagai bahan bakar ramah lingkungan. Fokus pengembangan tersebut saat ini berada di Kilang Cilacap guna menghasilkan Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) dan bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau SAF. Selain itu, perusahaan ini juga mulai berinvestasi pada biogasoline untuk menghasilkan produk BBM yang lebih ramah lingkungan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan pengembangan biogasoline dan green refinery, Pertamina Patra Niaga dapat mengurangi impor BBM jenis bensin dan meningkatkan ketangguhan sistem energi di Indonesia. Selain itu, perusahaan ini juga dapat meningkatkan kemandirian dan kapasitas energi nasional dari dalam negeri. Dengan demikian, Indonesia dapat menjadi lebih mandiri dalam hal energi dan mengurangi ketergantungan pada impor BBM. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pertamina Patra Niaga masih memiliki tantangan dalam mengembangkan biogasoline dan green refinery. Namun, dengan keberanian dan dedikasi, perusahaan ini dapat mencapai tujuan untuk mengurangi impor BBM jenis bensin dan meningkatkan ketangguhan sistem energi di Indonesia. Selain itu, perusahaan ini juga harus terus berinovasi dan mengembangkan teknologi untuk meningkatkan kemandirian dan kapasitas energi nasional dari dalam negeri. Pertamina Patra Niaga telah menemukan strategi untuk mengurangi impor BBM jenis bensin melalui pengembangan biogasoline dan green refinery. Dengan demikian, perusahaan ini dapat meningkatkan kemandirian dan kapasitas energi nasional dari dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor BBM. Namun, perusahaan ini masih memiliki tantangan dalam mengembangkan biogasoline dan green refinery, dan harus terus berinovasi dan mengembangkan teknologi untuk mencapai tujuan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260725070940-4-753739/kurangi-impor-bbm-bensin-ini-strategi-pertamina-patra-niaga, without altering the facts of the original article.

Ayam Goreng Serai yang Harum: Praktis dan Menggugah Selera dengan Aroma Istimewa

**Ayam Goreng Serai yang Harum: Praktis dan Menggugah Selera dengan Aroma Istimewa** **Pembuka** Ingin menghadirkan hidangan ayam goreng yang memikat selera dengan aroma serai yang kuat dan rasa gurih nan lezat? Kini Anda bisa mewujudkannya tanpa perlu proses marinasi atau ungkep yang memakan waktu berjam-jam. Resep ayam goreng serai yang harum tanpa ungkep lama ini menjadi solusi praktis untuk menyajikan sajian istimewa di meja makan. **Momen Penentu di Menit Akhir** Menurut Liputan6.com, Jakarta, Anda bisa membuat Ayam Goreng Serai yang lezat dan praktis dengan menggunakan campuran tepung maizena dan terigu sebagai pengikat bumbu, serta proses marinasi singkat 15-30 menit sudah cukup untuk membuat bumbu meresap ke dalam daging ayam. Kunci utama keharuman terletak pada penggunaan serai segar dalam jumlah yang cukup banyak dan dihaluskan bersama bumbu lainnya, sehingga aromanya keluar maksimal saat digoreng. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** * Resep ini tidak memerlukan ungkep lama karena menggunakan campuran tepung maizena dan terigu sebagai pengikat bumbu. * Proses marinasi singkat 15-30 menit sudah cukup untuk membuat bumbu meresap ke dalam daging ayam. * Potongan ayam paha fillet atau potongan ayam yang tidak terlalu besar sangat cocok karena lebih cepat matang dan bumbu lebih mudah meresap tanpa perlu ungkep lama. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan resep ini, Anda bisa membuat Ayam Goreng Serai yang lezat dan praktis di rumah tanpa perlu proses marinasi atau ungkep yang memakan waktu berjam-jam. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan bumbu lain seperti kunyit atau ketumbar bubuk untuk memperkaya rasa, atau sedikit cabai jika ingin sentuhan pedas. Jadi, jangan ragu untuk mencoba resep ini dan menikmati hidangan istimewa di meja makan Anda. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan demikian, Anda sudah siap untuk membuat Ayam Goreng Serai yang harum dan gurih tanpa proses ungkep yang panjang. Selamat mencoba dan nikmati hidangan istimewa di meja makan Anda!

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8253554/resep-ayam-goreng-serai-yang-harum-tanpa-ungkep-lama-praktis-dengan-aroma-menggugah-selera, without altering the facts of the original article.

Subeng Bali: Dari Ruang Ritual ke Desain Masa Kini, Jejaknya Terus Berlanjut

**Subeng Bali: Dari Ruang Ritual ke Desain Masa Kini, Jejaknya Terus Berlanjut** **Pembuka** Subeng, ornamen telinga tradisional Bali, telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bali selama berabad-abad. Namun, perjalanan subeng tidak berhenti di masa lalu. Dalam pameran “Evolusi: Heritage and Craft as a Vessel of Light and Wisdom,” subeng ditampilkan sebagai saksi perjalanan masyarakat Bali yang terus berkembang mengikuti zaman. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pameran “Evolusi” adalah hasil kerja sama antara TULOLA dan Kawan Nusantara, yang berfokus pada bagaimana tradisi, keterampilan, dan nilai-nilai leluhur terus menemukan bentuk baru tanpa kehilangan jiwanya. Founder & Creative Conceptor TULOLA Happy Salma mengatakan, “Kami percaya tradisi selalu hidup karena manusia terus memaknainya kembali.” “EVOLUSI” adalah pameran tentang bagaimana warisan budaya terus bertumbuh mengikuti zaman. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pameran “Evolusi” menampilkan perjalanan subeng melalui empat fase: “Persembahan,” “Ekspresi,” “Nilai,” dan “Transformasi.” Fase “Persembahan” menampilkan subeng sebagai bagian dari kehidupan spiritual melalui motif padma yang terinspirasi arsitektur tempat persembahan di Bali. Fase “Ekspresi” menggambarkan berkembangnya nilai artistik lewat bentuk bunga lotus yang dipadukan tanaman rambat. Fase “Nilai” menampilkan subeng mulai menempati ruang sosial dan ekonomi sebagai karya kriya yang memiliki nilai lebih luas. Fase “Transformasi” menampilkan elemen tipografi bertuliskan “Evolusi” sebagai simbol bahwa tradisi tidak pernah berhenti menemukan wajah baru. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pameran “Evolusi” menunjukkan bahwa tradisi tidak pernah berhenti pada bentuk aslinya. Ia berkembang bersama manusia yang menciptakan, mengenakan, dan mewariskannya. Subeng yang dahulu lekat dengan ruang ritual kini dapat hadir sebagai bagian dari ekspresi personal, karya seni, bahkan inspirasi desain kontemporer. Founder & Creative Designer TULOLA Sri Luce Rusna mengatakan, “Perhiasan selalu menjadi penanda zaman. Dalam ‘EVOLUSI,’ kami ingin menunjukkan bahwa tradisi tidak berhenti pada bentuk aslinya. Ia berkembang bersama manusia yang menciptakan, mengenakan, dan mewariskannya.” **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pameran “Evolusi” tidak hanya menampilkan subeng sebagai karya seni, tetapi juga sebagai saksi perjalanan masyarakat Bali yang terus berkembang mengikuti zaman. Pameran ini menunjukkan bahwa budaya dipandang sebagai percakapan yang tidak pernah selesai, selalu membuka ruang bagi perubahan dan evolusi. Dengan demikian, pameran “Evolusi” menjadi contoh bagi kita untuk menghargai dan melestarikan warisan budaya kita, sambil tetap mengikuti perubahan zaman. **Kesimpulan** Pameran “Evolusi” adalah wujud nyata dari perjalanan subeng dan budaya Bali yang terus berkembang mengikuti zaman. Dengan menampilkan perjalanan subeng melalui empat fase, pameran ini menunjukkan bahwa tradisi tidak pernah berhenti pada bentuk aslinya. Ia berkembang bersama manusia yang menciptakan, mengenakan, dan mewariskannya. Pameran “Evolusi” menjadi contoh bagi kita untuk menghargai dan melestarikan warisan budaya kita, sambil tetap mengikuti perubahan zaman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8253597/kawan-nusantara-2026-menyusuri-jejak-subeng-bali-dari-ruang-ritual-ke-desain-masa-kini, without altering the facts of the original article.

Sayur Asem Kampung yang Legendaris: Resep Bumbu Ulek dan Kuah Segar

**Sayur Asem Kampung yang Legendaris: Resep Bumbu Ulek dan Kuah Segar** **Pembuka** Sayur asem kampung adalah hidangan rumahan yang hingga kini tetap digemari karena menawarkan perpaduan rasa asam, gurih, dan segar dalam satu mangkuk. Bumbu ulek yang dihasilkan dari proses mengulek membantu mengeluarkan aroma rempah yang lebih kuat, sehingga cita rasa sayur asem terasa lebih autentik. Dibandingkan dengan menggunakan bumbu halus dari blender, bumbu yang diulek menghasilkan tekstur yang sedikit kasar sehingga aroma rempah tetap terasa ketika dimasak. **APA YANG TERJADI** Menurut Liputan6.com, sayur asem merupakan masakan khas Indonesia yang memiliki banyak variasi di berbagai daerah. Meski komposisi sayurnya bisa berbeda, ciri khas kuah bening dengan rasa asam yang menyegarkan tetap menjadi identitas utama hidangan ini. Kehadiran melinjo, jagung manis, kacang panjang, hingga labu siam membuat sayur ini kaya tekstur sekaligus bernilai gizi. **MENGAPA & DAMPAK** Mengapa sayur asem kampung terus digemari hingga kini? Salah satu alasan adalah karena bumbu ulek yang dihasilkan dari proses mengulek membantu mengeluarkan aroma rempah yang lebih kuat. Selain itu, sayur asem juga memiliki tekstur yang kaya dan bernilai gizi, sehingga cocok untuk dikonsumsi sebagai hidangan sehat. Dampak dari kegemaran sayur asem kampung adalah bahwa hidangan ini menjadi salah satu contoh hidangan tradisional yang masih relevan di era modern. Selain itu, kehadiran sayur asem juga membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengonsumsi sayuran yang segar dan bernilai gizi. **Resep Sayur Asem Kampung dengan Bumbu Ulek** **Bahan Utama** * 1 liter air * 2 buah jagung manis * 2 buah melinjo * 1 buah labu siam * 1/2 sendok teh garam * 1/2 sendok teh kaldu bubuk (opsional) * 2 buah cabai merah keriting * 2 siung bawang putih * 1 siung bawang merah * 1/2 sendok teh terasi bakar * 1/4 sendok teh kemiri sangrai * Air asam jawa * Daun melinjo * Daun salam * Lengkuas **Cara Membuat** 1. **Rebus Bahan Utama**: Rebus air bersama daun salam dan lengkuas dalam panci. Masukkan jagung manis, melinjo, dan kacang tanah. Rebus selama 10-15 menit hingga mulai empuk. 2. **Ulek Bumbu**: Ulek bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, terasi bakar, dan kemiri sangrai dalam cobek hingga halus. 3. **Tambahkan Sayuran yang Waktu Matangnya Sedang**: Masukkan labu siam dan terong ungu ke dalam rebusan. Masak selama 5-7 menit hingga teksturnya cukup lunak. 4. **Tambahkan Air Asam Jawa dan Bumbu Pelengkap**: Tuangkan air asam jawa yang sudah disaring ke dalam rebusan. Tambahkan gula merah, garam, dan kaldu bubuk (jika digunakan). Aduk hingga seluruh bumbu larut sempurna. 5. **Masukkan Kacang Panjang dan Daun Melinjo**: Masukkan kacang panjang dan daun melinjo ke dalam rebusan. Rebus selama 2-3 menit hingga kacang panjang tetap renyah dan daun melinjo layu sempurna. **Penutup** Dengan menggunakan bumbu ulek yang dihasilkan dari proses mengulek, sayur asem kampung dapat menawarkan perpaduan rasa asam, gurih, dan segar dalam satu mangkuk. Selain itu, sayur asem juga memiliki tekstur yang kaya dan bernilai gizi, sehingga cocok untuk dikonsumsi sebagai hidangan sehat. Mari kita nikmati sayur asem kampung yang legendaris ini bersama keluarga dan teman-teman!

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8253603/resep-sayur-asem-kampung-dengan-bumbu-ulek-kuah-segar-dan-kaya-cita-rasa, without altering the facts of the original article.

Shin Min Ah Jadi Ambassador OMEGA, Tampil Elegan dengan Jam Tangan Mewah yang Membuatnya Semakin Berkilau

Shin Min Ah Jadi Ambassador OMEGA, Tampil Elegan dengan Jam Tangan Mewah yang Membuatnya Semakin Berkilau Shin Min Ah telah diangkat sebagai brand ambassador terbaru oleh OMEGA, maison jam tangan mewah asal Swiss yang terkenal akan keunggulan dan presisi. Aktris Korea Selatan berusia 42 tahun ini dikenal dengan citra elegan dan timeless, yang selaras dengan karakter OMEGA.

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut Liputan6.com, pengumuman ini diumumkan oleh Presiden dan CEO OMEGA, Raynald Aeschlimann. Ia menyebutkan bahwa Shin Min Ah telah menunjukkan dedikasi dan ketulusan dalam karirnya, yang membuatnya dicintai lintas generasi. “Shin Min Ah adalah aktris yang mendapatkan kekaguman berkat talenta luar biasa, karakter yang elegan, serta pendekatan autentiknya terhadap pekerjaan maupun kehidupan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan filosofi yang selalu dijunjung OMEGA,” kata Aeschlimann. Shin Min Ah bergabung dalam daftar ambassador global OMEGA bersama George Clooney, Nicole Kidman, Eddie Redmayne, Hyun Bin, dan Park Bo Gum. Ia juga merupakan salah satu aktris papan atas Korea Selatan, dengan kemampuan yang emosional sekaligus serbabisa.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

1. OMEGA adalah maison jam tangan mewah asal Swiss yang berdiri sejak 1848. 2. Shin Min Ah telah memulai debut akting pada 2001 dan berkembang menjadi salah satu aktris papan atas Korea Selatan. 3. OMEGA telah mencatat sejarah sebagai jam tangan pertama yang menemani pendaratan di Bulan melalui Speedmaster Moonwatch.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Pengumuman ini berarti bahwa Shin Min Ah akan menjadi wajah baru OMEGA, merepresentasikan nilai keunggulan, presisi, dan gaya yang tak lekang oleh waktu. Ia juga akan menjadi inspirasi bagi lebih banyak orang untuk menghargai setiap perjalanan hidup, sekaligus merayakan pencapaian yang lahir dari dedikasi, ketekunan, dan waktu.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Shin Min Ah telah menuturkan bahwa memiliki kesempatan mengenal lebih dekat sejarah dan craftsmanship OMEGA memberikan kesan yang mendalam bagi dirinya. “Memiliki kesempatan mengenal lebih dekat sejarah dan craftsmanship OMEGA memberikan kesan yang mendalam bagi saya. Menjadi ambassador OMEGA adalah sebuah kehormatan besar dan saya tidak sabar membagikan filosofi brand ini kepada masyarakat di seluruh dunia,” ujar Shin Min Ah. Shin Min Ah tampil mengenakan OMEGA Seamaster Aqua Terra 30 mm berbahan 18K Moonshine Gold untuk merayakan pengumuman tersebut. Model ini dilengkapi bezel bertabur berlian serta dial hijau bertekstur sun-brushed dengan sentuhan lacquer. Penanda jam berbentuk berlian memberikan kesan feminin dan sophisticated, serasi dengan gaya Shin Min Ah yang dikenal elegan tanpa berlebihan. Dengan penunjukan ini, OMEGA berharap kolaborasi ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk menghargai setiap perjalanan hidup, sekaligus merayakan pencapaian yang lahir dari dedikasi, ketekunan, dan waktu.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8253443/shin-min-ah-resmi-jadi-ambassador-omega-tampil-elegan-dengan-jam-tangan-mewah, without altering the facts of the original article.

