BPJS Kesehatan meluncurkan inovasi Rehab 3.0 untuk mempermudah peserta yang memiliki tunggakan iuran dapat membayar secara lebih fleksibel. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan bahwa aplikasi ini memungkinkan peserta untuk membayar tunggakan iuran secara bertahap, tidak hanya bulanan, tetapi juga mingguan, bahkan harian. Ini merupakan bagian dari agenda transformasi pada pilar sustainability atau keberlanjutan yang fokus pada penguatan risk pooling, penguatan pendanaan program, peningkatan kepesertaan, hingga peningkatan penerimaan iuran.
Momen Penentu di Bidang Kesehatan
Prihati Pujowaskito menjelaskan bahwa inovasi Rehab 3.0 diluncurkan untuk membantu peserta yang memiliki tunggakan iuran untuk dapat membayar secara lebih mudah dan fleksibel. “Kita meluncurkan suatu aplikasi yang mempermudah para peserta yang tidak aktif karena menunggak untuk bisa melakukan pembayaran secara bertahap. Jadi, yang biasanya bulanan, sekarang bisa mingguan, bahkan harian. Sekali lagi, ini esensinya kemudahan untuk para peserta dan meringankan mereka membayar tunggakannya,” kata Prihati.
Inovasi ini juga memungkinkan peserta untuk membayar iuran secara online dan dapat memantau status kepesertaan mereka. Prihati menambahkan bahwa setelah peserta melunasi tunggakan iuran, mereka akan dapat menjadi peserta aktif dan mendapatkan perlindungan kesehatan. “Kemudian, setelah lunas dia akan bisa membayarkan iurannya agar menjadi peserta aktif dan mendapatkan perlindungan kesehatan,” ujarnya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dengan diluncurkannya inovasi Rehab 3.0, BPJS Kesehatan berharap dapat meningkatkan kepesertaan dan penerimaan iuran. Prihati mengatakan bahwa pentingnya pemanfaatan program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dalam mendukung keberlanjutan Program JKN. “Seluruh pemangku kepentingan yang memiliki kemampuan diharapkan dapat menyalurkan donasi atau CSR kepada Program JKN, yang akan digunakan untuk membantu peserta menunggak iuran dan membantu calon peserta yang belum aktif agar dapat didaftarkan,” paparnya.
Inovasi ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki perlindungan kesehatan. Prihati menambahkan bahwa kegiatan peluncuran tersebut juga menjadi titik balik kampanye kepada masyarakat dan para donatur agar turut serta memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung keberlangsungan Program JKN.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Meski telah meluncurkan inovasi Rehab 3.0, BPJS Kesehatan masih memiliki jalan panjang untuk meningkatkan kepesertaan dan penerimaan iuran. Prihati mengatakan bahwa BPJS Kesehatan akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan mempermudah proses pembayaran iuran. “Kita akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan dan mempermudah proses pembayaran iuran, sehingga masyarakat dapat lebih mudah untuk memiliki perlindungan kesehatan,” ujarnya.
Dengan demikian, inovasi Rehab 3.0 diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kepesertaan dan penerimaan iuran, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki perlindungan kesehatan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5628620/bpjs-kesehatan-luncurkan-rehab-30-permudah-bayar-tunggakan-iuran, without altering the facts of the original article.