Pertamina Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia, Tantangan Sektor Energi Semakin Berat
Momen Penentu di Sektor Energi
Pengamat energi Feiral Rizky Batubara mengatakan bahwa tantangan sektor energi ke depan akan semakin kompleks seiring meningkatnya kebutuhan energi domestik, dinamika geopolitik global, hingga percepatan transisi menuju energi yang lebih bersih. Dalam kondisi tersebut, Feiral meminta Pertamina perlu terus memperkuat kapasitas operasional dan investasinya agar mampu menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan ketahanan energi nasional. Menurutnya, capaian masuknya Pertamina dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 harus jadi pelecut semangat sekaligus pengingat atas besarnya tanggung jawab perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Feiral menjelaskan bahwa skala bisnis yang semakin besar harus diikuti dengan peningkatan efisiensi, penguatan tata kelola, serta keberanian melakukan transformasi di berbagai lini usaha. Pertamina dapat mempertahankan daya saingnya di tingkat global sekaligus memenuhi mandat strategis yang diberikan negara. Status sebagai perusahaan yang masuk dalam jajaran Fortune Global 500 harus dianggap sebagai posisi di garis start, sehingga harus terus terpacu untuk berinovasi, bertransformasi, meningkatkan kualitas layanan, memperkuat ketahanan energi nasional, dan mendukung target pembangunan ekonomi Indonesia.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Menurut Feiral, posisi Pertamina sebagai perusahaan energi milik negara memiliki peran yang berbeda dibandingkan perusahaan migas global lainnya. Yakni, selain harus menghasilkan keuntungan dan menjaga kesehatan bisnis juga harus menjalankan mandat strategis untuk memastikan pasokan energi tetap tersedia, terjangkau, dan merata ke seluruh wilayah Indonesia. keberhasilan Pertamina menembus jajaran perusahaan terbesar dunia turut mencerminkan potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam sektor energi. Karena itu, capaian tersebut perlu dijadikan modal untuk memperkuat kepercayaan investor, memperluas kerja sama strategis, serta mempercepat pengembangan berbagai proyek energi yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan bahwa Pertamina mengemban amanah untuk menjadi pilar ketahanan energi nasional dan juga transisi energi. Perusahaan menjalankan strategi pertumbuhan ganda yaitu memaksimalkan bisnis eksisiting dan membangun bisnis rendah karbon. Fokus perusahaan saat ini adalah memastikan energi terutama BBM bersandar pada prinsip 4A dan 1S yaitu Availability (Ketersediaan), Accessibility (Kemudahan Akses), Affordability (Keterjangkauan Harga), dan Acceptability (Penerimaan/Kualitas) serta Sustainability (Keberlanjutan). Dengan komitmen yang kuat dan strategi yang tepat, Pertamina diharapkan dapat terus memainkan peran penting dalam menjaga ketahanan energi nasional dan mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.tribunnews.com/bisnis/7846358/pertamina-masuk-fortune-sea-500-pengamat-tantangan-sektor-energi-makin-kompleks, without altering the facts of the original article.