Lari Bertemu Sosial, Rossa dan Teman-Teman Berlari untuk Membantu Masyarakat

**Lari Bertemu Sosial, Rossa dan Teman-Teman Berlari untuk Membantu Masyarakat** **Pembuka** Lari telah menjadi bagian integral dari gaya hidup sehat yang berkembang di masyarakat. Di balik langkah-langkah yang terlihat sederhana, ada beragam alasan yang membuat seseorang terus kembali mengikat tali sepatu dan berlari. Pada POCARI SWEAT Run 2026, program “Lari Lebih Berarti” hadir untuk mengajak para pelari memandang garis finis dari sudut yang berbeda. **Momen Penentu di Menit Akhir** Berdasarkan informasi dari Liputan6.com, POCARI SWEAT Run 2026 melibatkan program “Lari Lebih Berarti”, hasil kolaborasi Jenius by SMBC Indonesia dan Make-A-Wish Indonesia. Inisiatif ini mengajak para pelari memandang garis finis tidak hanya sebagai penanda berakhirnya perjuangan pribadi, tapi juga awal dari harapan baru bagi anak-anak dengan penyakit kritis. “Kami percaya bahwa setiap orang memiliki alasan untuk berlari. Ada yang mengejar personal best, menjaga kesehatan, atau ingin menikmati setiap prosesnya,” kata Retail Banking Digital Platform & Innovation Head SMBC Indonesia Febri Rusli. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Gagasan tersebut lahir dari perubahan cara masyarakat memandang olahraga lari. Aktivitas yang dulu identik dengan latihan individu kini berkembang menjadi ruang bertemu, berbagi cerita, dan membangun kepedulian. Setiap kilometer yang ditempuh tidak hanya merekam usaha seseorang melawan batas dirinya sendiri, tapi juga menjadi jembatan membantu orang lain yang tengah menghadapi perjuangan yang jauh lebih berat. Melalui program ini, setiap pelari yang berhasil menyelesaikan lomba pada kategori offline race di Lombok dan Bandung akan berkontribusi pada donasi untuk membantu merealisasikan harapan anak-anak dengan penyakit kritis. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Bagi anak-anak yang sedang menjalani perjuangan panjang melawan penyakit kritis, sebuah harapan sering kali memiliki arti yang sangat besar. Harapan dapat menjadi sumber semangat baru, menghadirkan kebahagiaan, sekaligus memberi kekuatan bagi keluarga yang mendampingi mereka setiap hari. “Setiap langkah menuju garis finis pada offline race di Lombok dan Bandung bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tapi juga membawa harapan baru bagi anak-anak yang sedang berjuang melawan penyakit kritis,” kata Chief Marketing Communication Make-A-Wish Indonesia Miranti Hadisusilo. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Semangat tersebut sudah terlihat dalam penyelenggaraan POCARI SWEAT Run Lombok 2026 yang berlangsung pada 11 dan 12 Juli 2026 di Pertamina Mandalika Sirkuit Internasional. Sebanyak 9.200 pelari berhasil mencapai garis finis. Ribuan langkah yang berakhir di lintasan Mandalika kemudian diterjemahkan menjadi dampak yang lebih luas melalui dukungan bagi anak-anak yang membutuhkan. Suasana kebersamaan tidak hanya hadir di area lomba. Jenius Area yang tersedia selama Race Pack Collection dan Race Day menghadirkan ruang interaktif bagi para peserta untuk menuliskan harapan mereka. Kertas-kertas kecil yang berisi doa, impian, dan pesan penyemangat digantungkan pada Wish Tree. **Kesimpulan** Dalam keseluruhan, program “Lari Lebih Berarti” hadir untuk mengajak para pelari memandang garis finis dari sudut yang berbeda. Dengan berkontribusi pada donasi untuk membantu merealisasikan harapan anak-anak dengan penyakit kritis, setiap pelari yang berhasil menyelesaikan lomba pada kategori offline race di Lombok dan Bandung akan meninggalkan dampak yang lebih luas.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8253632/ketika-hobi-lari-bertemu-aksi-sosial, without altering the facts of the original article.