Saat Pemerintah Ingin Putuskan Menteng Jadi Kuburan Warga Jakarta

**Saat Pemerintah Ingin Putuskan Menteng Jadi Kuburan Warga Jakarta** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada tahun 1908, pemerintah kota Batavia bernegosiasi untuk membeli tanah pribadi di Menteng milik keturunan Arab, yakni keluarga Shahab. Rencana pembelian itu mencakup sekitar 295 blok bangunan dengan nilai transaksi yang disepakati mencapai 310.000 gulden. Pembelian dilakukan karena pemerintah kota ingin memiliki tanah sendiri di tengah banyaknya lahan pribadi yang tersebar di Batavia. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Pembelian tanah Menteng sebenarnya memiliki tujuan yang cukup unik. Menurut surat kabar Bataviaasch Nieuwsblad (20 Juli 1908), tujuan pembelian tersebut adalah agar pemerintah kota memiliki sebidang tanah di antara berbagai lahan pribadi di Batavia, di mana, jika perlu, pemakaman baru dapat dibangun. Namun, rencana itu tidak pernah terwujud. Kawasan tersebut justru mengalami perubahan besar dan berkembang menjadi salah satu proyek perumahan paling modern pada masanya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pembangunan Menteng kemudian dilakukan secara modern melalui perusahaan real estate NV De Bouwploeg. Sejak 1908, perusahaan tersebut mulai membeli tanah di kawasan itu dengan nilai sekitar 238.870 gulden. Dari lahan yang pernah dipertimbangkan untuk kebutuhan pemakaman, Menteng akhirnya berubah menjadi kawasan taman modern dan simbol prestise. Hingga kini, kawasan tersebut tetap dikenal sebagai salah satu wilayah paling mahal dan bersejarah di Jakarta. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kawasan Menteng sebenarnya memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Pemerintah kolonial memilih mengembangkan kawasan tersebut menjadi permukiman elite yang kelak menjadi salah satu kawasan paling bergengsi di Indonesia. Dengan menguasai lahan itu, pemerintah dapat mengatur perkembangan kawasan sesuai kepentingan publik. Namun, rencana Menteng sebagai lokasi pemakaman tidak pernah terwujud. Sebaliknya, kawasan tersebut berkembang menjadi salah satu proyek perumahan paling modern pada masanya. Pembangunan Menteng kemudian dilakukan secara modern melalui perusahaan real estate NV De Bouwploeg. Sejak 1908, perusahaan tersebut mulai membeli tanah di kawasan itu dengan nilai sekitar 238.870 gulden. Dari lahan yang pernah dipertimbangkan untuk kebutuhan pemakaman, Menteng akhirnya berubah menjadi kawasan taman modern dan simbol prestise. Hingga kini, kawasan tersebut tetap dikenal sebagai salah satu wilayah paling mahal dan bersejarah di Jakarta. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bahwa rencana pembangunan Menteng memiliki implikasi yang lebih luas. Pemerintah kolonial berusaha untuk mengembangkan kawasan tersebut menjadi permukiman elite yang sesuai dengan kepentingan publik. Namun, rencana itu tidak pernah terwujud. Sebaliknya, kawasan tersebut berkembang menjadi salah satu proyek perumahan paling modern pada masanya. Dalam beberapa tahun terakhir, Jakarta telah mengalami perubahan yang signifikan. Kota ini telah berkembang menjadi salah satu kota paling padat di dunia. Namun, perubahan tersebut juga telah menimbulkan masalah yang lebih kompleks, seperti kemacetan, polusi, dan kekurangan infrastruktur. Dalam konteks ini, pembangunan Menteng dapat diartikan sebagai contoh bagaimana pemerintah dapat mengembangkan kawasan-kawasan strategis untuk mencapai tujuan yang lebih luas. Dalam kesimpulan, pembangunan Menteng memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Pemerintah kolonial memilih mengembangkan kawasan tersebut menjadi permukiman elite yang kelak menjadi salah satu kawasan paling bergengsi di Indonesia. Namun, rencana Menteng sebagai lokasi pemakaman tidak pernah terwujud. Sebaliknya, kawasan tersebut berkembang menjadi salah satu proyek perumahan paling modern pada masanya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260729194737-25-754880/saat-pemerintah-ingin-putuskan-menteng-jadi-kuburan-warga-jakarta, without altering the facts of the original article.

Cerita Jaksa Agung Pertama RI Nyaris Dibunuh karena Bongkar Korupsi

Cerita Jaksa Agung Pertama RI Nyaris Dibunuh karena Bongkar Korupsi

Gatot Tarunamihardja, Jaksa Agung pertama Republik Indonesia, hampir kehilangan nyawa karena membongkar dugaan korupsi besar pada tahun 1959. Ia menjadi sasaran teror dan percobaan pembunuhan karena tekadnya untuk membersihkan praktik korupsi di berbagai lembaga negara.

Momen Penentu di Menit Akhir

Tahun 1959 adalah tahun yang penting bagi Gatot Tarunamihardja. Ia kembali dipercaya Presiden Soekarno untuk memimpin korps Adhyaksa pada April-September 1959. Dengan reputasinya sebagai penegak hukum yang dihormati, Gatot datang dengan tekad untuk membersihkan praktik korupsi yang telah mengakar di berbagai lembaga negara.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Salah satu perkara yang menjadi fokus Gatot adalah dugaan korupsi di salah satu lembaga keamanan dan pertahanan negara. Kasus itu menyeret sejumlah petinggi lembaga tersebut, menjadi sorotan publik, dan mendapat dukungan luas dari masyarakat agar diusut hingga tuntas. Ia juga menghadapi perlawanan dari pejabat tinggi lembaga tersebut, tetapi tidak mundur dan bahkan menggandeng kepolisian untuk memperkuat penyidikan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Perlawanan terhadap Gatot semakin keras, tidak hanya karena tekanan dan intimidasi, tetapi juga karena ia menjadi sasaran percobaan pembunuhan. Menurut kesaksian Abdul Rachmat Nasution, ayah pengacara Adnan Buyung Nasution, Gatot dicoba dibunuh dengan ditabrak subuh-subuh sampai buntung kakinya. Semua itu terjadi karena Gatot terlalu berani dan ingin membersihkan negara dari praktik korupsi.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Tekanan terhadap Gatot mencapai puncaknya pada 10 September 1959, ketika ia ditangkap dan ditahan atas perintah Penguasa Perang Pusat. Ia dibebaskan setelah 10 hari, tetapi karier Gatot sebagai Jaksa Agung berakhir. Soekarno memberhentikannya dengan hormat dan mengangkat Mr. Gunawan sebagai penggantinya. Upaya Gatot membongkar dugaan korupsi pun berhenti di tengah jalan.

Kejadian ini menunjukkan betapa berani Gatot dalam membongkar praktik korupsi di berbagai lembaga negara. Meskipun ia hampir kehilangan nyawa, ia tidak mundur dan tetap berkomitmen untuk membersihkan negara dari praktik korupsi. Kejadian ini juga menunjukkan bahwa perlawanan terhadap penegak hukum yang berani dan tidak takut untuk membongkar praktik korupsi masih ada hingga hari ini.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260731130039-25-755432/cerita-jaksa-agung-pertama-ri-nyaris-dibunuh-karena-bongkar-korupsi, without altering the facts of the original article.

Lewat Program Ini, BRI Peduli Dongkrak Kapasitas Peternak Sapi Perah

**Lewat Program Ini, BRI Peduli Dongkrak Kapasitas Peternak Sapi Perah** **Pembuka** Pengembangan usaha peternakan sapi perah di Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi sumber kehidupan bagi banyak warga. Salah satu kelompok ternak yang berdiri sejak Oktober 2020 adalah Kelompok Ternak Sumber Karanglo. Mereka berusaha meningkatkan kualitas hasil ternak sekaligus mengembangkan usaha agar mampu memberikan nilai tambah bagi hasil produksi. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kelompok Ternak Sumber Karanglo memiliki lebih dari 58 ekor sapi perah dengan produksi mencapai lebih dari 400 liter susu setiap harinya. Mereka juga rutin mengadakan bimbingan teknis dan vaksinasi kesehatan ternak sehingga produktivitas tetap terjaga. Namun, perjalanan kelompok tidak selalu berjalan mulus. Mereka dihadapkan pada berbagai tantangan seperti proses produksi yang masih dilakukan secara manual, jangkauan pemasaran produk yang terbatas, dan keterbatasan modal. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Proses produksi yang masih manual membuat kapasitas dan efisiensi kerja belum maksimal. – Jangkauan pemasaran produk masih terbatas sehingga peluang penjualan belum dapat dimanfaatkan secara optimal. – Para peternak juga masih berupaya memenuhi persyaratan legalitas usaha dan produk. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Melihat tantangan yang dihadapi, Kelompok Ternak Sumber Karanglo kemudian bergabung dalam Program Klaster Unggulan dari BRI Peduli. Melalui program ini, para peternak memperoleh pendampingan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki. Mereka mendapatkan pelatihan pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah seperti susu pasteurisasi, yoghurt, dan keju sehingga membuka peluang peningkatan pendapatan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Selain mendukung proses produksi, Program Klaster Unggulan juga memberikan pendampingan dalam pengurusan izin produksi olahan susu sapi. Para peternak turut mendapatkan pelatihan marketing dan digital marketing untuk memperluas pemasaran melalui pemanfaatan media digital sekaligus memperkuat daya saing produk olahan susu. Dengan demikian, para peternak dapat meningkatkan kualitas usaha dan kesejahteraan masyarakat. Rendy Hertanto, salah satu anggota kelompok, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh BRI Peduli. “Program ini sangat membantu meningkatkan kualitas usaha dan kesejahteraan masyarakat. Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan, bantuan peralatan, dan pendampingan usaha. Semoga BRI Peduli terus hadir dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tuturnya. Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan, BRI Peduli selaku payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus memberikan dukungan bagi pengembangan kelompok usaha berbasis potensi lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan. Dengan demikian, BRI Peduli berharap dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan potensi lokal di Indonesia. Dengan bergabung dalam Program Klaster Unggulan, Kelompok Ternak Sumber Karanglo dapat meningkatkan kualitas usaha dan kesejahteraan masyarakat. Mereka juga dapat mengembangkan potensi yang dimiliki dan meningkatkan pendapatan. Dengan demikian, BRI Peduli dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan potensi lokal di Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260801111716-25-755660/lewat-program-ini-bri-peduli-dongkrak-kapasitas-peternak-sapi-perah, without altering the facts of the original article.

Berkat Pemberdayaan BRI, Cita Rasa Rendang Asli Minang Mendunia

**Berikat Pemberdayaan BRI, Cita Rasa Rendang Asli Minang Mendunia** **Pembuka** Sebuah keresahan sederhana menjadi titik awal lahirnya Rabundo, usaha bumbu instan masakan Padang yang kini mulai menembus pasar nasional. Bermula dari keinginan menghadirkan kembali kebanggaan terhadap cita rasa asli Indonesia, Rabundo tumbuh menjadi bukti bahwa semangat pelaku UMKM yang dibarengi dengan pendampingan yang tepat mampu membuka jalan menuju pasar yang lebih luas. **Momen Penentu di Menit Akhir** Rabundo berangkat dari keresahan pendiri yang melihat ada bumbu rendang di rak swalayan yang diimpor dari negara tetangga. Sebagai keturunan asli Minangkabau, pemandangan tersebut meninggalkan pertanyaan besar dalam benaknya. Mengapa salah satu ikon kuliner Indonesia justru lebih banyak diproduksi oleh pihak luar. Keresahan tersebut kemudian berubah menjadi tekad untuk menghadirkan bumbu rendang asli Minang yang mampu bersaing di pasar. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Usaha yang didirikan Tika Hayana pada 2025 di Desa Kekiling, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan tersebut lahir dari pengalaman yang mungkin dianggap sepele oleh banyak orang. Memastikan cita rasa rendang tetap autentik, Tika juga harus memikirkan bagaimana produknya dapat diterima pasar, memiliki identitas yang kuat, hingga memenuhi berbagai persyaratan legalitas agar mampu bersaing. Di tengah proses mengembangkan usaha tersebut, hubungan Tika dengan BRI sendiri telah terjalin sejak 2023 saat ia menjadi nasabah. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dukungan BRI terhadap perjalanan Rabundo pun berlanjut. Di mana, atas rekomendasi sesama pelaku UMKM, Tika bergabung dengan Rumah BUMN BRI Bakauheni untuk memperoleh pendampingan dalam mengembangkan usahanya. Seiring pendampingan serta kerja keras yang terus dilakukan, Rabundo pun berkembang semakin pesat. Kini usaha tersebut telah mempekerjakan tiga orang karyawan dan memasarkan produk unggulannya, yaitu bumbu rendang, melalui berbagai ritel modern di Bandar Lampung maupun marketplace yang menjangkau konsumen di seluruh Indonesia. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dukungan tersebut jauh melampaui sekadar bantuan administratif. Legalitas usaha, sertifikasi merek, hingga informasi nilai gizi menjadi bekal penting agar produknya mampu bersaing di pasar. Bagi Tika, pendampingan dari BRI dan Rumah BUMN BRI Bakauheni membantu memperkuat fondasi bisnis, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, fasilitasi legalitas, hingga kesempatan memperluas pasar melalui berbagai kegiatan promosi. Dengan demikian, Rabundo dapat terus berkembang dan menjadi contoh bagi pelaku UMKM lainnya di Indonesia. Rabundo adalah bukti bahwa semangat pelaku UMKM yang dibarengi dengan pendampingan yang tepat mampu membuka jalan menuju pasar yang lebih luas. Dengan dukungan dari BRI dan Rumah BUMN BRI Bakauheni, Tika Hayana dapat memperkuat fondasi bisnis dan meningkatkan kesempatan usahanya untuk bersaing di pasar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260802144602-25-755808/berkat-pemberdayaan-bri-cita-rasa-rendang-asli-minang-mendunia, without altering the facts of the original article.

Mantan Menteri RI Ini Dapat Hadiah Mobil Mewah dari Raja Arab

Mantan Menteri RI Ini Dapat Hadiah Mobil Mewah dari Raja Arab Pada 1980, mantan Menteri Penerangan dan Menteri Pertahanan, Mohammad Natsir, menerima Penghargaan Internasional Malik Faisal (Faisal Award) dari Kerajaan Arab Saudi atas jasa-jasanya kepada dunia Islam. Sebagai bentuk penghormatan, Raja Arab Saudi Faisal bin Abdul Azis juga berkeinginan menghadiahkan sebuah mobil mewah yang pantas digunakan Natsir di Jakarta. Alih-alih menerima hadiah tersebut, Natsir menolaknya secara halus dan meminta agar bantuan itu dialihkan untuk kepentingan yang lebih bermanfaat. Momen Penentu di Menit Akhir Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda * Natsir meminta agar bantuan itu dialihkan untuk membantu mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di Arab Saudi. * Ia memilih hidup sederhana meski pernah menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di pemerintahan. * Natsir tidak memiliki cukup uang untuk membeli rumah sendiri dan harus meminjam dana dari sahabatnya. Apa Artinya Ini ke Depan? Kehidupan sederhana Natsir tidak hanya terjadi karena keadaan ekonominya. Ia memilih hidup secukupnya dan memegang teguh prinsip yang terus diingat keluarganya. “Cukupkan yang ada. Jangan cari yang tiada. Pandai-pandailah mensyukuri nikmat,” kata pria kelahiran 1908 itu. Prinsip itulah yang menjelaskan mengapa ia menolak hadiah mobil mewah dari Kerajaan Arab Saudi. Di matanya, kesempatan membantu mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan jauh lebih berharga daripada memiliki kendaraan mewah untuk dirinya sendiri. Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh Kisah Natsir menolak hadiah mobil mewah dari Kerajaan Arab Saudi merupakan contoh kehidupan sederhana dan prinsip yang kuat. Ia memilih hidup secukupnya dan tidak mengkhawatirkan kekayaan. Prinsip ini masih relevan di masa kini dan bisa menjadi inspirasi bagi kita semua. Dalam hidup kita, kita harus bisa mensyukuri apa yang sudah ada dan tidak terus-menerus menginginkan yang belum ada. Dengan demikian, kita bisa hidup lebih bahagia dan sejahtera.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260803095647-25-755942/mantan-menteri-ri-ini-dapat-hadiah-mobil-mewah-dari-raja-arab, without altering the facts of the original article.

Peramal India Datangi Ibu Tien, Ramalannya tentang Soeharto Terbukti Benar

Momen Penentu di Menit Akhir

Peramal India Datangi Ibu Tien, Ramalannya tentang Soeharto Terbukti Benar Pada tahun 1965, seorang peramal asal India yang masih misterius sampai saat ini, datang ke rumah Siti Hartinah, istrri Soeharto, di Jalan Agus Salim, Jakarta. Pria berusia lebih dari 50 tahun itu membawa sebuah kotak berisi aneka batu permata berwarna-warni dan menawarkan dagangannya kepada Hartinah. Meski tidak tertarik, Hartinah akhirnya bersedia mendengarkan apa yang hendak disampaikan oleh peramal tersebut.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Menurut buku Siti Hartinah Soeharto: Ibu Utama Indonesia (1992), peramal itu menceritakan berbagai kisah tentang kehidupan dan masa lalu keluarga Hartinah. Hampir seluruh cerita itu disebut sesuai dengan kenyataan, padahal keduanya baru pertama kali bertemu. Setelah itu, sang peramal menyampaikan ramalan yang paling mengejutkan: “Madam, suami madam akan berdiri sama tinggi duduk sama rendah dengan Presiden yang sekarang (Red, Soekarno)”. Hartinah mengaku tidak mempercayai ucapan tersebut. Pada tahun itu, Soeharto masih berstatus Mayor Jenderal TNI Angkatan Darat dan jalan menuju kursi presiden terasa sangat jauh.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Usai menyampaikan ramalannya, sang peramal meminta bayaran Rp40 ribu. Nilai itu membuat Hartinah terkejut karena tergolong sangat mahal pada masanya. Meski demikian, ia tetap memberikan uang tersebut agar persoalan tidak berlarut-larut. Beberapa tahun kemudian, situasi politik Indonesia berubah drastis setelah meletusnya Gerakan 30 September 1965. Di tengah pergolakan tersebut, Soeharto perlahan memperoleh posisi politik yang semakin kuat hingga akhirnya diangkat sebagai Presiden ke-2 Republik Indonesia pada tahun 1968.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Bagi sebagian orang, peristiwa itu dianggap sebagai pembuktian atas ramalan sang peramal India. Meski demikian, Hartinah mengaku tidak pernah lagi bertemu dengan pria tersebut setelah dirinya menjadi ibu negara. Bahkan selama bertahun-tahun mendampingi Soeharto memimpin Indonesia, sosok peramal itu tak pernah lagi muncul. Kisah ini menunjukkan bahwa ramalan dapat menjadi petunjuk tentang masa depan, tetapi juga bahwa kehidupan adalah sesuatu yang tidak dapat diprediksi dengan pasti.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260803110427-25-755977/peramal-india-datangi-ibu-tien-ramalannya-tentang-soeharto-terbukti, without altering the facts of the original article.

Cerita Warga Lihat Presiden RI Datangi Tempat Keramat Bikin Geger, Masyarakat Terkejut

**Cerita Warga Lihat Presiden RI Datangi Tempat Keramat Bikin Geger, Masyarakat Terkejut** **Pembuka** Pada tahun-tahun terakhir kepresidenannya, Soeharto, Presiden RI ke-2, dikabarkan sering menjalani ritual spiritual di beberapa lokasi keramat di Indonesia. Banyak yang masih ingat Gunung Kawi di Jawa Timur sebagai tempat yang paling banyak dikaitkan dengan ritual mencari berkah atau kekuatan gaib. Namun, Soeharto sendiri lebih sering dikaitkan dengan Gunung Selok dan Gunung Lawu. **Soeharto, Presiden yang Mencari Kekuatan Gaib** **Mengapa & Dampak** Soeharto disebut-sebut menjalani ritual spiritual di Gunung Selok, Cilacap, dan Gunung Lawu, jauh sebelum maupun setelah menjadi presiden. Catatan ini ditulis oleh sejarawan George Quinn dalam buku Wali Berandal Tanah Jawa (2021). Quinn mengunjungi Gunung Selok dan mendengar cerita dari warga setempat bahwa Soeharto sering mendatangi Padepokan Jambe Lima. Tidak diketahui secara pasti kapan maupun seberapa sering kunjungan itu dilakukan. Menurut penuturan yang diterima Quinn, aktivitas tersebut sudah berlangsung bahkan sebelum Soeharto menjadi presiden. Soeharto juga dikabarkan melakukan ritual spiritual di Gunung Lawu, yang dikenal sebagai salah satu lokasi yang dianggap sakral dalam tradisi masyarakat Jawa. Mengutip buku Hari-hari Terakhir Jejak Soeharto Setelah Lengser, 1998-2008 (2008), seorang sumber mengaku pernah mendampingi Soeharto menjalani semedi di Gunung Lawu. Ia mengaku pernah mengiringi Soeharto mendaki hingga puncak Lawu. Sumber tersebut mengatakan bahwa Soeharto tidak terlihat lelah sampai puncak, meskipun yang muda-muda sudah kelelahan. Mengapa ritual spiritual ini begitu penting bagi Soeharto? Menurut Soeharto sendiri, yang dijalaninya adalah ilmu kebatinan, bukan praktik mistis untuk mencari kesaktian atau kekuatan gaib. Dalam autobiografinya, ia menegaskan bahwa ilmu kebatinan adalah jalan untuk mendekatkan batin kita dengan pencipta kita, Tuhan Yang Maha Kuasa. Baginya, kebatinan merupakan jalan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, sehingga pengertiannya tentang mistik berbeda dengan persepsi yang berkembang di masyarakat. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Soeharto sering menjalani ritual spiritual di Gunung Selok dan Gunung Lawu, sebelum maupun setelah menjadi presiden. 2. Soeharto melakukan ritual spiritual di beberapa tahapan, termasuk di Gua Jambe Lima, Gua Jambe Pitu, dan Gua Suci Rahayu. 3. Soeharto tidak terlihat lelah saat mendaki hingga puncak Gunung Lawu, meskipun yang muda-muda sudah kelelahan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Ritual spiritual yang dilakukan Soeharto menunjukkan bahwa ia memiliki kepercayaan yang kuat terhadap kekuatan gaib dan kebatinan. Meskipun ia membantah bahwa yang dijalaninya adalah praktik mistis, namun kepercayaannya ini tetap menimbulkan kesan bahwa ia mencari kekuatan lebih di luar dari dirinya sendiri. Ini menunjukkan bahwa Soeharto masih memiliki kelemahan dan kekurangan sebagai presiden, meskipun ia memiliki kekuasaan yang besar. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian ini menunjukkan bahwa Soeharto masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh dalam mencari kekuatan dan kepercayaan yang lebih kuat. Meskipun ia telah menjadi presiden, namun ia masih memiliki kelemahan dan kekurangan yang harus diatasi. Ini menunjukkan bahwa kekuasaan dan kekuatan tidaklah cukup untuk menjadikan seseorang menjadi presiden yang kuat dan bijaksana.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260803132639-25-756066/cerita-warga-lihat-presiden-ri-ini-datangi-tempat-keramat-bikin-geger, without altering the facts of the original article.

Presiden Dievakuasi Tengah Malam, Konvoi Berlalu dengan Rahasia

**Presiden Dievakuasi Tengah Malam, Konvoi Berlalu dengan Rahasia** **Momen Penentu di Menit Akhir** Presiden Taiwan Lai Ching-te mendadak dievakuasi Rabu malam lalu. Ia dibawa menuju kendaraan pengangkut personel lapis baja. Menurut kantor kepresidenan Taiwan, Lai bersama sejumlah pejabat senior dibawa menuju pusat komando. Evakuasi tersebut merupakan bagian dari latihan “Wan Chun”, prosedur darurat untuk mengevakuasi para pemimpin Taiwan ke lokasi aman ketika terjadi perang atau krisis besar. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Mengutip BBC International Jumat (7/8/2026), ini merupakan bagian dari latihan militer tahunan Han Kuang yang dirancang untuk menguji kesiapan Taiwan menghadapi kemungkinan perang dengan China. Dalam foto yang dirilis, Lai terlihat mengenakan pelindung tubuh dan helm sebelum masuk ke kendaraan lapis baja. Latihan Han Kuang berlangsung selama 10 hari dan bertujuan memastikan pemerintahan Taiwan tetap dapat berfungsi jika terjadi konflik. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Keikutsertaan Lai menjadi perhatian karena ini merupakan pertama kalinya ia menjalani prosedur tersebut sebagai presiden sejak menjabat pada 2024. Latihan ini juga mencakup pengujian struktur komando, koordinasi antar lembaga, hingga mekanisme tanggap darurat untuk menghadapi berbagai “keadaan yang tidak terduga”. Kekhawatiran terhadap serangan yang menyasar kepemimpinan Taiwan bukan tanpa alasan. Pada 2023, media pemerintah China menyebut latihan militer di sekitar Taiwan mencakup simulasi serangan presisi untuk misi “pemenggalan kepala”. **Kekhawatiran dan Konsekuensi** China juga berulang kali menyatakan Taiwan merupakan bagian dari wilayahnya. Beijing juga menyebut tidak menutup kemungkinan penggunaan kekuatan untuk menguasainya. Selain latihan evakuasi, Han Kuang mengerahkan pasukan dan sistem persenjataan di berbagai wilayah Taiwan. Lai mengamati peluncur rudal yang dipasang pada kapal penjaga pantai kelas Anping, sementara sistem pertahanan udara Tien-Kung III buatan dalam negeri juga dikerahkan di Taipei. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan latihan tersebut mensimulasikan pertempuran secara realistis, termasuk skenario menghadapi blokade, perlindungan infrastruktur penting, serta kesiapan masyarakat sipil. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Taiwan juga akan menguji perlambatan jaringan internet seluler untuk pertama kalinya guna menilai kemampuan komunikasi dalam keadaan darurat. China belum memberikan komentar terkait latihan tersebut. Namun, aktivitas militernya di sekitar Taiwan terus berlangsung hampir setiap hari. Taipei mengatakan mendeteksi 14 pesawat militer dan sembilan kapal perang China di sekitar pulau pada Rabu. Beijing menyebut Lai sebagai “separatis” sedangkan Lai menegaskan bahwa masa depan Taiwan hanya dapat ditentukan oleh rakyat Taiwan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807171848-4-757520/presiden-ini-mendadak-dievakuasi-tengah-malam-ada-apa, without altering the facts of the original article.

Mobil Mewah Tahun 1885 Muncul di BSD, Menggemparkan Warga

Tangerang, – Di tengah gempuran mobil listrik, kendaraan hybrid, hingga berbagai model baru yang memadati GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Mercedes-Benz Indonesia memilih menghadirkan sesuatu yang berbeda. Pabrikan asal Jerman itu membawa Benz Patent-Motorwagen, kendaraan yang diakui sebagai mobil pertama di dunia sekaligus tonggak lahirnya industri otomotif modern.

**APA YANG TERJADI**

Mobil ini merupakan hasil karya Karl Benz pada tahun 1885 dan dipatenkan pada 1886. Benz Patent-Motorwagen memiliki mesin pembakaran internal berbahan bakar bensin sebagai penggerak, dengan mesin satu silinder berkapasitas 984 cc yang menghasilkan tenaga sekitar 0,9 PS pada 400 rpm dengan kecepatan maksimum sekitar 17 kilometer per jam. Mesin dinyalakan secara manual melalui roda gila (flywheel) di bagian belakang karena belum menggunakan sistem kunci kontak seperti kendaraan modern.

**MENGAPA & DAMPAK** **Momen Penentu di Menit Akhir**

Kehadiran Benz Patent-Motorwagen di GIIAS 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa perkembangan industri otomotif tidak lahir dalam semalam. Di balik teknologi kendaraan masa kini, terdapat sejarah panjang yang dimulai dari sebuah kendaraan roda tiga dengan mesin sederhana yang akhirnya mengubah cara manusia bepergian dan menjadi fondasi lahirnya industri otomotif global.

