Momen Penentu di Menit Akhir
Sebelum ditemukan meninggal, Nyoman Cita sempat mandi di aliran Sungai Bubuh di Dusun Lepang, Desa Takmung. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, I Putu Widiada, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan warga hilang di aliran Tukad Bubuh pada Rabu (1/7) malam. Pihak BPBD Klungkung bersama aparat kepolisian, TNI, dan warga kemudian melakukan pencarian dengan menyisir alur sungai.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Pencarian yang dilakukan pada Rabu (1/7) malam hingga Kamis (2/7) pagi akhirnya membuahkan hasil. Jasad Nyoman Cita ditemukan mengambang di aliran sungai sekitar pukul 07.00 Wita. Tepatnya di selatan jembatan, di sisi barat Kantor KPU Klungkung. Dari pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi telungkup dengan luka robek pada bagian pinggang belakang sisi kiri dan kanan serta pada bagian depan perut.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kematian Nyoman Cita diduga akibat tindak kekerasan. Polres Klungkung terus berupaya mengusut kasus kematian warga ini. Untuk mengungkap penyebab kematian korban, polisi menyisir aliran sungai guna mencari barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Reno Chandra Wibowo, mengatakan bahwa pencarian difokuskan pada pakaian korban yang hingga kini belum ditemukan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Keluarga Nyoman Cita mengungkapkan bahwa kalung yang dipakai korban seberat 70 gram hilang. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus kematian Nyoman Cita. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan dan polisi masih mencari informasi tambahan untuk mengungkap kebenaran di balik kematian Nyoman Cita.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/klungkung/600662/kematian-nyoman-cita-misteriusjasad-pemilik-warung-lawar-godel-ditemukan-di-tukad-bubuh, without altering the facts of the original article.