Nyeri Dada Tengah Malam Bisa Jadi Gejala Serius, Jangan Tunda Periksa
Nyeri Dada Tengah Malam Bisa Jadi Gejala Serius, Jangan Tunda Periksa
Pernah terbangun di tengah malam karena dada terasa nyeri atau seperti tertekan? Keluhan ini sering dikaitkan dengan masuk angin, kelelahan, atau asam lambung yang kambuh. Padahal, nyeri dada dapat dipicu oleh berbagai kondisi, mulai dari gangguan lambung, otot atau tulang dada, paru-paru, hingga gangguan jantung. Karena itu, nyeri dada tidak boleh diabaikan dan perlu segera diperiksakan untuk memastikan penyebabnya, terutama jika muncul saat beristirahat atau tidur.
Kronologi Fakta Nyeri Dada
Nyeri dada yang timbul di tengah malam dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti gangguan lambung, otot atau tulang dada, paru-paru, dan gangguan jantung. Menurut dr. M. Yusuf Fathoni, Sp.JP dari Mayapada Hospital Jakarta Timur, tidak semua nyeri dada berkaitan dengan gangguan jantung. “Pada penderita GERD, nyeri dada sering muncul saat berbaring karena asam lambung naik ke kerongkongan dan biasanya disertai sensasi terbakar di dada atau tenggorokan serta rasa asam di mulut,” kata dokter itu. Namun, beberapa kondisi non-jantung dapat menimbulkan gejala yang menyerupai penyakit jantung.
Selain itu, nyeri dada juga dapat disebabkan oleh kondisi lain seperti pleuritis, yang merupakan peradangan pada lapisan pleura di sekitar paru-paru. Pleuritis dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau cairan lain. Gejala pleuritis dapat berupa nyeri dada, sesak napas, dan demam. Jika tidak diobati, pleuritis dapat menyebabkan komplikasi seperti peradangan pada jaringan di sekitar paru-paru dan perdarahan di paru-paru.
Mengapa Nyeri Dada Perlu Diwaspadai
Nyeri dada perlu diwaspadai karena dapat menjadi gejala dari kondisi yang serius, seperti penyakit jantung atau stroke. Jika nyeri dada disertai dengan gejala lain seperti sesak napas, kelelahan, atau menggigil, maka perlu segera diperiksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya. Jika tidak diobati, nyeri dada dapat menyebabkan komplikasi lain seperti peradangan pada jaringan di sekitar paru-paru dan perdarahan di paru-paru.
Dampak Jika Nyeri Dada Tidak Diobati
Jika nyeri dada tidak diobati, maka dapat menyebabkan komplikasi lain seperti peradangan pada jaringan di sekitar paru-paru dan perdarahan di paru-paru. Selain itu, nyeri dada juga dapat menyebabkan gangguan pada fungsi paru-paru, seperti sesak napas dan kelelahan. Jika tidak diobati, nyeri dada dapat menyebabkan komplikasi lain seperti peradangan pada jaringan di sekitar paru-paru dan perdarahan di paru-paru.
Penutup
Nyeri dada yang timbul di tengah malam dapat menjadi gejala dari kondisi yang serius, seperti penyakit jantung atau stroke. Karena itu, perlu segera diperiksakan ke dokter untuk memastikan penyebabnya. Jika tidak diobati, nyeri dada dapat menyebabkan komplikasi lain seperti peradangan pada jaringan di sekitar paru-paru dan perdarahan di paru-paru. Demikian informasi tentang nyeri dada yang perlu diwaspadai.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260724161652-33-753658/nyeri-dada-tengah-malam-jangan-tunda-untuk-periksa-ini-risikonya, without altering the facts of the original article.