Nyeri Rahang Tidak Biasa, Ini 3 Gejala Jantung yang Harus Diketahui

Nyeri Rahang Tidak Biasa, Ini 3 Gejala Jantung yang Harus Diketahui **Pembuka** Kata serangan jantung seringkali membuat kita terbayang nyeri dada yang hebat atau sesak napas mendadak. Namun, gejala awal serangan jantung bisa muncul di tempat yang tidak terduga, seperti nyeri rahang. Banyak pasien terlambat mencari bantuan medis karena menganggap nyeri rahang sebagai masalah gigi biasa. **Mengapa Masalah Jantung Menyebabkan Sakit di Rahang?** Mengutip Very Well Health, secara medis kondisi ini disebut nyeri alih (referred pain). Ketika otot jantung kekurangan oksigen akibat penyumbatan aliran darah (iskemia), sinyal rasa sakit dikirimkan ke otak melalui sumsum tulang belakang. Jalur saraf ini bercabang bersama saraf-saraf yang mengarah ke area kepala, leher, dan rahang. Otak kemudian salah menerjemahkan sinyal tersebut, seolah-olah rasa sakit itu bersumber dari rahang Anda. **Apa Yang Terjadi?** Menurut Lynda Hasibuan di CNBC Indonesia, sekitar 4 dari 10 orang yang mengalami serangan jantung mengeluhkan rasa nyeri di area wajah dan mulut (nyeri orofasial). Bahkan, sekitar 4% pasien mengalami nyeri rahang sebagai satu-satunya gejala serangan jantung tanpa disertai nyeri dada sama sekali. Wanita memiliki kecenderungan yang jauh lebih tinggi untuk mengalami nyeri rahang sebagai gejala utama dibandingkan dengan pria. **Mengapa & Dampak** Penelitian menunjukkan bahwa nyeri rahang akibat serangan jantung umumnya memiliki karakteristik tertentu. Penderita serangan jantung biasanya mendeskripsikan nyeri rahang tersebut dengan ciri khas berikut: terasa seperti dihimpit benda berat, dicengkeram kuat, atau diremukkan perlahan. Rasa panas yang tidak nyaman menjalar dari leher hingga rahang bawah. Nyeri seringkali dipicu oleh aktivitas fisik (olahraga) atau stres emosional, meskipun tetap bisa muncul tiba-tiba saat beristirahat. **Kapan Harus Segera Mencari Pertolongan Medis?** Jangan pernah menyepelekan nyeri rahang yang tiba-tiba, hebat, dan terus-menerus. Segera hubungi nomor darurat atau datangi Unit Gawat Darurat (UGD) terdekat jika nyeri rahang Anda disertai dengan: dada terasa tertekan, sesak, atau tidak nyaman; keringat dingin, pusing, lemas, atau mual; atau Anda memiliki riwayat penyakit jantung seperti aritmia, gagal jantung, atau hipertensi. **Penutup** Serangan jantung dapat terjadi kapan saja, bahkan dengan gejala yang tidak biasa seperti nyeri rahang. Oleh karena itu, penting untuk waspada terhadap gejala-gejala ini dan segera mencari bantuan medis jika Anda mengalami hal-hal yang tidak biasa. Dengan demikian, kita dapat menghindari kerusakan otot jantung yang lebih parah dan meminimalkan risiko serangan jantung di masa depan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260717132129-33-751621/nyeri-rahang-bisa-jadi-pertanda-awal-masalah-jantung-ini-alasannya, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *