Banjir Mengguncang Gianyar, Sungai yang Pernah Meluap Hingga Rendam Rumah Warga Kini Dibersihkan Total untuk Cegah Banjir Lagi
Banjir Mengguncang Gianyar menimbulkan kekhawatiran akan potensi bencana hidrometeorologi yang berulang di wilayah ini. Pada Jumat, 6 November 2026, Polsek Gianyar bekerja sama dengan TNI dan masyarakat setempat melaksanakan aksi bersih-bersih sungai di kawasan Pura Demungan, Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Kecamatan Gianyar, Bali. Kegiatan ini dikenal sebagai Green Policing dan bertujuan mencegah terjadinya banjir lagi di masa depan.
Lokasi dan Kondisi Awal Sungai
Sungai yang menjadi fokus pembersihan terletak di sekitar Pura Demungan. Sebelumnya, aliran sungai di kawasan tersebut seringkali terhambat oleh tumpukan sampah, ranting pohon, potongan kayu, dan pendangkalan. Kondisi ini menyebabkan saluran sungai menyempit, sehingga ketika hujan deras terjadi, air tidak dapat mengalir dengan lancar. Akibatnya, pada musim hujan sebelumnya, sungai pernah meluap dan merendam permukiman warga di sekitarnya, menimbulkan kerusakan properti dan mengancam keselamatan penduduk.
Pelaksanaan Green Policing
Aksi gotong royong dimulai dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan. Wakapolsek Gianyar, AKP I Nyoman Gunadi, serta personel Polsek Gianyar, Satpolairud Polres Gianyar, Babinsa, Perbekel Desa Lebih, perangkat desa, dan masyarakat setempat turut hadir. Setelah apel, para petugas dan warga bekerja bersama untuk membersihkan sampah plastik dan mengangkat berbagai material yang menyumbat aliran sungai.
Dalam prosesnya, petugas bersama masyarakat mengangkat tumpukan ranting dan potongan kayu yang menghambat aliran air. Semua material hasil pembersihan kemudian diangkut oleh petugas BPBD Kabupaten Gianyar untuk penanganan lebih lanjut. Kegiatan ini tidak hanya menyingkirkan hambatan fisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sungai.
Dampak Positif Pembersihan Sungai
Dengan aliran sungai yang kini lebih lancar, risiko banjir di daerah tersebut berkurang signifikan. Pembersihan sungai juga membantu memperbaiki ekosistem air, memungkinkan flora dan fauna lokal untuk kembali berkembang. Selain itu, upaya kolaboratif antara aparat kepolisian, militer, dan warga menciptakan rasa solidaritas yang kuat, memperkuat jaringan sosial di komunitas setempat.
Penghapusan sampah dan pendangkalan juga mengurangi potensi pencemaran air, yang sebelumnya dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi penduduk. Dengan saluran sungai yang bersih, sistem drainase kota menjadi lebih efektif, sehingga menurunkan risiko banjir selama musim hujan.
Peran Polsek dan TNI dalam Pencegahan Banjir
Polsek Gianyar menegaskan bahwa Green Policing adalah bagian dari strategi preventif menghadapi bencana hidrometeorologi. Kapolsek Gianyar, Kompol I Made Adi Suryawan, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. TNI turut berperan sebagai pendukung logistik dan personel tambahan, memastikan operasi berjalan lancar.
Dengan melibatkan masyarakat, Polsek dan TNI tidak hanya menanggulangi masalah fisik, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai. Keterlibatan warga dalam aksi bersih-bersih menciptakan budaya kepedulian lingkungan yang berkelanjutan.
Kesimpulan dan Harapan ke Depan
Banjir Mengguncang Gianyar telah menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih proaktif dalam mengelola sumber daya air. Aksi Green Policing yang dilaksanakan pada 6 November 2026 menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara aparat penegak hukum, militer, dan masyarakat dapat mengatasi masalah lingkungan. Dengan sungai yang kini bersih dan aliran yang lancar, harapan besar bagi Gianyar adalah terhindar dari banjir berulang di masa depan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/gianyar/608589/pernah-meluap-hingga-rendam-rumah-warga-sungai-di-gianyar-bali-dibersihkan-untuk-cegah-banjir, without altering the facts of the original article.