Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Barat Serukan Pernyataan Tegas, Tekan Pemerintah Perkuat Penegakan Hukum di Seluruh Indonesia

Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Barat menegaskan dukungan penuh mereka terhadap langkah penegakan hukum di seluruh Indonesia. Pada Jumat, 6 November 2026, pernyataan ini dibacakan secara terbuka di kawasan Masjid Istiqomah, Kota Bandung, menandai komitmen kolektif masyarakat agama dan kepemimpinan lokal untuk memperkuat sistem hukum bangsa.

Peristiwa di Masjid Istiqomah: Suara Kekuatan Umat

Pernyataan resmi tersebut dibacakan oleh Koordinator Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Barat, Ustadz Asep Syaripudin. Dalam pidato yang penuh makna, beliau menegaskan bahwa aliansi bersedia berdiri bersama Polri dalam menegakkan kebaikan dan mencegah keburukan. “Kami mendorong, mendukung, dan mendoakan agar Kapolri secara istiqomah menegakkan amar ma’ruf nahi munkar sesuai dengan tugas dan fungsi Polri menurut Undang-Undang,” ujarnya. Ustadz Asep menekankan bahwa dukungan ini murni demi kepentingan bangsa dan negara, tanpa muatan politik praktis. “Kami siap bersama Polri untuk menjaga Indonesia. Komitmen kita jelas, tidak ada urusan operasional atau kepentingan politik praktis apa pun,” tambahnya.

Acara di Masjid Istiqomah menjadi ajang penting bagi para ulama, tokoh masyarakat, dan pengunjung masjid untuk menyampaikan harapan kepada Kapolri yang baru dilantik, Jenderal Suyudi. Mereka berharap kepolisian dapat menuntaskan berbagai persoalan bangsa secara konsisten, termasuk pengusutan kasus penyadapan yang menambah ketidakpercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum.

Agenda Penegakan Hukum: Narkoba, Judi Online, dan Pinjam Jual

Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Barat tidak hanya mengucapkan dukungan secara umum, namun juga menempatkan agenda konkret kepada Kapolri. Salah satu agenda utama adalah penanganan jaringan pengedar narkoba, yang dianggap sebagai ancaman serius bagi generasi muda. Menurut aliansi, tindakan tegas terhadap jaringan ini akan membantu melindungi masa depan generasi yang akan datang.

Selanjutnya, aliansi menuntut pembersihan gembong judi online (judol) yang telah merajalela di kalangan masyarakat. Judi online seringkali menjadi sarang penipuan dan penyalahgunaan keuangan, sehingga menindak tegas pengelola judi online dianggap penting untuk melindungi konsumen dan menekan penyebaran praktik ilegal.

Terakhir, agenda lain yang disampaikan adalah penegakan hukum terhadap praktik pinjam jual (pinjama). Praktik ini seringkali memicu ketidakadilan ekonomi dan merugikan konsumen. Dengan menuntut tindakan tegas, aliansi berharap dapat menciptakan lingkungan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan.

Pengaruh Dukungan Agama Terhadap Kebijakan Penegakan Hukum

Dukungan publik dari kalangan ulama dan tokoh masyarakat memiliki dampak signifikan pada legitimasi kebijakan penegakan hukum. Ketika lembaga keagamaan menegaskan dukungan mereka, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap tindakan kepolisian. Selain itu, dukungan tersebut juga dapat menekan lembaga pemerintah agar lebih konsisten dalam menegakkan hukum, karena adanya tekanan moral dan sosial yang kuat.

Kontribusi aliansi ini juga memperlihatkan bahwa penegakan hukum tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama bangsa. Hal ini menegaskan prinsip bahwa keamanan dan ketertiban sosial merupakan hasil kolaborasi antara lembaga negara, lembaga keagamaan, dan masyarakat.

Harapan terhadap Kapolri: Konsistensi dan Transparansi

Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Barat mengharapkan Kapolri dapat menuntaskan persoalan penyadapan dan masalah hukum lainnya dengan konsisten. Konsistensi di sini berarti tidak ada penundaan atau kebijakan yang berubah-ubah, sehingga masyarakat dapat merasakan keadilan secara nyata. Transparansi juga menjadi kunci, karena publik perlu memahami proses penegakan hukum agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan.

Dengan menegaskan dukungan, aliansi juga berharap bahwa Kapolri dapat mengimplementasikan kebijakan yang berorientasi pada keadilan sosial, melindungi hak asasi manusia, dan memastikan bahwa penegakan hukum tidak menimbulkan ketidakadilan bagi kelompok tertentu.

Kesimpulan: Menegakkan Keadilan Bersama

Peristiwa di Masjid Istiqomah menandai langkah penting dalam memperkuat penegakan hukum di Indonesia. Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Barat menegaskan dukungan mereka, menuntut tindakan tegas terhadap narkoba, judi online, dan pinjam jual, serta berharap Kapolri dapat menuntaskan persoalan hukum secara konsisten. Dengan dukungan moral dan sosial dari kalangan agama, harapan akan terciptanya sistem hukum yang lebih adil, transparan, dan konsisten di seluruh Indonesia.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/metro-bandung/1189240/serukan-pernyataan-sikap-aliansi-ulama-dan-tokoh-jawa-barat-dukung-penegakan-hukum-di-indonesia, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *