Korban Luka Kecelakaan Maut di Indramayu Masih Dirawat, Jasa Raharja Tanggung Biaya Perawatan

Korban Luka Kecelakaan Maut di Indramayu Masih Dirawat, Jasa Raharja Tanggung Biaya Perawatan

Enam korban kecelakaan maut di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Kecelakaan tersebut menyebabkan beberapa korban mengalami luka-luka dan saat ini mendapatkan perawatan medis di RS Mitra Plumbon Widasari, Indramayu. Jasa Raharja memastikan bahwa biaya perawatan korban luka-luka tersebut akan ditanggung.

Apa yang Terjadi

Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Sebanyak 12 orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Korban luka-luka yang masih dirawat di rumah sakit merupakan warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar, AKBP Jimmy Manurung, didampingi Kasat Lantas Polres Indramayu, AKP Undang Syarif Hidayat, menjenguk para korban di rumah sakit dan memastikan bahwa mereka mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak yang di-cover asuransi Jasa Raharja.

Mengapa dan Dampak

Kecelakaan maut ini terjadi diduga karena kelalaian pengemudi kendaraan yang mengakibatkan kecelakaan. Dampak dari kecelakaan ini sangat besar, terutama bagi keluarga korban yang meninggal dunia dan korban luka-luka yang masih menjalani perawatan medis. Jasa Raharja telah berkomitmen untuk memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia dan menanggung biaya perawatan korban luka-luka. Polres Indramayu juga telah berkoordinasi dengan Jasa Raharja untuk mempercepat proses administrasi dan memberikan bantuan kepada korban.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Keluarga korban dan korban luka-luka masih harus menjalani proses pemulihan dan mendapatkan bantuan dari Jasa Raharja. Polres Indramayu dan Jasa Raharja akan terus berkoordinasi untuk memastikan bahwa korban mendapatkan haknya. Kasus kecelakaan ini juga menjadi perhatian bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada saat berkendara. Korban luka-luka yang masih dirawat di rumah sakit, yaitu Olivia (4), Bayu Kelana (8), Wandi (29), Saba (11), Jesika (2), dan Salma Yanti (4), semuanya warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/jabar-region/1178412/kondisi-terkini-korban-luka-kecelakaan-maut-di-indramayu-biaya-perawatan-ditanggung-jasa-raharja, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *