Pemain Maroko Ingin Jadi Hafiz Quran, Siap Pensiun Usai Piala Dunia
Pemain Timnas Maroko, Noussair Mazraoui, mengungkapkan keinginannya untuk pensiun dari sepak bola setelah Piala Dunia 2026. Mazraoui, yang juga bermain untuk Manchester United, ingin fokus pada ibadah dan mendekatkan diri pada Tuhan. Ia berencana untuk menghafal Al-Qur’an dan menjadi imam masjid.
Usia Produktif, Keputusan Tak Biasa
Mazraoui mengisyaratkan akan mengakhiri karier sepak bolanya setelah Piala Dunia 2026. Di usia yang baru menginjak 28 tahun, Mazraoui mengaku ingin mendedikasikan hidupnya untuk menghafal Al-Qur’an dan menjadi imam di sebuah masjid. Pernyataan tersebut pertama kali disampaikan Mazraoui dalam sebuah wawancara pada Maret 2026 dan kembali menjadi sorotan seiring dimulainya kiprah Maroko di Piala Dunia 2026.
“Saya mungkin akan memutuskan pensiun setelah Piala Dunia. Hidup ini singkat. Saya ingin menghafal Al-Qur’an dan suatu hari menjadi imam di sebuah masjid,” kata Mazraoui.
Apa yang Terjadi
Noussair Mazraoui merupakan salah satu pemain andalan Timnas Maroko. Ia tampil gemilang di Piala Dunia 2026, meski langkah mereka harus terhenti di babak perempat final. Mazraoui masih membuka kemungkinan untuk melanjutkan karier profesionalnya setelah turnamen berakhir. Namun, jika benar pensiun, keputusan Mazraoui terbilang tidak biasa. Sebab, ia masih berada dalam usia produktif sebagai pesepakbola dan masih menjadi salah satu bek andalan Manchester United serta tim nasional Maroko.
Mengapa & Dampak
Keinginan Mazraoui untuk pensiun dan fokus pada ibadah tidak lepas dari keyakinan dan komitmennya terhadap agama. Dalam tradisi Islam, proses menghafal seluruh isi Al-Qur’an atau hifz membutuhkan waktu bertahun-tahun dengan disiplin tinggi. Sementara untuk menjadi imam, seseorang tidak hanya dituntut hafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki pemahaman ilmu agama dan kemampuan membimbing masyarakat.
Keputusan Mazraoui ini juga berdampak pada karier sepak bolanya. Jika benar pensiun, Mazraoui akan meninggalkan dunia sepak bola pada usia yang masih produktif. Namun, ia masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan karier profesionalnya jika ia berubah pikiran.
Di luar lapangan hijau, Mazraoui juga mulai aktif di sektor keuangan syariah. Pada 25 Maret 2026, ia mengumumkan kerja sama dengan Wahed, platform fintech berbasis syariah. Dalam kerja sama tersebut, Mazraoui berperan sebagai mitra strategis sekaligus pemegang saham.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Noussair Mazraoui masih memiliki kesempatan untuk mencapai tujuannya. Ia masih harus melewati proses panjang untuk menjadi hafiz Quran dan imam masjid. Namun, dengan komitmen dan keyakinannya, Mazraoui siap menempuh jalan panjang tersebut. Bagi Mazraoui, keputusan untuk pensiun dan fokus pada ibadah merupakan pilihan yang tepat untuk hidupnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20260715150140-33-751043/demi-jadi-hafiz-quran-pemain-maroko-mau-pensiun-usai-piala-dunia, without altering the facts of the original article.