Batik Banyuwangi “Bhumi Sagara” Karya Isyam Syamsi Memukau Penonton IN2MOTIONFEST 2026, Menjadi Sorotan Internasional dengan Motif Laut yang Hidup
Batik Banyuwangi “Bhumi Sagara” menjadi sorotan internasional ketika desainer lokal Isyam Syamsi mempersembahkan koleksi terbarunya di IN2MOTIONFEST 2026.
Perhelatan IN2MOTIONFEST 2026: Panggung Mode Global di Jakarta
Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) 2026 menggelar acara di Jakarta International Convention Center (JICC) pada tanggal 14–18 Oktober. Festival ini dipadukan dengan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) dan menjadi bagian dari Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang dipersembahkan oleh Bank Indonesia (BI). Pameran ini menampilkan busana modest yang memadukan tradisi Nusantara dengan gaya kontemporer, menarik perhatian penikmat fesyen baik nasional maupun internasional.
Desainer asal Banyuwangi, Isyam Syamsi, menjadi salah satu sorotan utama. Sebagai anggota IKRA (Sharia Creative Industry of Indonesia) binaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw) Jember, Isyam telah lama menorehkan karya yang menonjolkan identitas budaya Indonesia. Tahun ini, ia kembali dipanggil oleh IKRA Pusat untuk mempersembahkan koleksi “Bhumi Sagara” di panggung berkelas ini.
Batik Banyuwangi “Bhumi Sagara”: Konsep dan Motif Laut yang Hidup
Koleksi “Bhumi Sagara” menampilkan batik Banyuwangi yang dipadukan dengan motif laut yang dinamis. Isyam Syamsi menginspirasi desainnya dari keindahan alam Banyuwangi, khususnya garis pantai yang memikat. Motif laut yang hidup ini tidak hanya mencerminkan kekayaan alam, tetapi juga melambangkan kedalaman nilai budaya dan spiritual yang melekat pada masyarakat Banyuwangi.
Penggunaan warna biru, hijau, dan nuansa pasir memberikan kesan segar dan modern, sekaligus menjaga keaslian batik tradisional. Setiap potongan pakaian dirancang dengan detail tinggi, menonjolkan keindahan tekstur dan pola yang khas. Koleksi ini berhasil memadukan unsur tradisi dengan inovasi, menciptakan karya yang relevan bagi penonton internasional.
Pengaruh dan Dampak Karya “Bhumi Sagara” di Panggung Internasional
Perpaduan batik Banyuwangi dan motif laut dalam “Bhumi Sagara” menambah nilai estetika pada festival. Penonton dari berbagai negara menilai koleksi ini sebagai contoh bagaimana budaya lokal dapat dipresentasikan secara global tanpa mengurangi makna tradisionalnya. Karya ini juga menyoroti kemampuan Isyam Syamsi untuk memasarkan produk batik secara internasional, memperluas jangkauan pasar bagi para pengrajin batik Banyuwangi.
Keberhasilan “Bhumi Sagara” di IN2MOTIONFEST menegaskan posisi Batik Banyuwangi “Bhumi Sagara” sebagai simbol kebanggaan daerah. Keterlibatan Bank Indonesia melalui KPw Jember menunjukkan dukungan institusi keuangan terhadap industri kreatif, memperkuat ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. Dampaknya terasa pada peningkatan minat beli, baik di dalam negeri maupun luar negeri, serta peluang kerja bagi para pengrajin batik setempat.
Visi Isyam Syamsi: Menjadi Pionir Mode Modest Indonesia
Isyam Syamsi menyatakan kebanggaannya atas dukungan penuh dari Bank Indonesia dan IKRA. Ia menekankan bahwa “Bhumi Sagara” adalah hasil kerja keras yang bertujuan mempromosikan batik Banyuwangi ke panggung dunia. Dengan pengalaman bertahun-tahun dan kolaborasi dengan lembaga-lembaga kreatif, Isyam berkomitmen untuk terus menciptakan karya yang memuat nilai budaya Indonesia.
Keberhasilan di IN2MOTIONFEST menjadi batu loncatan bagi Isyam untuk memperluas jaringan internasional. Ia berharap koleksi ini dapat membuka pintu bagi penjual batik Banyuwangi di pasar global, sekaligus meningkatkan kesadaran akan keunikan motif laut yang diangkat dalam “Bhumi Sagara.”
Kesimpulan: Batik Banyuwangi “Bhumi Sagara” Menginspirasi Generasi Baru
Batik Banyuwangi “Bhumi Sagara” yang dipersembahkan oleh Isyam Syamsi di IN2MOTIONFEST 2026 berhasil menarik perhatian internasional. Koleksi ini menampilkan keindahan motif laut yang hidup, menggabungkan tradisi batik dengan inovasi modern. Dampaknya meluas, memperkuat posisi Batik Banyuwangi “Bhumi Sagara” sebagai simbol kebanggaan budaya, serta membuka peluang ekonomi bagi pengrajin setempat.
Dengan dukungan Bank Indonesia dan IKRA, Isyam Syamsi menunjukkan bahwa industri kreatif Indonesia dapat bersaing di panggung global. “Bhumi Sagara” menjadi contoh nyata bagaimana batik tradisional dapat tetap relevan dan menarik bagi penonton internasional.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://times.co.id/batik-banyuwangi-bhumi-sagara-isyam-syamsi-pukau-in2motionfest-2026, without altering the facts of the original article.