Nasib PKL Jalan Kesambi Kota Cirebon Tanpa Kepastian, Puluhan Kios Disegel Tanpa Solusi
Momen Penentu di Menit Akhir
Puluhan kios pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kesambi Kota Cirebon masih menghadapi nasib yang tidak pasti. Mereka yang sudah hampir setahun menunggu kepastian, justru mengaku dipinggirkan karena puluhan kios mereka disegel tanpa pemberitahuan dan tanpa adanya solusi yang jelas. Kondisi itu mendorong para pedagang untuk kembali mendatangi Gedung DPRD Kota Cirebon untuk meminta difasilitasi bertemu dengan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Sekitar 20 hingga 25 perwakilan pedagang mendatangi DPRD Kota Cirebon baru-baru ini. Mereka berharap keluhan yang selama ini tak kunjung mendapat tanggapan dapat diteruskan kepada Pemerintah Kota Cirebon maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Koordinator PKL Kesambi, Akbar Muttaqin mengatakan, kedatangannya ke DPRD merupakan bentuk ikhtiar terakhir setelah berbagai upaya komunikasi yang dilakukan sejak tahun lalu tak membuahkan hasil.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Menurut Akbar, para pedagang dibuat terkejut ketika mengetahui kios mereka telah disegel. “Kemarin teman-teman PKL ada yang disegel karena mereka kaget. Seperti seolah-olah bahwa kami ini melanggar yang betul-betul melanggar besar, padahal hanya pedagang, hanya untuk mencari sesuap nasi,” ucapnya. Akbar menyayangkan tindakan penyegelan yang dilakukan tanpa pemberitahuan maupun ruang dialog. Menurutnya, para pedagang tidak pernah diberi kesempatan untuk duduk bersama mencari jalan keluar.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Akbar menegaskan tujuan utama para pedagang datang ke DPRD bukan untuk menolak penataan, melainkan meminta difasilitasi bertemu dengan Wali Kota agar persoalan tersebut bisa diselesaikan melalui dialog. “Tujuan kami ke DPRD kemarin sebetulnya minta dipertemukan dengan bapak kita, Pak Wali Kota. Karena kami kan rakyatnya, pengen bertemu, ini keluhan kami,” katanya. Akbar mengaku para pedagang sudah berulang kali mengirimkan surat permohonan audiensi sejak Oktober 2025, namun hingga kini tidak pernah mendapat tanggapan.
Menemukan Kebenaran
Pulang ke rumah, para pedagang PKL Kesambi tetap optimis bahwa kebenaran akan terungkap dan keadilan akan dibawa kepadanya. Mereka yakin bahwa dengan kerja sama dan komunikasi yang baik, Pemerintah Kota Cirebon dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyadari kebenaran dan memberikan solusi yang tepat bagi mereka. Dengan demikian, mereka dapat kembali berjualan dengan aman dan nyaman, serta tidak perlu khawatir akan nasib mereka di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/cirebon/1178803/nasib-pkl-jalan-kesambi-kota-cirebon-tanpa-kepastian-puluhan-kios-disegel-tanpa-solusi, without altering the facts of the original article.