Seniman Bali Menghidupkan Batara Kala dalam Instalasi Raksasa di Balik Panggung TOTON

Seniman Bali Ida Bagus Nyoman Surya Wigenem sukses menghidupkan sosok Batara Kala dalam instalasi raksasa di balik panggung TOTON. Karya seni monumental ini menjadi pintu masuk menuju KALA, koleksi terbaru TOTON 2027 yang terinspirasi dari mitologi Jawa dan Bali. Batara Kala, simbol waktu, dihadirkan dalam bentuk yang unik, dengan kaki sebagai lambang langkah manusia menuju masa depan dan mata melambangkan cara manusia memandang perubahan.

Momen Penentu di Balik Panggung TOTON

Perjalanan panjang karya seni ini dimulai dari sebuah unggahan di Instagram. Toton Januar, desainer di balik label TOTON, menghubungi Ida Bagus Nyoman Surya Wigenem setelah melihat karya ogoh-ogohnya, “Sedap Malam”. Kolaborasi ini melahirkan instalasi Batara Kala yang menjadi napas visual koleksi KALA. Proses pengerjaan instalasi ini memakan waktu berbulan-bulan, dengan pengerjaan selama satu setengah bulan. Tim hanya diberi waktu lima jam untuk instalasi, membuat setiap detail desain harus dipikirkan sejak awal.

Tantangan di Balik Keindahan

Karya seni ini tidak hanya harus kuat secara visual, tapi juga mudah dibongkar, dikirim, dan dirakit kembali dalam waktu yang sangat singkat. Akses menuju lokasi pemasangan instalasi yang terbatas membuat setiap detail desain harus dipikirkan sejak awal. Ida Bagus Nyoman Surya Wigenem harus mempertahankan teknik tradisional ogoh-ogoh di Bali, dengan menggunakan besi sebagai tulang utama karya, sementara bambu digunakan sebagai rangka yang kemudian dianyam sebelum dilapisi kertas dan diberi lapisan akhir tahan air.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kolaborasi dengan Toton juga memberinya pelajaran tentang keseimbangan antara idealisme dan kerja sama. Proporsi, warna, komposisi, dan aksesori didiskusikan secara intens selama proses pengerjaan. Karya ini tidak hanya menghadirkan keindahan, tapi juga membawa semangat yang selama ini tumbuh dalam tradisi pembuatan ogoh-ogoh di Bali. Dengan menggunakan material yang ramah lingkungan, karya ini juga menjadi contoh bagaimana seni dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Karya seni ini menjadi simbol bahwa setiap akhir selalu membuka ruang bagi lahirnya harapan baru. Batara Kala, yang selama ini identik dengan kehancuran dan kematian, justru dimaknai sebagai pengingat bahwa waktu adalah kekuatan yang selalu membawa perubahan. TOTON memandang waktu bukan sebagai ancaman yang harus ditakuti, melainkan kekuatan yang selalu membawa perubahan. Ke depannya, karya seni ini diharapkan dapat terus menginspirasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/8245257/di-balik-panggung-toton-seniman-bali-menghidupkan-batara-kala-dalam-instalasi-raksasa, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *