Bahlil ‘Panggil’ Dirut PGN, Harga Gas Industri Disebut Akan Disentuh

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memanggil Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Arief Setiawan Handoko untuk membahas kenaikan harga gas industri. Bahlil menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto关注 masalah ini dan meminta dirinya untuk membahas lebih lanjut ihwal Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).

Fokus pada Harga Gas Industri

Bahlil mengatakan bahwa harga gas industri untuk kawasan Jawa Timur masih relatif stabil. Namun, harga gas industri untuk wilayah Jawa Barat, Banten, Bekasi, serta Jakarta mengalami kenaikan. Menurutnya, kenaikan harga gas industri di sejumlah kawasan tersebut disebabkan oleh menurunnya lifting gas di kawasan tersebut, yang berpengaruh kepada penyaluran gas pipa.

“Terpaksa kami pakai LNG. Sehingga, harganya memang agak naik. Nah, ini yang kita harus cari jalan tengah untuk mendorong ke sana,” kata Bahlil saat meresmikan Mini LNG Plant PT Sumber Aneka Gas di Tuban, Jawa Timur, Kamis.

Apa yang Terjadi?

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada Selasa (23/6), mengatakan dewan siap melakukan mitigasi terkait laporan potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap lebih dari 50 ribu orang di salah satu pabrik keramik di Bekasi, Jawa Barat, akibat kenaikan harga gas industri. Hal itu menyusul laporan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea yang mengatakan bahwa setidaknya 7-10 hari ke depan akan terjadi PHK di salah satu pabrik keramik terbesar di Bekasi.

Mengapa dan Dampak

Kenaikan harga gas industri ini terjadi karena menurunnya lifting gas di kawasan Jawa Barat, Banten, Bekasi, serta Jakarta. Hal ini berdampak pada penyaluran gas pipa dan menyebabkan harga gas industri meningkat. Dampaknya, beberapa perusahaan mengalami kesulitan dan berpotensi melakukan PHK terhadap karyawannya.

“Ya, jadi setelah kontak nanti saya juga sudah janjian dengan perwakilan dari teman-teman serikat pekerja yang terdampak. Kemudian untuk bertemu dengan Dirut Pertamina, mungkin besok, untuk kemudian membicarakan solusi mengenai perusahaan-perusahaan tadi yang mungkin bisa berdampak terhadap 55 ribu karyawan,” ujar Dasco.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Bahlil dan PGN masih harus membahas lebih lanjut ihwal Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk mencari solusi atas kenaikan harga gas industri. Selain itu, pemerintah dan DPR juga harus bekerja sama untuk mencari solusi atas dampak kenaikan harga gas industri terhadap perusahaan dan karyawan.

Kedepannya, diharapkan pemerintah dapat menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi kenaikan harga gas industri dan membantu perusahaan-perusahaan yang terdampak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5623027/menteri-bahlil-panggil-dirut-pgn-untuk-bahas-harga-gas-industri, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *