Dukun Jakarta Mengaku Kenal Orang Istana, Raup Miliaran Rupiah dengan Cara Tak Biasa

Dukun Jakarta yang mengaku kenal orang Istana Negara, Raden Ajoe, berhasil menipu banyak orang dengan modus mengaku memiliki kemampuan melihat masa depan dan mengetahui lokasi harta karun yang terpendam. Ia meraup miliaran rupiah dengan cara tak biasa, yakni dengan memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal mistis. Raden Ajoe memperkenalkan diri sebagai seorang dukun sekaligus peramal dan mengklaim memiliki kemampuan melihat masa depan. Ia juga mengaku mengenal seseorang kaya raya yang bolak-balik di Istana Negara.

Modus Penipuan yang Terbilang Unik

Raden Ajoe memulai aksinya dengan memperkenalkan diri sebagai seorang dukun sekaligus peramal. Kepada calon korban, dia mengklaim memiliki kemampuan melihat masa depan dan mengetahui lokasi harta karun yang terpendam di bawah lantai rumah seseorang. “Jika harta karun itu digali, seluruhnya milik penemu dan bisa menjadi kaya raya,” kata Raden Ajoe. Hanya saja, Raden Ajoe mengatakan untuk mengetahui lokasi harta karun maupun mengubah nasib seseorang terlebih dahulu harus dilakukan ritual pemanggilan arwah di rumahnya.

Menurutnya, arwah tersebut akan menyusuri alam gaib dan lorong waktu untuk mengungkap masa depan. Namun, ritual itu membutuhkan biaya. Dari sinilah aksi penipuannya dimulai. Kepada para calon pelanggan, Raden Ajoe meminta uang sebagai modal pelaksanaan ritual. Banyak orang yang percaya dan berharap bisa cepat kaya pun menyerahkan uang tanpa banyak bertanya.

Taktik Raden Ajoe untuk Meningkatkan Kepercayaan

Untuk meningkatkan kepercayaan para calon korban, Raden Ajoe memainkan sandiwara lain. Di hadapan para pelanggan, dia berpura-pura menelepon seorang temannya yang disebut sebagai orang kaya di Istana Negara. Aksi itu membuat para korban semakin yakin wanita tersebut memiliki koneksi dengan kalangan berpengaruh, sehingga ucapannya dianggap dapat dipercaya.

Setelah uang diterima, Raden Ajoe menjalankan ritual yang sebenarnya hanyalah kebohongan. Seusai ritual, dia memberikan nasihat sedikit demi sedikit kepada korban agar hubungan tetap terjaga dan permintaan uang terus berlanjut. Dengan cara itu, para korban terus mengeluarkan uang untuk membiayai ritual berikutnya.

Penangkapan dan Kerugian yang Dialami

Namun, aksi penipuan Raden Ajoe akhirnya terbongkar setelah seorang pengusaha China curiga dengan aksinya. Pengusaha itu sadar bahwa sang dukun tidak benar-benar melakukan panggilan telepon. Dari situlah dia melaporkan Raden Ajoe kepada polisi. Penyelidikan kemudian dilakukan dan hasilya, seluruh tipu muslihat Raden Ajoe terbongkar.

Polisi menemukan wanita tersebut bukanlah seorang dukun, melainkan pengangguran yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal mistis. Raden Ajoe beraksi tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya. Nilai uang yang berhasil dikumpulkannya pun sangat fantastis, yakni sekitar 175.570 gulden di Semarang, Surabaya, dan Batavia, serta Rp463.000 di Yogyakarta.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan hal-hal mistis. Penipuan seperti ini masih kerap terjadi hingga kini, sehingga masyarakat harus terus meningkatkan kesadaran dan tidak mudah percaya pada klaim-klaim yang tidak masuk akal. Bagi pihak berwajib, kejadian ini juga menjadi catatan penting untuk terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku penipuan.

Raden Ajoe akhirnya dijebloskan ke Penjara Salemba. Namun, kejadian ini juga menjadi catatan penting bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran dan tidak mudah percaya pada klaim-klaim yang tidak masuk akal.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260715160936-25-751065/heboh-dukun-di-jakarta-ngaku-kenal-orang-istana-sukses-raup-miliaran, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *