Presiden AS Donald Trump tiba-tiba berubah pikiran setelah menghebohkan dunia dengan permintaan untuk memblokir akses model canggih ‘Mythos’ dari Anthropic. Awalnya, Trump meminta Anthropic untuk memblokir akses model tersebut untuk semua warga negara asing, bahkan karyawan Anthropic sendiri. Namun, setelah beberapa minggu, Trump akhirnya membatalkan keputusannya dan mengizinkan akses model tersebut untuk beberapa lembaga yang dipercaya AS.
Momen Penentu di Menit Akhir
Pada Selasa (30/6) waktu setempat, Anthropic mengumumkan bahwa Kementerian Perdagangan AS telah menangguhkan kontrol ekspor untuk model-model AI tercanggihnya, yakni Fable dan Mythos. Pengumuman tersebut hanya berselang tiga minggu setelah Anthropic diperintahkan untuk melarang akses model-model AI canggihnya untuk warga negara asing, dengan dalih risiko keamanan nasional. Sebelumnya, Trump sempat mengatakan untuk mengizinkan perilisan Mythos 5, tetapi hanya untuk beberapa lembaga yang dipercaya AS. Model tersebut dirancang untuk mendeteksi kerentanan keamanan siber.
Apa yang Terjadi Sebelumnya?
Pada awalnya, Anthropic ‘ditendang’ dengan larangan menggunakan sistem AI-nya di lingkungan pemerintahan AS. Pasalnya, Anthropic menolak tool AI-nya digunakan untuk menciptakan senjata otonom dan memata-matai warga AS. Namun, hubungan Anthropic dan pemerintah AS pelan-pelan membaik. Selain memperdalam hubungan dengan pemerintahan Trump, Anthropic juga berkolaborasi dengan raksasa teknologi lain seperti Amazon, Microsoft, dan Google, untuk mengembangkan standar umum dalam menetapkan potensi jailbreak AI.
Mengapa dan Dampak
Perubahan keputusan Trump ini terjadi karena Anthropic telah setuju untuk bekerja sama dengan pemerintah AS mengenai protokol untuk Mythos, Fable, dan model-model masa depan, serta untuk memberi tahu pemerintah AS tentang aktivitas jahat apa pun. Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyatakan bahwa kementeriannya “berhak mengevaluasi kembali keputusan yang dibuat dalam surat ini dan perlunya memberlakukan kembali persyaratan lisensi, jika keadaan berubah atau jika Anthropic gagal mematuhi komitmennya”.
Dengan perubahan keputusan ini, Anthropic dapat melanjutkan pengembangan model AI canggihnya tanpa hambatan. Model AI canggih seperti Mythos dan Fable dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk deteksi kerentanan keamanan siber dan pengembangan sistem keamanan. Namun, pemerintah AS tetap waspada dan memastikan bahwa model AI canggih tersebut tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ke depan, Anthropic masih harus bekerja sama dengan pemerintah AS untuk memastikan bahwa model AI canggihnya digunakan secara bertanggung jawab. Selain itu, Anthropic juga harus terus mengembangkan model AI canggihnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik antara Anthropic dan pemerintah AS, diharapkan model AI canggih dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/tech/20260702130059-37-747499/trump-mendadak-berubah-pikiran-setelah-bikin-satu-dunia-heboh, without altering the facts of the original article.