Kasus Hanania Travel yang melibatkan influencer Karin Novilda atau Awkarin memasuki babak baru setelah yang bersangkutan memenuhi panggilan penyidik pada Senin, 29 Juni 2026. Awkarin yang berusia 28 tahun itu menegaskan kehadirannya merupakan bentuk kerja sama dengan kepolisian agar kasus ini dapat diusut secara tuntas dan para korban memperoleh hak mereka. Kasus Hanania Travel sendiri telah menjadi sorotan publik setelah sejumlah korban melaporkan kerugian yang dialami akibat biro perjalanan tersebut.
Kronologi Pemeriksaan Awkarin
Awkarin sebelumnya telah dua kali mangkir dari jadwal pemeriksaan. Namun, pada akhirnya ia memenuhi panggilan penyidik pada Senin, 29 Juni 2026, didampingi oleh kuasa hukumnya, Artahsasta. Pemeriksaan tersebut berlangsung di Polda Metro Jaya. Setelah menjalani pemeriksaan, Awkarin menyampaikan pernyataan kepada awak media terkait posisinya dalam perkara tersebut. Ia lebih dulu menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada para korban yang merasa dirugikan dalam kasus tersebut.
Apa yang Terjadi?
Awkarin menjelaskan bahwa kerja sama dengan Hanania telah dilakukan sekitar dua tahun yang lalu. Ia meluruskan bahwa kerja sama tersebut bukanlah hubungan yang baru terjalin, seperti yang mungkin diperkirakan oleh publik. “Jadi, tadi sudah dijelaskan juga oleh kuasa hukum saya bahwa kami bekerja sama sekitar dua tahun yang lalu. Mungkin itu harus diperjelas lagi, ya, karena mungkin banyak dari media atau teman-teman di media sosial yang tidak tahu. Mungkin mereka mengira kalau kami baru bekerja sama baru-baru ini, padahal tidak,” bebernya.
Mengapa dan Dampak
Awkarin tidak mengetahui asal-usul aliran dana maupun mekanisme pendanaan di balik kerja sama promosi yang dijalaninya bersama Hanania pada 2024. Ia juga tidak mengetahui apakah terdapat dana milik jemaah yang digunakan dalam kerja sama tersebut. “Apakah ada aliran dana atau uang dari jemaah yang digunakan untuk endorse kami atau hal lainnya, kami tidak tahu-menahu. Sebaiknya kita ikuti dan kawal saja kasus ini. Kita percayakan kepada pihak kepolisian untuk mencari tahu dan juga mencari keadilan bagi para korban,” tegasnya.
Kasus ini berdampak signifikan pada kepercayaan publik terhadap biro perjalanan dan praktik kerja sama dengan influencer. Oleh karena itu, Awkarin meminta publik memberikan ruang kepada penyidik untuk mengusut perkara hingga tuntas. Kasus ini juga menyoroti pentingnya transparansi dalam kerja sama bisnis, terutama yang melibatkan dana besar dan kepercayaan publik.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Awkarin menegaskan kembali keberpihakannya kepada para korban dan menyatakan siap mengawal proses hukum yang sedang berjalan. “Di sini aku datang karena aku mau meluruskan dan juga bekerja sama dengan pihak kepolisian agar para korban bisa mendapatkan hak-haknya kembali, serta mendapatkan jawaban dan keadilan yang memang harus mereka dapatkan,” ujarnya. Dengan demikian, diharapkan proses hukum dapat berjalan lancar dan para korban dapat memperoleh keadilan yang mereka tunggu.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/seleb/7848164/awkarin-turut-prihatin-atas-kasus-hanania-travel-tegaskan-berada-di-pihak-korban-cari-keadilan, without altering the facts of the original article.