Piala Dunia 2022: Maroko Tumbangkan Belanda Lewat Drama Penalti, Sejarah Baru!

Maroko membuat sejarah baru di Piala Dunia 2026 dengan mengalahkan Belanda 3-2 lewat adu penalti pada babak 32 besar. Kemenangan ini membawa skuad Singa Atlas melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Kanada. Pertandingan yang berlangsung di Estadio Monterrey, Meksiko, pada Selasa (30/6/2026) itu berakhir imbang 1-1 hingga 120 menit sebelum Maroko menang dalam drama tos-tosan.

Momen Penentu di Menit Akhir

Sejak awal pertandingan, Maroko tampil lebih dominan dengan menguasai jalannya laga. Tim asuhan Mohamed Ouahbi beberapa kali mengancam gawang Belanda, termasuk melalui sundulan Neil El Aynaoui pada menit ke-19 dan tembakan keras Achraf Hakimi dua menit berselang. Namun, kedua peluang tersebut berhasil dimentahkan kiper Bart Verbruggen.

Belanda kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama. Sementara Maroko terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang, lini depan mereka gagal memaksimalkan kesempatan sehingga skor tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Memasuki babak kedua, tekanan Maroko semakin meningkat. Hakimi hampir membawa timnya unggul pada menit ke-52 setelah menerima umpan terobosan Azzedine Ounahi, tetapi sepakannya hanya membentur mistar gawang. Di tengah dominasi Maroko, Belanda justru mampu mencuri gol lebih dulu pada menit ke-72 lewat Cody Gakpo yang memanfaatkan umpan Crysencio Summerville untuk membawa Oranje unggul 1-0.

Saat Belanda tampak berada di atas angin, Maroko menyamakan kedudukan pada masa injury time. Sundulan Issa Diop pada menit ke-90+1 gagal dihentikan Verbruggen dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan dengan skor 1-1.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan Maroko atas Belanda ini memiliki dampak besar bagi kedua tim. Bagi Maroko, kemenangan ini membawa mereka melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dan meningkatkan kepercayaan diri tim. Sementara itu, Belanda harus tersingkir dari turnamen ini setelah gagal memanfaatkan keunggulan mereka.

Pada extra time, Maroko tetap mengendalikan permainan dan nyaris mencetak gol melalui Soufiane Rahimi pada menit ke-97. Namun, peluang emas itu kembali digagalkan Verbruggen. Belanda lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik hingga tidak ada gol tambahan tercipta selama 30 menit tambahan waktu.

Laga pun ditentukan lewat adu penalti. Maroko sempat memulai dengan kegagalan Neil El Aynaoui yang mengenai mistar, sementara Achraf Hakimi juga gagal usai sepakannya membentur tiang. Meski demikian, Belanda justru menyia-nyiakan tiga kesempatan melalui tendangan yang melebar, membentur tiang, dan ditepis kiper Maroko.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Anass Saibari kemudian menjadi penendang penentu yang memastikan kemenangan Maroko 3-2. Usai peluit panjang berbunyi, skuad Maroko yang dipimpin Achraf Hakimi langsung bersujud syukur sebagai ungkapan rasa syukur setelah menyingkirkan Belanda dari Piala Dunia 2026. Hasil ini membawa Singa Atlas melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Kanada.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260630131601-34-746831/sujud-syukur-maroko-usir-belanda-dari-piala-dunia-lewat-drama-penalti, without altering the facts of the original article.

Pemain Maroko Ini Siap Pensiun Demi Impian Jadi Imam Masjid usai Piala Dunia

Noussair Mazraoui, bek Manchester United sekaligus pemain tim nasional Maroko, mengisyaratkan akan mengakhiri karier sepak bolanya setelah Piala Dunia 2026. Di usia yang baru menginjak 28 tahun, Mazraoui mengaku ingin mendedikasikan hidupnya untuk menghafal Al-Qur’an dan menjadi imam masjid. Pernyataan tersebut pertama kali disampaikan Mazraoui dalam sebuah wawancara pada Maret 2026 dan kembali menjadi sorotan seiring dimulainya kiprah Maroko di Piala Dunia 2026.

Keputusan yang Tidak Biasa

Mazraoui belum memastikan kapan tepatnya akan gantung sepatu. Ia masih membuka kemungkinan untuk melanjutkan karier profesionalnya setelah turnamen berakhir. Jika benar pensiun, keputusan Mazraoui terbilang tidak biasa. Sebab, ia masih berada dalam usia produktif sebagai pesepak bola dan masih menjadi salah satu bek andalan Manchester United serta tim nasional Maroko.

Apa yang Terjadi?

Pada 25 Maret 2026, Mazraoui mengumumkan kerja sama dengan Wahed, platform fintech berbasis syariah. Dalam kerja sama tersebut, Mazraoui berperan sebagai mitra strategis sekaligus pemegang saham. Wahed menawarkan berbagai produk investasi yang dirancang sesuai prinsip-prinsip syariah dan menjadi salah satu perusahaan yang berkembang di sektor layanan keuangan Islam. Di Piala Dunia 2026, Mazraoui sempat menjadi perhatian setelah ditarik keluar saat laga pembuka Maroko menghadapi Brasil. Sejumlah laporan sebelumnya menyebut ia mengalami cedera bahu yang berpotensi membatasi menit bermainnya selama turnamen.

Mengapa dan Dampak

Keinginan Mazraoui untuk pensiun dan menjadi imam masjid merupakan keputusan yang tidak mudah. Dalam tradisi Islam, proses menghafal seluruh isi Al-Qur’an atau hifz membutuhkan waktu bertahun-tahun dengan disiplin tinggi. Sementara untuk menjadi imam, seseorang tidak hanya dituntut hafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman ilmu agama dan kemampuan membimbing masyarakat. Keputusan ini juga berdampak pada karier sepak bola Mazraoui, yang masih berusia 28 tahun dan memiliki potensi besar untuk berkembang.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Mazraoui masih memiliki kesempatan untuk mewujudkan impianya menjadi imam masjid. Namun, ia juga harus mempertimbangkan keputusan ini dengan matang. Apakah ia akan tetap bermain sepak bola atau fokus pada pendidikannya? Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan ini. Yang jelas, Mazraoui telah menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan diri di luar lapangan hijau.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260630160053-33-746906/demi-jadi-imam-masjid-pemain-maroko-mau-pensiun-usai-piala-dunia, without altering the facts of the original article.

Jadwal Piala Dunia 2026: Belgia vs Senegal, Ini Siaran TVRI Pagi Hari dan Daftar Nobar di Kalsel

Pertandingan Piala Dunia 2026 antara Belgia vs Senegal akan berlangsung pada Kamis, 2 Juli 2026, pukul 04.00 WITA atau 03.00 WIB di Stadion Seattle. Laga ini merupakan bagian dari babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. Pertandingan ini dapat disaksikan melalui siaran TVRI, live streaming TV Online di Folaplay, dan MAXStream TV. Selain itu, sejumlah lokasi di Kalimantan Selatan juga menggelar nonton bareng (nobar), termasuk di halaman TVRI Kalsel.

Pertandingan yang Dinantikan

Belgia, yang merupakan juara grup, akan menghadapi ujian berat saat Senegal tiba di Stadion Seattle. Tim asuhan Rudi Garcia ini bangkit dari awal yang lambat untuk memuncaki grup mereka, tetapi menunjukkan inkonsistensi sepanjang pertandingan. Sementara itu, Lions of Teranga muncul sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Belgia tiba di babak gugur dengan lima poin, enam gol yang dicetak, dan dua gol kebobolan, meskipun perjalanan mereka melalui babak grup jauh dari meyakinkan.

Faktor Kunci dalam Pertandingan

Belgia memiliki rekam jejak yang mumpuni dengan peringkat kesembilan di dunia oleh FIFA. Pencapaian terbaik mereka di Piala Dunia adalah pada tahun 2018, ketika mereka meraih tempat ketiga. Namun, generasi emas itu mengalami kekalahan mengejutkan di babak penyisihan grup pada tahun 2022. Kemenangan atas Senegal dan tempat di babak 16 besar akan menjadi langkah signifikan menuju pencapaian luar biasa yang akan menjadi ciri khas generasi Belgia ini.

Mengapa Pertandingan Ini Penting?

Perjalanan Senegal di babak penyisihan grup tidak merata tetapi pada akhirnya produktif. Kekalahan beruntun dari Prancis dan Norwegia membuat tim asuhan Pape Thiaw membutuhkan hasil positif di pertandingan terakhir mereka. Mereka memberikan penampilan yang luar biasa dengan kemenangan 5-0 atas Irak, yang tidak hanya mengamankan lolosnya mereka ke babak selanjutnya, tetapi juga mencetak sejarah sebagai kali pertama sebuah negara Afrika mencetak lima gol dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan atas Senegal akan menjadi dorongan semangat yang besar bagi Belgia. Mereka harus meningkatkan performa secara signifikan untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini. Sementara itu, Senegal juga memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh dengan kemenangan ini. Pertandingan ini akan menjadi momen penentu bagi kedua tim untuk melangkah ke babak selanjutnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pertandingan antara Belgia vs Senegal ini hanya awal dari perjalanan panjang di Piala Dunia 2026. Kedua tim masih harus menempuh jalan panjang untuk mencapai tujuan mereka. Namun, kemenangan di pertandingan ini akan menjadi langkah awal yang signifikan bagi keduanya. Pertandingan ini dapat disaksikan melalui siaran TVRI, live streaming TV Online di Folaplay, dan MAXStream TV, serta nobar di sejumlah lokasi di Kalimantan Selatan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/superball/1367059/belgia-vs-senegal-siaran-tvri-pagi-hari-ini-jadwal-32-besar-piala-dunia-2026-daftar-nobar-kalsel, without altering the facts of the original article.

Ruben Amorim Incar ‘Merusak’ Manchester United, Apakah AC Milan Bisa Merekrut Bek Andalan Michael Carrick?

Momen Penentu di Old Trafford

Ruben Amorim dipecat oleh Manchester United pada bulan Januari setelah berselisih dengan direktur sepak bola Jason Wilcox mengenai target transfer dan taktik di bursa transfer musim dingin. Musim sebelumnya, Amorim telah mengawasi penurunan drastis United, yang terpuruk ke peringkat 15 di klasemen Premier League. Michael Carrick menggantikan Amorim untuk sementara waktu dan sejak itu mendapatkan pekerjaan tetap, setelah membawa United ke posisi ketiga dan kembali ke Liga Champions.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Martinez menjalani musim 2025-26 yang mengecewakan, karena ia hanya tampil 19 kali di semua kompetisi akibat cedera ACL dan betis, ditambah skorsing kartu merah pada bulan April. Namun, pemain Argentina ini adalah bek kunci bagi United ketika dalam kondisi fit, dan ia bahkan menjadi kapten tim dalam tiga kesempatan sekitar periode Natal. Manchester United tidak akan mau menjual Martinez, karena mereka ingin memperkuat lini pertahanan mereka, bukan melemahkan lini belakang.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Fakta bahwa kontrak pemain berusia 28 tahun itu akan berakhir tahun depan memberi INEOS keputusan besar untuk diambil. Jika Martinez tidak diperpanjang kontraknya, maka United akan kehilangan salah satu bek andalan mereka tanpa mendapatkan pengganti yang sepadan. Di sisi lain, AC Milan berharap bisa mendapatkan Martinez untuk memperkuat lini pertahanan mereka di musim depan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ruben Amorim masih harus bekerja keras untuk merekrut Martinez, karena United tidak akan mau menjual bek andalan mereka. Namun, jika Amorim berhasil mendapatkan Martinez, maka itu akan menjadi langkah besar bagi Milan untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Selain itu, Amorim juga harus mempertimbangkan untuk merekrut pemain lain untuk memperkuat timnya di musim depan. Dengan demikian, perjalanan Amorim di Milan masih panjang dan menantang.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/superball/1367061/ruben-amorim-ingin-merusak-man-utd-ada-peluang-ac-milan-merekrut-bek-andalan-michael-carrick, without altering the facts of the original article.

Haaland Jadi Penentu Kemenangan Norwegia, Tantang Vinicius Jr di 16 Besar Piala Dunia 2026

Erling Haaland menjadi penentu kemenangan Norwegia atas Pantai Gading dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Texas, Rabu (30/6) dini hari WIB. Norwegia memastikan tiket ke babak 16 besar, dan Haaland menjadi bintang dengan mencetak gol kelima di turnamen ini. Kemenangan ini membawa Norwegia ke babak berikutnya untuk menghadapi Brasil. Haaland juga mencetak gol ke-60 dari 53 penampilannya bersama Timnas Norwegia.

Momen Penentu di Menit Akhir

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Pantai Gading sempat tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Namun justru Norwegia yang lebih dulu memecah kebuntuan melalui Antonio Nusa pada menit ke-39. Winger muda tersebut melepaskan tembakan melengkung yang gagal dijangkau kiper Pantai Gading sehingga membawa Norwegia unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Pantai Gading meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74 ketika Amad Diallo sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Erling Haaland kembali menunjukkan kelasnya. Pada menit ke-86, bomber Manchester City berusia 25 tahun itu mencetak gol kemenangan usai memanfaatkan umpan matang dari sisi sayap.

Tiga Fakta yang Bikin Laga Ini Berbeda

Pertama, kemenangan ini membawa Norwegia ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Kedua, Erling Haaland mencetak gol kelima di turnamen ini, menegaskan statusnya sebagai mesin gol andalan negaranya. Ketiga, gol kemenangan Haaland pada menit ke-86 menjadi bukti mentalitas juara timnas Norwegia.

Apa Artinya Ini bagi Norwegia ke Depan?

Kemenangan atas Pantai Gading memastikan Norwegia melaju ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi Brasil yang sebelumnya sukses menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1 di babak 32 besar. Bagi Haaland, pencapaian ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu penyerang top dunia. Norwegia memiliki kans besar untuk melangkah lebih jauh, dan dukungan penuh dari fans diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi skuad asuhan Ståle Solbakken.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Norwegia masih memiliki jalan panjang di Piala Dunia 2026. Menghadapi Brasil di babak 16 besar akan menjadi tantangan besar. Namun, dengan performa seperti ini, Norwegia berpotensi menjadi kuda hitam di turnamen ini. Dukungan penuh dari fans dan kerja keras tim diharapkan dapat membawa mereka meraih hasil maksimal di babak berikutnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tabloidbintang.com/berita/216570-hasil-piala-dunia-2026-norwegia-vs-pantai-gading-2-1-haaland-jadi-penentu-tantang-vinicius-jr-di-16-besar, without altering the facts of the original article.

Erling Haaland Cetak Rekor Lagi, Norwegia Kalahkan Pantai Gading 2-1 di Piala Dunia 2026

Erling Haaland kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia. Striker berusia 25 tahun itu mencetak gol penentu kemenangan saat membawa Norwegia mengalahkan Pantai Gading 2-1 di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol tersebut memastikan Norwegia menang 2-1 sekaligus menjaga mimpi mereka melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Momen Penentu di Menit Akhir

Haaland mencetak gol kemenangan pada menit ke-86 di Dallas Stadium setelah menerima umpan matang dari rekannya. Gol tersebut menjadi gol kelima Haaland hanya dari tiga penampilannya di Piala Dunia 2026. Ketajamannya membuat sang bomber langsung masuk dalam persaingan perebutan Sepatu Emas turnamen.

Tak berhenti sampai di situ, Haaland kini telah mengoleksi 60 gol hanya dalam 53 penampilan bersama Timnas Norwegia. Catatan tersebut mempertegas statusnya sebagai pencetak gol tersubur dalam sejarah sepak bola Norwegia di usia yang masih relatif muda.

Tiga Fakta yang Bikin Laga Ini Berbeda

Produktivitasnya juga semakin mengerikan dalam periode terbaru. Gol ke gawang Pantai Gading merupakan gol ke-25 yang dicetaknya hanya dalam 13 pertandingan terakhir bersama tim nasional. Menurut data statistik yang dirilis sejumlah media dan penyedia data sepak bola internasional, Haaland menjadi pemain pertama dalam 72 tahun yang mampu mencetak gol dari tiga penampilan pertamanya di ajang Piala Dunia.

Rekor langka tersebut menempatkannya sejajar dengan pencapaian yang nyaris tak tersentuh selama lebih dari tujuh dekade. Tak hanya itu, penyerang Manchester City tersebut juga mencatat sejarah baru sebagai pemain tercepat yang mencapai 60 gol dari intentional goals di level tim nasional.

Apa Artinya Ini bagi Norwegia ke Depan?

Kini tantangan yang lebih besar telah menanti. Berkat kemenangan atas Pantai Gading, Norwegia melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Brasil, yang sebelumnya menyingkirkan Jepang dengan skor 2-1. Duel tersebut diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada fase gugur Piala Dunia 2026.

Dengan performa yang sedang mencapai puncaknya, Haaland berpeluang terus menambah koleksi gol sekaligus membawa Norwegia menciptakan sejarah baru di turnamen sepak bola terbesar dunia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Norwegia masih memiliki jalan panjang untuk mencapai tujuan mereka. Namun, dengan penampilan seperti ini, mereka memiliki kans besar untuk melangkah lebih jauh. Haaland dan rekan-rekannya akan berusaha keras untuk membawa Norwegia meraih kesuksesan di Piala Dunia 2026.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tabloidbintang.com/berita/216571-deretan-rekor-erling-haaland-usai-bobol-gawang-pantai-gading-di-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Kolombia vs Portugal: Pertarungan Tim-tim Kuat yang Siap Melaju ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Pertarungan sengit antara Kolombia dan Portugal akan tersaji dalam laga penentuan juara Grup K Piala Dunia 2026 di Miami Stadium pada Minggu, 28 Juni 2026, pukul 06.30 WIB. Laga ini disiarkan langsung oleh TVRI dan menjadi sangat penting karena kedua tim telah memastikan lolos ke babak 32 besar, tetapi posisi juara grup masih diperebutkan. Kolombia memimpin klasemen Grup K dengan enam poin dari dua pertandingan, sementara Portugal berada di posisi kedua dengan empat poin.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kolombia membuka turnamen dengan kemenangan 3-1 atas Uzbekistan, sebelum mengalahkan Republik Demokratik Kongo 1-0 pada laga kedua. Hasil tersebut memastikan langkah Kolombia ke babak gugur. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang melawan Portugal untuk mengunci posisi puncak klasemen. Jika finis sebagai juara grup, Kolombia akan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga dari Grup D, E, I, J, atau L pada babak 32 besar. Sebaliknya, jika kalah dari Portugal, Kolombia akan turun ke peringkat kedua dan menghadapi runner-up Grup L.

Portugal datang dengan modal kemenangan telak 5-0 atas Uzbekistan. Kapten tim Cristiano Ronaldo mencetak dua gol dalam laga tersebut sekaligus meredakan kritik yang muncul setelah penampilannya dinilai kurang memuaskan saat bermain imbang tanpa gol melawan Republik Demokratik Kongo. Dua gol itu membuat koleksi gol Ronaldo sepanjang karier meningkat menjadi 975 gol.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan atas Uzbekistan dan penampilan gemilang Cristiano Ronaldo memberikan dampak besar bagi Portugal. Tim asuhan Roberto Martínez wajib meraih kemenangan jika ingin menyalip Kolombia dan mengakhiri fase grup sebagai juara. Hasil imbang sudah cukup membuat Portugal lolos sebagai runner-up. Bahkan jika kalah, mereka masih berpeluang finis di posisi kedua apabila Republik Demokratik Kongo gagal mengalahkan Uzbekistan pada pertandingan lainnya.

Kolombia masih memantau kondisi penyerang Luis Suarez yang mengalami cedera bahu saat menghadapi RD Kongo. Namun, striker Sporting Lisbon itu diperkirakan tetap bisa dimainkan sebagai ujung tombak. Luis Diaz dan James Rodríguez dipastikan kembali menjadi andalan di lini serang, sementara Jefferson Lerma diperkirakan tetap mengisi lini tengah. Lorenzo juga berpeluang mempertahankan susunan pemain yang sama seperti saat mengalahkan Republik Demokratik Kongo, termasuk Davinson Sánchez di jantung pertahanan.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Di kubu Portugal, bek Tomas Araujo masih diragukan tampil setelah mengalami cedera pada laga pembuka melawan RD Kongo. Selain itu, Roberto Martinez tidak memiliki kendala berarti. Cristiano Ronaldo diprediksi kembali menjadi starter setelah mencetak dua gol ke gawang Uzbekistan. Bernardo Silva dan Rafael Leao bersaing memperebutkan tempat di tim utama, tetapi Joao Felix diperkirakan masih akan mempertahankan posisinya di lini depan.

Pertarungan antara Kolombia dan Portugal akan menjadi sangat menarik karena kedua tim memiliki kekuatan yang seimbang. Kolombia masih dipandang sebagai salah satu tim kuda hitam pada Piala Dunia 2026, mengingat prestasi terbaik mereka di ajang ini terjadi pada 2014 ketika mencapai babak perempat final.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Laga ini diperkirakan akan berlangsung sengit karena Portugal juga memiliki kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh. Dengan Cristiano Ronaldo yang masih menjadi andalan di lini depan, Portugal memiliki peluang besar untuk mencetak gol dan memenangkan pertandingan. Namun, Kolombia juga memiliki kekuatan yang tidak bisa dianggap remeh, terutama dengan Luis Diaz dan James Rodríguez yang dipastikan kembali menjadi andalan di lini serang.

Kolombia: Camilo Vargas; Daniel Munoz, Davinson Sanchez, John Lucumi, Johan Mojica; Gustavo Puerta, Jhon Arias, Jefferson Lerma; James Rodriguez, Luis Suarez, Luis Diaz. Portugal: Diogo Costa; Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes; Vitinha, Bruno Fernandes, Joao Neves; Pedro Neto, Cristiano Ronaldo, Joao Felix.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110638/prediksi-kolombia-vs-portugal-di-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Duel Sengit Argentina vs Yordania: Siapa yang Berhak Lolos ke Babak Selanjutnya?

Juara bertahan Argentina akan berusaha mempertahankan catatan sempurna di Grup J Piala Dunia 2026 saat menghadapi Yordania pada laga terakhir fase grup di Dallas Stadium, Dallas, Minggu, 28 Juni 2026, pada pukul 09.00 WIB. Laga ini akan disiarkan secara langsung oleh TVRI. Argentina sudah memastikan lolos ke babak 32 besar sekaligus mengunci status juara grup setelah meraih dua kemenangan beruntun. Sebaliknya, Yordania dipastikan tersingkir usai menelan dua kekalahan pada dua laga sebelumnya.

Pertemuan Pertama di Level Internasional

Pertandingan ini akan menjadi pertemuan pertama kedua negara di level internasional. Dalam daftar peringkat FIFA, Argentina menempati posisi pertama dunia, sedangkan Yordania berada di peringkat ke-72. Tim asuhan Lionel Scaloni datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Austria 2-0 pada laga kedua. Lionel Messi menjadi bintang kemenangan melalui dua gol yang dicetaknya.

Rekor yang Dipecahkan Messi

Messi yang genap berusia 39 tahun juga menjadi pemain ketiga dalam sejarah yang mampu mencetak gol dalam enam pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Bersama Scaloni, Argentina kini membukukan sembilan kemenangan berturut-turut di semua ajang. La Albiceleste mencatat delapan clean sheet dan hanya kebobolan satu gol. Argentina memburu sejarah sebagai tim pertama sejak Brasil pada 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia.

Mengapa Pertandingan Ini Penting?

Meski diunggulkan, Argentina tetap memiliki kenangan buruk saat menghadapi wakil Asia. Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka secara mengejutkan kalah 1-2 dari Arab Saudi pada laga pembuka fase grup. Di sisi lain, Yordania menjalani debut di putaran final Piala Dunia tahun ini. Tim berjuluk The Chivalrous Ones kalah 1-3 dari Austria sebelum menyerah 1-2 kepada Aljazair.

Menghadapi Yordania, Argentina diharapkan dapat mempertahankan catatan sempurna mereka. Namun, Yordania juga memiliki kesempatan untuk membuat kejutan, terutama setelah mencetak gol dalam dua pertandingan pertamanya di Piala Dunia. Yordania masih memiliki kelemahan di lini belakang, terutama dalam mengantisipasi bola mati. Tiga dari lima gol yang mereka kebobolan berasal dari situasi sepak pojok, termasuk dua gol saat menghadapi Aljazair.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan bagi Argentina dapat meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk melanjutkan perjuangan di Piala Dunia 2026. Selain itu, Messi yang telah mencetak 18 gol di Piala Dunia akan berusaha menambah koleksi golnya. Bagi Yordania, meskipun telah tersingkir, kemenangan dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan permainan mereka di masa depan.

Pertandingan antara Argentina dan Yordania akan menjadi ajang yang menarik untuk disaksikan. Dengan kualitas pemain dan pengalaman yang dimiliki Argentina, mereka diharapkan dapat memenangkan pertandingan ini. Namun, Yordania juga memiliki potensi untuk membuat kejutan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Argentina masih memiliki jalan panjang untuk mempertahankan gelar juara dunia mereka. Dengan skuad yang solid dan pengalaman yang dimiliki, mereka diharapkan dapat melaju jauh di Piala Dunia 2026. Bagi Yordania, meskipun telah tersingkir, mereka dapat menggunakan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan permainan mereka di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110648/prediksi-argentina-vs-yordania-di-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Belgia dan Mesir Lolos, Negara-Negara Kuda Hitam Mengancam di Piala Dunia 2026

Belgia dan Mesir memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dari Grup G setelah menyelesaikan pertandingan terakhir fase grup pada Sabtu, 27 Juni 2026 WIB. Belgia melaju sebagai juara grup seusai menghancurkan Selandia Baru 5-1, sedangkan Mesir mendampingi sebagai runner-up setelah bermain imbang 1-1 melawan Iran. Keduanya sama-sama mengoleksi lima poin dari tiga pertandingan, dengan Belgia berhak menempati posisi pertama berkat keunggulan selisih gol.

Momen Penentu di Grup G

Belgia tampil dominan saat menghadapi Selandia Baru di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada. Skuad asuhan Rudi Garcia langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal laga, sementara Selandia Baru lebih banyak mengandalkan serangan balik yang mampu dipatahkan lini belakang Belgia. Keunggulan Belgia baru tercipta pada menit ke-28 melalui Leandro Trossard. Penyerang Arsenal itu memanfaatkan peluang di kotak penalti untuk membawa timnya unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Belgia semakin mendominasi. Trossard mencetak gol keduanya pada menit ke-50 setelah menerima umpan Hans Vanaken. Kevin De Bruyne kemudian memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-66 lewat penyelesaian akurat dari dalam kotak penalti. Selandia Baru sempat memperkecil ketertinggalan melalui Elijah Just pada menit ke-84. Namun, Belgia langsung merespons dua menit berselang. Romelu Lukaku, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol keempat setelah menerima umpan Nicolas Raskin. Belgia menutup pesta gol pada masa injury time. Alexis Saelemaekers mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-90+4 setelah memanfaatkan assist Lukaku. Skor 5-1 bertahan hingga pertandingan usai.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kemenangan Belgia dan hasil imbang Mesir memiliki dampak signifikan pada persaingan di Grup G. Keduanya berhasil meloloskan diri ke babak 32 besar, sementara Iran dan Selandia Baru masih harus menunggu hasil pertandingan lain untuk menentukan nasib mereka. Belgia dan Mesir akan berusaha mempertahankan performa mereka di babak selanjutnya, sementara negara-negara kuda hitam lainnya mulai menunjukkan ancaman mereka di Piala Dunia 2026.

Dengan hasil ini, Belgia dan Mesir akan melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan optimisme tinggi. Mereka akan berusaha untuk melangkah lebih jauh dan membuat negara-negara lain memperhatikan kekuatan mereka. Sementara itu, negara-negara lain yang belum lolos akan berusaha untuk memanfaatkan peluang mereka dan membuat kejutan di babak selanjutnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Piala Dunia 2026 masih menyisakan banyak pertandingan yang akan menentukan siapa yang akan menjadi juara. Belgia dan Mesir telah menunjukkan kekuatan mereka, namun masih banyak negara-negara lain yang berpotensi membuat kejutan. Persaingan di babak 32 besar akan semakin ketat dan menarik, dengan negara-negara kuda hitam siap memberikan kejutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110667/belgia-dan-mesir-lolos-ke-babak-32-besar-piala-dunia-2026, without altering the facts of the original article.

Mimpi Cape Verde Kandas, Debutan yang Mencuri Perhatian di Piala Dunia 2026

Cape Verde, tim debutan yang mencuri perhatian di Piala Dunia 2026, harus menelan kekecewaan setelah mimpi mereka kandas di babak 32 besar. Meskipun demikian, pencapaian tim berjuluk Blue Sharks ini patut diapresiasi sebagai sejarah baru bagi negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika itu.

Pencapaian yang Mengagumkan

Cape Verde memastikan lolos ke babak 32 besar setelah bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H, Sabtu, 27 Juni 2026. Hasil tersebut membuat Cape Verde menutup fase grup tanpa terkalahkan. Tim berjuluk Blue Sharks itu mengoleksi tiga poin dari tiga hasil imbang dan finis sebagai runner-up Grup H di bawah Spanyol. Mereka unggul satu poin atas Uruguay yang harus tersingkir bersama Arab Saudi.

Dengan jumlah penduduk sekitar 525 ribu jiwa, Cape Verde menjadi negara dengan populasi terkecil yang pernah mencapai fase gugur Piala Dunia. Sebelumnya, Curacao dan Islandia yang juga berasal dari negara berpenduduk kecil gagal melewati babak grup saat tampil di Piala Dunia. Cape Verde juga menjadi tim debutan pertama yang lolos ke fase gugur sejak Slovakia pada Piala Dunia 2010. Mereka bahkan menjadi pendatang baru pertama yang tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan fase grup sejak Senegal pada edisi 2002.

Momen Penentu di Menit Akhir

Dalam pertandingan melawan Arab Saudi, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama. Kesempatan terbaik Cape Verde datang melalui Jamiro Monteiro yang tembakannya mampu digagalkan Mohammed Al-Owais. Selepas turun minum, Cape Verde tampil lebih berbahaya. Kevin Pina nyaris mencetak gol lewat sepakan melengkung yang tipis melebar. Laros Duarte dan Nuno da Costa juga memperoleh peluang emas, tetapi belum mampu menaklukkan Al-Owais.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Keberhasilan Cape Verde bukanlah kebetulan. Menurut kiper veteran Cape Verde, Vozinha, timnya memiliki banyak pemain berkualitas. “Mungkin banyak orang menganggap pemain Cape Verde tidak cukup bagus. Tetapi kami datang ke sini untuk menunjukkan bahwa kami punya kualitas, kami datang untuk bersaing, dan para pemain kami mampu bermain di kompetisi serta liga-liga besar,” ujarnya.

Pelatih Bubista menambahkan bahwa timnya datang ke Piala Dunia bukan sekadar menjadi pelengkap. “Tim ini sangat ingin menunjukkan jati diri kami kepada seluruh dunia. Kami bangga bisa mencapai tahap ini. Kami telah menunjukkan bahwa kami adalah negara kecil, tetapi kami berjuang untuk meraih apa yang ingin kami capai,” ujar dia.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Saat ini, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina pada babak 32 besar di Miami, 3 Juli mendatang. Meskipun mimpi mereka kandas di babak 32 besar, pencapaian Cape Verde patut diapresiasi sebagai sejarah baru bagi negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika itu. Mereka telah menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan tim-tim besar di dunia sepak bola.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bola.tempo.co/read/2110712/perjalanan-debutan-cape-verde-di-piala-dunia-2026-berlanjut, without altering the facts of the original article.