Perjalanan sejauh sekitar 106 kilometer yang dilakukan oleh Bertha Benz, istri Karl Benz, pada Agustus 1888 menggunakan Benz Patent-Motorwagen membuktikan bahwa kendaraan bermotor tidak hanya sekadar penemuan eksperimental, tetapi juga layak digunakan sebagai alat transportasi. Keberhasilan perjalanan Bertha Benz menjadi salah satu titik penting yang membuka jalan bagi perkembangan industri otomotif hingga saat ini.

**Apa Artinya Ini ke Depan?

Keberadaan Benz Patent-Motorwagen di GIIAS 2026 juga menunjukkan bahwa industri otomotif masih memiliki banyak hal untuk dipelajari dan dikembangkan. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa perkembangan industri otomotif bukanlah hal yang dapat dilakukan dalam semalam, melainkan merupakan proses yang panjang dan melewati banyak tantangan.

**PENUTUP**

Keberadaan Benz Patent-Motorwagen di GIIAS 2026 merupakan pengingat bahwa industri otomotif memiliki sejarah yang panjang dan kompleks. Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa perkembangan industri otomotif bukanlah hal yang dapat dilakukan dalam semalam, melainkan merupakan proses yang panjang dan melewati banyak tantangan. Jalan panjang yang masih harus ditempuh ini menunjukkan bahwa kita harus terus berinovasi dan berkreasi untuk menciptakan teknologi kendaraan yang lebih baik dan lebih aman.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807174139-4-757525/tiba-tiba-muncul-mobil-tahun-1885-di-bsd-begini-bentuknya, without altering the facts of the original article.

Tol Layang Baru di Jakarta 2028, Solusi Anti Macet ke Bandara Soetta

**Tol Layang Baru di Jakarta 2028, Solusi Anti Macet ke Bandara Soetta** **Pembangunan Jalan Tol Layang Baru Masuk 44,12%, Tuntas 2028** Pembangunan Jalan Tol Layang Baru di Jakarta sedang berlangsung dengan pesat. Progres pembangunan Jalan Tol Harbour Road II (HBR II) telah mencapai 44,12% dan ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2028. Proyek ini bertujuan untuk memperlancar arus logistik menuju Pelabuhan Tanjung Priok dan membantu mengurai kemacetan di kawasan tersebut. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pembangunan Jalan Tol Layang Baru ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun 2028. Proyek ini memiliki nilai investasi Rp15 triliun hingga Rp15,8 triliun yang dibiayai oleh pihak swasta. Pemerintah juga akan terus mendukung dan melakukan evaluasi pembangunan tol tersebut. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Jumlah pembebasan lahan telah mencapai 253.291 meter persegi atau 64,57% dari total target lahan yang digunakan. 2. Lahan yang sudah dapat dilakukan konstruksi telah mencapai 319.895 meter persegi atau 81,55% dari target. 3. Capaian ini juga sudah melebihi dari jadwal yang ditetapkan sampai dengan Juli 2026. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pembangunan Jalan Tol Layang Baru ini diharapkan dapat memperlancar arus logistik menuju Pelabuhan Tanjung Priok dan membantu mengurai kemacetan di kawasan tersebut. Integrasi ini juga diharapkan dapat memperlancar konektivitas menuju Bandara Soekarno-Hatta. Nantinya, Harbour Road II akan terhubung kembali dengan Harbour Road I di area exit sebelum tersambung ke arah bandara. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pembangunan Jalan Tol Layang Baru ini masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh. Pemerintah harus terus mendukung dan melakukan evaluasi pembangunan tol tersebut untuk memastikan bahwa proyek ini dapat diselesaikan pada tahun 2028. Dengan demikian, pemerintah dapat memastikan bahwa proyek ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan ekonomi nasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807155818-7-757476/jakarta-punya-tol-layang-baru-di-2028-anti-macet-ke-bandara-soetta, without altering the facts of the original article.