Noken Cenderawasih Karya UMKM Suku Bomta Jayawijaya Dipromosikan ke Mancanegara

Noken Cenderawasih, sebuah karya unik dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Suku Bomta Jayawijaya, Papua Pegunungan, mulai dipromosikan ke mancanegara sebagai upaya meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat. Noken Cenderawasih merupakan salah satu kerajinan tangan masyarakat yang tergabung dalam kelompok binaan PKK dan Dekranasda. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, melalui Bupati Atenius Murib, berkomitmen untuk meningkatkan performa UMKM di wilayahnya dengan menggelar pameran mini masyarakat yang memamerkan berbagai kerajinan tangan masyarakat.

Pemerintah Daerah Berupaya Meningkatkan Performa UMKM

Bupati Jayawijaya Atenius Murib dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan salah satu upaya meningkatkan performa UMKM di wilayahnya adalah dengan membuat pameran mini masyarakat yang memamerkan berbagai kerajinan tangan masyarakat yang tergabung dalam kelompok binaan PKK dan Dekranasda. “Kami menggelar pemaren mini di Kampung Taganek, Distrik Yalengga dengan menghadirkan hasil kerajinan tangan masyarakat di wilayah tersebut supaya hasil kerajinan mereka dibeli oleh pengunjung yang hadir di sana,” katanya.

Pihaknya juga mendorong salah satu kerajinan tangan masyarakat di wilayah Yalengga adalah Noken Cenderawasih untuk memperoleh legalitas hukum oleh negara. “Pemerintah daerah bekerja sama dengan PKK dan Dekranasda mendorong Noken Cenderawasih untuk mendapatkan hak atas kekayaan intelektual atau Haki. Supaya mereka lebih percaya diri dan produknya berdaya saing, sehingga ke depan produk UMKM Noken Cenderawasih semakin luas pasarnya baik di pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.

Mengapa Noken Cenderawasih Penting?

Noken atau tas asli masyarakat Papua memang telah diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Unesco, tetapi dalam rajutan noken secara budaya berbeda-beda antara suku satu dan lainnya di Papua. “Untuk itu kami mendorong hasil kerajinan tangan Noken Cenderawasih dari masyarakat adat wilayah Bomta memperoleh Haki, supaya dalam pemasaran ke depan terlindungi hak ciptanya terutama untuk noken yang dibuat oleh suku Bomta,” katanya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Apa yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama PKK dan Dekranasda merupakan upaya dalam mendukung sektor UMKM masyarakat di Jayawijaya. “Kami berharap produk UMKM tidak hanya noken, karena ada juga produk alam seperti kopi, alpukat, markisa, serta hasil perkebunan dan kerajinan asli Jayawijaya bisa menjadi pendorong kemajuan ekonomi bagi masyarakat di daerah ini,” ujarnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kedepan, pemerintah daerah bersama PKK dan Dekranasda akan terus berupaya meningkatkan performa UMKM di Jayawijaya. Dengan mempromosikan Noken Cenderawasih ke mancanegara, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan menjadi salah satu produk unggulan dari Papua Pegunungan. Selain itu, pemerintah daerah juga berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya dan kearifan lokal.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5626665/pemkab-promosikan-noken-cenderawasih-karya-umkm-suku-bomta-jayawijaya, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *