Alya Rohali Terapkan Metode Tough Love dalam Mendidik Ketiga Putrinya dengan Cinta Kasih
Alya Rohali: Mengasuh Tiga Anak Perempuan dengan Cinta Kasih dan Ketegasan
Alya Rohali, seorang ibu yang sukses dalam mengasuh ketiga anak perempuannya, Adjani, Savannah, dan Diarra, telah berbagi pengalaman menarik dalam menghadapi tantangan peran sebagai ibu. Dalam sebuah wawancara, Alya mengungkapkan bahwa ia menerapkan pola asuh yang fleksibel, yang melibatkan perpaduan antara sikap lembut dan ketegasan.
“Kadang-kadang aku menerapkan tough love. Ya harus, untuk yang terbaik. Mungkin kadang-kadang sedikit VOC juga ada sebagai ibu karena somehow dalam parenting kita harus fleksibel. Ada waktunya lembut, mendengarkan, berempati, dan sebagainya,” kata Alya Rohali saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Kamis (23/7/2026).
Dari ketiga putrinya, Diarra disebut sebagai anak yang paling mirip dengannya, baik dari segi penampilan maupun bakat. Alya mengaku tak menyangka waktu berlalu begitu cepat hingga ketiga putrinya kini telah beranjak dewasa. “Iya, memang time flies, cepat banget. Jadi memang kalau aku punya tiga anak perempuan, dari segi fisik maupun bakat, Diarra memang mirip denganku,” kata Alya.
Meskipun menerapkan pola asuh yang fleksibel, Alya tidak menyangka bahwa ketiga putrinya sudah berkembang menjadi individu yang unik dan berbeda-beda. “Masing-masing anak memiliki karakter yang berbeda-beda, tapi aku yakin bahwa mereka semua mempunyai kemampuan yang luar biasa dan potensi yang besar,” kata Alya.
Dari pengalaman mengasuh ketiga anak perempuannya, Alya telah mengerti bahwa menjadi ibu tidaklah mudah. Ia harus selalu siap menghadapi tantangan dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan anak-anaknya. “Sebagai ibu, aku harus selalu siap untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan anak-anakku. Aku harus bisa menjadi ibu yang baik dan juga ibu yang ketat, jika itu yang dibutuhkan,” kata Alya.
Dengan demikian, Alya Rohali telah menunjukkan bahwa menjadi ibu yang sukses tidaklah mudah, tetapi dengan cinta kasih dan ketegasan, ia dapat menciptakan lingkungan yang nyaman dan mendukung bagi anak-anaknya untuk berkembang menjadi individu yang kuat dan berprestasi.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on the original news source, without altering the facts of the original article.