Brownies Ketan Sidoarjo Tembus Pasar Global: Kisah Sukses dari Dapur Rumah
Brownies Ketan Sidoarjo, sebuah usaha kecil yang dirintis oleh Jalian Setiarsa pada 2017, kini telah menembus pasar global. Bermula dari dapur rumah dengan kapasitas produksi sekitar 300 buah per bulan, usaha ini telah berkembang pesat dengan dukungan dari BRI. Brownies ketan dengan varian unggulan Choco Chip asal Sidoarjo, Jawa Timur, ini telah menjadi bukti bahwa bisnis yang dikelola secara serius dan didukung pendampingan yang tepat dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Awal Mula dan Perkembangan
Jalian Setiarsa, yang kerap disapa Arso, memulai usahanya dengan menjadi nasabah simpanan BRI sejak tahun 2018. Dukungan BRI tidak hanya dirasakan dari sisi pembiayaan, tetapi juga dari proses pendampingan yang diberikan secara langsung oleh petugas BRI di lapangan. Arso mengatakan bahwa petugas BRI turut memahami kebutuhan usaha kami, memberikan penjelasan dengan ramah, serta membantu proses bisnis saya berjalan lebih mudah dan sesuai kebutuhan bisnis.
Arso kemudian bergabung sebagai salah satu anggota Rumah BUMN BRI, di mana proses transformasi usahanya mulai berlangsung secara lebih terarah. Melalui pendampingan yang diberikan secara rutin, tim Rumah BUMN membantu Arso membenahi berbagai aspek bisnis, mulai dari tata kelola usaha, peningkatan kualitas produksi, pengemasan produk, hingga strategi pemasaran.
Momen Penentu di Menit Akhir
Berkat bimbingan berkelanjutan tersebut, produk pangan ini berhasil memperoleh berbagai pengakuan resmi dari skala nasional hingga global, meliputi sertifikat PIRT, Halal, GMP, SNI, hingga standar keamanan pangan internasional Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP). Pada tahun 2021, volume produksi It’s Me Time melonjak tajam hingga menyentuh angka 20.000 hingga 25.000 buah per bulan, dengan jangkauan pemasaran yang meluas ke Pulau Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan melalui kanal penjualan daring dan luring.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dukungan BRI secara aktif membukakan akses pasar dunia dengan mengikutsertakan mereka pada ajang pameran bergengsi seperti Brilianpreneur, Trade Expo Indonesia, Halal Food Turki, hingga Indonesian Exhibition Australia. Jaringan internasional tersebut berhasil membuahkan transaksi realisasi ekspor ke Turki dan Hong Kong pada 2021, Singapura dan Australia pada 2022, hingga Malaysia pada 2023, yang turut dibarengi raihan penghargaan bergengsi seperti Produk Terbaik No. 1 BRI hingga peringkat utama di ajang SNI Award.
Menurut Arso, dukungan dari BRI dan Rumah BUMN telah membantu usahanya untuk berkembang pesat dan menembus pasar global. “Kami sangat terbantu dengan adanya program pelatihan rutin, pendampingan yang intens, sampai ke dukungan pembiayaan. Fasilitas-fasilitas inilah yang membuat wawasan kami jadi lebih terbuka dalam mengelola bisnis, sekaligus membuka jalan buat pemasaran produk kami jadi jauh lebih luas.”
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Ke depan, It’s Me Time diharapkan dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas produknya. Dengan dukungan yang telah diberikan, usaha ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi usaha kecil lainnya bahwa dengan kerja keras dan dukungan yang tepat, bisnis dapat tumbuh secara berkelanjutan dan menembus pasar global.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/entrepreneur/20260712210932-25-750235/brownies-ketan-sidoarjo-berawal-dari-dapur-rumah-tembus-pasar-global, without altering the facts of the original article.