Berkat Pemberdayaan BRI, Cita Rasa Rendang Asli Minang Mendunia

**Berikat Pemberdayaan BRI, Cita Rasa Rendang Asli Minang Mendunia** **Pembuka** Sebuah keresahan sederhana menjadi titik awal lahirnya Rabundo, usaha bumbu instan masakan Padang yang kini mulai menembus pasar nasional. Bermula dari keinginan menghadirkan kembali kebanggaan terhadap cita rasa asli Indonesia, Rabundo tumbuh menjadi bukti bahwa semangat pelaku UMKM yang dibarengi dengan pendampingan yang tepat mampu membuka jalan menuju pasar yang lebih luas. **Momen Penentu di Menit Akhir** Rabundo berangkat dari keresahan pendiri yang melihat ada bumbu rendang di rak swalayan yang diimpor dari negara tetangga. Sebagai keturunan asli Minangkabau, pemandangan tersebut meninggalkan pertanyaan besar dalam benaknya. Mengapa salah satu ikon kuliner Indonesia justru lebih banyak diproduksi oleh pihak luar. Keresahan tersebut kemudian berubah menjadi tekad untuk menghadirkan bumbu rendang asli Minang yang mampu bersaing di pasar. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Usaha yang didirikan Tika Hayana pada 2025 di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan tersebut lahir dari pengalaman yang mungkin dianggap sepele oleh banyak orang. Memastikan cita rasa rendang tetap autentik, Tika juga harus memikirkan bagaimana produknya dapat diterima pasar, memiliki identitas yang kuat, hingga memenuhi berbagai persyaratan legalitas agar mampu bersaing. Di tengah proses mengembangkan usaha tersebut, hubungan Tika dengan BRI sendiri telah terjalin sejak 2023 saat ia menjadi nasabah. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dukungan BRI terhadap perjalanan Rabundo pun berlanjut. Di mana, atas rekomendasi sesama pelaku UMKM, Tika bergabung dengan Rumah BUMN BRI Bakauheni untuk memperoleh pendampingan dalam mengembangkan usahanya. Seiring pendampingan serta kerja keras yang terus dilakukan, Rabundo pun berkembang semakin pesat. Kini usaha tersebut telah mempekerjakan tiga orang karyawan dan memasarkan produk unggulannya, yaitu bumbu rendang, melalui berbagai ritel modern di Bandar Lampung maupun marketplace yang menjangkau konsumen di seluruh Indonesia. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dukungan tersebut jauh melampaui sekadar bantuan administratif. Legalitas usaha, sertifikasi merek, hingga informasi nilai gizi menjadi bekal penting agar produknya mampu bersaing di pasar. Bagi Tika, pendampingan dari BRI dan Rumah BUMN BRI Bakauheni membantu memperkuat fondasi bisnis, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, fasilitasi legalitas, hingga kesempatan memperluas pasar melalui berbagai kegiatan promosi. Dengan demikian, Rabundo dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi pelaku UMKM lainnya di Indonesia. Rabundo adalah bukti bahwa semangat pelaku UMKM yang dibarengi dengan pendampingan yang tepat mampu membuka jalan menuju pasar yang lebih luas. Dengan dukungan dari BRI dan Rumah BUMN BRI Bakauheni, Tika Hayana dapat memperkuat fondasi bisnis dan meningkatkan kesempatan usahanya untuk bersaing di pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260802144602-25-755808/berkat-pemberdayaan-bri-cita-rasa-rendang-asli-minang-mendunia, without altering the facts of the original article.

Mantan Menteri RI Ini Dapat Hadiah Mobil Mewah dari Raja Arab

Mantan Menteri RI Ini Dapat Hadiah Mobil Mewah dari Raja Arab Pada 1980, mantan Menteri Penerangan dan Menteri Pertahanan, Mohammad Natsir, menerima Penghargaan Internasional Malik Faisal (Faisal Award) dari Kerajaan Arab Saudi atas jasa-jasanya kepada dunia Islam. Sebagai bentuk penghormatan, Raja Arab Saudi Faisal bin Abdul Azis juga berkeinginan menghadiahkan sebuah mobil mewah yang pantas digunakan Natsir di Jakarta. Alih-alih menerima hadiah tersebut, Natsir menolaknya secara halus dan meminta agar bantuan itu dialihkan untuk kepentingan yang lebih bermanfaat. Momen Penentu di Menit Akhir Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda * Natsir meminta agar bantuan itu dialihkan untuk membantu mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di Arab Saudi. * Ia memilih hidup sederhana meski pernah menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di pemerintahan. * Natsir tidak memiliki cukup uang untuk membeli rumah sendiri dan harus meminjam dana dari sahabatnya. Apa Artinya Ini ke Depan? Kehidupan sederhana Natsir tidak hanya terjadi karena keadaan ekonominya. Ia memilih hidup secukupnya dan memegang teguh prinsip yang terus diingat keluarganya. “Cukupkan yang ada. Jangan cari yang tiada. Pandai-pandailah mensyukuri nikmat,” kata pria kelahiran 1908 itu. Prinsip itulah yang menjelaskan mengapa ia menolak hadiah mobil mewah dari Kerajaan Arab Saudi. Di matanya, kesempatan membantu mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan jauh lebih berharga daripada memiliki kendaraan mewah untuk dirinya sendiri. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Kisah Natsir menolak hadiah mobil mewah dari Kerajaan Arab Saudi merupakan contoh kehidupan sederhana dan prinsip yang kuat. Ia memilih hidup secukupnya dan tidak mengkhawatirkan kekayaan. Prinsip ini masih relevan di masa kini dan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Dalam hidup kita, kita harus bisa mensyukuri apa yang sudah ada dan tidak terus-menerus menginginkan yang belum ada. Dengan demikian, kita bisa hidup lebih bahagia dan sejahtera.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260803095647-25-755942/mantan-menteri-ri-ini-dapat-hadiah-mobil-mewah-dari-raja-arab, without altering the facts of the original article.

Peramal India Datangi Ibu Tien, Ramalannya tentang Soeharto Terbukti Benar

Momen Penentu di Menit Akhir

Peramal India Datangi Ibu Tien, Ramalannya tentang Soeharto Terbukti Benar Pada tahun 1965, seorang peramal asal India yang masih misterius sampai saat ini, datang ke rumah Siti Hartinah, istrri Soeharto, di Jalan Agus Salim, Jakarta. Pria berusia lebih dari 50 tahun itu membawa sebuah kotak berisi aneka batu permata berwarna-warni dan menawarkan dagangannya kepada Hartinah. Meski tidak tertarik, Hartinah akhirnya bersedia mendengarkan apa yang hendak disampaikan oleh peramal tersebut.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Menurut buku Siti Hartinah Soeharto: Ibu Utama Indonesia (1992), peramal itu menceritakan berbagai kisah tentang kehidupan dan masa lalu keluarga Hartinah. Hampir seluruh cerita itu disebut sesuai dengan kenyataan, padahal keduanya baru pertama kali bertemu. Setelah itu, sang peramal menyampaikan ramalan yang paling mengejutkan: “Madam, suami madam akan berdiri sama tinggi duduk sama rendah dengan Presiden yang sekarang (Red, Soekarno)”. Hartinah mengaku tidak mempercayai ucapan tersebut. Pada tahun itu, Soeharto masih berstatus Mayor Jenderal TNI Angkatan Darat dan jalan menuju kursi presiden terasa sangat jauh.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Usai menyampaikan ramalannya, sang peramal meminta bayaran Rp40 ribu. Nilai itu membuat Hartinah terkejut karena tergolong sangat mahal pada masanya. Meski demikian, ia tetap memberikan uang tersebut agar persoalan tidak berlarut-larut. Beberapa tahun kemudian, situasi politik Indonesia berubah drastis setelah meletusnya Gerakan 30 September 1965. Di tengah pergolakan tersebut, Soeharto perlahan memperoleh posisi politik yang semakin kuat hingga akhirnya diangkat sebagai Presiden ke-2 Republik Indonesia pada tahun 1968.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Bagi sebagian orang, peristiwa itu dianggap sebagai pembuktian atas ramalan sang peramal India. Meski demikian, Hartinah mengaku tidak pernah lagi bertemu dengan pria tersebut setelah dirinya menjadi ibu negara. Bahkan selama bertahun-tahun mendampingi Soeharto memimpin Indonesia, sosok peramal itu tak pernah lagi muncul. Kisah ini menunjukkan bahwa ramalan dapat menjadi petunjuk tentang masa depan, tetapi juga bahwa kehidupan adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi dengan pasti.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260803110427-25-755977/peramal-india-datangi-ibu-tien-ramalannya-tentang-soeharto-terbukti, without altering the facts of the original article.

Cerita Warga Lihat Presiden RI Datangi Tempat Keramat Bikin Geger, Masyarakat Terkejut

**Cerita Warga Lihat Presiden RI Datangi Tempat Keramat Bikin Geger, Masyarakat Terkejut** **Pembuka** Pada tahun-tahun terakhir kepresidenannya, Soeharto, Presiden RI ke-2, dikabarkan sering menjalani ritual spiritual di beberapa lokasi keramat di Indonesia. Banyak yang masih ingat Gunung Kawi di Jawa Timur sebagai tempat yang paling banyak dikaitkan dengan ritual mencari berkah atau kekuatan gaib. Namun, Soeharto sendiri lebih sering dikaitkan dengan Gunung Selok dan Gunung Lawu. **Soeharto, Presiden yang Mencari Kekuatan Gaib** **Mengapa & Dampak** Soeharto disebut-sebut menjalani ritual spiritual di Gunung Selok, Cilacap, dan Gunung Lawu, jauh sebelum maupun setelah menjadi presiden. Catatan ini ditulis oleh sejarawan George Quinn dalam buku Wali Berandal Tanah Jawa (2021). Quinn mengunjungi Gunung Selok dan mendengar cerita dari warga setempat bahwa Soeharto sering mendatangi Padepokan Jambe Lima. Tidak diketahui secara pasti kapan maupun seberapa sering kunjungan itu dilakukan. Menurut penuturan yang diterima Quinn, aktivitas tersebut sudah berlangsung bahkan sebelum Soeharto menjadi presiden. Soeharto juga dikabarkan melakukan ritual spiritual di Gunung Lawu, yang dikenal sebagai salah satu lokasi yang dianggap sakral dalam tradisi masyarakat Jawa. Mengutip buku Hari-hari Terakhir Jejak Soeharto Setelah Lengser, 1998-2008 (2008), seorang sumber mengaku pernah mendampingi Soeharto menjalani semedi di Gunung Lawu. Ia mengaku pernah mengiringi Soeharto mendaki hingga puncak Lawu. Sumber tersebut mengatakan bahwa Soeharto tidak terlihat lelah sampai puncak, meskipun yang muda-muda sudah kelelahan. Mengapa ritual spiritual ini begitu penting bagi Soeharto? Menurut Soeharto sendiri, yang dijalaninya adalah ilmu kebatinan, bukan praktik mistis untuk mencari kesaktian atau kekuatan gaib. Dalam autobiografinya, ia menegaskan bahwa ilmu kebatinan adalah jalan untuk mendekatkan batin kita dengan pencipta kita, Tuhan Yang Maha Kuasa. Baginya, kebatinan merupakan jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, sehingga pengertiannya tentang mistik berbeda dengan persepsi yang berkembang di masyarakat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Soeharto sering menjalani ritual spiritual di Gunung Selok dan Gunung Lawu, sebelum maupun setelah menjadi presiden. 2. Soeharto melakukan ritual spiritual di beberapa tahapan, termasuk di Gua Jambe Lima, Gua Jambe Pitu, dan Gua Suci Rahayu. 3. Soeharto tidak terlihat lelah saat mendaki hingga puncak Gunung Lawu, meskipun yang muda-muda sudah kelelahan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Ritual spiritual yang dilakukan Soeharto menunjukkan bahwa ia memiliki kepercayaan yang kuat terhadap kekuatan gaib dan kebatinan. Meskipun ia membantah bahwa yang dijalaninya adalah praktik mistis, namun kepercayaannya ini tetap menimbulkan kesan bahwa ia mencari kekuatan lebih di luar dari dirinya sendiri. Ini menunjukkan bahwa Soeharto masih memiliki kelemahan dan kekurangan sebagai presiden, meskipun ia memiliki kekuasaan yang besar. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian ini menunjukkan bahwa Soeharto masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh dalam mencari kekuatan dan kepercayaan yang lebih kuat. Meskipun ia telah menjadi presiden, namun ia masih memiliki kelemahan dan kekurangan yang harus diatasi. Ini menunjukkan bahwa kekuasaan dan kekuatan tidaklah cukup untuk menjadikan seseorang menjadi presiden yang kuat dan bijaksana.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260803132639-25-756066/cerita-warga-lihat-presiden-ri-ini-datangi-tempat-keramat-bikin-geger, without altering the facts of the original article.

BRI Gelar BRIncubator 2026, Akselerasi UMKM Naik Kelas

**BRI Gelar BRIncubator 2026, Akselerasi UMKM Naik Kelas** **Momen Penentu di Menit Akhir** PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menggelar Kick-Off BRIncubator 2026 sebagai penanda dimulainya rangkaian program inkubasi bagi UMKM binaan Rumah BUMN BRI pada tahun ini. BRIncubator merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BRI dalam memperkuat pemberdayaan UMKM melalui pemberdayaan yang terstruktur. Dengan begitu, pelaku usaha semakin siap meningkatkan daya saing dan memperluas peluang pasar hingga ke tingkat global. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Sejak diluncurkan pada 2018, BRIncubator menjadi bagian dari strategi BRI dalam memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM agar mampu berkembang dan memanfaatkan peluang di pasar yang semakin kompetitif. BRIncubator dirancang untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui proses kurasi, pendampingan intensif, dan pengembangan bisnis. Program ini berfokus pada tiga kategori utama, yaitu Food & Beverage, Fashion & Beauty, serta Home Decor & Craft, dengan tujuan mendorong UMKM naik kelas dan mempersiapkan usahanya untuk memasuki pasar ekspor. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan, BRIncubator merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM agar mampu berkembang dan memanfaatkan peluang di pasar yang semakin kompetitif. “Untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi UMKM, diperlukan upaya penguatan kapasitas dan kapabilitas melalui pembinaan yang berkelanjutan. Penguatan tersebut mencakup pengembangan pola pikir (mindset) kewirausahaan, strategi bisnis, literasi keuangan, digitalisasi usaha, hingga pembekalan mengenai peluang ekspor,” jelas dia dalam keterangan tertulis, ditulis Rabu (5/8/2026). Dirinya bilang, UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas akses pasar, naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Akhmad Purwakajaya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra, narasumber, pendamping, dan tim Rumah BUMN yang senantiasa berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM di berbagai daerah. “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Program BRIncubator 2026. Besar harapan kami agar seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan ini dapat menjadi bekal dalam meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat daya saing, serta membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun global,” terang Akhmad.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260805082357-25-756627/akselerasi-umkm-naik-kelas-bri-gelar-kick-off-brincubator-2026, without altering the facts of the original article.

Warga Israel Masuk RI Tanpa Izin, Bertemu dengan Presiden Jokowi

**Warga Israel Masuk RI Tanpa Izin, Bertemu dengan Presiden Jokowi** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tahun 1971, seorang wartawan asal Israel bernama Ted Lurie berhasil masuk ke lingkungan Istana Merdeka dan bahkan sempat menandatangani buku tamu. Kehadirannya menjadi sorotan karena terjadi saat Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Lurie datang ke Indonesia pada Agustus 1971 untuk menghadiri kongres Press Foundation of Asia di Bali sebagai perwakilan media tempatnya bekerja. Awalnya, keberadaan Lurie di Indonesia tidak menimbulkan masalah. Namun, persoalan baru muncul ketika Lurie bersama sekitar 15 wartawan peserta kongres melakukan kunjungan ke Jakarta. Salah satu agenda rombongan adalah mendatangi Istana Merdeka. Saat berada di Istana, identitas Lurie sebagai warga negara Israel diketahui. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pemerintah kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari tahu bagaimana Lurie bisa masuk ke Indonesia. Hasil pengusutan kemudian mengungkap bahwa Lurie ternyata memperoleh izin khusus dari Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk menghadiri konferensi Press Foundation of Asia di Bali. Dengan adanya izin khusus tersebut, polemik mengenai masuknya Lurie ke Indonesia perlahan mereda. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Peristiwa itu pun tidak berkembang menjadi konflik diplomatik antara Indonesia dan Israel. Namun, kejadian ini menunjukkan bahwa pemerintah masih harus meningkatkan keamanan dan pengawasan di sekitar Istana Merdeka. Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel masih perlu dipertahankan dan diperkuat. **Pembuka** Pada tahun 1971, seorang wartawan asal Israel bernama Ted Lurie berhasil masuk ke lingkungan Istana Merdeka dan bahkan sempat menandatangani buku tamu. Kehadirannya menjadi sorotan karena terjadi saat Indonesia belum memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Lurie datang ke Indonesia pada Agustus 1971 untuk menghadiri kongres Press Foundation of Asia di Bali sebagai perwakilan media tempatnya bekerja. **APA YANG TERJADI** Lurie bersama sekitar 15 wartawan peserta kongres melakukan kunjungan ke Jakarta. Salah satu agenda rombongan adalah mendatangi Istana Merdeka. Saat berada di Istana, identitas Lurie sebagai warga negara Israel diketahui. Pemerintah kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari tahu bagaimana Lurie bisa masuk ke Indonesia. Hasil pengusutan kemudian mengungkap bahwa Lurie ternyata memperoleh izin khusus dari Kedutaan Besar Indonesia di Singapura untuk menghadiri konferensi Press Foundation of Asia di Bali. **MENGAPA & DAMPAK** Pemerintah masih harus meningkatkan keamanan dan pengawasan di sekitar Istana Merdeka. Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel masih perlu dipertahankan dan diperkuat. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah masih harus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak lain untuk menghindari kejadian-kejadian serupa di masa depan. **Penutup** Kejadian ini menunjukkan bahwa pemerintah masih harus meningkatkan keamanan dan pengawasan di sekitar Istana Merdeka. Selain itu, kejadian ini juga menunjukkan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel masih perlu dipertahankan dan diperkuat. Dengan demikian, pemerintah harus meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak lain untuk menghindari kejadian-kejadian serupa di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729201137-25-754903/warga-israel-terang-terangan-masuk-ri-nyaris-bertemu-presiden, without altering the facts of the original article.

3 WNI Terluka Parah Akibat Bom Atom di Jepang, Kulit Terbakar-Nyaris Tewas

**3 WNI Terluka Parah Akibat Bom Atom di Jepang, Kulit Terbakar-Nyaris Tewas** **Momen Penentu di Menit Akhir** Hari ini, tanggal 6 Agustus, adalah hari yang sangat bersejarah. 81 tahun yang lalu, pada hari yang sama, bom atom menghancurkan kota Hiroshima, Jepang, dengan kehancuran yang tak terkalahkan. Dalam ledakan itu, 120 ribu orang tewas, dan jutaan lainnya sakit parah. Tiga mahasiswa asal Indonesia, Sjarif Adil Sagala, Arifin Bey, dan Hasan Rahaya, merupakan korban dari ledakan tersebut. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dua mahasiswa tersebut adalah penerima beasiswa pemerintah Jepang, Nanpo Tokubetsu Ryogakusei (Nantoku), yang bertujuan untuk menarik perhatian pemuda Indonesia agar menimba ilmu dan kelak membangun Tanah Air. Mereka sedang menjalani aktivitas seperti biasa pada pagi itu, ketika ledakan bom atom terjadi. Arifin Bey, yang sedang mengikuti kuliah fisika, melihat cahaya menyambar dari arah jendela. Beberapa detik kemudian, gelombang panas menghantam ruang kelas, dan Arifin kehilangan kesadaran. Sagala juga mendengar suara pesawat yang diikuti cahaya menyilaukan. Belakangan diketahui pesawat tersebut adalah Enola Gay B-29 yang menjatuhkan bom atom di Hiroshima. “Tiba-tiba terdengar suara aneh dan…. sraatt, sinar berkilau, dengan dahsyat dan mengejutkan!” tutur Sagala dalam memoar Suka Duka Pelajar Indonesia di Jepang, Sekitar Perang Pasifik 1942-1945 (1990). **Apa Artinya Ini ke Depan?** Setelah ledakan bom atom, ketiganya berusaha menyelamatkan diri. Selama penyelamatan, Arifin menyaksikan banyak korban mengalami luka bakar mengerikan hingga kulit tangan mereka mengelupas. “Rupanya cahaya yang menyambar itu telah ‘menguliti’ bagian tangannya yang tidak tertutup lengan baju, dan kulit tangan itu menggantung sehingga tampak seperti mengenakan sarung tangan,” kenangnya dalam memoar Suka Duka Pelajar Indonesia di Jepang, Sekitar Perang Pasifik 1942-1945 (1990). Para penyintas diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut dokter apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. “Pernyataan itu ditandatangani dan pasrah,” kenang Arifin Bey dalam Bom Atom di Atas Hiroshima (1989). Beruntung, mereka berhasil melewati masa kritis setelah sekitar satu pekan. Selama lima tahun berikutnya, kondisi kesehatan mereka terus dipantau sebelum akhirnya kembali ke Indonesia. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Sagala bahkan disebut memiliki peluang hidup yang sangat kecil. Dokter akhirnya mengaku tak sanggup lagi memberikan pengobatan. Para penyintas diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut dokter apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. “Pernyataan itu ditandatangani dan pasrah,” kenang Arifin Bey dalam Bom Atom di Atas Hiroshima (1989). Setelah kembali ke Indonesia, Sagala mendirikan perusahaan mi instan pertama di Indonesia dengan merek Supermie pada 1969. Kisah mereka merupakan contoh dari keberanian dan semangat hidup yang tak pernah tergoyahkan oleh kehancuran. Mereka merupakan inspirasi bagi kita semua untuk terus maju dan tidak pernah menyerah. **Referensi:** MFakhriansyah, CNBC Indonesia 06 Agustus 2026 11:50 Foto: Bom Hiroshima dan Nagasaki (AP Photo, File) Sejarawan Aiko Kurasawa dalam Sisi Gelap Perang Asia (2023) Kurihara Meiko kepada NHK, dikutip Kamis (6/8/2026) Arifin Bey dalam memoar Bom Atom di Atas Hiroshima: Suatu Pengalaman Nyata (1986) Sagala dalam memoar Suka Duka Pelajar Indonesia di Jepang, Sekitar Perang Pasifik 1942-1945 (1990)

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260806090819-25-756991/saat-3-wni-jadi-korban-bom-atom-di-jepang-kulit-terbakar-nyaris-tewas, without altering the facts of the original article.

Prabowo Panggil Banyak Nama ke Istana untuk Jadi Calon Gubernur BI, Siapa yang Dipilih?

**Prabowo Panggil Banyak Nama ke Istana untuk Jadi Calon Gubernur BI, Siapa yang Dipilih?** **Momen Penentu di Menit Akhir** Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa calon Gubernur Bank Indonesia (BI) belum diputuskan oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun, beberapa nama sudah melalui proses wawancara dengan Presiden Prabowo. “Ada ya. Ada beberapa nama banyak, banyak. Ada, untuk diajak diskusi arahnya bagaimana, ada ya,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (7/8/2026). **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pemilihan calon Gubernur BI merupakan proses yang panjang dan kompleks. Dalam mekanismenya, Presiden Prabowo bisa mengusulkan beberapa nama kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Selanjutnya dilakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test oleh Komisi XI DPR. Hasilnya dibawa ke Sidang Paripurna DPR untuk mendapatkan persetujuan anggota. Jika usulan terima maka diserahkan kepada Mahkamah Agung (MA) untuk pengambilan sumpah jabatan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pemilihan calon Gubernur BI memiliki implikasi besar bagi kestabilan ekonomi negara. Gubernur BI akan berperan sebagai penjaga stabilitas moneter dan kebijakan ekonomi. Oleh karena itu, calon yang dipilih harus memiliki kemampuan dan integritas yang cukup untuk menjalankan tanggung jawab tersebut. Pemilihan calon Gubernur BI juga dapat mempengaruhi keputusan kebijakan ekonomi pemerintah dan dapat berdampak pada investasi dan pertumbuhan ekonomi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meskipun beberapa nama sudah melalui proses wawancara, namun belum ada calon yang definitif. Prasetyo memastikan bahwa belum ada Surat Presiden yang dikirimkan ke DPR. “Kalau pertanyaannya berkaitan dengan Surpres pengajuan calon definitif Gubernur Bank Indonesia, sampai hari ini juga belum ada surpres dari Bapak Presiden yang dikirim ke DPR berkenaan dengan hal tersebut,” kata Prasetyo. Jalan panjang masih harus ditempuh untuk menentukan calon Gubernur BI yang tepat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807150549-17-757459/pilih-calon-gubernur-bi-prabowo-sudah-panggil-banyak-nama-ke-istana, without altering the facts of the original article.

Syarat Beli Saham di Lelang BEI: 11 Saham yang Dijual dan Persyaratannya

**Syarat Beli Saham di Lelang BEI: 11 Saham yang Dijual dan Persyaratannya** Lelang Saham Bursa akan diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 1 September 2026 pukul 14.00 WIB. Lebih dari 11 saham bursa akan dijual melalui lelang ini, yang merupakan saham-saham yang belum dikeluarkan atau telah dibeli kembali oleh Bursa. **Momen Penentu di Menit Akhir** Lelang ini akan diselenggarakan secara terbuka di Ruang Rapat Utama PT Bursa Efek Indonesia, Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta. Selain itu, lelang juga dapat diikuti secara daring (online), di mana tautan pelaksanaan akan disampaikan kepada peserta lelang yang telah mendaftar untuk mengikuti lelang Saham Bursa pada September 2026. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Lebih dari 11 saham bursa akan dijual melalui lelang ini, yang merupakan saham-saham yang belum dikeluarkan atau telah dibeli kembali oleh Bursa. 2. Lelang ini akan diselenggarakan secara terbuka di Ruang Rapat Utama PT Bursa Efek Indonesia, Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 Lantai 6, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta. 3. Peserta lelang diwajibkan terlebih dahulu memenuhi persyaratan sebagai Anggota Bursa Efek sesuai Peraturan Bursa Nomor III-A tentang Keanggotaan Bursa. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Lelang Saham Bursa ini memiliki kemungkinan besar akan meningkatkan likuiditas pasar dan menarik minat investor untuk membeli saham-saham yang dijual. Namun, perlu diingat bahwa lelang ini juga memiliki risiko, seperti penurunan harga saham atau kegagalan lelang. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Untuk mengikuti lelang ini, Perusahaan Efek yang berminat harus menyampaikan permohonan tertulis disertai Surat Konfirmasi dari Bursa untuk melakukan pembelian Saham Bursa. Dokumen tersebut harus disampaikan paling lambat pada 20 Agustus 2026 pukul 17.00 WIB. Dengan demikian, Perusahaan Efek yang berminat dapat mempersiapkan diri untuk mengikuti lelang ini dan meningkatkan kemungkinan untuk membeli saham-saham yang dijual.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807143214-17-757448/bei-lelang-11-saham-ini-syarat-belinya, without altering the facts of the original article.

Bank Kasikorn (BMAS) Galang Rights Issue Jumbo, Duitnya Digunakan untuk Perluasan Bisnis

PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. (BMAS) akan menggelar aksi korporasi melalui Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue. Dalam rencana ini, bank tersebut akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,87 miliar saham baru atau setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Momen Penentu di Menit Akhir

Rencana tersebut masih akan dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Agustus 2026. Manajemen Kasikorn juga menegaskan bahwa pelaksanaan rights issue baru dapat dilakukan setelah memperoleh persetujuan RUPSLB, menyampaikan pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta memperoleh pernyataan efektif dari regulator.

Harga pelaksanaan rights issue maupun jumlah final saham baru yang diterbitkan belum ditetapkan. Saham baru yang diterbitkan memiliki nilai nominal Rp100 per saham dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai ketentuan yang berlaku. Saham tersebut juga akan memiliki hak yang sama dengan saham Perseroan yang telah beredar, termasuk hak atas dividen.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Adapun dari sisi penggunaan dana, seluruh hasil rights issue setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan sebagai modal kerja, khususnya untuk mendukung peningkatan penyaluran kredit Perseroan. Menurut manajemen, aksi korporasi ini juga diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan sekaligus membuka peluang masuknya investor baru yang dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perusahaan.

Manajemen menegaskan bahwa pelaksanaan rights issue nantinya akan dilakukan paling lambat 12 bulan sejak memperoleh persetujuan RUPSLB sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keputusan Kasikorn untuk menggelar rights issue dapat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kemampuan perusahaan dalam meningkatkan penyaluran kredit. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan penjualan dan laba, serta meningkatkan citra perusahaan di pasar.

Rights issue ini juga dapat membantu meningkatkan likuiditas perusahaan, sehingga perusahaan dapat lebih mudah dalam menghadapi situasi keuangan yang tidak menentu. Selain itu, rights issue ini juga dapat membantu meningkatkan nilai perusahaan, sehingga perusahaan dapat lebih mudah dalam mengakuisisi perusahaan lain atau meningkatkan saham perusahaan.

Namun, perlu diingat bahwa rights issue ini juga dapat memiliki dampak negatif, seperti meningkatkan jumlah saham yang beredar dan mengurangi nilai per saham. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis yang lebih lanjut untuk mengetahui apakah rights issue ini merupakan keputusan yang tepat bagi Kasikorn.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Rights issue ini merupakan langkah penting bagi Kasikorn dalam meningkatkan kemampuan perusahaan. Namun, perlu diingat bahwa rights issue ini masih harus melalui proses yang panjang dan kompleks, seperti mendapatkan persetujuan pemegang saham, OJK, dan regulator lainnya.

Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis yang lebih lanjut untuk mengetahui apakah rights issue ini merupakan keputusan yang tepat bagi Kasikorn. Selain itu, perlu diingat bahwa rights issue ini juga dapat memiliki dampak negatif, seperti meningkatkan jumlah saham yang beredar dan mengurangi nilai per saham.

Dengan demikian, Kasikorn harus melakukan analisis yang lebih lanjut untuk mengetahui apakah rights issue ini merupakan keputusan yang tepat bagi perusahaan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807151358-17-757460/bank-kasikorn–bmas–galang-rights-issue-jumbo-duitnya-buat-ini, without altering the facts of the original article.