Betrand Peto Ungkap Soal Ruben Onsu: Ayah yang Jahat Hanya Sebuah Kebohongan

Betrand Peto, anak angkat Ruben Onsu dan Sarwendah, membela ayahnya di tengah perseteruan dengan mantan ibunya. Remaja asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini membongkar fakta-fakta baru tentang perlakuan ayahnya dan masalah nafkah yang menjadi sorotan.

Betrand Peto Bela Ruben Onsu

Betrand Peto membela ayahnya dengan mengungkapkan bahwa tuduhan ayahnya sebagai orang jahat hanya sebuah kebohongan. Ia mengaku bahwa adik-adiknya dan dirinya sering mendengar cerita keburukan tentang ayahnya, tetapi ia yakin bahwa itu tidak benar.

Fakta-Fakta yang Dibongkar Betrand Peto

Betrand Peto mengungkapkan bahwa ia pernah tinggal bersama ibunya, Sarwendah, setelah Ruben dan Sarwendah cerai. Namun, belakangan ini ia memilih untuk tinggal bersama Ruben di tengah ramainya masalah anak hingga nafkah. Ia juga mengaku bahwa dirinya dan adik-adiknya kerap mendapat cerita keburukan tentang ayahnya, tetapi ia tidak percaya.

Betrand Peto juga menyinggung masalah nafkah yang menjadi sorotan. Ia mengaku bahwa ayahnya selalu memberikan uang jajan kepada adik-adiknya dan dirinya, tetapi mereka tidak pernah tahu bahwa uang itu berasal dari ayahnya.

Mengapa Betrand Peto Membela Ruben Onsu?

Betrand Peto membela Ruben Onsu karena ia yakin bahwa ayahnya tidak jahat seperti yang dituduhkan. Ia juga ingin membuktikan bahwa ayahnya selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini dapat mempengaruhi hubungan antara Ruben Onsu dan anak-anaknya ke depan. Betrand Peto yang membela ayahnya dapat menjadi contoh bagi adik-adiknya untuk lebih memahami situasi yang terjadi.

Dengan demikian, Betrand Peto berharap dapat membantu ayahnya untuk memperbaiki citranya dan membuktikan bahwa ayahnya tidak jahat seperti yang dituduhkan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Betrand Peto dan keluarga masih harus menempuh jalan panjang untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Namun, dengan keberanian Betrand Peto untuk membela ayahnya, diharapkan dapat membantu memperbaiki hubungan keluarga ke depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/seleb/7846352/betrand-peto-sebut-ruben-onsu-penuhi-semua-kebutuhan-anak-yang-sampai-ke-telinga-kami-ayah-jahat, without altering the facts of the original article.

Film Indonesia Berjaya di Shanghai, Empat Judul Diputar di Festival Film

Empat film asal Indonesia sukses diputar di festival film bergengsi “The 28th Shanghai International Film Festival (SIFF) 2026” di China pada 20-23 Juni 2026. Keempat film tersebut adalah “Jumbo”, “Yuni, “Garuda di Dadaku” dan “Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang (My Own Last Supper)”. Film “My Own Last Supper” karya sutradara Ismail Basbeth bahkan berhasil masuk ke dalam nominasi “Main Competition Golden Goblet Award”.

Empat Film Indonesia yang Diputar di SIFF 2026

Film “My Own Last Supper” (MOLS) melakukan pemutaran untuk penonton global di Shanghai pada 16 Juni 2026. Sedangkan film “Garuda di Dadaku” karya sutradara Ronny Gani terpilih sebagai nominasi “Golden Goblet Award” dalam kategori animasi. Selain itu, sutradara dan produser Indonesia, Kamila Andini, juga menjadi salah satu juri “Golden Goblet” kategori “Asian New Talent”.

Mengapa Film Indonesia Berjaya di Shanghai?

Menurut Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan, Bambang Wibawarta, perfilman Indonesia tengah mengalami pertumbuhan yang luar biasa dengan karya-karya yang semakin diakui di tingkat internasional. “Film memiliki kekuatan untuk membangun koneksi lintas budaya, memperkenalkan identitas bangsa, dan membuka peluang ekonomi baru melalui industri kreatif,” kata Konsul Jenderal RI di Shanghai Berlianto Situngkir.

Dampak bagi Industri Film Indonesia

Kehadiran film nasional di China dinilai juga membuka peluang kolaborasi internasional, memperluas akses pasar bagi sineas Indonesia, serta meningkatkan daya saing industri perfilman nasional di tingkat global. Sebelum pemutaran, para penonton juga mengikuti sesi bincang film bersama produser, sutradara, dan pemeran utama.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pada 21 Juni 2026 di SIFF Market, juga diselenggarakan “Indonesia Film Talk” yang menghadirkan sutradara dan produser film MOLS untuk mempromosikan perkembangan industri perfilman Indonesia. Dengan kesuksesan ini, diharapkan film Indonesia dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitasnya untuk dapat bersaing di tingkat internasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5620455/bikin-bangga-empat-film-indonesia-diputar-di-festival-film-shanghai, without altering the facts of the original article.

Sarwendah Temui Ruben Onsu, Minta Fokus pada Anak dan Bukan Masalah Keluarga

Sarwendah Temui Ruben Onsu, Minta Fokus pada Anak dan Bukan Masalah Keluarga. Sarwendah dan Ruben Onsu terlihat bertemu di bandara sebelum presenter 42 tahun itu bertolak ke Tanah Suci untuk melakukan umrah. Pertemuan itu terjadi setelah hubungan antara Sarwendah Tan dengan Ruben Onsu disebut-sebut merenggang setelah presenter 42 tahun itu berkeluh kesah sulit bertemu anak.

Momen Penentu di Bandara

Sarwendah terlihat mengantar kedua anaknya bertemu dengan Ruben Onsu di bandara. Ditemui awak media dalam kesempatan itu, Sarwendah memilih tidak banyak bicara. Didampingi adiknya, Wendy Lo, mantan member girlband Cherrybelle ini berusaha menghindar. Penyanyi yang akrab disapa Wenda ini, juga meminta permasalahan dengan mantan suaminya tidak dibahas di depan anak-anaknya.

“Maaf ya, ada anak-anak, nggak enak,” ujar Sarwendah dikutip dari YouTube Rasis Infotainment, Selasa (23/6/2026). Di momen itu pelantun tembang Dilema ini, mengatakan anak-anaknya baru saja kembali dari Singapura setelah mengikuti sebuah ajang perlombaan.

“Anak-anak baru landing dari Singapur. lomba,” tambahnya. Wanita yang pernah mengenyam pendidikan tinggi di Tiongkok ini menyebut saat itu anak-anaknya akan bertemu dengan Ruben Onsu.

“Ya benar sekali anak-anak mau ketemu Ayah,” beber Wenda.

Apa yang Terjadi Sebelumnya?

Sejak memutuskan bercerai di tahun 2024 lalu, kedua anak buah cinta pernikahan mereka tinggal bersama Sarwendah. Namun dalam akta kesepakatan yang ditandatangani keduanya dalam proses perpisahan salah satu poinnya mengatur tentang jadwal pertemuan anak dengan Ruben Onsu.

Pembawa acara talkshow Brownis itu pun sempat kesal tatkala isi dari perjanjian yang dibuatnya bersama Sarwendah belum terealisasi sepenuhnya.

Mengapa dan Dampak

Mengapa pertemuan antara Sarwendah dan Ruben Onsu ini penting? Pertemuan ini menunjukkan bahwa Sarwendah dan Ruben Onsu masih memiliki perhatian terhadap anak-anak mereka. Sarwendah meminta Ruben Onsu untuk fokus pada anak-anak dan bukan masalah keluarga.

Dampak dari pertemuan ini adalah menunjukkan bahwa Sarwendah dan Ruben Onsu masih memiliki komitmen untuk memperhatikan kebutuhan anak-anak mereka, meskipun mereka telah bercerai.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kini, setelah pertemuan di bandara, Sarwendah dan Ruben Onsu masih memiliki jalan panjang untuk memikirkan kebutuhan anak-anak mereka. Bagaimana pun, yang terpenting adalah kepentingan anak-anak mereka.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.

Tiket Konser BTS Jakarta 3 Hari Ludes, Penipuan Tiket Merajalela

Tiket konser BTS World Tour ARIRANG di Jakarta ludes dalam hitungan menit, namun euforia ini diikuti oleh maraknya kasus penipuan tiket yang menimpa para ARMY. Banyak penggemar yang mengaku kehilangan jutaan rupiah akibat tergiur penawaran tiket dari akun tidak resmi di media sosial.

Penjualan Tiket yang Cepat dan Penipuan yang Mengikuti

Penjualan umum untuk hari pertama dan kedua dilaporkan ludes hanya dalam waktu sekitar 11 menit. Sementara tiket tambahan hari ketiga juga habis terjual dalam waktu kurang dari 30 menit. Tingginya permintaan membuat banyak penggemar gagal mendapatkan tiket resmi. Situasi tersebut dimanfaatkan sejumlah oknum yang menawarkan tiket melalui media sosial dengan harga jauh di atas harga normal.

Di platform Threads dan X, bermunculan pengakuan dari ARMY yang mengaku menjadi korban penipuan dengan kerugian mulai dari jutaan hingga belasan juta rupiah. Salah satunya diunggah akun Threads @ayfdy***_c yang mengaku tertipu setelah bertransaksi dengan seseorang yang menawarkan tiket konser BTS melalui TikTok.

Modus Penipuan yang Digunakan

Korban mengaku awalnya ragu, namun pelaku meyakinkan dengan menunjukkan bukti kepemilikan tiket dan melanjutkan komunikasi melalui WhatsApp. “Efek panic buying jadi diyakinin orang kena deh,” tulis korban dalam unggahannya. Korban mengaku telah membayar uang muka sebesar 50%, namun penjual tidak kunjung memberikan bukti e-ticket dan menolak mengembalikan dana yang telah ditransfer.

Kasus serupa juga diungkap akun X @kaiel***. Dalam unggahannya, ia meminta bantuan warganet setelah sang kakak mengaku kehilangan Rp5,5 juta akibat penipuan tiket BTS Jakarta. Sementara akun X @ymksuprem*** mengaku mengalami kerugian yang lebih besar. Ia menyebut kehilangan Rp7,5 juta yang merupakan hasil tabungannya demi mendapatkan tiket konser grup idolanya tersebut.

Mengapa Penipuan Tiket Merajalela?

Maraknya kasus penipuan tiket ini terjadi karena tingginya permintaan tiket konser BTS Jakarta. Banyak penggemar yang gagal mendapatkan tiket resmi dan kemudian mencari tiket melalui media sosial. Situasi ini dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.

Selain itu, kurangnya kesadaran dan pengetahuan penggemar tentang cara membeli tiket secara resmi dan aman juga menjadi faktor penipuan tiket merajalela. Oleh karena itu, penting bagi penggemar untuk selalu berhati-hati dan waspada saat membeli tiket secara online.

Apa Artinya Ini bagi ARMY ke Depan?

Maraknya kasus penipuan tiket ini menjadi pelajaran bagi ARMY untuk selalu berhati-hati dan waspada saat membeli tiket secara online. Penggemar harus memastikan bahwa mereka membeli tiket dari sumber yang resmi dan aman.

Selain itu, panitia konser juga harus meningkatkan keamanan dan pengawasan saat penjualan tiket online. Dengan demikian, penggemar dapat menikmati konser dengan aman dan nyaman.

Konser BTS World Tour ARIRANG di Jakarta memang sangat dinantikan oleh para ARMY. Namun, penting bagi penggemar untuk tidak terburu-buru dan selalu berhati-hati saat membeli tiket secara online.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus penipuan tiket ini menjadi pengingat bagi penggemar untuk selalu waspada dan berhati-hati saat membeli tiket secara online. Dengan demikian, penggemar dapat menikmati konser dengan aman dan nyaman.

ARMY harus terus meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang cara membeli tiket secara resmi dan aman. Dengan demikian, penggemar dapat menikmati konser dengan aman dan nyaman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.

Pramono Ucapkan Terima Kasih kepada ARMY, Jakarta Banjir Berkah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan ucapan terima kasih kepada ARMY, penggemar grup musik BTS, setelah promotor menambah satu hari konser BTS WORLD TOUR ‘ARIRANG’ di Jakarta. Penambahan hari konser ini dilakukan akibat tingginya antusiasme penggemar. “Saya terima kasih buat ARMY,” kata Pramono dalam acara peresmian Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Senin (22/6/2026).

Konser BTS di Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya sempat mengajukan JIS sebagai lokasi konser BTS. Namun, mayoritas ARMY menginginkan konser digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Pramono mengaku bahwa sejak awal pihaknya tahu ARMY lebih menginginkan GBK sebagai lokasi konser. “Bahkan sengaja pada waktu nge-bid urusan BTS, walaupun saya tahu pasti ARMY itu milih di GBK. Saya untuk menaikkan tempat ini (JIS) saya pura-pura aja nge-bid,” kata Pramono.

Meski demikian, Pramono menegaskan bahwa lokasi konser bukan persoalan bagi Pemprov DKI Jakarta. Menurutnya, baik konser digelar di GBK maupun JIS, manfaat ekonominya tetap akan dirasakan Jakarta. “Dan alhamdulillah, bagi pemerintah DKI Jakarta, maupun di GBK, maupun di JIS, sama aja. Yang penting pajaknya masuk ke Jakarta. Apalagi sekarang BTS nambah satu hari,” ujarnya.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kabar penambahan satu hari konser BTS di Jakarta disampaikan BIGHIT MUSIC melalui pengumuman di platform Weverse pada Rabu (17/6/2026) lalu. Keputusan ini diambil berkat dukungan besar dari ARMY dan tingginya permintaan penggemar saat penjualan tiket sebelumnya. Tambahan konser Jakarta dijadwalkan berlangsung pada 29 Desember 2026 di Stadion Utama GBK.

Apa Artinya Ini bagi Jakarta?

Penambahan hari konser BTS di Jakarta tentunya memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi kota Jakarta. Pajak dari konser ini akan masuk ke kas Pemprov DKI Jakarta, serta meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Bagi pemerintah DKI Jakarta, ini adalah berkah. Jakarta banjir berkah dengan adanya konser BTS ini,” kata Pramono.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat terus meningkatkan infrastruktur dan layanan untuk mendukung event-event besar seperti konser BTS. Dengan demikian, Jakarta dapat menjadi tuan rumah yang lebih baik untuk event-event internasional. “Kita harus terus meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur kita untuk menyambut event-event besar seperti ini,” kata Pramono.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.

Tengah Konflik dengan Mantan ART, Erin Anthony Pilih Nonton Konser Harry Styles Bareng Anak!

Erin Anthony, nama yang belakangan ramai diperbincangkan setelah terlibat konflik dengan mantan asisten rumah tangga (ART) Herawati, memilih menghabiskan waktu bersama putra sulungnya, Ardio Raihansyah Taulany atau yang akrab disapa Dio, di London, Inggris. Konflik antara Erin dan Herawati masih bergulir di ranah hukum, namun hal itu tidak menyurutkan niatan Erin untuk menemani anaknya. Bahkan, Erin dan Dio terlihat menikmati konser penyanyi Harry Styles di Wembley Stadium.

Konflik dengan Mantan ART

Sebelumnya, Herawati, mantan ART Erin, ramai memperbincangkan pengalamannya bekerja di rumah Erin. Herawati mengaku mendapatkan dugaan penganiayaan dan kata-kata kasar saat bekerja sebagai ART Erin. Pengakuan Herawati viral di jagat maya, dan ia melaporkan Erin atas dugaan penganiayaan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada bulan April lalu. Erin sendiri telah menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Jumat, 22 Mei 2026 lalu.

Menghabiskan Waktu Bersama Anak

Meski kasus tersebut masih bergulir, Erin memilih untuk menghabiskan waktu bersama putra sulungnya, Dio, yang kini menempuh pendidikan di London, Inggris. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, Erin membagikan momen makan bersama Dio, serta menonton konser Harry Styles di Wembley Stadium. “Waktu berkualitas dengan nomor satu saya,” tulis Erin dalam potret bersama Dio.

Mengapa & Dampak

Konflik antara Erin dan Herawati masih menjadi sorotan publik. Kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan Herawati terhadap Erin masih dalam proses hukum. Namun, Erin tampaknya tidak membiarkan kasus tersebut mengganggu waktu bersama anaknya. “Keseruan kemarin nunggu Harry Style performance,” tulis Erin dalam unggahan lain. Momen Erin dan Dio bersama-sama menunjukkan bahwa mereka masih memiliki waktu berkualitas bersama, meskipun kasus hukum sedang berjalan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus antara Erin dan Herawati masih panjang jalan yang harus ditempuh. Erin masih harus menjalani proses hukum, namun ia tampaknya tidak membiarkan hal itu mengganggu hidupnya. Dengan menemani anaknya di London, Erin menunjukkan bahwa ia masih memiliki prioritas dalam hidupnya, yaitu keluarganya. Apakah kasus ini akan berdampak pada hidup Erin ke depan? Kita tunggu saja.

Sarwendah Minta Masalah dengan Ruben Diselesaikan secara Tertutup, Tak Mau Dihakimi Netizen!

Rencana Gugatan Hak Asuh Anak

Ruben Onsu mengeluhkan kesulitan bertemu dengan anak setelah bercerai dari Sarwendah di tahun 2024 lalu. Permasalahan itu pun kian membesar tatkala pihak Ruben Onsu berencana menggugat soal hak asuh kedua anak yang kini tinggal bersama Sarwendah. Chris Sam Siwu, kuasa hukum Sarwendah, mengatakan bahwa kliennya sangat menanti gugatan itu. “Dan terkait dengan masalah gugatan, sekali lagi kami sangat menanti gugatan itu,” ujar Chris dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Senin (22/6/2026).

Mengapa Penyelesaian Secara Tertutup?

Penyelesaian konflik dengan Ruben secara tertutup lebih baik daripada kliennya harus dihakimi oleh warganet di media sosial alias medsos. “Jadi semua itu akan baik karena tidak terjadi penghakiman secara medsos. Nah, ini yang mengerikan,” imbuhnya. Saat konfliknya dengan Ruben mencuat ke publik, penyanyi yang juga mantan member girlband Cherrybelle ini pun banyak mendapatkan hujatan. Bahkan di tengah konflik itu muncul seruan warganet untuk memboikot dirinya.

Dampak dan Reaksi

Mendapati hal itu, Sarwendah pun merasa sedih. Oleh karena itu, dia lebih memilih menyelesaikan masalahnya dengan Ruben secara tertutup. “Karena itu adalah ruang tertutup yang sangat adil, yang sangat fair untuk kita masing-masing menyampaikan semua bukti-bukti,” tandasnya. Dengan demikian, Sarwendah berharap masalahnya dengan Ruben dapat diselesaikan dengan cara yang lebih adil dan tidak dipengaruhi oleh opini publik.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kasus ini masih panjang dan harus terus dipantau perkembangannya. Apakah Ruben Onsu akan menggugat hak asuh anak dan bagaimana keputusan pengadilan nantinya? Kita tunggu saja. Yang jelas, Sarwendah telah menyatakan kesiapannya untuk menghadapi proses pengadilan dan membuktikan bahwa dia adalah orang tua yang layak untuk mendapatkan hak asuh anak.

Ancol Hidupkan Kembali Pasar Seni dengan Jakalcer Fest

Jakalcer Fest kembali menghidupkan Pasar Seni di Ancol dengan menjadi ajang ekspresi bagi seniman dan komunitas kreatif. Festival yang digelar pada 19-28 Juni 2026 ini diharapkan menjadi momentum untuk mengaktifkan kembali kawasan Pasar Seni yang sempat meredup pascapandemi COVID-19. Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol, Lies Hartono atau Cak Lontong, mengungkapkan bahwa festival ini tidak hanya memeriahkan HUT ke-499 DKI Jakarta, tetapi juga mendukung Jakarta menjadi kota global. “Kami berharap Jakalcer Fest menjadi momentum menghidupkan kawasan Pasar Seni yang ada di Ancol seperti sediakala dan menjadi tempat berkumpul seluruh seniman untuk berkarya,” katanya.

Momen Pembukaan yang Meriah

Festival Jakalcer 2026 dibuka dengan pertunjukan seni oleh seniman Pasar Seni pada Jumat, 19 Juni 2026. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk manajemen Ancol, Pemprov DKI, dan komunitas Pasar Seni. Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol, Eddy Prastiyo, menyatakan bahwa keramaian di Pasar Seni mulai turun pascapandemi COVID-19 dan hingga saat ini terus diupayakan agar kawasan ini kembali ditempati pelaku seni dan komunitas kreatif. “Kami sadar sejak COVID, pasar seni jadi bagian yang paling terakhir diperbarui dan untuk meramaikan kembali butuh berbagai komponen, baik manajemen Ancol, Pemprov DKI, komunitas pasar seni, seniman dari luar pasar seni,” katanya.

Mengapa Jakalcer Fest Penting?

Jakalcer Fest tidak hanya sekedar festival seni, tetapi juga merupakan upaya untuk mempertahankan jati diri dan budaya Jakarta sebagai kota global. Lies Hartono menambahkan bahwa ke depan Pasar Seni Ancol berkembang menjadi semacam kreatif hub yang relatif generasi kini, ruang ide baru dalam mendukung Jakarta jadi kota global. “Ke depan Pasar Seni Ancol berkembang jadi semacam kreatif hub yang relatif generasi kini, ruang ide baru dalam mendukung Jakarta jadi kota global,” katanya.

Dampak bagi Pasar Seni dan Komunitas Kreatif

Festival ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Pasar Seni dan komunitas kreatif di Jakarta. Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara, Dya Perwita Kusuma, mengungkapkan bahwa Jakarta Utara merupakan mother of Jakarta dan seniman itu lahir dari Jakarta Utara. “Mari kita munculkan kembali seniman dari sini dari Pasar Seni untuk Indonesia dan dunia,” katanya. Dengan demikian, Pasar Seni diharapkan kembali menjadi pusat kegiatan seni dan budaya di Jakarta.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski Jakalcer Fest telah dibuka, namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk menghidupkan kembali Pasar Seni. Eddy Prastiyo menambahkan bahwa Pasar Seni berbeda dengan unit rekreasi lainnya di Ancol karena butuh keterlibatan banyak pihak untuk meramaikan. “Pasar Seni berbeda dengan unit rekreasi lainnya di Ancol karena butuh keterlibatan banyak pihak untuk meramaikan,” katanya. Oleh karena itu, kerjasama antara manajemen Ancol, Pemprov DKI, dan komunitas Pasar Seni sangat diperlukan untuk mempertahankan keberlangsungan festival ini.