Kota Tangerang Meriahkan Peh Cun, Warga Antusias

Kota Tangerang kembali meriahkan perayaan Peh Cun, sebuah tradisi yang dilakukan oleh warga keturunan Tionghoa untuk menghormati negarawan China Qu Yuan. Perayaan ini jatuh setiap tanggal lima bulan lima penanggalan Imlek dan menjadi ajang pelestarian budaya masyarakat Cina Benteng. Warga antusias mengikuti prosesi pembakaran perahu naga dan berbagai kegiatan lainnya. Peh Cun menjadi salah satu tradisi yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Kota Tangerang.

Momen Pembakaran Perahu Naga

Warga keturunan Tionghoa menyaksikan tradisi pembakaran perahu naga saat perayaan Peh Cun di Kota Tangerang, Banten, Jumat (19/6/2026). Perahu naga yang dibawa mengelilingi kawasan kota menjadi salah satu highlight utama dalam perayaan ini. Pembakaran perahu naga merupakan simbol untuk menghormati Qu Yuan, seorang negarawan yang sangat dihormati dalam budaya Tionghoa.

Kegiatan Lainnya

Selain pembakaran perahu naga, warga juga mengarak perahu naga mengelilingi kota. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat silaturahmi di antara warga keturunan Tionghoa. Mereka juga melakukan berbagai permainan tradisional, seperti mencoba mendirikan telur, yang menjadi salah satu tradisi unik dalam perayaan Peh Cun.

Mengapa Peh Cun Penting?

Peh Cun memiliki makna yang sangat mendalam, terutama sebagai bentuk penghormatan kepada Qu Yuan. Qu Yuan dikenal sebagai seorang negarawan dan penyair yang sangat berpengaruh dalam sejarah China. Ia melompat ke sungai sebagai protes terhadap ketidakadilan, dan rakyat setempat kemudian melemparkan makanan ke sungai untuk menghentikannya. Hal ini kemudian berkembang menjadi tradisi membuat makanan khas, seperti ketupat dan kue-kue lainnya, yang dikonsumsi selama perayaan Peh Cun.

Dampak bagi Masyarakat

Perayaan Peh Cun tidak hanya berdampak pada pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Banyaknya warga yang datang untuk menyaksikan perayaan ini membuat sektor pariwisata lokal mengalami peningkatan. Selain itu, perayaan ini juga menjadi ajang untuk mempromosikan budaya dan tradisi masyarakat Cina Benteng kepada masyarakat luas.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Meski perayaan Peh Cun telah berlangsung meriah, namun masih banyak upaya yang harus dilakukan untuk melestarikan budaya ini. Perlu kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk terus mempromosikan dan melestarikan tradisi ini. Dengan demikian, Peh Cun dapat terus menjadi bagian penting dari identitas budaya Kota Tangerang.