Dari Gunung Kawi ke Puncak Kesuksesan: Kisah Pengusaha RI yang Berujung Miliarder

Dari Gunung Kawi ke Puncak Kesuksesan: Kisah Pengusaha RI yang Berujung Miliarder. Gunung Kawi, sebuah destinasi ziarah yang dipercaya membawa keberuntungan, telah menjadi bagian dari kisah sukses Ong Hok Liong, pendiri perusahaan rokok Bentoel. Kisah ini menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam hal keberanian mengambil keputusan dan berani berubah.

Dari Ziarah ke Keputusan Bisnis

Ong Hok Liong, seorang pengusaha asal Malang, Jawa Timur, dikenal rajin berkunjung ke Gunung Kawi untuk memohon keberuntungan. Pada sekitar 1954, Ong melakukan ziarah ke Gunung Kawi dan bermimpi melihat bongkahan ubi talas. Mimpi ini kemudian diartikan oleh juru kunci makam sebagai petunjuk untuk mengganti nama pabrik dan merek rokoknya menjadi Bentoel, yang merupakan sebutan masyarakat Malang untuk ubi talas.

Saat itu, Ong merupakan pemilik pabrik rokok bernama Strootjes-Fabriek Ong Hok Liong yang tidak begitu laku. Atas tafsir mimpi tersebut, dia kemudian mengganti nama perusahaan dan merek rokoknya menjadi Bentoel. Bentoel merupakan sebutan masyarakat Malang untuk ubi talas yang dia lihat dalam mimpi.

Momen Penentu di Menit Akhir

Keputusan Ong untuk mengganti nama perusahaan dan merek rokoknya menjadi Bentoel ternyata menjadi titik penting dalam perjalanan bisnisnya. Setelah menggunakan nama Bentoel, penjualan rokoknya terus meningkat. Perusahaan juga berkembang pesat hingga mempekerjakan sekitar 3.000 karyawan sebelum 1960 dan menjelma menjadi salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia.

Di negara yang dari dulu sampai sekarang sebagian besar penduduk laki-lakinya kecanduan rokok, Bentoel mendatangkan kekayaan sangat besar untuk Ong Hok Liong. Ketika meninggal dunia pada 1967, Ong adalah seorang multi-jutawan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kisah sukses Ong Hok Liong dan Bentoel memberikan inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam hal keberanian mengambil keputusan dan berani berubah. Perusahaan Bentoel kemudian terus berkembang hingga akhirnya diakuisisi oleh British American Tobacco pada 2009. Terlepas dari benar atau tidaknya kisah tersebut, perjalanan bisnis Ong membuat nama Gunung Kawi semakin lekat dengan cerita tentang keberuntungan.

Hingga kini, Gunung Kawi masih didatangi banyak peziarah yang berharap memperoleh kelancaran usaha maupun rezeki. Kisah Ong Hok Liong dan Bentoel menjadi contoh bahwa dengan keberanian dan keputusan yang tepat, kesuksesan dapat diraih.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kisah sukses Ong Hok Liong dan Bentoel tidak hanya berhenti pada pencapaian kesuksesan, tetapi juga memberikan pelajaran berharga bagi generasi mendatang. Dengan terus mengembangkan diri dan berani mengambil keputusan, kesuksesan dapat diraih oleh siapa saja. Gunung Kawi tetap menjadi destinasi ziarah yang dipercaya membawa keberuntungan, dan kisah Ong Hok Liong akan terus menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260706105209-25-748306/pengusaha-ri-ini-rajin-ke-gunung-kawi-dan-berujung-jadi-miliarder, without altering the facts of the original article.

Misteri Gunung Kawi: Orang Belanda Saksikan Fenomena Aneh yang Tak Masuk Akal

Gunung Kawi, sebuah destinasi wisata spiritual yang terkenal di Indonesia, telah menjadi perhatian masyarakat lokal dan internasional selama berabad-abad. Salah satu kejadian yang paling menarik perhatian adalah fenomena aneh yang disaksikan oleh seorang warga Belanda pada tengah malam 3-4 Januari 1884. Pada saat itu, dia mengaku melihat Gunung Kawi berdiri dalam “kolom api” dengan puluhan berkas cahaya yang memancar ke langit.

Momen Penentu di Malam Itu

Warga Belanda yang tidak disebutkan namanya itu melakukan pengamatan dari jauh terhadap Gunung Kawi. Sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 dini hari, dia tiba-tiba mendengar suara gemuruh samar dari arah Gunung Kawi. Suaranya seperti aliran air sungai, tetapi perlahan terasa berbeda. Merasa penasaran, dia terus mengamati Gunung Kawi. Dalam gelap malam, dia melihat lapisan kabut keabu-abuan membentang di atas gunung. Awalnya dia mengira yang terlihat hanyalah kilatan petir.

Namun, beberapa saat kemudian muncul pemandangan yang menurutnya jauh lebih mengagetkan. Gunung di hadapannya tampak seolah-olah dalam kolom api, sementara suara dan gemuruhnya sangat keras dan gunung itu diterangi dengan sangat terang. Keanehan tidak berhenti sampai di situ. Dia mengaku melihat sekitar 50 berkas cahaya menyebar dari satu titik ke berbagai arah. Menurutnya, fenomena itu berbeda dengan sambaran petir.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, cahaya tersebut bertahan lebih dari 30 detik tanpa memudar. Kedua, dia juga melihat percikan-percikan api besar yang berkedip di langit sekitar Gunung Kawi. Ketiga, pemandangan malam itu paling mirip dengan pertunjukan kembang api raksasa. “Saya tidak dapat membandingkan pemandangan ini dengan lebih baik daripada apa yang terjadi pada kembang api, yaitu suara gemuruh yang tiba-tiba muncul dan melontarkan semburan api yang tak terhitung jumlahnya ke atas dan ke samping,” ucapnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Lebih dari seabad kemudian, kesaksian tersebut masih menjadi salah satu dokumentasi langka mengenai fenomena alam yang pernah diamati di Gunung Kawi. Terlepas dari apa pun penyebabnya, catatan itu menunjukkan bagaimana gunung yang kini identik dengan wisata spiritual dan kisah-kisah mistis pernah menghadirkan pemandangan yang membuat seorang pengamat Belanda tak mampu menemukan penjelasan. Fenomena seperti ini dapat membantu ilmuwan untuk memahami lebih baik tentang geologi dan fenomena alam yang terjadi di Indonesia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Gunung Kawi masih menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan. Dengan kemajuan teknologi dan penelitian, diharapkan dapat ditemukan penjelasan yang lebih akurat tentang fenomena yang terjadi di gunung tersebut. Selain itu, kejadian ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan lingkungan dan memahami fenomena alam yang terjadi di sekitar kita.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260706140809-25-748396/orang-belanda-lihat-fenomena-tak-masuk-akal-di-gunung-kawi, without altering the facts of the original article.

Pemimpin Tertinggi Iran Beri Pujian, Ternyata Pidato Presiden RI yang Ini yang Dikirim

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang meninggal dunia pada 28 Februari lalu, meninggalkan kenangan tentang bagaimana ia pernah mengutip pidato Presiden pertama RI, Soekarno, untuk menjelaskan pentingnya persatuan di tengah perbedaan agama dan ideologi. Khamenei menggunakan kata-kata Soekarno dalam Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955 untuk menggambarkan keadaan para tahanan politik di penjara.

Apa yang Terjadi

Dalam memoar Cell No. 14 (2021), Khamenei menceritakan pengalamannya saat menjadi tahanan politik pada era pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi pada dekade 1970-an. Saat itu, ia berbagi sel dengan beberapa tahanan, termasuk seorang pemuda yang belakangan diketahui merupakan jurnalis yang memiliki keterkaitan dengan Partai Komunis Tudeh. Pemuda tersebut sangat pendiam dan selalu menghindari pembicaraan mengenai dirinya.

Khamenei kemudian melihat kondisi mental pemuda itu semakin tertekan setelah ditangkap. Dia jarang makan dan tampak kehilangan semangat. Melihat keadaan tersebut, Khamenei berusaha membantunya, bahkan beberapa kali menyuapinya agar mau makan. Beberapa waktu kemudian, pemuda itu akhirnya mengungkap alasan mengapa selalu menjaga jarak. Dia mengaku khawatir Khamenei akan mengajaknya bergabung dengan organisasi Islam.

Mengapa dan Dampak

Mengapa Khamenei Mengutip Soekarno?

Khamenei tidak mempersoalkan perbedaan keyakinan dengan pemuda komunis itu. Sebaliknya, dia menegaskan bahwa orang-orang yang menghadapi kesulitan yang sama seharusnya tetap bisa bersatu. Untuk menjelaskan pandangannya, Khamenei kemudian mengutip pidato Presiden pertama RI, Soekarno, dalam Konferensi Asia-Afrika di Bandung pada 1955. Menurut Khamenei, pemikiran Soekarno itu juga menggambarkan keadaan para tahanan politik di penjara.

Meski memiliki latar belakang agama, ideologi, dan pandangan politik yang berbeda, mereka sama-sama menghadapi penindasan dari rezim Shah. “Persatuan seperti itulah yang menghubungkan kita sekarang. Masalah yang kita hadapi sama, dan nasib kita tidak pasti. Agama seharusnya tidak menjadi faktor pemisah di antara kita,” lanjutnya.

Dampak bagi Pihak Terkait

Jawaban tersebut membuat pemuda komunis itu terkejut. Dia tidak menyangka seorang ulama akan mengutip pidato Soekarno untuk menjelaskan pentingnya persatuan. Sejak saat itu, hubungan keduanya menjadi lebih akrab. Beberapa tahun kemudian, Khamenei menjadi salah satu tokoh penting Revolusi Iran yang menggulingkan pemerintahan Shah Mohammad Reza Pahlavi pada 1979.

Sejak 1989, dia menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran hingga akhirnya wafat dan dimakamkan pada tahun ini. Kini, jenazah mantan Pemimpin Tertinggi Iran itu sedang disemayamkan di Mosalla Agung Teheran sejak Jumat (3/7/2026), sebelum nantinya dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, pada Kamis (9/7/2026).

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kehidupan politik Iran masih terus bergerak. Dengan wafatnya Khamenei, Iran harus siap menghadapi tantangan baru dalam negeri dan luar negeri. Soal hubungan dengan negara-negara lain, Iran masih terus berupaya meningkatkan pengaruhnya di kawasan Timur Tengah. Meski begitu, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh Iran dalam beberapa tahun ke depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260707113053-25-748708/pemimpin-tertinggi-iran-kutip-pidato-presiden-ri-bilang-begini, without altering the facts of the original article.

Heboh Warga Israel Masuk Istana Merdeka, Begini Kronologi Nyaris Bertemu Presiden RI

Heboh Warga Israel Masuk Istana Merdeka, Begini Kronologi Nyaris Bertemu Presiden RI. Seorang warga negara Israel, Ted Lurie, membuat geger Indonesia pada 1971 setelah berhasil memasuki Istana Merdeka. Kedatangannya untuk menemui Presiden Soeharto memicu sorotan, bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga di Timur Tengah. Pasalnya, Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel hingga kini.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pada Agustus 1971, Ted Lurie datang ke Indonesia untuk menghadiri kongres Press Foundation of Asia di Bali. Selama mengikuti kongres di Bali, kehadiran Lurie tidak menimbulkan persoalan. Masalah baru muncul ketika dia bersama sekitar 15 wartawan peserta kongres melakukan lawatan ke Jakarta, termasuk berkunjung ke Istana Merdeka. Saat rombongan tiba, identitas Lurie sebagai warga negara Israel diketahui. Fakta itu langsung mengundang tanda tanya karena pemerintah Indonesia saat itu tidak mengizinkan warga negara Israel masuk ke Indonesia.

Lurie sendiri mengaku sempat memasuki Istana Merdeka dan menandatangani buku tamu. Namun, sebelum bertemu Presiden Soeharto, dia memilih mengundurkan diri karena menyadari kehadirannya dapat menimbulkan persoalan. “Saya memahami bahwa kehadiran saya akan menyusahkan rekan-rekan saya. Jadi saya menarik diri meskipun sudah menandatangani buku tamu,” kata Lurie.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pertama, Lurie memperoleh izin khusus dari Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk menghadiri konferensi Press Foundation of Asia di Bali. “Lurie telah diizinkan masuk Indonesia berdasarkan surat khusus yang dikeluarkan Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk menghadiri konferensi Yayasan Pers Asia di Bali minggu lalu,” ungkap pemerintah.

Kedua, panitia Press Foundation of Asia menjelaskan Lurie hadir sebagai perwakilan sebuah institusi pers, bukan mewakili negara atau pemerintah Israel. Meski mengetahui kewarganegaraannya, panitia mengaku tidak mungkin menolak peserta yang telah diundang. “Sebagai tuan rumah penyelenggara tentu tidak sopan sekali untuk menolak kedatangan salah seorang peserta undangan,” kata pihak penyelenggara.

Ketiga, kejadian ini memicu reaksi di Timur Tengah. Sejumlah kalangan mempertanyakan komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan Palestina. “Masuknya wartawan Israel adalah sangat bertentangan dengan ketetapan MPRS,” ungkap Dubes Mesir, Ali Shawki El-Hadidi.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menunjukkan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel masih sangat sensitif. Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel hingga kini, dan kehadiran warga negara Israel di Indonesia dapat menimbulkan persoalan. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia harus lebih berhati-hati dalam mengeluarkan izin masuk kepada warga negara asing, terutama dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik yang sensitif.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini juga menunjukkan bahwa masih banyak jalan panjang yang harus ditempuh dalam meningkatkan hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel. Pemerintah Indonesia harus mempertimbangkan kembali kebijakan diplomatiknya terhadap Israel dan mempertimbangkan kemungkinan untuk meningkatkan hubungan diplomatik di masa depan. Namun, hal ini harus dilakukan dengan hati-hati dan mempertimbangkan dampaknya terhadap hubungan diplomatik dengan negara-negara lain, terutama di Timur Tengah.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260708151505-25-749177/geger-warga-israel-masuk-istana-merdeka-nyaris-bertemu-presiden-ri, without altering the facts of the original article.

Miliuner Indonesia Rachmat Gobel: Kisah Sukses dari Warisan Industri Elektronik

Rachmat Gobel, Miliuner Indonesia yang Membangun Industri Elektronik

Rachmat Gobel, salah satu miliuner Indonesia yang sukses membangun industri elektronik, meninggalkan jejak panjang di dunia industri nasional. Ia merupakan putra pendiri Gobel Group, Thayeb Mohammad Gobel, dan telah meneruskan bisnis keluarga tersebut. Rachmat Gobel meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, meninggalkan warisan industri elektronik yang kuat.

Rachmat Gobel lahir di Gorontalo pada 3 September 1962 dan sejak muda telah dipersiapkan menjadi penerus perusahaan keluarganya. Ia kemudian menempuh pendidikan di Jepang untuk memahami budaya kerja dan industri manufaktur. Setelah menyelesaikan pendidikannya, Rachmat Gobel kembali ke Indonesia dan memulai kariernya di Gobel Group pada 1989.

Awal Karier dan Kemitraan Strategis

Rachmat Gobel memulai kariernya dari berbagai posisi di Gobel Group dan kemudian dipercaya memimpin Panasonic Gobel Group. Di tangannya, perusahaan tidak hanya memperluas bisnis, tetapi juga meningkatkan penggunaan komponen lokal. Berbagai produk elektronik Panasonic berhasil mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40%, sejalan dengan upaya memperkuat basis manufaktur nasional.

Rachmat Gobel juga memiliki pengalaman di dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan pada 2014-2015 dan Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024. Ia juga aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, mengoordinasikan berbagai bidang, mulai dari industri, teknologi, hingga infrastruktur.

Mengapa Rachmat Gobel Penting?

Rachmat Gobel memiliki peran penting dalam membangun industri elektronik nasional. Ia meneruskan fondasi yang dibangun ayahnya sekaligus menyesuaikannya dengan tantangan industri modern. Gobel Group tetap menjadi salah satu pelaku penting manufaktur elektronik di Indonesia. Kemitraan strategis dengan Panasonic Jepang juga menjadi salah satu kunci keberhasilan Rachmat Gobel dalam membangun industri elektronik nasional.

Kemitraan ini telah terjalin selama puluhan tahun dan memungkinkan Gobel Group untuk mengembangkan industri manufaktur melalui investasi jangka panjang di Indonesia. Rachmat Gobel juga memiliki peran penting dalam meningkatkan penggunaan komponen lokal dan memperkuat basis manufaktur nasional.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kehilangan Rachmat Gobel merupakan kehilangan besar bagi industri elektronik nasional. Namun, warisan industri elektronik yang dibangunnya akan terus berlanjut. Gobel Group masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu pelaku penting manufaktur elektronik di Indonesia.

Ke depan, industri elektronik nasional masih memiliki tantangan besar, seperti meningkatkan penggunaan komponen lokal dan memperkuat basis manufaktur nasional. Namun, dengan fondasi yang kuat dan kemitraan strategis yang telah dibangun, industri elektronik nasional masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Industri elektronik nasional masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk menjadi salah satu industri yang kuat dan kompetitif di tingkat global. Namun, dengan warisan Rachmat Gobel dan fondasi yang kuat, industri elektronik nasional masih memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu pelaku penting di tingkat global.

Rachmat Gobel telah meninggalkan warisan yang kuat dan inspiratif bagi generasi mendatang. Ia telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan visi yang jelas, kita dapat membangun industri yang kuat dan kompetitif. Kita harus terus melanjutkan perjuangan Rachmat Gobel untuk membangun industri elektronik nasional yang kuat dan kompetitif.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260710095156-25-749705/kisah-inspiratif-rachmat-gobel-menjalankan-warisan-industri-elektronik, without altering the facts of the original article.

BRI Peduli Dorong Ekonomi Lokal, Begini Cara Mereka Bantu Usaha Wanita di Bogor

BRI Peduli telah meluncurkan program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA) untuk membantu meningkatkan ekonomi lokal, termasuk usaha wanita di Bogor. Program ini berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan. Salah satu contoh keberhasilan program ini adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Bina Tani Mysari Pala di Bogor.

Dari Pala Segar ke Produk Olahan

KWT Bina Tani Mysari Pala merupakan kelompok usaha yang dibentuk pada 2015 oleh para perempuan di Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan. Awalnya, mereka hanya menjual pala segar, namun kemudian mereka mengolahnya menjadi berbagai produk olahan seperti manisan, sirup, dan permen pala. Ketua KWT Bina Tani Mysari Pala, Nurhasanah, mengatakan bahwa kelompoknya memiliki keterbatasan dalam hal pemasaran dan peralatan produksi.

Dengan bantuan dari BRI Peduli melalui program AURA, KWT Bina Tani Mysari Pala mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas usaha, bantuan sarana produksi, dan strategi pemasaran. Program ini mencakup pengembangan sumber daya manusia, inovasi produk, hingga strategi pemasaran agar usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Bantuan yang Berdampak

BRI Peduli memberikan bantuan alat pengupas pala, alat pengiris pala, dan mesin sealer yang mampu mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan kualitas pengemasan. Nurhasanah mengatakan bahwa bantuan tersebut sangat membantu kelompoknya dalam meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk.

Dengan bantuan tersebut, proses produksi KWT Bina Tani Mysari Pala menjadi lebih efisien. Dulu, proses mengupas pala bisa memakan waktu sekitar lima jam, sekarang dengan alat bantuan dari BRI hanya sekitar dua jam. Begitu juga proses mengiris pala yang biasanya membutuhkan enam jam, kini selesai dalam dua jam. Untuk pengemasan juga jauh lebih cepat karena sudah menggunakan alat sealer.

Mengapa Program AURA Penting?

Program AURA merupakan inisiatif BRI Peduli yang berfokus pada pemberdayaan kelompok perempuan melalui penguatan kapasitas usaha, peningkatan keterampilan, dan pengembangan kewirausahaan. Program ini penting karena dapat membantu meningkatkan ekonomi lokal dan memberikan peluang bagi kelompok perempuan untuk mengembangkan usaha mereka.

KWT Bina Tani Mysari Pala merupakan contoh keberhasilan program AURA. Dengan bantuan dari BRI Peduli, kelompok ini dapat meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, dan pemasaran. Program ini juga dapat membantu meningkatkan ekonomi lokal dan memberikan peluang bagi kelompok perempuan untuk mengembangkan usaha mereka.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski telah mencapai keberhasilan, KWT Bina Tani Mysari Pala masih memiliki tantangan ke depan. Mereka masih membutuhkan dukungan agar pemasaran produk dapat terus ditingkatkan. Nurhasanah mengatakan bahwa kelompoknya berharap pendampingan dari BRI Peduli dapat terus berlanjut, terutama dalam memperkuat pemasaran produk.

BRI Peduli terus berkomitmen untuk membantu meningkatkan ekonomi lokal dan memberikan peluang bagi kelompok perempuan untuk mengembangkan usaha mereka. Dengan program AURA, BRI Peduli dapat membantu meningkatkan kapasitas usaha, kualitas produk, dan pemasaran, sehingga dapat membantu meningkatkan ekonomi lokal dan memberikan peluang bagi kelompok perempuan untuk mengembangkan usaha mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260710111636-25-749749/aura-bri-peduli-perkuat-kapasitas-kelompok-usaha-wanita-di-bogor, without altering the facts of the original article.

Rachmat Gobel Ungkap Rahasia Sukses, Ternyata Gini Filosofi Hidupnya

Rachmat Gobel, salah satu pengusaha nasional Indonesia, baru-baru ini meninggalkan kita. Namun, warisan pemikiran sang ayah, Thayeb Mohammad Gobel, masih menjadi pegangan perusahaan hingga kini. Salah satu warisan pemikiran tersebut adalah Falsafah Pohon Pisang, sebuah filosofi yang menempatkan perusahaan bukan semata sebagai mesin pencetak keuntungan, melainkan sebagai pihak yang harus memberi manfaat bagi masyarakat. Thayeb Mohammad Gobel, pendiri perusahaan elektronik nasional, memiliki perjalanan hidup yang tidak mudah. Pria asal Gorontalo itu menghabiskan masa mudanya dengan merantau ke Makassar, lalu ke Pulau Jawa. Dia pernah bekerja di Dasaad Musin Concern, Fasco, hingga NV Behring yang bergerak di bidang perakitan radio. Setelah sempat gagal menjalankan bisnis mebel, Gobel memutuskan membangun usahanya sendiri. ## Momen Penentu di Awal Karir Pada pertengahan 1950-an, Gobel bersama sejumlah rekannya mendirikan PT Transistor Radio Manufacturing Co. Berbekal pinjaman Rp5 juta dari Bank Industri Nasional (BINA), mereka membangun pabrik di Cawang dan memproduksi radio bermerek Tjawang. Kesempatan mengikuti program Colombo Plan kemudian membawanya ke Jepang. Di sanalah Gobel bertemu Konosuke Matsushita, pendiri Matsushita Electric Industrial Co. ## Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda Pertemuan tersebut menjadi titik balik perjalanan bisnis Gobel. Keduanya kemudian menjalin kerja sama yang berujung pada berdirinya PT National Gobel pada 1970. Perusahaan patungan tersebut dibangun di atas perpaduan Falsafah Pohon Pisang milik Gobel dan Falsafah Air milik Matsushita. Falsafah Pohon Pisang menganggap perusahaan sebagai simbol yang tepat untuk peranan perusahaan di masyarakat. Tak ada bagian dari Pohon Pisang yang terbuang, buahnya dapat dimakan untuk memberikan gizi, sedangkan daun dan bagian lainnya dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan. ## Apa Artinya Ini ke Depan? Filosofi tersebut lahir dari keyakinan Gobel bahwa perusahaan harus memberi manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat. Layaknya pohon pisang yang seluruh bagiannya berguna, perusahaan tidak hanya bertugas menghasilkan keuntungan, tetapi juga menciptakan nilai bagi banyak orang. Pandangan tersebut juga tercermin ketika Gobel bertemu Presiden Sukarno. Saat ditanya mengapa memilih usaha radio transistor, Gobel menjawab, “Supaya pidato Bapak dapat sampai kepada orang-orang di desa, di tempat yang jauh terpencil, di kaki gunung, di pulau-pulau, meskipun di tempat-tempat tersebut belum ada listrik, Pak.” ## Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Hingga kini, prinsip membangun perusahaan yang memberi manfaat bagi masyarakat tetap menjadi bagian dari perjalanan Panasonic sebagai salah satu perusahaan elektronik terbesar di Indonesia. Bagi Thayeb Gobel, keberhasilan sebuah bisnis bukan hanya diukur dari besarnya keuntungan, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat. Warisan pemikiran tersebut akan terus menjadi panduan bagi generasi penerus keluarga Gobel, termasuk Rachmat Gobel, dalam membangun bisnis yang berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, kesuksesan perusahaan tidak hanya diukur dari keuntungan finansial, tetapi juga dari dampak positif yang dihasilkan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260710102750-25-749720/belajar-dari-gobel-pegang-filosofi-hidup-ini-bisa-kaya-dan-sukses, without altering the facts of the original article.

Sepak Bola Eropa Cetak Rekor Pendapatan Rp826 Triliun, tapi Alarm Bahaya Mulai Berbunyi

Industri sepak bola Eropa mencetak rekor baru pada musim 2024/2025 dengan total pendapatan mencapai 40,2 miliar euro atau sekitar Rp826 triliun. Angka ini meningkat dari 38 miliar euro pada musim sebelumnya. Lima liga top Eropa, yaitu Premier League, Bundesliga, LaLiga, Serie A, dan Ligue 1, menyumbang 21,6 miliar euro dari total pendapatan tersebut. Namun, pertumbuhan industri sepak bola Eropa mulai melambat dan diperkirakan akan stagnan atau bahkan menurun pada musim 2025/2026 hingga 2026/2027.

Pertumbuhan Pendapatan yang Melambat

Menurut laporan tahunan Deloitte Football Finance Review, pendapatan sepak bola Eropa meningkat secara signifikan, tetapi pertumbuhan ini mulai melambat. Perluasan kompetisi UEFA dan FIFA telah memberikan manfaat finansial bagi lima liga terbesar Eropa, tetapi sepak bola tidak bisa terus mengandalkan penambahan pertandingan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Kalender pertandingan yang semakin padat berisiko mengurangi kualitas tontonan sekaligus membebani pemain.

Liga-Liga Top Eropa

Premier League tetap menjadi liga dengan pendapatan terbesar di Eropa, dengan klub-klub kasta tertinggi Inggris membukukan pemasukan sebesar 6,8 miliar poundsterling atau sekitar Rp165 triliun. Bundesliga juga mencatat sejarah dengan pendapatan yang untuk pertama kalinya menembus 4 miliar euro atau sekitar Rp82,1 triliun setelah tumbuh 12 persen. LaLiga membukukan pendapatan 4,1 miliar euro atau sekitar Rp84,2 triliun, dengan Real Madrid dan Barcelona menyumbang sekitar 52 persen dari total pendapatan seluruh klub. Serie A mencatat kenaikan empat persen menjadi 3 miliar euro atau sekitar Rp61,6 triliun, sedangkan Ligue 1 mengalami penurunan 15 persen menjadi 2,2 miliar euro atau sekitar Rp45,2 triliun.

Dampak dan Tantangan

Pertumbuhan pendapatan sepak bola Eropa yang melambat memiliki dampak signifikan bagi klub-klub. Kerugian sebelum pajak klub-klub Premier League melonjak dari 135 juta poundsterling menjadi 948 juta poundsterling akibat tingginya belanja transfer serta menurunnya keuntungan dari penjualan pemain. Sebagian besar klub di English Football League masih bergantung pada pendanaan eksternal untuk menjaga kondisi keuangan mereka. Regulasi baru melalui Football Governance Act dan pembentukan Independent Football Regulator diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan finansial klub-klub profesional di Inggris.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keseluruhan, industri sepak bola Eropa masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk mencapai keberlanjutan finansial. Dengan pertumbuhan pendapatan yang melambat, klub-klub harus lebih bijak dalam mengelola keuangan mereka. Perluasan kompetisi UEFA dan FIFA harus diimbangi dengan peningkatan kualitas tontonan dan perlindungan terhadap pemain. Dengan demikian, sepak bola Eropa dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitasnya di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/dunia/read/8241592/pendapatan-sepak-bola-eropa-tembus-rekor-rp826-triliun-tetapi-alarm-bahaya-mulai-berbunyi, without altering the facts of the original article.

J.League Proyeksikan Pendapatan Tembus Rekor Baru, Ganti Kalender Kompetisi

J.League memproyeksikan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah pada musim 2026/2027, yang menjadi musim perdana penerapan kalender kompetisi ala Eropa. Liga Jepang ini memperkirakan mampu meraup pendapatan sebesar 35,94 miliar yen dalam periode yang berakhir pada Juni 2027. Proyeksi pendapatan ini meningkat signifikan dan diharapkan dapat menjadi titik balik bagi kompetisi sepak bola Jepang.

Proyeksi Pendapatan dan Pengeluaran

J.League memperkirakan akan mencatat defisit sekitar 5,288 miliar yen pada periode anggaran yang berakhir Juni 2027. Pihak liga menjelaskan defisit tersebut merupakan konsekuensi dari investasi besar selama masa transisi menuju kalender baru. Dana tersebut digunakan untuk meningkatkan berbagai subsidi operasional bagi klub, menambah alokasi pendanaan selama proses perpindahan musim, hingga melakukan investasi awal pada sektor business-to-consumer (B2C).

Meski pendapatan diprediksi mencetak rekor, J.League tetap menganggarkan pengeluaran yang lebih besar, yakni 41,23 miliar yen. Kenaikan belanja tersebut dipicu oleh peningkatan alokasi dana bagi klub peserta serta besarnya anggaran promosi untuk memperkenalkan format musim baru kepada publik.

Meningkatkan Alokasi Dana bagi Klub

J.League juga menaikkan alokasi dana bagi klub peserta. Jika pada tahun fiskal yang berakhir Desember 2025 total pendanaan klub mencapai 12,74 miliar yen, maka untuk periode yang berakhir Juni 2027 angkanya meningkat menjadi 14,51 miliar yen, atau bertambah sekitar 1,7 miliar yen. Kenaikan tersebut merupakan bagian dari komitmen liga kepada klub, termasuk penambahan bantuan untuk biaya pemusatan latihan (training camp).

Mengapa Kalender Kompetisi Baru?

Perubahan kalender kompetisi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetisi sepak bola Jepang dan menarik lebih banyak penonton. J.League optimistis mulai periode yang berakhir pada Juni 2028, pendapatan dan pengeluaran akan kembali seimbang setelah format kompetisi baru berjalan stabil dan mampu menghasilkan pemasukan yang lebih besar.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kenaikan pendapatan dan pengeluaran ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi kompetisi sepak bola Jepang ke depan. Dengan meningkatnya pendapatan, J.League dapat meningkatkan kualitas kompetisi dan menarik lebih banyak penonton. Selain itu, peningkatan alokasi dana bagi klub peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas tim dan pemain.

J.League masih memiliki jalan panjang untuk mencapai tujuan mereka, namun dengan proyeksi pendapatan yang meningkat dan komitmen untuk meningkatkan kualitas kompetisi, mereka optimistis dapat mencapai kesuksesan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/dunia/read/8241657/ganti-kalender-kompetisi-jleague-proyeksikan-pendapatan-tembus-rekor-baru, without altering the facts of the original article.

Jurgen Klopp Cetak Rekor, Timnas Jerman Diperkuat Banyak Wajah Muda

Era baru Timnas Jerman tampaknya segera dimulai dengan Jurgen Klopp yang dikabarkan akan menjadi pelatih baru mereka. Klopp telah dihubungi oleh Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) untuk membahas kemungkinan menggantikan Julian Nagelsmann. Pelatih berusia 59 tahun itu mengaku kini sudah kembali memiliki energi setelah memutuskan meninggalkan Liverpool dua tahun lalu.

Klopp Siap Bawa Perubahan Besar

Klopp mengatakan bahwa sepak bola Jerman sedang berada di titik penting dan membutuhkan perubahan besar. Jika resmi ditunjuk, gaya bermain intensitas tinggi ala Klopp diyakini bakal membawa perubahan besar terhadap wajah Timnas Jerman. Sejumlah pemain muda diprediksi mendapat peran penting dalam tim ini.

Pemain Muda Jadi Andalan

Marc-Andre ter Stegen diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar, meskipun cedera membuatnya kehilangan kesempatan tampil maksimal di Piala Dunia 2026. Di sektor bek kanan, Elias Baum diprediksi menjadi kejutan dengan karakternya yang agresif. Jonathan Tah diproyeksikan menjadi pemimpin lini belakang menggantikan Antonio Rudiger yang mulai memasuki penghujung karier internasional.

Nico Schlotterbeck hampir pasti menjadi tandem Tah, sementara Nathaniel Brown dipilih sebagai bek kiri. Perubahan besar kemungkinan terjadi di lini tengah dengan Joshua Kimmich diperkirakan kembali dimainkan sebagai gelandang bertahan, bukan bek kanan seperti era Nagelsmann. Ia akan berduet dengan Aleksandar Pavlovic yang tampil impresif bersama Bayern Munchen sepanjang musim 2025/2026.

Mengapa Perubahan Ini Penting?

Perubahan ini penting karena Timnas Jerman membutuhkan penyegaran setelah beberapa tahun terakhir tidak mencapai hasil yang diharapkan. Dengan gaya bermain intensitas tinggi ala Klopp, Timnas Jerman diharapkan dapat meningkatkan performanya dan menjadi lebih kompetitif di tingkat internasional.

Dampak bagi Timnas Jerman

Jika perubahan ini berhasil, Timnas Jerman dapat menjadi lebih kuat dan kompetitif di tingkat internasional. Dengan pemain-pemain muda yang berbakat dan gaya bermain yang intens, Timnas Jerman dapat menjadi ancaman bagi tim-tim lain di Eropa.

Dengan demikian, penunjukan Jurgen Klopp sebagai pelatih baru Timnas Jerman dapat menjadi langkah yang tepat untuk memulai era baru dan meningkatkan prestasi tim ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/dunia/read/8242141/gambaran-timnas-jerman-di-bawah-jurgen-klopp-banyak-wajah-muda-dapat-kesempatan, without altering the facts of the original article.