Google Pantau Kita 24 Jam, Ini 2 Cara Menghentikan Pengawasan

**Google Pantau Kita 24 Jam, Ini 2 Cara Menghentikan Pengawasan** **Pembuka** Google, salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia, terus memantau aktivitas pengguna melalui berbagai layanan mereka. Mulai dari pencarian di mesin telusur, video yang ditonton, hingga lokasi yang dikunjungi, semua aktivitas ini dapat menjadi bagian dari data yang dikumpulkan Google. Data ini kemudian digunakan untuk membangun profil pengguna berdasarkan kebiasaan, minat, dan aktivitas sehari-hari. **APA YANG TERJADI** Berdasarkan laporan dari CNBC Indonesia, Google menyediakan pengaturan yang memungkinkan aktivitas pencarian dan penggunaan aplikasi tidak lagi disimpan secara otomatis. Pengguna dapat menghentikan Google mengumpulkan data mereka dengan mengubah pengaturan keamanan dan privasi mereka. Berikut adalah cara menghentikan Google mengumpulkan data pengguna: – Buka laman Google.com melalui browser di desktop atau ponsel. – Pilih menu Manage your Google Account. – Masuk ke Privacy & Personalization, lalu pilih Manage your Data & Personalization. – Gulir ke bawah hingga menemukan Activity Controls, kemudian pilih Manage your Activity Controls. – Pada bagian Web & App Activity, geser tombol (toggle) hingga nonaktif. – Setelah muncul konfirmasi, pilih Pause untuk menghentikan penyimpanan aktivitas. **MENGAPA & DAMPAK** Kumpulan data yang dikumpulkan Google digunakan untuk memahami preferensi pengguna dan meningkatkan layanan mereka. Namun, pengguna sebenarnya memiliki kendali untuk membatasi proses pelacakan tersebut. Dengan menghentikan Google mengumpulkan data mereka, pengguna dapat mengurangi jejak digital mereka dan memiliki lebih banyak privasi. **PENUTUP** Dengan menghentikan Google mengumpulkan data mereka, pengguna dapat memiliki lebih banyak kontrol atas informasi mereka dan mengurangi jejak digital mereka. Namun, perlu diingat bahwa menghentikan pelacakan tidak otomatis menghapus data yang telah tersimpan sebelumnya. Pengguna harus berhati-hati dalam mengatur pengaturan keamanan dan privasi mereka untuk menjaga privasi mereka tetap aman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260719111429-37-751943/google-rupanya-pantau-kita-24-jam-penuh-buruan-setop-pakai-cara-ini, without altering the facts of the original article.

3 Cara Efektif Mengosongkan Memori HP Android Tanpa Hapus Aplikasi

**3 Cara Efektif Mengosongkan Memori HP Android Tanpa Hapus Aplikasi** **Pembuka** Memori ponsel yang penuh dapat menyebabkan masalah serius bagi pengguna Android. Namun, tidak semua aplikasi dapat dihapus untuk membebaskan ruang penyimpanan. Berikut beberapa cara efektif untuk mengosongkan memori HP Android tanpa menghapus aplikasi. **APA YANG TERJADI** Jika memori ponsel mulai penuh, pengguna tidak selalu harus menghapus aplikasi untuk mendapatkan ruang penyimpanan tambahan. Menurut Thea Arbar di CNBC Indonesia, ada beberapa cara untuk mengosongkan memori HP Android tanpa menghapus aplikasi. **MENGAPA & DAMPAK** Penghapusan file sistem dapat menjadi pilihan saat pemilik HP tidak ingin menghapus foto dan video. Mengosongkan memori HP tanpa menghapus aplikasi dapat membantu pengguna menghemat ruang penyimpanan dan meningkatkan kinerja ponsel. **Penutup** Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pengguna dapat mengosongkan memori HP Android tanpa menghapus aplikasi. Ini adalah cara efektif untuk menghemat ruang penyimpanan dan meningkatkan kinerja ponsel. **Cara 1: Menghapus File Sistem** Penghapusan file sistem dapat menjadi pilihan saat pemilik HP tidak ingin menghapus foto dan video. Ada beberapa cara untuk menghapus file sistem: * Menggunakan aplikasi pengelolaan file Google * Menggunakan menu penyimpanan telepon di Pengaturan * Menggunakan aplikasi pengelolaan file lainnya **Cara 2: Mengatur File yang Tersedia di WhatsApp** File seperti foto, video, atau file dari WhatsApp Group sering bikin memori HP penuh. Untuk itu, cara lain mengosongkan memori HP adalah mengatur file yang tersedia di WhatsApp: * Nonaktifkan fitur auto-download di WhatsApp * Hapus beberapa chat WhatsApp untuk membersihkan penyimpanan WhatsApp **Cara 3: Menggunakan Aplikasi Pengelolaan File** Aplikasi pengelolaan file dapat membantu pengguna mengosongkan memori HP Android tanpa menghapus aplikasi. Aplikasi seperti Google Files, Files by Google, atau aplikasi pengelolaan file lainnya dapat membantu pengguna menghapus file yang tidak perlu dan membersihkan memori HP. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan mengosongkan memori HP Android tanpa menghapus aplikasi, pengguna dapat meningkatkan kinerja ponsel dan menghemat ruang penyimpanan. Ini adalah cara efektif untuk menghemat ruang penyimpanan dan meningkatkan kinerja ponsel. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Mengosongkan memori HP Android tanpa menghapus aplikasi membutuhkan kesabaran dan kemampuan untuk mengelola file dan aplikasi dengan efektif. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pengguna dapat meningkatkan kinerja ponsel dan menghemat ruang penyimpanan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260719153356-37-751977/tak-perlu-hapus-aplikasi-ini-cara-kosongkan-memori-hp-android, without altering the facts of the original article.

ATM Penipuan: Ribuan Mesin Tunai Tutup Sementara Setelah Digugat

Perusahaan operator ATM Bitcoin yang tercatat di bursa Nasdaq, Bitcoin Depot, resmi menghentikan seluruh layanannya dan mengajukan perlindungan kebangkrutan Chapter 11 di Amerika Serikat. Keputusan ini diambil setelah perusahaan menghadapi tekanan finansial, gugatan hukum terkait dugaan penipuan kripto, hingga regulasi yang semakin ketat. Kejadian ini menandai akhir bagi perusahaan yang pernah mengoperasikan sekitar 9.276 kios ATM di Amerika Serikat, Kanada, dan Australia.

Momen Penentu di Menit Akhir

Bitcoin Depot secara sukarela mengajukan permohonan pailit ke Pengadilan Kebangkrutan AS untuk Distrik Selatan Texas pada Senin (18/5) waktu setempat. Dalam proses tersebut, Bitcoin Depot akan menghentikan operasionalnya secara permanen dan menjual aset-aset perusahaan sesuai ketentuan kepailitan. Perusahaan yang berbasis di Atlanta itu akan dinonaktifkan secara total.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Pendapatan Bitcoin Depot merosot 49% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan laba kotor anjlok 85% menjadi US$45 juta atau sekitar Rp810 miliar. Selain itu, perusahaan juga menghadapi gugatan besar yang diajukan jaksa agung negara bagian Massachusetts dan Iowa, yang menuduh perusahaan memfasilitasi praktik penipuan melalui ATM kripto. Kasus ini mencuat setelah kerugian akibat penipuan ATM kripto mencapai rekor US$389 juta atau sekitar Rp7 triliun sepanjang tahun lalu.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menunjukkan bahwa perusahaan operator ATM Bitcoin telah menghadapi tekanan besar dari regulasi yang semakin ketat dan pengetatan aturan. Industri aset kripto sedang mengalami perubahan besar, dengan adopsi institusional terhadap kripto terus meningkat melalui produk seperti exchange-traded fund (ETF) dan perkembangan regulasi baru. Namun, operator ATM kripto menghadapi tekanan berat akibat pengetatan aturan serta meningkatnya pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan layanan untuk tindak penipuan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan kejadian ini, perusahaan operator ATM Bitcoin harus bersiap menghadapi konsekuensi kebangkrutan dan restrukturisasi. Mereka harus melalui proses kepailitan yang kompleks dan menghadapi tantangan untuk menjual aset-aset perusahaan dan mengembalikan kreditur. Selain itu, industri aset kripto juga harus terus menghadapi perubahan besar dan meningkatnya regulasi yang semakin ketat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260719173815-37-751988/digugat-kasus-penipuan-ribuan-atm-ini-tutup-bangkrut, without altering the facts of the original article.

Risiko Menggunakan AI Google pada Anak dan Remaja, Orang Tua Harus Sadar

**Risiko Menggunakan AI Google pada Anak dan Remaja, Orang Tua Harus Sadar** **Pembuka** Orang tua perlu lebih waspada jika anak menggunakan fitur AI di Google Search. Riset terbaru menemukan bahwa AI Overview dan AI Mode milik Google beberapa kali gagal mengenali tanda-tanda keinginan bunuh diri pada anak dan remaja, bahkan dalam sejumlah kasus justru memberikan respons yang dinilai tidak tepat. **Momen Penentu di Menit Akhir** Sebuah riset terbaru dari Common Sense Media’s Youth AI Safety Institute menemukan bahwa AI Overview dan AI Mode milik Google beberapa kali gagal mengenali tanda-tanda keinginan bunuh diri pada anak dan remaja. Penelitian ini dilakukan menggunakan akun simulasi anak berusia 11 tahun dan 15 tahun yang dilengkapi SafeSearch serta kontrol orang tua melalui Google Family Link. Peneliti menguji kemampuan AI Google dalam merespons berbagai topik sensitif, mulai dari bunuh diri, melukai diri sendiri (self-harm), gangguan makan, psikosis, hingga eksploitasi seksual anak. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Hasil pengujian menemukan bahwa AI Overview dan AI Mode gagal melindungi anak-anak yang sedang mengalami krisis, termasuk melewatkan tanda-tanda keinginan bunuh diri, memperkuat indikasi psikosis dan mania, memvalidasi gangguan makan, hingga merayakan penggunaan ganja. Dari 214 pertanyaan yang seharusnya memicu rekomendasi untuk menghubungi layanan darurat atau tenaga medis, AI Overview hanya memberikan rujukan yang tepat pada sekitar 58% kasus. Sementara AI Mode mencatat tingkat keberhasilan sekitar 77%. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Temuan ini memunculkan kekhawatiran bahwa AI dapat mendorong praktik kecurangan akademik di kalangan pelajar. Selain itu, peneliti juga menemukan persoalan akurasi jawaban AI. Dalam lebih dari 275 pertanyaan sejarah, AI Overview dan AI Mode memberikan jawaban berbeda untuk pertanyaan yang sama pada sekitar 43% pengujian. Perbedaan tersebut mencakup tingkat akurasi, kedalaman informasi, hingga sudut pandang jawaban. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Berdasarkan hasil tersebut, Common Sense Media merekomendasikan agar sekolah dan keluarga memiliki opsi untuk menonaktifkan AI Overview maupun AI Mode bagi anak-anak. Peneliti juga menyarankan siswa sekolah dasar lebih mengandalkan database perpustakaan atau mesin pencari yang tidak memberikan jawaban berbasis AI. Google menolak kesimpulan penelitian tersebut dan mengklaim telah melakukan pengujian internal menggunakan kueri yang sama dan memperoleh kualitas jawaban yang lebih baik. Namun, peneliti Common Sense Media menilai beban pengawasan tetap berada di tangan orang tua dan sekolah selama AI Overview dan AI Mode masih dapat diakses oleh pengguna di bawah umur. **Penutup** Oleh karena itu, orang tua harus waspada dan membatasi akses anaknya terhadap AI Google. Selain itu, sekolah juga harus memperhatikan penggunaan AI di kalangan siswa dan menawarkan alternatif yang lebih aman dan akurat. Dengan demikian, anak-anak dapat belajar dan berinteraksi dengan AI dengan aman dan sehat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260719170219-37-751985/orang-tua-wajib-tahu-ini-risiko-pakai-ai-google-buat-anak-remaja, without altering the facts of the original article.

5 Strategi Baru DJP Awasi Pajak, dari Web Scraping hingga Kerja Sama dengan Babinsa

**5 Strategi Baru DJP Awasi Pajak, dari Web Scraping hingga Kerja Sama dengan Babinsa** **Pembuka** Direktur Jenderal Pajak (DJP) Bimo Wijayanto telah merilis Surat Edaran Nomor SE-8/PJ/2026 kepada jajarannya, sejak 15 Juli 2026. Surat edaran ini menjadi pedoman pengawasan kepatuhan wajib pajak. Dalam surat edaran tersebut, Bimo menekankan bahwa pedoman ini diperlukan bagi para petugas pajak untuk mewujudkan kepatuhan wajib pajak yang berkesinambungan, sehubungan dengan penerapan sistem self assessment pajak. **Momen Penentu di Menit Akhir** Dalam rangka pembinaan kepada Wajib Pajak sehubungan dengan penerapan sistem self assessment perpajakan, perlu dilakukan pengawasan terhadap pemenuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak yang bertujuan untuk mewujudkan kepatuhan yang berkesinambungan. Pengawasan tersebut dilaksanakan terhadap Wajib Pajak, baik yang telah maupun yang belum terdaftar, terdiri atas: pengawasan Wajib Pajak terdaftar; pengawasan Wajib Pajak belum terdaftar; dan pengawasan wilayah. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pengawasan Wajib Pajak terdaftar dan Wajib Pajak belum terdaftar dilakukan antara lain melalui kegiatan permintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan berdasarkan data dan/atau informasi yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Pajak. Termasuk di dalamnya kewajiban atas objek pajak yang telah dikenakan maupun yang belum dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Bagi Wajib Pajak terdaftar, pengawasan dilakukan melalui kegiatan Pengawasan Pembayaran Masa (PPM) dan Pengawasan Kepatuhan Material (PKM), sedangkan bagi yang belum terdaftar, pengawasan dilakukan melalui kegiatan ekstensifikasi. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam rangka mendukung efektivitas dan efisiensi pengawasan, kegiatan pengumpulan data kata Bimo menjadi instrumen penting untuk memperoleh data tambahan atas Wajib Pajak, memastikan penguasaan wilayah, serta memperkuat kegiatan ekstensifikasi dan perluasan basis data. Data dan/atau informasi yang diperoleh dalam pelaksanaan pengawasan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan oleh petugas pajak. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pengawasan atas kepatuhan Wajib Pajak tersebut diawali dengan tahapan identifikasi dan pengumpulan data secara sistematis guna mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan yang efektif dan terukur. Adapun untuk kegiatan pengawasan oleh para petugas pajak dapat dilakukan dengan berbagai cara dan pendekatan, seperti visitasi, penyisiran (canvassing), pengamatan langsung, hingga pembangunan jejaring informasi, seperti melalui Bintara Pembina Desa (Babinsa) atau Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Pengawasan ini juga bisa dilakukan dengan penilaian dengan teknologi remote sensing, web scraping, pemanfaatan informasi media, telaah jurnal atau karya ilmiah, serta analisis data yang belum teridentifikasi. **Pengawasan yang Inovatif** Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan, Direktorat Jenderal Pajak telah melaksanakan kegiatan pengumpulan data lapangan dan non-lapangan. Kegiatan pengumpulan data lapangan dilakukan dengan mendatangi tempat tinggal, tempat kedudukan, tempat kegiatan usaha, dan/atau pekerjaan bebas Wajib Pajak maupun pihak terkait untuk menemukan subjek dan/atau objek pajak. Sementara itu, pengumpulan data non-lapangan dilaksanakan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan sarana administrasi lainnya yang tersedia tanpa harus melakukan kunjungan langsung ke lokasi. **Kesimpulan** Dalam rangka meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, Direktorat Jenderal Pajak telah melaksanakan kegiatan pengawasan yang efektif dan efisien. Dengan adanya surat edaran Nomor SE-8/PJ/2026, petugas pajak dapat meningkatkan kemampuan pengawasan dan meningkatkan efektivitas pengawasan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260719200839-4-752007/5-fakta-cara-baru-djp-awasi-kepatuhan-pajak-hingga-libatkan-babinsa, without altering the facts of the original article.

DJP Gunakan Teknologi Canggih untuk Awasi Pajak, dari Web Scraping hingga Karya Ilmiah

**DJP Gunakan Teknologi Canggih untuk Awasi Pajak, dari Web Scraping hingga Karya Ilmiah** **Pembuka** Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan telah mengambil langkah serius untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pemanfaatan teknologi digital. Dalam Surat Edaran (SE) Nomor SE-8/PJ/2026, DJP menerapkan pendekatan kombinasi konvensional dan digital untuk memperoleh data ekonomi yang lebih efektif. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tanggal 17 November 2025, DJP mengeluarkan Surat Edaran Nomor SE-8/PJ/2026 tentang Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak. Dalam surat edaran tersebut, DJP menjelaskan bahwa pengawasan kepatuhan wajib pajak dapat dilakukan melalui dua metode utama, yaitu pengumpulan data lapangan dan pengumpulan data non-lapangan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pengumpulan data lapangan dilakukan oleh petugas yang mendatangi tempat tinggal, tempat kedudukan, lokasi usaha, maupun tempat pekerjaan bebas wajib pajak dan pihak terkait untuk mengidentifikasi subjek maupun objek pajak. Sementara itu, pengumpulan data non-lapangan dilakukan tanpa kunjungan langsung ke lokasi, menggunakan teknologi informasi dan sarana administrasi yang tersedia. **Apa Artinya Ini ke Depan?** DJP juga mulai mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses pengawasan, seperti remote sensing, web scraping, dan pemanfaatan informasi di media. Selain itu, DJP juga mengedepankan pendekatan berbasis analisis dan kajian ilmiah, seperti penelaahan jurnal atau karya ilmiah, analisis data yang belum teridentifikasi, bedah wajib pajak, bedah kawasan ekonomi, mirroring hasil pemeriksaan maupun penyidikan, hingga penguatan kerja sama melalui taxation partnership. **Mengapa & Dampak** Pemanfaatan teknologi digital dalam pengawasan kepatuhan wajib pajak dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pengawasan. Selain itu, pemanfaatan teknologi dapat juga membantu meningkatkan kepatuhan wajib pajak, karena data yang diperoleh dapat digunakan untuk mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak. Dampaknya, pemerintah dapat memperoleh pendapatan pajak yang lebih besar, sehingga dapat meningkatkan kinerja pelayanan publik. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam kesimpulan, DJP telah mengambil langkah serius untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui pemanfaatan teknologi digital. Langkah ini dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pengawasan, serta membantu meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Namun, perlu diingat bahwa pemanfaatan teknologi digital masih merupakan salah satu bagian dari pendekatan pengawasan kepatuhan wajib pajak, dan perlu diiringi dengan pendekatan lainnya untuk mencapai hasil yang optimal. **Keyword utama:** 9x – Pajak – Teknologi – Pengawasan – Kepatuhan – Wajib pajak – Direktorat Jenderal Pajak – Kementerian Keuangan – Surat Edaran – SE Nomor SE-8/PJ/2026 – Pedoman Pengawasan Kepatuhan Wajib Pajak – Pengumpulan data lapangan – Pengumpulan data non-lapangan – Remote sensing – Web scraping **Variasi semantik/sinonim:** – Pajak: perpajakan, keuangan, pendapatan – Teknologi: digital, informasi, sistem – Pengawasan: kepatuhan, pengawas – Kepatuhan: perpajakan, kepatuhan wajib pajak – Wajib pajak: subjek pajak, objek pajak **Panjang artikel: 1200 kata**

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260720072210-4-752037/gak-main-main-djp-awasi-pajak-lewat-web-scraping-hingga-karya-ilmiah, without altering the facts of the original article.

TikTok Live: Platform yang Mengubah Hobi Menjadi Karier yang Berhasil

**TikTok Live: Platform yang Mengubah Hobi Menjadi Karier yang Berhasil** Langsung ke inti berita, TikTok Live telah menjadi platform yang sangat populer dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kemampuan untuk melakukan live streaming, banyak orang telah dapat memperoleh penghasilan dari dunia digital. Namun, di balik kesuksesan ini, masih ada tantangan besar yang dihadapi oleh para host live streaming, seperti pendapatan yang tidak menentu dan minimnya perlindungan kerja. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pertumbuhan industri live streaming di media sosial terus melesat, dan platform seperti TikTok Live kini tak lagi sekadar menjadi tempat hiburan, tetapi juga membuka peluang karier baru bagi banyak orang. Menjawab kebutuhan tersebut, Bringsal Management menghadirkan pendekatan baru dengan menerapkan sistem kerja yang lebih profesional melalui kontrak resmi bagi seluruh host di bawah naungannya. Kontrak ini diatur untuk memberikan kepastian hak sekaligus menciptakan hubungan kerja yang lebih jelas dibanding sistem freelance yang selama ini umum digunakan di industri live streaming. Dalam kontrak tersebut diatur berbagai aspek penting, mulai dari sistem pembagian komisi, target performa, hingga mekanisme pengunduran diri. Selain itu, terdapat pula aturan mengenai perlindungan data akun dan penyelesaian sengketa apabila terjadi permasalahan di kemudian hari. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada tahun ini, Bringsal Management mulai menerapkan standar operasional yang lebih terstruktur dengan mengikat para host melalui kontrak kerja sejak awal bergabung. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian hak sekaligus menciptakan hubungan kerja yang lebih jelas. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman bagi para kreator sekaligus menjaga profesionalisme dalam industri hiburan digital yang terus berkembang. Selain memberikan kepastian kerja, Bringsal Management juga menerapkan sistem pendampingan untuk membantu para host meningkatkan kualitas siaran mereka. Setiap kreator memiliki jadwal live yang terukur, yakni sekitar empat hingga delapan jam setiap hari. Performa mereka kemudian dievaluasi secara rutin melalui penilaian mingguan agar perkembangan akun tetap konsisten. Tak berhenti di situ, para host juga memperoleh mentoring dan pelatihan berkelanjutan yang membantu mereka menemukan identitas konten masing-masing. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penerapan sistem kerja yang lebih terstruktur juga berdampak pada stabilitas penghasilan para host. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan hadiah virtual dari penonton, tetapi mulai memiliki berbagai sumber pemasukan lain. Pendapatan kini berasal dari kombinasi hadiah virtual, bonus performa, kerja sama dengan berbagai merek, hingga komisi dari program afiliasi. Diversifikasi tersebut membuat para kreator memiliki peluang memperoleh penghasilan yang lebih stabil meski tren di media sosial terus berubah. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Melalui pendekatan ini, Bringsal Management berharap profesi host live streaming dapat semakin diakui sebagai pekerjaan profesional yang memiliki jenjang karier, sistem kerja yang jelas, serta peluang berkembang secara berkelanjutan di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Dengan demikian, para host live streaming dapat memiliki keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan profesi mereka, serta dapat berkembang secara profesional dan stabil.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8249050/ubah-hobi-jadi-karier-host-tiktok-live-kini-bisa-dapat-kontrak-kerja-profesional, without altering the facts of the original article.

Gubernur New York Menggunakan AI untuk Menghapus Aturan Hukum Jadul yang Tidak Perlu

**Gubernur New York Menggunakan AI untuk Menghapus Aturan Hukum Jadul yang Tidak Perlu** **Momen Penentu di Menit Akhir** Gubernur New York, Kathy Hochul, memang baru saja menandatangani moratorium pembangunan pusat data AI baru di wilayahnya, tetapi ia tidak menolak penggunaan teknologi tersebut untuk urusan pemerintahan. Gubernur Hochul mengungkapkan bahwa timnya menggunakan AI untuk menganalisis setiap aturan, regulasi, dan kebijakan untuk mendeteksi undang-undang yang sudah ketinggalan zaman. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Hochul menambahkan bahwa proses peninjauan seluruh undang-undang di negara bagian tersebut kemungkinan akan memakan waktu hingga lima tahun jika dilakukan secara manual oleh staf tingkat bawah. Namun, berkat bantuan AI, timnya berhasil menyelesaikannya hanya dalam beberapa bulan. Hasil analisis ini memungkinkan Hochul dan lembaga negara bagian untuk segera menghapus regulasi yang sudah tidak relevan tersebut. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Penggunaan AI dalam proses peninjauan undang-undang ini memiliki dampak signifikan bagi pemerintahan negara bagian New York. Dengan menggunakan AI, pemerintahan dapat meningkatkan efisiensi dan menghemat waktu dalam proses peninjauan undang-undang. Selain itu, penggunaan AI juga dapat membantu pemerintahan dalam mengidentifikasi dan menghapus regulasi yang sudah tidak relevan, sehingga dapat mengurangi beban administratif dan meningkatkan fleksibilitas dalam mengambil keputusan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Saat ini, pemerintahan negara bagian New York masih berusaha untuk meningkatkan penggunaan AI dalam proses peninjauan undang-undang. Hochul berencana untuk meningkatkan investasi dalam pengembangan teknologi AI dan meningkatkan kemampuan staf dalam menggunakan teknologi tersebut. Dengan demikian, pemerintahan dapat terus meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam mengambil keputusan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga negara bagian New York. Penggunaan AI dalam proses peninjauan undang-undang ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas dalam pengambilan keputusan. Dengan demikian, pemerintahan negara bagian New York dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga negara bagian dan meningkatkan fleksibilitas dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://inet.detik.com/cyberlife/d-8578613/gubernur-new-york-pakai-ai-untuk-hapus-aturan-hukum-jadul, without altering the facts of the original article.

75% Game PS3 Sekarang Bisa Dimainkan di PC, Membuat Penggemar Gembira

**75% Game PS3 Sekarang Bisa Dimainkan di PC, Membuat Penggemar Gembira** **Momen Penentu di Menit Akhir** Emulator RPCS3 telah mencapai tonggak sejarah dengan menempatkan 75 persen dari seluruh game PlayStation 3 dalam status dapat dimainkan di PC. Pencapaian ini terjadi setelah tim pengembang RPCS3 terus menghadirkan fitur baru, perbaikan, dan pengoptimalan kode untuk meningkatkan kompatibilitas dan keandalan di berbagai sistem komputer. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pada bulan Januari lalu, hanya 70 persen game PS3 yang dapat dimainkan di PC melalui emulator RPCS3. Namun, setelah upaya konsisten para pengembangnya, angka tersebut meningkat menjadi 75 persen. Menurut data kompatibilitas yang tersedia secara publik di situs web proyek tersebut, sebanyak 2.681 dari total 3.559 judul game yang dilacak dapat dimainkan dengan performa yang baik dan tanpa gangguan atau kesalahan teknis yang parah. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Peningkatan kompatibilitas ini sangat tepat ketika Sony mulai menghapus sejarah game fisik lewat kebijakan barunya yang hanya berfokus pada format digital. Produksi cakram fisik untuk semua game PlayStation baru akan dihentikan pada Januari 2028, membuat perilisan game di masa depan hanya tersedia dalam format digital. Kebijakan ini akan membuat sulit untuk dilestarikan bagi generasi gamer berikutnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Meskipun emulator RPCS3 telah mencapai tonggak sejarah, masih ada beberapa game eksklusif PlayStation 3 yang paling populer yang belum dapat dimainkan. Namun, tim pengembang RPCS3 terus berupaya untuk meningkatkan kompatibilitas dan keandalan di berbagai sistem komputer. Momen pencapaian ini terasa sangat tepat, dan kita harus melihat ke depan untuk melihat bagaimana emulasi game PS3 akan terus berkembang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://inet.detik.com/games-news/d-8579214/75-game-ps3-kini-bisa-dimainkan-di-pc, without altering the facts of the original article.

JisuLife Ultra 2: Kipas Genggam Canggih dengan Fungsi yang Lebih Luas

**JisuLife Ultra 2: Kipas Genggam Canggih dengan Fungsi yang Lebih Luas** **Pembuka** Kipas genggam telah berkembang menjadi lebih dari sekadar alat pengusir gerah. JisuLife Ultra 2 mencoba menawarkan sesuatu yang berbeda lewat konsep 5-in-1, menggabungkan kipas genggam, powerbank, senter, blower, hingga inflator dalam satu perangkat. **APA YANG TERJADI** Menurut review di detikInet, JisuLife Ultra 2 memiliki build quality yang premium dengan bodi metal dan finishing yang terasa kokoh sekaligus nyaman digenggam. Perangkat ini memiliki dimensi 5,3 x 1,6 x 2,9 inci dan berat sedikit lebih berat dibanding kipas portable pada umumnya. Salah satu detail yang disukai adalah hadirnya layar LED digital yang menampilkan persentase baterai secara real-time. **MENGAPA & DAMPAK** Mengapa JisuLife Ultra 2 menarik? Banyaknya fungsi yang ditawarkan membuat perangkat ini lebih seperti gadget multifungsi dibanding kipas portable biasa. Selain itu, keberadaan motor berkecepatan 43.000 RPM dengan klaim kecepatan angin hingga 17-19,2 meter per detik membuat perangkat ini sangat efektif dalam mengusir gerah di berbagai situasi. Dampaknya, JisuLife Ultra 2 dapat menjadi teman setia dalam berbagai kegiatan sehari-hari, mulai dari perjalanan dengan transportasi umum hingga membersihkan keyboard laptop. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. **Kipas dengan Angin Sangat Kencang**: JisuLife Ultra 2 memiliki motor berkecepatan 43.000 RPM dengan klaim kecepatan angin hingga 17-19,2 meter per detik, membuat perangkat ini sangat efektif dalam mengusir gerah di berbagai situasi. 2. **Power Bank 9.000 mAh**: Perangkat ini memiliki kapasitas baterai 9.000 mAh yang dapat membantu mengisi ulang perangkat elektronik lainnya. 3. **Flashlight dengan Tiga Tingkat Pencahayaan**: JisuLife Ultra 2 juga memiliki fitur flashlight dengan tiga tingkat pencahayaan serta mode SOS, membuat perangkat ini sangat berguna dalam situasi darurat. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dengan keberadaan JisuLife Ultra 2, kegiatan sehari-hari dapat menjadi lebih nyaman dan efektif. Perangkat ini dapat menjadi teman setia dalam berbagai kegiatan, mulai dari perjalanan dengan transportasi umum hingga membersihkan keyboard laptop. Selain itu, perangkat ini juga dapat membantu menghemat waktu dan tenaga dalam berbagai situasi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan kehadiran JisuLife Ultra 2, kita dapat melihat bahwa kipas genggam telah berkembang menjadi lebih dari sekadar alat pengusir gerah. Perangkat ini telah menjadi lebih canggih dan multifungsi, membuatnya sangat berguna dalam berbagai situasi. Namun, perlu diingat bahwa perangkat ini masih memiliki beberapa kelemahan, seperti bobot yang sedikit lebih berat dibanding kipas portable pada umumnya. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa JisuLife Ultra 2 masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh untuk menjadi perangkat yang sempurna.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://inet.detik.com/review-produk/d-8579291/review-jisulife-ultra-2-kipas-genggam-canggih-punya-fungsi-lebih, without altering the facts of the original article.