Harga Minyak Mentah Melambung, Rupiah Melemah dan Mengalami Tekanan
Harga Minyak Mentah Melambung, Rupiah Melemah dan Mengalami Tekanan
Pasar keuangan global terus mengalami tekanan pada beberapa hari terakhir, yang mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Harga minyak mentah melambung, yang kemudian memberikan tekanan terhadap kurs rupiah.
Jumat pagi ini, nilai tukar rupiah bergerak melemah 43 poin atau 0,24 persen menjadi Rp17.979 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.936 per dolar AS. Sebelumnya, pada Selasa (12/5/2026), rupiah melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.414 per dolar AS.
Kenaikan harga minyak mentah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi nilai tukar rupiah. Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyatakan bahwa kenaikan harga minyak mentah memberikan tekanan terhadap kurs rupiah.
“Harga minyak mentah melambung, sehingga membuat nilai tukar rupiah melemah,” kata Josua. “Kenaikan harga minyak mentah juga membuat investor menjadi lebih berhati-hati dalam melakukan investasi, sehingga membuat nilai tukar rupiah menjadi lebih lemah.”
Kenaikan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh situasi geopolitik yang masih menopang permintaan terhadap aset-aset ‘safe haven’. Aset-aset ‘safe haven’ seperti dolar AS, emas, dan obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) menjadi pilihan investor dalam menghindari risiko keuangan.
Dengan meningkatnya ketegangan geopolitik, nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp17.900âRp18.025 per dolar AS. Kenaikan harga minyak mentah juga akan mempengaruhi inflasi dan neraca perdagangan Indonesia.
“Inflasi akan meningkat karena kenaikan harga minyak mentah, sehingga membuat kemampuan pembelian masyarakat menurun,” kata Josua. “Neraca perdagangan juga akan terpengaruh karena kenaikan harga minyak mentah akan meningkatkan biaya impor.”
Dalam beberapa hari terakhir, nilai tukar rupiah telah mengalami tekanan, yang mempengaruhi investor dalam melakukan investasi. Kenaikan harga minyak mentah merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi nilai tukar rupiah.
Kenaikan harga minyak mentah juga akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Kenaikan harga minyak mentah akan meningkatkan inflasi dan neraca perdagangan, sehingga membuat kemampuan pembelian masyarakat menurun.
Demikian informasi tentang pergerakan nilai tukar rupiah dan kenaikan harga minyak mentah.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5663761/rupiah-tertekan-akibat-kenaikan-harga-minyak-mentah, without altering the facts of the original article.