Banjir Deras Pecah, Taxiway Bandara Bangkok Rusak Parah Akibat Hujan Lebat, Operasional Penerbangan Terganggu
Taxiway Bandara Bangkok pecah akibat banjir berkepanjangan, menimbulkan gangguan operasional di salah satu bandara tersibuk di Asia.
Kerusakan Taxiway dan Insiden Pesawat Emirates
Hujan deras yang melanda wilayah sekitar Bandara Suvarnabhumi pada akhir Oktober 2023 menimbulkan banjir berkepanjangan. Akibatnya, taxiway E21 di bandara tersebut mengalami kerusakan serius. Pada malam Senin, 2 November, sebuah pesawat Emirates Airbus A380 terjebak di taxiway tersebut. Pesawat tersebut kemudian ditarik dan berhasil dikeluarkan pada pukul 22.18, lalu berangkat pukul 22.22 waktu setempat.
Pada Selasa, 3 November, pejabat bandara mengonfirmasi bahwa penerbangan Emirates EK373 menuju Dubai tidak dapat melanjutkan taksi saat berada di Taxiway E21 pada pukul 21.11. Setelah ditarik, pesawat tersebut berhasil keluar dari area tersebut dan melanjutkan perjalanan.
Insiden ini menandai kelanjutan masalah yang sudah terjadi sebelumnya. Beberapa hari sebelumnya, pada Rabu, 28 Oktober, terjadi kecelakaan serupa di Runway 02R ketika roda pendaratan Boeing 737‑800 Chin mengalami masalah. Meskipun tidak menimbulkan cedera serius, kejadian tersebut menambah kekhawatiran tentang kondisi infrastruktur bandara.
Asal Usul Kerusakan: Curah Hujan Tinggi dan Banjir
Menurut laporan yang bersumber dari Bangkok Post, kelembapan berlebihan di tanah sekitar taxiway diyakini melemahkan struktur. Ketika pesawat berskala besar menekan area tersebut, kerusakan menjadi jelas. Curah hujan tinggi selama beberapa hari menyebabkan tanah menjadi sangat basah dan tidak mampu menahan beban berat pesawat.
Taxiway tersebut kemudian ditutup dan dijadwalkan perbaikan darurat mulai Selasa hingga Jumat, 6 November. Selama periode penutupan, bandara mengatur pergerakan pesawat menggunakan dua landasan pacu yang tersisa, memastikan operasi penerbangan tetap berjalan meskipun ada gangguan.
Dampak Operasional dan Penanganan Bandara
Meski taxiway mengalami kerusakan, layanan bandara dilaporkan tidak mengalami gangguan signifikan. Bandara Suvarnabhumi memiliki sistem darurat yang memungkinkan pesawat berpindah ke landasan pacu alternatif. Namun, penutupan taxiway tetap menambah beban logistik bagi petugas bandara, yang harus memantau alur lalu lintas pesawat secara lebih ketat.
Kerusakan pada taxiway juga berdampak pada jadwal penerbangan internasional. Beberapa maskapai harus menunda atau mengalihkan rute mereka, sementara penumpang yang terjebak di bandara harus menunggu lebih lama untuk proses check‑in dan boarding. Meskipun tidak ada laporan tentang penundaan besar, potensi dampak ekonomi bagi maskapai dan penumpang tetap menjadi perhatian.
Reaksi dan Tindakan Perbaikan
Setelah insiden, pihak bandara segera menutup taxiway tersebut dan memulai perbaikan darurat. Perbaikan ini melibatkan penggantian bagian tanah yang rusak, penambahan sistem drainase, dan perkuatan struktur untuk mencegah kerusakan serupa di masa depan. Pihak bandara juga meninjau prosedur keamanan dan protokol taksi pesawat, memastikan bahwa pesawat tidak menekan area yang belum diperbaiki.
Keputusan untuk menutup taxiway dan menggunakan landasan pacu alternatif menunjukkan komitmen bandara terhadap keselamatan. Meskipun penutupan menambah beban kerja petugas, langkah ini mengurangi risiko kecelakaan lebih lanjut dan menjaga reputasi bandara sebagai salah satu pelabuhan udara terkemuka di kawasan.
Kesimpulan
Kerusakan taxiway Bandara Bangkok akibat banjir berkepanjangan menyoroti pentingnya infrastruktur bandara yang tahan terhadap perubahan iklim. Meskipun operasi penerbangan tetap berjalan, insiden ini menegaskan perlunya pemeliharaan rutin dan sistem drainase yang memadai. Bandara Suvarnabhumi telah menunjukkan kesiapan dalam menangani krisis dengan menutup taxiway, memindahkan alur taksi, dan mempercepat perbaikan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan bandara dapat kembali beroperasi penuh tanpa gangguan signifikan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20261106063418-269-1423957/taxiway-bandara-bangkok-rusak-buntut-hujan-deras-dan-banjir, without altering the facts of the original article.