Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Rp8,2 Triliun, Lampaui Target?

Momen Penentu di Menit Akhir

Pameran yang diikuti 2.800 peserta dan 1.800 stan atau tenant dengan komposisi 55 persen perusahaan besar serta 45 persen perusahaan skala UMKM ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Wakil Gubernur DKI Rano Karno mengatakan antusiasme masyarakat Jakarta dan bahkan dari luar Jakarta sangat tinggi. “Terlihat pada penyelenggaraan tahun ini, Jakarta Fair dikunjungi lebih dari 6 juta pengunjung. Transaksi menembus lebih dari Rp8 triliun,” katanya dalam penutupan acara Jakarta Fair Kemayoran, Minggu.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Capaian tersebut mencerminkan optimisme ekonomi Jakarta yang tetap terjaga. Pada triwulan pertama tahun 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,59 persen dengan kontribusi 16,67 persen terhadap perekonomian nasional. Oleh karena itu, Rano berharap kegiatan ini mampu mendorong sektor perekonomian Jakarta yang digerakkan oleh pemerintah, industri kreatif maupun UMKM. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai salah satu kado terbaik untuk menyambut 500 tahun kota Jakarta, sekaligus mendukung pertumbuhan Jakarta sebagai kota global,” katanya. Ketua Umum Panitia Jakarta Fair 2026 Hartati Murdaya menambahkan bahwa ajang ini berhasil menyerap puluhan ribu tenaga kerja, terhitung sejak masa persiapan hingga seluruh rangkaian pameran berlangsung. “Total pengunjung Jakarta Fair 6,1 juta, dan transaksi penjual dan pembeli mencapai Rp8,2 triliun,” ucap Hartati.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Sejak pertama kali digelar pada 1968, Jakarta Fair telah menjadi ruang penting bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk sekaligus menjaga optimisme ekonomi. Dalam perjalanannya, kegiatan ini hanya sempat ditiadakan pada 2020 akibat pandemi COVID-19. Ajang tahunan tersebut, selain menjadi ruang promosi dan hiburan bagi masyarakat, juga mendorong aktivitas ekonomi serta memperkuat daya saing produk nasional. Dengan demikian, semangat kolaborasi yang tercermin dalam penyelenggaraan Jakarta Fair dan perayaan HUT ke-499 Kota Jakarta menjadi modal penting menyongsong usia lima abad Jakarta pada 2027. Jakarta Fair Kemayoran 2026 menjadi bukti bahwa event besar dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan optimisme masyarakat. Dengan kesuksesan ini, Jakarta Fair diharapkan dapat terus menjadi ajang yang memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.antaranews.com/berita/5646564/jakarta-fair-kemayoran-2026-bukukan-transaksi-rp82-triliun, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *