Keterbatasan Penyiaran
TVRI memesan rekaman pertandingan babak penyisihan grup dengan 36 tim. Jika pengirimannya lancar, rekaman itu akan disiarkan TVRI setiap hari mulai tanggal 5 Juni hingga 23 Juni. Sistem penyiaran seperti ini membuat masyarakat Indonesia terlambat menyaksikan pertandingan hingga beberapa hari setelah laga berlangsung. Sebagai gambaran, Piala Dunia 1978 mulai bergulir pada 1 Juni, sementara TVRI baru mulai menayangkan rekaman pertandingan pada 5 Juni.
Masyarakat Mengetahui Skor Akhir Sebelum Tayangan
Artinya, masyarakat Indonesia kerap mengetahui hasil pertandingan lebih dahulu melalui koran yang terbit setiap pagi. Ketika pembaca sudah mengetahui siapa yang menang, siapa yang kalah, hingga siapa pencetak golnya lewat koran pagi, pertandingan yang sama baru hadir di TVRI dalam bentuk rekaman beberapa hari kemudian. TVRI memulai penayangan ulangan dimulai pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat sampai waktu tayang TVRI berhenti di jam 12 malam. Itu pun selang-seling tidak nonstop selama belasan jam.
Mengapa dan Dampaknya
Keterbatasan penyiaran pada saat itu membuat masyarakat Indonesia tidak bisa menikmati pertandingan secara langsung. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan teknologi dan infrastruktur penyiaran pada masa itu. Dampaknya, masyarakat Indonesia harus menunggu beberapa hari untuk menyaksikan pertandingan yang sudah diketahui skor akhirnya. Namun, situasi ini juga membuat masyarakat Indonesia lebih antusias untuk menyaksikan pertandingan, karena mereka sudah mengetahui skor akhirnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Piala Dunia 2022 telah menunjukkan kemajuan teknologi dan infrastruktur penyiaran di Indonesia. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk meningkatkan kualitas penyiaran di Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, diharapkan masyarakat Indonesia dapat menikmati pertandingan secara langsung dan berkualitas. Jalan panjang yang masih harus ditempuh ini memerlukan kerja sama dan investasi yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas penyiaran di Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260702134000-37-747519/warga-ri-sudah-tahu-skor-akhir-sebelum-tayangan-piala-dunia-mulai, without altering the facts of the original article.