Warga RI Risiko Tercekik Perang Bunga yang Meningkat
**Warga RI Risiko Tercekik Perang Bunga yang Meningkat** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kondisi likuiditas di Indonesia masih ketat seiring dengan tren kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) atau BI Rate. Perang bunga yang meningkat dapat memicu kompetisi dalam menghimpun dana masyarakat, sehingga bank-bank di Indonesia berisiko tercekik. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Ekonom M. Rizal Taufikurahman dari Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyatakan bahwa kondisi likuiditas di perbankan menengah atau Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) II dan III masih ketat. Kondisi ini berpotensi memicu perang suku bunga deposito, sehingga bank-bank yang memiliki basis dana murah akan dirugikan. Chief Economist Bank Permata Josua Pardede juga menyatakan bahwa permasalahan perbankan saat ini bukan kekurangan likuiditas, tetapi distribusi likuiditas yang tidak merata antar-bank. Bank besar cenderung lebih kuat karena basis dana murah dan ekosistem transaksi lebih luas, sementara bank menengah lebih sensitif terhadap perpindahan dana deposan besar. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Indikasi perang bunga memang mulai muncul, tetapi masih selektif dan belum membesar. Jika perang bunga terjadi, cost of fund akan meningkat, margin bunga bersih (NIM) tertekan, dan ruang penurunan bunga kredit menjadi semakin sempit. Oleh karena itu, tantangan pemerintah dan otoritas moneter ke depan bukan hanya menjaga stabilitas moneter, tetapi juga memastikan likuiditas perbankan tetap memadai agar fungsi intermediasi tidak terganggu. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Perang bunga yang meningkat dapat mempengaruhi stabilitas moneter dan fungsi intermediasi perbankan. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah yang tepat untuk memastikan likuiditas perbankan tetap memadai dan perang bunga tidak terjadi. Pemerintah dan otoritas moneter harus berperan aktif dalam menjaga stabilitas moneter dan memastikan bahwa perbankan dapat beroperasi dengan efektif dan efisien.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/market/20260721180457-17-752698/perang-bunga-di-depan-mata-warga-ri-bisa-tercekik, without altering the facts of the original article.